
"kakak Xue! Kamu menang!"
Kata Qing Lianshui dengan senyum bahagia di wajahnya.
"Xioshui bodoh!"
Kata Qing Lianxue sambil mengetuk kepala Qing Lianshui, kemudian dia melanjutkan dan berkata lagi dengan senyum lembut di wajah nya.
"Tentu saja aku akan menang! Ayo pergi dari sini sekarang"
"Eh..kakak tidak menunggu pengumuman, siapa saja yang akan lolos ke semifinal pertandingan ini?"
Tanya Qing Lianshui dengan heran
"Kakak sudah menang dua pertandingan hari ini, dengan melawan 2 kandidat terkuat dalam sesi ini, jadi kakak pasti akan lolos untuk bertanding di semifinal. Ada 2 sesi lagi untuk hari ini, jadi lebih baik untuk pergi saja dan beristirahat"
Kata Qing Lianxue dengan serius, karena dia tidak terlalu suka untuk menonton pertandingan pemilihan nona muda ini.
"Ayo pergi!"
Kata Qing Lianshui sambil menarik tangan Qing Lianxue menuju pintu arena pertandingan.
Setelah kepergian Qing Lianxue dan juga Qing Lianshui, banyak orang yang sekali lagi bergosip tentang mereka berdua, dengan penuh ejekan dan juga penghinaan.
"Siapa anak laki-laki cantik berambut biru yang pergi dengan si bodoh itu?"
"Aku dengar itu adalah selirnya!"
"Benarkah? Bukankah anak laki-laki cantik berambut biru itu akan sangat sengsara hidup nya, karena dia sudah menjadi selir, dari seorang gadis yang bodoh, sangat jelek dan juga sampah keluarga Qing seperti Qing Lianxue?"
"Iya benar aku Lebih baik mati dari pada menjadi selir Qing Lianxue, itu sangat menjijikkan!"
"Iya benar! Sepertinya anak laki-laki cantik berambut biru itu pasti di ancam oleh Qing Lianxue, untuk bisa menjadi selirnya"
"Kalian semua salah! Anak laki-laki cantik berambut biru itu adalah seorang penjaga gelap, bukan selir dari Qing Lianxue bodoh itu!"
Dari samping Qing Lianyi mendengar dengan seksama, apa yang dikatakan oleh beberapa anak laki-laki yang ada di samping nya. Walaupun wajahnya masih terlihat dengan senyum lembut, tapi ada kilatan licik di pupilĀ hijau Qing Lianyi.
Dia tadi juga selalu melirik anak laki-laki berambut biru tadi, ternyata dia adalah penjaga gelap dari sepupu nya. Melihat mata birunya yang begitu cemerlang dan menawan, hati Qing Lianyi terpikat, dia ingin segera menarik anak laki-laki cantik berambut biru itu kedalam pelukan nya, namun menipu Qing Lianxue yang bodoh seperti nya tidak sulit.
Meskipun dia sudah mempunyai empat selir, tapi dia belum pernah menemukan laki-laki yang matanya saja sudah berhasil membuat dirinya tertarik, penjaga gelap Qing Lianxue harus menjadi milik nya. Mata Qing Lianyi sekarang di penuhi dengan obsesi ke arah Qing Lianshui pergi.
Di sisi lain, Qing Lianxue dan juga Qing Lianshui sedang berjalan-jalan, di sekitar manor keluarga Qing. Dan mereka berdua berhenti di sebuah jembatan, yang dibawah nya adalah sebuah kolam berisi bunga teratai.
__ADS_1
Melihat banyak nya teratai yang sedang mekar membuat Qing Lianxue teringat dengan festival teratai, pada malam itu mereka datang bertiga ke sana, kemudian Qing Lianxue berkata
"Jika kita punya waktu tahun depan, bagaimana jika kita berempat pergi ke festival teratai lagi?"
Yang tidak Qing Lianxue tahu adalah mereka pergi ke festival teratai lagi, untuk waktu yang lama sekali.
"Kita berempat?"
Tanya Qing Lianshui dengan heran, lebih baik jika kita pergi berdua saja kakak Xue, ini berempat? Tentu saja dia sudah bisa menebak siapa dua orang yang lain nya.
"Ya, kita berempat! Aku, kamu Xioshui, Yaolei dan juga Qinglong"
Kata Qing Lianxue dengan senyum cerah di wajahnya.
"Seharusnya aku sudah tahu kedua orang yang lain nya sejak lama"
Kata Qing Lianshui dengan tenang, sambil mengelus dagunya.
"Oh... Xioshui aku menemukan sesuatu yang baik, aku sedang sangat senang sekarang! Aku kira aku tidak akan pernah tumbuh tinggi lagi"
Kata Qing Lianxue dengan senyum bahagia di wajahnya.
"Hal baik apa memangnya?"
"Lihat ini!"
Kata Qing Lianxue sambil mengukur tinggi badan nya dengan tinggi badan Qing Lianshui, lalu dia berkata lagi dengan wajah yang sangat senang.
"Lihat Xioshui sekarang aku sudah setengah kepala lebih tinggi dari mu"
Sederet garis-garis hitam muncul di wajahnya, wajah Qing Lianshui menjadi gelap, kenapa berbicara tentang tinggi badan. Di seluruh benua siapa yang tidak tahu, bahwa wanita itu lebih tinggi daripada pria.
"Kakak Xue!"
Teriak Qing Lianshui dengan nada suara yang agak jengkel.
"Hai...aku hanya bercanda"
Kata Qing Lianxue sambil tertawa terbahak-bahak. Tentu saja dia tahu bahwa tinggi wanita disini, sungguh membuat dia sangat iri. Tidak tahu apakah Ketika dia sudah dewasa nanti bisa setinggi mereka semua.
Dulu di zaman modern tinggi nya bahkan tidak sampai 165 cm, hanya beda 1 cm saja benar-benar sangat berpengaruh dan membuat dia iri.
Dia tidak tahu apakah dia bisa tumbuh tinggi sekitar 180 cm?
__ADS_1
"Kakak Xue ayo kembali ke halaman Lian sekarang, langit sudah sangat redup, takut nya nanti hujan"
Kata Qing Lianshui agak khawatir, ketika dia melihat ke arah langit yang mulai gelap.
"Terlambat! Hujan sudah turun"
Kata Qing Lianxue sambil menggerakkan tangannya ke atas dan merasakan rintik hujan yang turun di telapak tangan kanan nya.
Kemudian rintik hujan yang turun semakin deras, rambut dan wajah Qing Lianxue dengan Qing Lianshui menjadi basah.
"Sangat tidak terduga rintik hujan kecil dengan sangat cepat menjadi deras, bahkan jika kita berlari dengan sangat cepat ke halaman Lian, lihat semua pakaian ku basah.."
Kata Qing Lianxue dengan suara yang agak jengkel dan dipenuhi keluhan, sambil menutup kepala nya dengan kedua tangannya dari air hujan yang turun semakin deras.
Lalu Qing Lianshui mengeluarkan sebuah payung dari cincin penyimpanan nya. Lalu setelah itu dia memayungi Qing Lianxue dengan payung itu dan dia berdiri di samping Qing Lianxue, sambil menggelengkan kepalanya ketika mendengar keluhan yang di ucapkan oleh Qing Lianxue.
"Hei...kenapa hujan ini tidak mengenai tubuh ku lagi?"
Tanya Qing Lianxue dengan heran, lalu dia mendongakkan kepalanya dan melihat payung berwarna biru menghalangi tubuh nya dari hujan.
"Xioshui! Kenapa tidak dari tadi mengeluarkan payung nya, lihat semuanya kan sudah basah!"
"Kakak tidak bertanya!"
Balas Qing Lianshui dengan polosnya.
Qing Lianxue terdiam, baiklah! Oke baiklah! Ini adalah salah nya untuk tidak bertanya kepada Xioshui, ya sudahlah.....lebih baik kembali ke halaman Lian untuk dapat segera mengganti baju yang sudah basah ini.
"Ayo kembali ke halaman Lian, aku harus mengganti baju ini segera"
Kata Qing Lianxue sambil menarik payung dari tangan Qing Lianshui, lalu dia segera menarik tangan Qing Lianshui itu dan berdiri lebih dekat dengan Qing Lianshui, agar payung bisa muat untuk dua orang.
Qing Lianshui merasa sangat senang dalam hatinya, dia tidak mengatakan apapun, hanya terus berjalan sambil terus menatap wajah Qing Lianxue.
Hujan pun menjadi lebih deras dari sebelumnya, dan banyak rintik hujan yang mengenai bahu mereka berdua.
Jadi Qing Lianxue melepaskan tangan Qing Lianshui dari tangannya, lalu dia memeluk Qing Lianshui dan tidak ada jarak diantara mereka berdua.
Pada saat Qing Lianxue melepaskan tangan nya, Qing Lianshui merasa agak kecewa. Lalu pada saat dia di peluk oleh Qing Lianxue, jantungnya berdegup kencang dan wajahnya agak memerah. Tentu saja Qing Lianshui mulai kembali memeluk pinggang Qing Lianxue, bersandar di bahunya.
Rasanya sangat ingin waktu berhenti, dan bisa tetap menjadi seperti ini selamanya dengan Qing Lianxue.
Qing Lianxue sedikit terkejut pada saat Qing Lianshui memeluk pinggang nya, lalu bersandar di bahunya. Tapi dia tidak tahu kenapa, dia sekarang merasa sangat senang dan gembira dalam hatinya? Perasaan seperti ini membuat Qing Lianxue mulai sempat berpikir, ini agak aneh, karena dia merasa sangat senang tanpa alasan.
__ADS_1
Namun sebenarnya dia sangat suka perasaan aneh ini, perasaan aneh yang membuat dia entah kenapa merasakan senang tanpa alasan, ketika bersama dengan Qing Lianshui.