
"Kenapa aku harus menyia-nyiakan kekuatan sihir api ku? Melelahkan diri ku sendiri, hanya untuk membuat tubuh mu terbebas dari lantai dan kekuatan sihir mu pulih? Aku idiot! Jika aku benar-benar melakukannya!"
Kata Qing Lianxue dengan acuh tak acuh, tetapi kata-kata penghinaan telanjang semacam itu memang sulit untuk menanggungnya!
Begitu kata-kata beracun itu keluar dari mulut Qing Lianxue, itu seperti
guntur di hari yang cerah!
Qing Lianyi sangat tercengang, sehingga dia menjadi terlambat untuk bereaksi. Sekarang ekspresi wajah Qing Lianyi lebih seperti orang yang konyol, dia melihat ke arah Qing Lianxue dengan mulut terbuka dan mata melotot penuh kemarahan dan juga kebencian yang dalam.
Memikirkan baik-baik apa yang dikatakan oleh Qing Lianxue, bahwa menyia-nyiakan kekuatan sihir dan melelahkan Qing Lianxue untuk membantu dirinya!. Bahkan yang paling parah, Qing Lianxue berkata bahwa dia akan menjadi idiot jika dia benar-benar membantu Qing Lianyi!
Tidak dimaafkan! Sangat-sangat tidak termaafkan! Ternyata dia sudah di bodohi oleh Qing Lianxue yang jelek itu lagi.
Kenapa dia tidak sadar, bagaimana tingkat penyembunyian nya tiga tahun yang lalu? Lalu kenapa Qing Lianxue memilih waktu seperti ini, untuk mengekspos tentang kekuatan sihirnya yang dua baris itu?
Hahaha.....
Sudah direncanakan! Pasti semuanya pasti sudah direncanakan oleh si jelek Qing Lianxue! (Sekarang Qing Lianyi tidak lagi berkata idiot atau pun sampah, dan dia hanya mengatakan kata jelek untuk menggambarkan Qing Lianxue, agar Qing Lianyi merasa seimbang dalam hatinya)
Sebenarnya Qing Lianyi nya yang adalah seorang idiot, dia dimainkan di telapak tangan Qing Lianxue itu selama ini. Pantas saja dia memilih untuk kembali ke keluarga Qing, pada saat pemilihan nona muda keluarga Qing. Karena persiapan dan rencana Qing Lianxue sudah matang, dan itu juga berarti bahwa ibu dan neneknya di dalam ruangan leluhur......
Hati Qing Lianyi menegang ketika dia memikirkan ibu dan neneknya, tidak! Tidak! Dia tidak bisa memikirkannya! Akhir ini bukanlah yang dia inginkan.
Wajah Qing Lianyi kini mulai berubah warna, dari merah, gelap dan hingga ke putih dan pucat.
Ekspresi wajah Qing Lianyi sudah benar-benar terdistorsi sekarang.
"Qing! Lian! Xue!"
__ADS_1
Setiap kata demi kata, seperti keluar dari celah giginya, ada kebencian dan juga niat membunuh dalam kata-kata yang keluar dari mulut nya.
"Apa? Jangan berteriak begitu keras. Qing Lianyi, aku tidak tuli!"
Kata Qing Lianxue dengan suara acuh tak acuh terhadap Qing Lianyi, yang sekarang sedang marah dan juga punya niat membunuh untuk dirinya sendiri. Qing Lianxue menyipitkan matanya dengan berbahaya melihat ke arah Qing Lianyi, seolah melihat orang yang akan mati.
Tatapan mata Qing Lianxue segera membuat Qing Lianyi membeku, dia terdiam tidak tahu harus menjawab apa, tubuhnya kaku dan hatinya kali ini tidak bisa menahan gemetar. Ini adalah ketakutan yang berasal dari jiwa, Qing Lianyi tahu bahwa di tangan Qing Lianxue, nasibnya pasti akan sangat tragis pada akhirnya.
Bagaimana cara untuk bebas?
Bagaimana cara untuk keluar dari ruang hukuman keluarga Qing ini?
Wajah Qing Lianyi menunjukkan ekspresi kusut, tetapi hanya beberapa saat kemudian mata suram dan rumit Qing Lianyi berubah menjadi cerah.
Seolah-olah ada harapan di matanya dan itu semua jatuh ke matanya Qing Lianxue, lalu Qing Lianxue tersenyum kecil dan sedikit berbahaya.
Sungguh rencana yang sempurna!
Mata hijau Qing Lianyi berkedip penuh perhitungan dari waktu ke waktu, dengan seringai kejam yang jelas muncul di wajahnya ketika dia berpikir untuk menginjak-injak Qing Lianxue di bawah kakinya.
Menjernihkan pikiran nya, akhirnya Qing Lianyi menatap ke arah Qing Lianxue, dengan ekspresi wajah yang terlihat jelas penuh ejekan dan sinis.
Qing Lianxue sedikit terkejut, kenapa Qing Lianyi melihat ke arahnya dengan ejekan dan sinisme seperti itu? Mata acuh tak acuh Qing Lianxue melihat ke arah Qing Lianyi tanpa maksud untuk menghindar sama sekali. Qing Lianxue sama sekali tidak peduli, terhadap rencana Qing Lianyi.
Karena kekuatan yang lebih tinggi mempunyai hak absolute di sini.
"Walaupun kamu adalah penyihir dan juga orang yang bisa mengolah seni beladiri secara bersamaan, tetapi juga tanpa wajah yang mendukung, kamu hanya sepenuhnya di cap sebagai seorang monster, jadi apa kamu tetap kalah dengan ku! Tampang monster seperti mu tidak pantas untuk hidup di dunia ini!" Kata Qing Lianyi dengan suara yang marah dan seolah-olah dia seperti Jujur mengatakan faktanya.
Pertama kalinya dia melihat wajah Qing Lianyi lagi, matanya ngeri dan isi perutnya tampak bertolak untuk segera muntah! Sungguh memang itu sangat jelek! Tidak ada bandingnya!
__ADS_1
Dengan kata-kata ini Qing Lianxue pasti akan sangat terangsang, dengan wajah jeleknya sendiri, dan setelah itu dia pasti akan merasa sangat rendah diri, hingga menyadari bahwa dia memang tidak pantas untuk hidup di dunia ini!
Sedikit ketakutan dan rendah diri terlintas di mata Qing Lianxue, itu hanya sekilas, tetapi tertangkap di matanya Qing Lianyi dengan jelas.
Senyum pun tersungging di wajah Qing Lianyi, yang agak gugup dengan keberhasilan hasutan nya kepada Qing Lianxue.
Hahaha....
Qing Lianyi hari ini aku akan terus mempermainkan mu sampai mati!
Ini adalah balas dendamnya untuk mencari keadilan bagi pemilik asli tubuh ini, supaya akhirnya dia bisa tenang dan bereinkarnasi ke tempat yang lebih baik.
Tepat pada saat Qing Lianyi ingin berbicara sekali lagi, untuk benar-benar menghancurkan kepercayaan diri Qing Lianxue.
Suara yang manis dan penuh dengan kekhawatiran, terdengar dari arah pintu masuk ruang hukuman.
"Sister Xue! Apakah sister Xue baik-baik saja?" Walaupun dia tahu bahwa Qing Lianxue punya sihir yang lebih tinggi dari pada dirinya sendiri, Qing Lianshui masih sangat khawatir pada Qing Lianxue. Takutnya akan ada serangan yang tidak diketahui dari pihak lawan nantinya.
Menghapus semua formasi yang telah diatur, Qing Lianxue pun berkata
"Xiaoshui aku baik-baik saja, tidak ada yang terjadi. Masuk saja ke dalam ruang hukuman yang paling kiri"
Beberapa saat kemudian pintu pun terbuka, dan Qing Lianshui masuk ke dalam ruang hukuman.
"Kakak Xue"
Panggil Qing Lianxue dengan senyum di wajahnya, lalu dia bergegas untuk memeluk Qing Lianxue.
Qing Lianxue pun membalas pelukan Qing Lianshui, keduanya berpelukan sedikit lebih lama. Tetapi suasananya tiba-tiba rusak karena suara marah dari Qing Lianyi.
__ADS_1