
Pertama kali ditatap secara langsung oleh sorang perempuan dengan jarak dekat seperti ini, Yin Loubing agak tidak nyaman dan pipinya pun segera mulai panas tanpa alasan jelas.
Kelopak matanya sedikit terkulai dan bulu matanya yang panjang menutupi emosi bingung di matanya dengan sangat baik, Yin Loubing berkata pada Qing Lianxue "Terjatuh di taman, pada hari ulang tahun Xiao Bei"
Xiao Bei? Yin Loubei? Oh... Sekarang Qing Lianxue mengingatnya.
"Terimakasih dan maaf" kata Qing Lianxue dengan nada suara yang pelan dan agak menyesal meragukan orang yang bermaksud baik padanya.
"Maaf...?" Gumam Yin Loubing tanpa sadar, kelopak matanya terangkat dan dia dengan jelas menunjukkan emosi kebingungan di matanya sekarang, akan tetapi itu adalah jenis kebingungan yang berbeda dari yang pertama dirasakan olehnya tadi.
"Maaf, kenapa?" Tanya Yin Loubing dengan suara penuh keheranan, kenapa Qing Lianxue ini meminta maaf kepada nya?
"Aku meragukan mu sebelumnya, Aku kira...., aku minta maaf" Qing Lianxue berkata dengan tulus, dia tidak ingin ada kesalahpahaman dengan orang yang baik kepada dirinya sendiri.
"Um...aku mengerti, tidak apa-apa" jawab Yin Loubing dengan suara dingin acuh tak acuh, walaupun dia agak kecewa dengan Qing Lianxue yang meragukan niat baiknya, dalam hatinya juga ada rasa lega.
Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Yin Loubing, Qing Lianxue terkejut dan diam-diam merasa lega dalam hatinya.
Bahkan Yin Loubing sendiri lebih terkejut dari Qing Lianxue, setelah dia mengucapkan kata-kata yang menghibur bagi orang lain. Kapan mulutnya begitu baik untuk dapat mengatakan kata-kata penghiburan pucat semacam itu.
Bukankah bagi orang yang meragukan kebaikan nya tetapi dicurigai, seharusnya dia merasa sangat marah bukan? Tetapi karena nada permintaan maaf nya yang tulus, dia tanpa sadar mengucapkan kata-kata penghiburan seperti itu. Ini seperti bukan dirinya sendiri hari ini.
__ADS_1
Karena kata-kata yang diucapkan oleh Yin Loubing tadi, keduanya pun mulai membuka topik pembicaraan yang lain, keduanya berbicara dengan gembira, walaupun masih terlihat sedikit terasing dinilai dari kata-kata yang diucapkan oleh keduanya.
Dari kejauhan, Qing Lianshui melihat Qing Lianxue dan Yin Loubing berdua berdiri di bawah pohon bunga persik, berbicara dengan gembira, membuat matanya mempesona ketika melihat pemandangan seperti itu.
Kegembiraan di wajahnya pun segera menghilang, kedua tangannya mulai terkepal erat, di matanya ada dapat dilihat samacam kepanikan dan juga emosi kepahitan yang terlihat jelas.
Hanya beberapa saat kemudian, dia segera menghilangkan emosi rumit yang muncul di matanya, kemudian dia segera pergi dengan sangat cepat, sehingga orang-orang tidak pernah tahu bahwa ada orang yang baru saja berada di balik pohon itu.
Sementara itu, dari atas pohon yang tinggi, seorang wanita yang cantik tampak berusia sekitar delapan belas tahun, dia memakai baju berwarna hitam dan sedang duduk di atas dahan pohon, dia terlihat seperti menonton drama dan pertunjukan bagus dengan penuh minat.
Pada saat adiknya menjadi pemenang, dia sangat senang, dan ingin segera berbicara memberikan selamat pada adiknya itu. Akan tetapi sepertinya beberapa kali dia mengoceh tentang kemenangan nya, adiknya sepertinya tidak menanggapi nya sama sekali.
Lalu pada saat itulah dia tersadar bahwa adiknya sedang bertatapan dengan Qing Lianxue! Sepertinya dia tersembunyi dalam kegelapan lagi!
Benar saja!
Qing Lianxue dan Yin Loubing bertemu di taman pohon persik di samping arena Huangtian, dan juga area ini agak cukup tersembunyi.
Yin Yizhu tidak akan pernah bisa percaya bahkan dia terbunuh, bahwa adiknya yang dingin dan selalu acuh tak acuh terhadap wanita, dan juga selalu ingin menghindari wanita itu seperti melihat wabah, akan tetapi lihat sekarang! Yin Loubing sendiri sekarang yang berinisiatif untuk mengajak Qing Lianxue keluar tadi!
Ck...ck... akan tetapi sayangnya Qing Lianxue ini sangat tidak memenuhi syarat, yang dikatakan oleh Yin Loubing sendiri pada malam ulang tahun itu.
__ADS_1
Apakah Qing Lianxue ini adalah seorang jenius?
Jawaban orang-orang dari seluruh penjuru benua Xing Yue adalah, Qing Lianxue itu sampah lengkap! Tetapi menurutnya Qing Lianxue ini jelas tidak sesederhana kelihatannya, ah!
Apakah Qing Lianxue ini punya kecantikan yang tiada taranya?
Jawaban orang-orang dari seluruh penjuru benua Xing Yue adalah, Qing Lianxue itu adalah monster! Tetapi menurutnya, Wajah Qing Lianxue itu masih menjadi misteri untuk nya! Qing Lianxue memakai cadar nya setiap kali dia keluar, fitur wajahnya tidak pernah terekspos oleh publik.
Jadinya tidak ada rumor yang benar!
Apakah Qing Lianxue ini jauh lebih kuat dari pada Yin Loubing?
Jawaban penghinaan dan ejekan dari semua orang di seluruh benua Xing Yue ini, tetapi menurutnya tidak mungkin Qing Lianxue ini adalah sampah lengkap yang dirumorkan!
Setelah menarik kesimpulan dari semua syarat, yang telah Yin LoubingĀ ajukan pada para perempuan muda yang ingin melamarnya, Qing Lianxue ini sebenarnya adalah sebuah misteri, apakah dia sampah atau jenius? tidak ada yang tahu sebenarnya tentang itu, apakah dia jelek atau kecantikan yang tiada taranya? Tidak ada orang yang tahu sebenarnya sekarang ini dan sekali lagi itu adalah sebuah misteri! Juga penyihir tingkat apakah yang sudah dicapai Qing Lianxue sekarang? Ini misteri lagi, tidak ada satu orang pun yang tahu, mungkin kecuali orang-orang di keluarga Qing.
Setelah menarik kesimpulan ini, Yin Yizhu tertegun untuk sementara waktu dan tiba-tiba sebuah pikiran terlintas di benak nya, Qing Lianxue tidak pernah mengakui, bahwa dia adalah seorang sampah secara pribadi dari dulu sampai sekarang!
Kilatan minat pun muncul di pupil peraknya, besok di atas ring dia pasti akan melihat misteri ini terbuka bagi semua orang selapis demi selapis, oh... Dia tidak sabar menunggu hari esok!
Tidak mengurus kedua orang yang masih asyik berbicara, Yin Yizhu yang sudah mendapatkan minat baru pun turun dari atas pohon dengan sangat hati-hati, agar tidak ada orang yang menyadari keberadaan nya, dia pun mengunakan teknik teleportasi nya untuk pergi secepat mungkin.
__ADS_1
Di bawah pohon bunga persik, dua orang yang tadi banyak berbicara, sudah saling mengucapkan selamat tinggal pada saat yang sama.
Qing Lianxue memasangkan token giok identitas itu di pinggangnya dan setelah itu dia pun mengucapkan beberapa patah kata lagi kepada Yin Loubing, yang berdiri di depannya sekarang dan setelah itu Qing Lianxue segera pergi dari bawah pohon persik itu dan berjalan menuju ke arah arena Huangtian lagi.