
"Apa yang tidak mungkin! Aku hampir mati saat itu" Kata nya dengan sedikit marah, ini adalah rahasia dalam hatinya selama satu tahun ini, dia takut jika rahasia ini bocor, keluarga nya mungkin saja akan hilang dalam semalam.
"Baiklah~ Baiklah~, jangan marah Ok?" Katanya dengan nada suara yang sedikit lebih lembut untuk membuat temannya kembali tenang. "Ayo cerita padaku tentang ini, bukankah aku adalah teman mu? Ceritakan saja"
Dia juga penasaran dengan cerita ini, temannya yang selalu bertindak impulsif dan lugas ini, ternyata masih mempunyai rahasia besar ini.
"Kamu tahu di gang Lihua itu adalah gang yang sepi, tetapi di gang Lihua ada banyak pengemis yang tinggal di sana. Nah.... untuk mempersingkat rute perjalanan kembali ke rumah, aku melalui gang Lihua untuk sampai ke rumah satu jam lebih cepat"
"Juga kamu tahu gang Lihua itu punya barisan pohon pir berjejer di sepanjang gang, apalagi pada saat itu buahnya sudah yang banyak matang. Sebagai orang yang sangat menyukai buah pir, bagaimana aku ketinggalan untuk buah pir ini, apalagi ini masih gratis! Ini seperti pie jatuh dari langit.
Nah...! Pada saat aku dan kusir kereta kuda sedang sangat sibuk memetik buah pir, kereta yang mewah dengan lambang keluarga Qing juga melewati gang Lihua. Aku sendiri berpikir ini adalah hal yang luar biasa, mendapat kesempatan untuk melihat salah satu generasi muda yang kuat dari lima keluarga besar, seolah bermimpi"
"Qing Lianyi dari keluarga Qing ini terkenal sopan dan murah hati, juga walaupun dia punya kekuatan sihir yang tinggi, Qing Lianyi itu terlihat tidak sombong atau pun arogan sama sekali, heh... sungguh palsu!"
Katanya dengan penghinaan dan juga penuh sarkasme dan menjijikkan.
"Kamu tahu Qing Lianyi baru saja turun dari gerbong kereta kudanya, tetapi tanpa sengaja pada saat Qing Lianyi ini berjalan, dia mengobrol dengan temannya tetapi dia tidak pernah memerhatikan di depannya, akibat nya Qing Lianyi menabrak orang tua yang sakit-sakitan itu. Lalu orang tua yang sakit-sakitan tidak sengaja menarik ujung baju nya pada saat terjatuh, jadinya ujung baju itu berwarna hitam di tempat yang tadi, ditarik oleh orang tua yang sakit-sakitan" kata nya dengan tenang dan berusaha mengontrol emosinya sebentar.
"Tiba-tiba saja wajah yang selalu saja tersenyum itu, menjadi mengerikan dan aku sangat ketakutan hingga aku pergi bersembunyi, di semak-semak di antara jejeran dekat pohon pir. Pada saat ini satu kata masih teringat dengan jelas, ini seperti mimpi buruk.
Tahukah kamu apa yang dikatakan oleh Qing Lianyi pada saat itu?"
Kata nya lagi dengan sinis, tetapi ada jejak ketakutan di matanya.
"Satu kata apa memangnya?"
__ADS_1
Tanya nya dengan sangat penasaran.
"Qing Lianyi berkata 'Bunuh'! Suaranya sangat dingin dan juga penuh kemarahan. Akhirnya penjaga yang ada di samping Qing Lianyi itu langsung mengeluarkan pedangnya, dan menusuk jantung orang tua yang sakit-sakitan itu. Lalu apa yang di lakukan oleh Qing Lianyi selanjutnya, adalah membunuh semua orang yang melihat wajah aslinya pada hari itu.
Para pengemis yang ada di gang Lihua semua di bakar hidup-hidup olehnya".
Katanya dengan ketakutan yang dalam, dan wajahnya pada saat ini menjadi agak pucat.
"Lalu bagaimana kamu bisa selamat?"
Tanya nya pada temannya yang pada saat ini, wajahnya sudah terlihat agak pucat dan ada keringat halus keluar dari keningnya.
"Sudah aku katakan, ini karena aku pintar bersembunyi di semak-semak.
Huh..! apakah kamu pikir bahwa aku sudah berhasil lolos pada waktu itu?"
"Tidak! Bagaimana mungkin orang yang kejam seperti itu, membiarkan ikan lolos dari jaring? Pada saat itu aku menunggu orang-orang dari pihak Qing Lianyi pergi semuanya, lalu setelah itu aku keluar dari semak-semak. Tetapi ternyata masih ada orang yang sengaja menunggu di kegelapan, untung saja pada saat orang itu menyerang ku, aku tidak sengaja terpeleset pada saat berlari dan serangan sihir api itu akhirnya jatuh ke pohon pir. Melihat orang suruhan Qing Lianyi yang masih terkejut, aku segera bangun dan berlari dengan sangat cepat tanpa melihat ke belakang"
"Aku berlari ke arah hutan, tidak mungkin aku berlari ke arah rumah ku, bisa-bisa nanti seluruh keluarga ku ikut menanggung amarah iblis seperti Qing Lianyi. Di hutan itu aku bersembunyi selama tiga hari, baru setelah itu aku pulang ke rumah ku, dengan keadaan yang bahkan lebih memalukan dari seorang pengemis"
"Lalu kenapa kamu tidak mengatakan semua ini pada keluarga mu?"
Tanya nya lagi dengan kesusahan dalam nada suaranya, bayangkan orang yang di sayang di telapak tangan seluruh keluarganya, tinggal di hutan selama tiga hari, bayangkan saja itu, pasti tidak sesederhana yang diceritakan oleh temannya ini.
"Qing Lianyi yang menjadi contoh dari perempuan muda terbaik di kota Qinglong, juga masih idola dari banyak wanita dan pria, muda dan tua di kota Qinglong ini. Jadi siapa yang akan percaya pada kata-kata seseorang, yang bahkan tidak punya pekerjaan yang baik dan miskin?!"
__ADS_1
"Juga jika keluarga ku tahu, mereka pasti akan bertindak impulsif dan pergi ke keluarga Qing pasti untuk menuntut Qing Lianyi! Bagaimana mungkin keluarga yang bahkan tidak terlihat di kota Qinglong ini, menang melawan keluarga yang paling besar di kota Qinglong ini"
Kata nya dengan emosi sedih dan juga penuh kemarahan.
"Qing Lianyi ini ternyata di balik senyum murah hati itu, adalah iblis yang tersenyum" katanya dengan suara yang dingin tanpa emosi, sungguh bahkan dia sempat menjadi idola dari iblis tersenyum ini.
Beberapa orang di dekatnya yang mendengar apa yang dibicarakan oleh dua orang itu, mempunyai ekspresi yang berbeda di wajah mereka. Ada yang percaya dan ada juga orang yang ragu dan tidak yakin, ada juga orang yang tidak percaya sama sekali, dengan apa yang pernah dibicarakan oleh dua orang tadi.
Mendengar apa yang dibicarakan oleh dua orang di sana, Xi jin lalu mengepalkan kedua tangannya. Ternyata semua berita ini sudah tersebar di mana-mana!
Akhirnya Xi Jin bangkit, membayar biaya pesanan nya, lalu dia segera pergi dari restoran itu dan masuk ke arah kediaman keluarga Lu.
Masuk ke dalam kediaman keluarga Lu, Xi Jin berlari menuju ke arah ruang belajar patriak keluarga Lu.
Berita penting ini harus segera di beritahukan kepada patriak Lu, sehingga Xi Jin lari dengan sangat cemas di dalam hatinya.
"Berhenti! Bagaimana kamu berlari seperti ini dan bahkan ingin masuk ke dalam ruang belajar patriak Lu?".
Kata penjaga dengan tidak yakin.
"Katakan Xi Jin punya informasi penting untuk patriak keluarga Lu"
Kata Xi Jin dengan suara yang cemas.
Penjaga itu sedikit mengernyitkan keningnya, lalu penjaga masuk ke dalam ruang belajar dan kemudian memberitahu pada patriak Lu.
__ADS_1
Penjaga itu keluar dan berkata pada Xi Jin dengan suara yang dingin
"Patriak mengijinkan kamu untuk masuk" lalu dia pun membuka pintu untuk Xi Jin masuk ke dalam.