Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 108. Berangkat ke lembah Wuyi


__ADS_3

Melihat situasinya menjadi lebih tenang dan membaik, Qing Lianxue menghela nafas lega dalam hatinya.


Sebenarnya ada apa dengan mereka berdua?


Qing Lianxue kemudian menguap, lalu dia segera berkata "aku sudah merasa mengantuk, aku harus pergi tidur sekarang. Lagi pula besok aku harus berangkat ke lembah Wuyi"


Setelah mengatakan itu Qing Lianxue langsung keluar dari ruang Chaos Bead, tanpa melihat ke belakang dan setelah itu berbaring di kasurnya, tidak lama kemudian, Qing Lianxue pun tertidur dengan lelap.


Sementara itu di dalam Chaos Bead, terlepas dari kepergian Qing Lianxue.


"Tuan muda.... apakah kamu..?" Zi Yaolei tidak menyelesaikan kata-kata dari pertanyaannya, akan tetapi tuan mudanya seharusnya sudah tahu kan maksud dari pertanyaan nya ini?


"Yaolei kamu benar" Qinglong segera menjawab dengan tegas, mungkin saja jika Zi Yaolei menanyakan hal ini kepada dirinya dua tahun yang lalu, dia mungkin akan segera membantah dan kebingungan. Tetapi sekarang dia sudah menentukan hatinya, hatinya hanya akan mencintai Qing Lianxue.


"Lalu apa yang akan tuan muda lakukan selanjutnya?" Tanya Zi Yaolei sekali lagi, dengan sedikit enggan dan sangat tidak nyaman dalam hatinya.


"Huh!"Qinglong mendengus dingin.


"Kenapa kamu ingin tahu rencana ku selanjutnya? Apakah kamu tidak akan terlalu naif untuk berpikir bahwa aku akan memberi tahu kepada kamu?!"


Tanya Qinglong dengan senyum mengejek di wajahnya.


Zi Yaolei tersedak, wajahnya berubah warna menjadi merah ke putih lalu ke merah lagi. Lalu dia segera berkata lagi kepada Qinglong di depannya "kamu tahu Lianxue tidak akan pernah menjadi milikmu sendirian! Jadi mengapa repot-repot sekarang?"


"Bukannya aku repot-repot! Akan tetapi ini bukan sesuatu yang bisa aku prediksikan dan kendalikan dalam hidup ini. Cinta itu datang begitu saja, bahkan aku sendiri tidak menyadari nya pada saat itu. Bukankah kamu juga sama dengan ku?" Tanya Qinglong dengan senyum yang artinya dia tahu di wajahnya.

__ADS_1


"Ekhm!...Itu benar" jawab Zi Yaolei dengan sedikit batuk dan awan merah muda terlihat di pipinya.


Pertama kali bertemu dengan nya, dia sudah ditipu dengan tangisan nya yang berpura-pura agar dirinya bisa menjadi hewan kontrak nya. Namun mengingat masa itu kembali, hanya ada rasa senang dalam hatinya dan untungnya dia tertipu. Jika tidak, bukankah dia akan melewatkan cintanya untuk selamanya?


"Tuan muda, jangan pernah berpikir bahwa dengan kamu sendirian, kamu dapat memecahkan kecerdasan emosional Lianxue, itu tidak mungkin sama sekali!" Kata Zi Yaolei dengan seringai dingin di wajahnya.


Kali ini giliran Qinglong yang tersedak, dia tidak menyangka bahwa Zi Yaolei ini mampu membaca apa yang memang dipikirkan olehnya.


Qinglong pun terdiam dan tidak tahu harus membalas kata-kata apa lagi, karena yang dikatakan oleh Zi Yaolei itu memang benar. Mereka bertiga saja sudah dalam satu satu tahun ini menunjukkan secara halus, tentang perasaan cinta mereka kepada Qing Lianxue, akan tetapi Qing Lianxue ini tidak paham sama sekali!


"Lalu apa yang harus kita lakukan?" Tanya Qinglong dengan ekspresi tidak berdaya di wajahnya kali ini.


"Apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Kenapa kamu harus menyebutkan kita di sini? Bukankah kamu ingin mendominasi Lianxue? Kenapa sekarang kamu malah jadi bertanya kepada ku?"Tanya Zi Yaolei dengan senyum yang penuh dengan ejekan di wajahnya.


Setelah mengatakan itu Zi Yaolei pun pergi dari hutan pohon ungu.


"Zi ! Yao ! Lei!" Teriak Qinglong dengan suara yang keras, dengan suara gigi yang berderit seperti akan patah dan hancur.


Keesokan harinya,


Qing Lianxue bangun dengan enggan dari kasurnya yang empuk, menguap beberapa kali, membuka matanya dan setelah itu pergi ke kamar mandi.


Keluar dari kamarnya, Qing Lianxue menuju ke ruang makan dan melihat bahwa Zi Yaolei dan Qinglong sedang menunggu nya untuk sarapan dengan mereka berdua.


Senyum tipis tersungging di bibir merah muda Qing Lianxue, lalu dia berjalan menuju ke arah meja makan dan sarapan bersama mereka berdua.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan, Qing Lianxue berkata "ayo pergi sekarang, yang lainnya seharusnya juga sudah mulai bersiap-siap untuk pergi juga"


Qinglong dan Zi Yaolei mengangguk, kemudian mereka bertiga pun pergi keluar dari halaman Lian.


Paviliun utama Manor Qing,


Semua orang sudah berkumpul di depan paviliun utama Manor Qing, dengan senyum gembira di wajah mereka semua. Beberapa orang di sana saling berbisik, berbicara dan sambil tertawa keras kadang-kadang.


Bagaimana tidak? Bisa datang ke arena Huangtian dan menyaksikan pertandingan Wuyi tahun ini, sudah merupakan kesenangan dan bahkan bisa menjadi bahan kesombongan mereka bagi musuhnya nantinya!


Ketika Qing Lianxue, Zi Yaolei dan juga Qinglong sampai di sana, segera semua orang terdiam!


Bahkan beberapa orang menarik nafas dalam-dalam, dan itu semua adalah perempuan muda. Karena fokus pemandangan mereka semua adalah laki-laki berbaju ungu yang berjalan di samping kiri nona muda Lianxue mereka, ah!


Para perempuan muda itu mengira Qinglong dan Qing Lianshui sudah cukup untuk membuat mereka semua merasa iri dan pahit pada saat yang bersamaan, dengan keberuntungan yang dimiliki oleh Qing Lianxue ini, bisa mendapatkan dua selir muda yang sangat cantik. Sekarang kali ini bahkan ada laki-laki cantik berbaju ungu, yang juga tidak kalah cantiknya dengan dua selir Qing Lianxue. Juga sekarang sepertinya postur berjalan nya, sama seperti seorang selir yang berada di sisi Qing Lianxue?!


Tidak adil! Sungguh sangat tidak adil!


Para perempuan muda itu semuanya, sekarang merasa sangat pahit dalam hati mereka. Para perempuan muda itu memandang ke arah Qing Lianxue dengan mata pisau, seakan membelah dan menghancurkan Qing Lianxue ini ribuan kali!


Qing Lianxue menyentuh hidungnya dengan agak canggung, dia merasa tidak melakukan kesalahan apapun. Kenapa perempuan muda yang lain menembakkan mata pisau kepada dirinya sekarang? Qing Lianxue tidak mengerti sama sekali.


Qing Wan pun akhirnya keluar dari paviliun utama, lalu mengucapkan beberapa patah kata pada semua orang yang berada di depan paviliun utama. Setelah itu, semua orang pun naik ke dalam gerbong kereta.


Pintu gerbang Manor Qing dibuka, satu per satu gerbong kereta dengan logo naga hijau keluar dari gerbang dengan cukup mengesankan.

__ADS_1


Dari kejauhan Lu Jiangxue melihat semuanya dan menyuruh keretanya sendiri untuk berhenti. Matanya pun melihat ke arah lima gerbong kereta keluarga Qing, dengan kilatan jijik yang tidak di samarkan di matanya.


"Keluarga Qing? Sayangnya setelah pertandingan Wuyi ini, keluarga Qing hanyalah tinggal nama saja di benua Xing Yue! Keluarga Lu-nya lah yang akan menggantikan posisi keluarga Qing, menjadi salah satu dari lima keluarga besar di daratan tengah benua Xing Yue ini" kata Lu Jiangxue dengan suara yang dingin, seringai kejam pun muncul di wajahnya.


__ADS_2