
Keesokan harinya, Langit biru tidak berawan dan angin sepoi-sepoi yang berhembus terasa menyejukkan~~
Di Arena Huangtian.
Penonton hari bahkan lebih banyak dan antusias dari pada hari pertama pertandingan Wuyi berlangsung, para penonton, peserta pertandingan Wuyi, hingga lima penjaga menara sihir Iblis seperti sedang menantikan sesuatu untuk hari ini.
Walaupun mata mereka semua fokus ke atas ring pertarungan, akan tetapi secara sengaja atau tidak sengaja mereka melihat ke arah Qing Lianxue untuk beberapa detik, mata mereka semua menunjukkan antisipasi!
Ya, antisipasi bahwa Qing Lianxue pada hari ini akan mempermalukan dirinya sendiri, bahkan Qing Lianxue pada akan menyebabkan kehancuran keluarga Qing, yang sudah berakar ribuan tahun di bagian tengah benua Xing Yue ini. Mereka semua terus terang menanti-nantikan hari ini.
Terutama Lu Jiangxue, kecemburuan dan iri terlihat jelas di wajahnya pada saat dia melihat tempat duduknya Qing Lianxue yang lebih baik dari pada dirinya sendiri, hari ini dia akan membuat Qing Lianxue dan juga keluarga Qing menghilang dari benua Xing Yue, lalu digantikan oleh dirinya dan keluarga Lu-nya.
Qing Lianxue ini baru mendapatkan kembali kemampuan untuk belajar ilmu sihir, dan itu baru saja beberapa bulan yang lalu, jadi dalam masa itu seberapa banyak Qing Lianxue bisa berlatih dan mempelajari nya, tetap saja tidak akan melampaui orang yang sudah belajar beberapa tahun, bahkan Qing Lianxue itu hanya bermimpi untuk mengalahkan Lu Jiangxue di arena Huangtian ini.
Mata Lu Jiangxue melihat ke arah Qing Lianxue dengan tatapan penuh penghinaan, senyum pun sinis tersungging di bibirnya.
Qi Jiajun juga menunjukkan tatapan penghinaan terhadap Qing Lianxue, walaupun dia sedikit menderita karena pertarungan di halaman belakang rumah keluarga Lu dengan Zhenghu dan pelayan-pelayan Istri tuannya, akan tetapi lebih baik dari pada dihina dan diejek oleh seluruh benua Xing Yue!
Lalu matanya tiba-tiba beralih ke arah Qinglong dan Zi Yaolei, senyum sinis dan mengejek terpancar di wajahnya, walaupun mereka sangat cantik dari penampilan maupun temperamen, tapi apa? Istri tuan mereka berdua adalah sampah lengkap yang tidak bisa sihir dan juga seni beladiri, apa yang mereka berdua bisa sombongkan dengan dirinya?
Sangat kontras dengan semua orang yang terlihat antusias, keluarga Qing tampak sangat tenang.
Apalagi empat murid keluarga Qing, melihat ke arah Qing Lianxue dengan pemujaan buta, mutlak!
Murid-murid dari empat keluarga lainnya, mengernyitkan kening mereka dengan tatapan aneh dan bertanya-tanya dalam hati mereka, apakah empat murid keluarga Qing itu diberikan obat oleh keluarga Qing? Ataukah mereka adalah murid yang sama bodohnya dengan Qing Lianxue? Jadi mereka mengidolakan yang paling bodoh di antara mereka?
__ADS_1
Sudut mulut Qing Lianxue berkedut hebat, alis nya melompat-lompat, dia sekarang terlihat seperti monyet yang ditonton oleh banyak orang! Apalagi melihat pemujaan buta dari empat murid dari keluarga Qing, dia merasa agak canggung, ah! Karena tingkat kekuatan sihirnya masih sangat jauh dari valkyrie, dia hanyalah penyihir tingkat Arch Mage dan sangat tidak pantas untuk menerima pemujaan buta, dari orang-orang yang bahkan umurnya terlihat lebih tua darinya.
Dia merasa malu, ah! Akan tetapi dalam hatinya dia juga senang, akan munafik jika dia mengatakan, bahwa dia tidak senang ada orang-orang yang tidak menatap ke arahnya dengan penghinaan atau pun ejekan.
"Xiao Xue, aku menantikan kamu menampar wajah mereka nantinya di atas ring pertarungan" bisik Qinglong di telinga Qing Lianxue.
Nafas hangat berhembus di telinga dan lehernya, akar telinga nya Qing Lianxue pun langsung memerah, dia merasakan panas dari telinga dan lehernya itu sepertinya naik ke kedua pipinya, dalam hatinya Qing Lianxue mengutuk keras, penjahat!
"Lianxue, aku yakin kamu bisa mengalahkan lawan mu nanti" bisik Zi Yaolei di telinga nya Qing Lianxue, kedua lengannya memeluk lengan kanan Qing Lianxue.
Boom!
Wajah Qing Lianxue pun menjadi merah seperti kepiting rebus, untungnya Qing Lianxue memakai topeng perak, jadi wajahnya yang memerah tidak kelihatan sama sekali. Dan dalam hatinya kutukan nya menjadi lebih keras lagi, penjahat! Woo..... Kedua penjahat ini menggangunya sampai mati! Qing Lianxue hanya bisa pasrah dan meratapi dalam hatinya.
"Kenapa aku harus mengutuk mu?" Qing Lianxue bertanya balik kepada Qinglong dengan nada suara yang marah, dan juga hati nurani yang bersalah.
"Lianxue, hati nurani mu bersalah" kata Zi Yaolei dengan senyum tipis di wajahnya, kata-kata nya pelan akan tetapi nada suaranya seperti pasti.
"Ka.... kalian berdua, woo... Kalian berdua mengganggu orang baik" kata Qing Lianxue dengan nada suara yang menyedihkan, air mata seperti akan jatuh, bibirnya mengerucut, di mata Qinglong dan Zi Yaolei, Qing Lianxue terlihat sangat imut!
"Ck...ck... apakah kalian melihatnya, Qing Lianxue itu sebentar lagi akan naik ke atas ring pertarungan, akan tetapi dia masih punya waktu untuk menggoda dengan kedua selirnya" kata salah satu wanita muda dari keluarga Bai, matanya memang penuh penghinaan, akan tetapi ada kecemburuan yang kuat di matanya itu, melihat Qing Lianxue sekarang menempel pada Qinglong, rasanya dia ingin memotong tangan Qing Lianxue menjadi berkeping-keping!
"Rumor itu memang kredibel!" Kata murid-murid lainnya dengan nada suara yang sangat pasti.
"Ring nomor satu, Qin Chuchu menang!"
__ADS_1
"Ring nomor delapan, Wei Rou'er menang!"
Setelah pengumuman kesepuluh pemenang, ring pertarungan pun kosong lagi dan lima menit kemudian, peserta nomor selanjutnya akan naik.
Lima menit kemudian~~
Qing Lianxue bangkit dari tempat duduknya, di bawah tatapan mata semua orang, tanpa rasa gugup, Qing Lianxue dengan mantap naik ke atas ring pertarungan.
Matanya menyapu semua orang dengan tatapan acuh tak acuh, dia pun segera berteriak "Nomor 29!"
"Hahaha...." Salah satu murid dari keluarga tertawa terbahak-bahak, apakah ini kesempatan dari surga? Jika tidak kenapa dia mendapatkan lawan selemah Qing Lianxue? Tuhan pasti membantunya untuk lolos pada tahap pertama pertandingan Wuyi dengan sangat mudah.
Kemudian tatapan matanya beralih ke arah Qinglong, mata yang penuh penghinaan dan ejekan itu segera berubah menjadi penuh kelembutan dan kasih sayang, setelah dia berhasil membunuh Qing Lianxue, laki-laki berbaju hijau itu pasti akan segera menjadi miliknya selama nya!
Sentuhan tekad dan haus darah pun terlintas di mata Bai Yi'er, mulai hari ini nama Qing Lianxue hanya akan menjadi lelucon di seluruh benua Xing Yue!
Bai Yi'er bangkit dari tempat duduknya, dia pun berjalan menuju ke arah ring nomor dua, begitu dia sampai ke ring nomor dua, Bai Yi'er terbang ke atas ring dengan teknik sihir anginnya.
Semua orang pun mulai bersorak dan penuh pujian dan dukungan untuk Bai Yi'er, caranya naik ke atas ring pertarungan, terlihat sangat keren!
"Bai Yi'er murid dari keluarga Bai, mohon bantuannya" kata Bai Yi'er sambil mengepalkan kedua tangan nya ke arah Qing Lianxue, sebagai salam pengenalan, dengan sopan.
"Qing Lianxue, nona muda keluarga Qing, mohon bantuannya" kata Qing Lianxue dengan suara yang lantang, tetapi nada suaranya itu tentu saja dingin acuh tak acuh.
Melihat semua orang di atas ring sudah memperkenalkan diri mereka sendiri, pembawa acara pun segera berkata "Pertarungan dimulai..!!"
__ADS_1