Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 176. Perjamuan makan malam (5)


__ADS_3

Qinglong yang mengikuti pelayan perasaan nya semakin aneh dan aneh, tempat yang dibawa oleh pelayan ini agak sedikit sunyi dan juga agak terlalu jauh dari tempat perjamuan di adakan! Apakah dia yang terlalu banyak berpikir atau apa?


Sudah hampir sepuluh menit mungkin dia berjalan berkelok-kelok, dari lorong ini ke lorong yang itu. Hatinya juga merasa tidak nyaman, apa yang sebenarnya terjadi? Pupil hijau nya Qinglong menjadi dingin, jika pelayan ini mencoba untuk macam-macam dan menipu dirinya! Jangan salahkan dirinya, jika dia menjadi kejam!


Pelayan yang sedang memandu Qinglong, entah kenapa merasakan dingin di punggungnya dan juga ada kilatan bersalah di matanya.


Sementara itu, Qing Lianxue yang padahal dia tidak minum air terlalu banyak, merasa tidak nyaman dan ingin pergi ke toilet.


Qi Jiajun yang melihat kepergian nya  Qing Lianxue merasa bahwa ini adalah kesempatan dirinya untuk dekat lagi dengan Qing Lianxue, jadi dia pun memilih untuk mengikuti arah kepergian nya Qing Lianxue.


Setelah beberapa saat mengikuti Qi Jiajun akhirnya tahu bahwa Qing Lianxue akan pergi ke toilet, jadinya Qi Jiajun pun memilih untuk tetap menunggu di taman belakang nya gedung restoran Yunmanlou ini.


Qing Lianxue merasakan bahwa tidak ada yang mengikuti dirinya lagi, dia pun hanya mencibir diam-diam dalam hatinya, untuk apa Qi Jiajun ini mengikuti dirinya?


Qing Lianxue tidak peduli dengan Qi Jiajun yang mengikuti dirinya, jadi nya setelah dia keluar dari toilet, dia berjalan lurus tanpa ekspresi apapun di wajahnya, berpura-pura bahwa dia tidak melihat ada Qi Jiajun di taman belakang gedung restoran Yunmanlou yang sedang menunggu dirinya.


Qing Lianxue tidak ingin peduli dan tidak ingin melihat ke arah Qi Jiajun, bukan berarti Qi Jiajun yang sudah sangat bertekad, akan mengikuti apa yang dimaksud oleh Qing Lianxue untuk tidak menyapa dirinya!


Dari kejauhan Qi Jiajun sudah melihat keberadaan Qing Lianxue, akan tetapi melihat tidak ada ekspresi apapun di wajahnya dan juga Qing Lianxue hanya berjalan lurus ke depan, tidak bermaksud untuk melihat ke arah dirinya seperti ini? Qi Jiajun pun segera berdiri di depan Qing Lianxue dan merentangkan kedua tangannya, untuk membuat langkah Qing Lianxue berhenti.


Dahinya Qing Lianxue mengernyit dan kilatan ketidaksenangan terlihat jelas di matanya, Qi Jiajun pun juga menyadari bahwa Qing Lianxue tidak senang dengan keberadaan nya yang sedang menghentikan jalannya pada saat ini, tetapi jadi apa? Kesempatan yang seperti ini tidak akan pernah terjadi dua kali! Kapan dia pernah melihat Qing Lianxue itu sendirian? Setiap harinya dia pasti akan selalu bersama dengan ketiga selir nya itu!

__ADS_1


Jika dia tidak berbicara dengan Qing Lianxue hari ini, mungkin bisa jadi ini adalah penyesalan terbesar dari dalam hidupnya, karena dia tidak mengambil kesempatan ini untuk kembali dekat dengan  Qing Lianxue!


"Li... Lianxue..~~" panggil Qi Jiajun dengan suara yang lembut, melihat ke arah Qing Lianxue dengan ekspresi malu-malu di wajahnya.


Bulu kuduk Qing Lianxue semuanya berdiri, dan dia merasa merinding di dalam hatinya. Apakah ada yang salah dengan kepalanya Qi Jiajun ini? Untuk apa dia memanggil namanya dengan nada suara yang seperti ini? Jika itu Xiaoshui, Yaolei atau pun juga Xiao Longlong sudah terlambat bagi dirinya untuk bahagia, akan tetapi begitu dia mendengar Qi Jiajun ini memanggil namanya begitu lembut, Qing Lianxue ingin melarikan diri!


Membuat dia sangat takut, ah!


Pasti ada iblis!


Tidak mendapatkan tanggapan dari Qing Lianxue, wajah Qi Jiajun pun berangsur-angsur menjadi agak pucat dan kedua tangannya terkepal erat, kepercayaan diri yang yang dibangun oleh dirinya sendiri sebelumnya, ini sekarang sudah runtuh!


Jantung nya Qi Jiajun seakan seperti berdarah, setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Qing Lianxue.


Di matanya sekarang ternyata dia hanyalah orang asing sama sekali!


Tidak berbeda dengan orang-orang yang lewat di jalan, lalu bagaimana dengan cinta itu di masa lalu? Lalu apakah mungkin Qing Lianxue ini tidak menginginkan dirinya lagi, karena dia sudah tidak bersalah? Karena dia sudah menikah dengan sahabatnya? Kepolosan nya hilang?


"Selir Qi...? Bukankah kamu selalu memanggil Jun'er? Tetapi kenapa sekarang malah sangat asing? Atau apakah ini karena aku sudah bersama dengan Lu Jiangxue, jadi kamu ingin menjauhkan diri dari ku?" Tanya Qi Jiajun dengan berbagai macam jenis pertanyaan, seolah-olah perasaan cinta masih ada di antara mereka berdua, tetapi tidak bisa bersama.


Sudut mulut Qing Lianxue berkedut hebat, cara Qi Jiajun bertanya kepada dirinya sekarang, sungguh! Seperti dia dan Qi Jiajun sedang berselingkuh di belakang Lu Jiangxue!

__ADS_1


Qi Jiajun ini, apakah tidak punya rasa malu sama sekali? Keduanya sekarang sudah menjadi orang asing, memang apa yang diperhitungkan oleh orang yang ada di depannya sekarang?


"Selir Qi, tolong, semuanya itu sudah di masa lalu. Tolong jangan sampai membuat orang-orang menjadi salah paham, dengan pertanyaan selir Qi yang tadi. Jangan melewati batas, jika tidak, jangan salahkan Lianxue jika bertindak kejam" Kata Qing Lianxue dengan suara acuh tak acuh, tetapi matanya melihat ke arah Qi Jiajun penuh dengan rasa dingin.


Setelah mengatakan itu Qing Lianxue mendengus dingin, lalu dia mulai berjalan pergi, namun Qi Jiajun pun sekali lagi berlari dengan cepat dan segera mencegat Qing Lianxue sambil berkata "Tunggu!"


Di dalam ruangan yang dipenuhi dengan cahaya lilin, Qinglong pada saat ini sudah hampir selesai untuk mengganti bajunya.


Tepat pada saat Qinglong selesai memakai cadar di wajahnya, dia mencium bau yang sangat aneh di udara, Qinglong pun kembali sadar, bahwa aroma ringan ini sudah ada di dalam ruangan dari awal dia masuk, jadi berarti dia sekarang sudah banyak menghirup aroma aneh ini?


Pada saat Qinglong sedang berpikir untuk segera keluar dari dalam ruangan itu, kepalanya tiba-tiba saja terasa sangat pusing, dan dia tidak mampu untuk berjalan lurus, dia pun menggelengkan kepalanya beberapa kali dan kepala nya malah menjadi semakin pusing.


Tidak mungkin jika dia terjebak?


Memikirkan kemungkinan ini, pupil hijau Qinglong menjadi dingin, dan ada kecemasan di dalam hatinya.


Semakin Qinglong cemas, semakin amburadul langkah yang di ambil, dan kemudian dia tersandung dan segera terjatuh di lantai, Qinglong pun segera ingin bangun, akan tetapi kenapa kedua tangan dan kakinya menjadi sangat lemah sehingga tidak bisa di gerakkan sama sekali?


Matanya menatap sekeliling, apa yang dilihat oleh matanya pun menjadi semakin kabur, dan Qinglong merasa sangat mengantuk dan dalam pikiran nya dia hanya ingin tidur.


"Tidak!.... Xiao....Xiao Xue..." Qinglong bergumam dengan lemah, akhirnya Qinglong pun pingsan tergeletak di lantai ruangan itu.

__ADS_1


__ADS_2