Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 103. Aku sangat menantikan nya!


__ADS_3

Ketika pertama membuka gulungan


kertas dari keluarga Qing, nama yang pertama tertulis di sana adalah nona muda keluarga Qing, Qing Lianxue.


Di sana juga tertera dengan sangat jelas, bahwa Qing Lianxue adalah seorang penyihir tingkat Arch Mage!


Hiss~~


Kelima orang tua itu segera menjadi terdiam dan suasana di dalam gubuk bambu itu, menjadi sangat hening.


Mereka mendapatkan kejutan yang luar biasa pada malam hari ini. Mata mengantuk mereka berlima langsung menjadi segar, setelah melihat siapa yang tertulis di atas gulungan kertas.


Mereka berlima sangat tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, dalam gulungan kertas itu sekarang. Sifat idiot dan juga sampah Qing Lianxue ini sudah tersebar hingga ke seluruh benua Xing Yue, jadi yang barusan mereka lihat adalah sampah yang di bicarakan, oleh semua orang di seluruh benua Xing Yue? Kemudian bandingkan tingkat kekuatan sihir Qing Lianxue ini, dengan anak-anak yang seusia dengan nya, sangat jauh!


Bahkan beberapa orang jenius yang sudah di lihat sebelumnya, sekarang menjadi terlihat tidak layak lagi di mata mereka berlima.


Jika Qing Lianxue ini adalah seorang sampah yang tidak bisa mempelajari ilmu sihir dan juga seni beladiri, maka siapa yang sebenarnya disebut jenius di benua Xing Yue ini?!


Sial! Sungguh luar biasa untuk dapat menjadi penyihir tingkat Arch Mage pada usia 13 tahun?! Ini luar biasa!


Mereka berlima pada saat ini tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun, hanya kata luar biasa, yang terlintas di dalam kepala mereka berlima.


Bagaimana anak jenius seperti ini tumbuh? Tetapi bahkan mereka tidak pernah mendengar berita bahwa Qing Lianxue ini, memperlihatkan bahwa kekuatan nya yang sebenarnya. Jika Qing Lianxue tidak ikut pertandingan Wuyi ini, mungkin mereka berlima sama sekali tidak akan pernah tahu bahwa Qing Lianxue adalah anak yang jenius pada pandangan pertama.


Dapat dilihat bahwa Qing Lianxue ini bersikap sangat rendah hati! Dengan pemikiran seperti ini, langsung segera membuat lima penjaga menara sihir Iblis meninggalkan kesan yang baik pada Qing Lianxue, bahkan sebelum melihat bagaimana orangnya.


"Ternyata masih ada generasi muda, yang masih begitu rendah hati di kota Qinglong itu" kata orang tua yang memakai baju berwarna biru muda dengan suara yang tenang, sedikit kekaguman melintas di mata orang tua berbaju biru muda itu.

__ADS_1


"Qing Lianxue ini bersembunyi terlalu dalam, bukan?" Kata orang tua yang memakai baju berwarna hitam.


Matanya berkedip, lalu menyipitkan matanya seolah ingin memahami sesuatu, tetapi dalam pikirannya terlintas begitu cepat sehingga orang tua berbaju hitam itu, tidak terlalu memikirkan nya lagi.


"Kenapa aku merasa Qing Lianxue ini, seperti menunggu kesempatan untuk menampar wajah orang-orang?"


Kata orang tua yang memakai baju berwarna hijau, dengan senyum yang terlihat jelas berbahaya di wajahnya.


"Jika Qing Lianxue ini benar-benar berencana untuk menampar wajah orang-orang, di pertandingan Wuyi, aku akan sangat menantikan ekspresi wajah orang-orang yang wajahnya tertampar pada saat itu, ini adalah pertunjukan yang bagus, bukan?"


Kata orang tua yang memakai baju berwarna abu-abu, dengan senyum bahagia di wajahnya. Akhirnya pada pertandingan Wuyi tahun ini, mereka punya hiburan dan pertunjukan yang sangat menarik.


"Aku pasti tidak akan ketinggalan pada saat Qing Lianxue naik ke arena ring pertandingan, untuk pertama kali nya ke depannya"


Kata orang tua yang memakai baju berwarna biru muda, dengan suara yang tenang, tetapi ada senyum tipis di wajahnya yang tidak terdeteksi.


Kata orang tua yang memakai baju berwarna merah, dengan senyum hippie di wajahnya.


"Aku sangat menantikan nya!"


Kata orang tua yang memakai baju berwarna hijau, dengan senyum di wajahnya.


"Aku juga"


Kata orang tua yang memakai baju berwarna hitam, tanpa ekspresi apapun di wajahnya, akan tetapi sinar kegembiraan di matanya yang terlihat jelas, sudah mengkhianati  wajahnya yang tanpa ekspresi itu.


Keesokan harinya~~

__ADS_1


Di Manor Qing,


Di dalam aula latihan sihir dan seni beladiri, patriak keluarga Qing, nona muda keluarga Qing, para tetua dan Keqing, juga delapan murid, sudah berkumpul di bawah arena.


Sementara itu di atas panggung arena pertandingan seleksi, sudah ada dua orang yang bertanding dengan sengit.


Di bawah panggung, terlihat patriak, para tetua dan juga Keqing sedang berkomentar satu sama lainnya, juga Qing Lianxue sesekali ikut berbicara tentang pendapat nya.


Para murid yang duduk di sisi kiri panggung, merasakan kegugupan dalam hati mereka untuk pertama kalinya dalam hidup mereka. Hanya kali ini, adalah kesempatan untuk bisa bertarung di arena Huangtian.


Bila melewatkan tahun ini, entah kapan mereka akan mendapatkan kesempatan untuk tampil di sana.


Walaupun Qing Lianxue tidak ikut dalam pertandingan seleksi di aula latihan sihir dan seni beladiri, yang sekarang di laksanakan bersama dengan mereka pada saat ini, mereka tidak merasa iri dan cemburu.


Ini karena kekuatan sihir yang di miliki oleh Qing Lianxue sendiri, adalah yang tertinggi di antara mereka bersepuluh, jadi bagaimana mungkin bagi mereka untuk protes karena ketidakadilan! Bisa dikatakan bahwa peluang Qing Lianxue untuk masuk ke dalam menara sihir Iblis, lebih tinggi dari mereka bersepuluh.


Mereka juga dengan tulus berharap, Qing Lianxue untuk dapat masuk ke dalam menara sihir Iblis, dan dapat mengharumkan nama keluarga Qing.


Namun ini bukan berarti bahwa mereka tidak akan berusaha untuk menang, dan juga masuk ke dalam menara sihir Iblis. Akan tetapi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan, jadi lebih baik untuk terus berlatih dan naik ke atas ring pertandingan, di arena Huangtian dengan senyum percaya diri!


Dengan keyakinan seperti ini dalam hati mereka, mereka pun kemudian saling bertarung dengan sepenuh hati dan dengan sikap pantang menyerah.


Walaupun ada beberapa yang kalah dan tidak dapat kuota lima orang, ini setidaknya mereka sudah berusaha dengan sepenuh hati dan tenaga dan tidak ada penyesalan lagi kedepannya dalam hati, bagi mereka yang tidak dapat kesempatan untuk bertarung di arena Huangtian tiga hari kemudian.


Di siang harinya, pertandingan pun berkahir dan akhirnya empat orang dipilih oleh patriak keluarga Qing, yaitu dua laki-laki dan dua orang perempuan. Pemilihan seperti ini karena, pada pertandingan tahun ini tersedia kuota 20 orang, bagi laki-laki 10 orang dan juga bagi perempuan 10 orang. Tidak mungkin bagi Qing Wan untuk menyia-nyiakan kesempatan, untuk membangkitkan anak laki-laki keluarga Qing yang juga punya sifat dan potensi yang baik.


Jika pertandingan campuran seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada kesempatan bagi anak laki-laki itu bahkan untuk sekedar masuk dalam di semi final, karena anak perempuan punya kekuatan tembakan sihir yang lebih kuat dari pada anak laki-laki.

__ADS_1


Sekarang kesempatan ini datang, jadi lebih baik untuk membuat murid laki-laki di keluarga Qing mereka juga tidak dipandang remeh, potensi besar mereka tidak boleh di kuburkan begitu saja, dan semoga saja kali ini setidaknya dua anak laki-laki yang terpilih, bisa masuk ke tingkat semi final di pertandingan tahun ini.


__ADS_2