
Begitu Qing Lianxue, Qinglong dan juga Qing Lianshui masuk ke dalam restoran Xue Lian, perhatian orang yang ada di dalam restoran tertuju pada mereka bertiga.
Bahkan beberapa perempuan muda berani untuk melihat lurus ke arah Qing Lianshui dan Qinglong, begitu mereka melihat Qing Lianxue ada penghinaan dan sarkasme yang tidak disembunyikan, dan dilakukan secara terang-terangan di depannya.
Qing Lianxue tidak marah dengan pandangan penghinaan dan sarkasme di mata mereka, karena dia sudah tahu bahwa resiko menyembunyikan kekuatan nya yang sebenarnya akan menjadi seperti ini, sebenarnya dia juga suka permainan menampar wajah mereka pada saatnya dan pasti akan sangat menyenangkan ketika waktu yang tepat itu tiba.
Tetapi tatapan mata yang lurus mereka terhadap Qinglong dan juga Qing Lianshui, membuat hatinya sangat marah dan dia tidak bisa mentolerir hal seperti bahkan di depan matanya sendiri, jika bukan ular itu belum keluar dari sarangnya, dia sudah mencungkil kedua bola mata mereka semua.
Tiba-tiba aura pembunuhan yang tebal keluar dari tubuh Qing Lianxue dan dia memandang para perempuan muda yang melihat lurus ke arah mereka berdua, dengan tatapan mata membunuh yang mencekik. Pupil hijau yang jernih dan cemerlang, tiba-tiba menjadi dingin dan penuh dengan niat membunuh yang kuat.
Hiss~~!
Semua orang di restoran Xue Lian menghirup aura dingin, beberapa orang yang merupakan tentara bayaran, juga ikut terkejut dengan aura pembunuhan semacam ini.
Tubuh beberapa perempuan muda itu kaku dan gemetar, keringat dingin mulai terlihat muncul di dahi mereka, bahkan punggung mereka semuanya sepertinya juga basah oleh keringat.
Mereka semua buru-buru untuk menundukkan kepala, tidak berani untuk melihat mata dingin yang dipenuhi niat membunuh seperti itu.
Qinglong dan Qing Lianshui juga dikejutkan, oleh aura pembunuhan yang mencekik seperti ini, tetapi sebenarnya Qing Lianxue seperti ini? Siapa memangnya memprovokasi Qing Lianxue, sehingga dia bereaksi sangat sengit seperti ini?
Qinglong dan Qing Lianshui lalu buru-buru memegang tangan nya Qing Lianxue berusaha untuk dapat menenangkan Qing Lianxue, juga jangan sampai emosi negatif ini akan membuat Qing Lianxue mengekspos kekuatan nya yang sebenarnya.
Merasakan kehangatan di tangannya, Qing Lianxue pun mulai tersadar dari pikiran buruknya, untuk menyiksa beberapa perempuan muda itu. Lalu dia melihat wajah khawatir dari Qing Lianshui dan Qinglong, entah kenapa hatinya menjadi tenang kembali. Aura pembunuhan tebal itu menghilang tanpa jejak dalam sekejap, seolah-olah itu hanya ilusi orang-orang restoran Xue Lian itu saja. Tetapi bagaimana mungkin itu ilusi? Hantu percaya akan hal-hal ilusi seperti itu!
Orang-orang di restoran itu mau tidak mau melihat ke arah Qing Lianxue sengaja atau tidak sengaja, ataukah mereka semua terpesona bahwa aura pembunuhan yang begitu kuat itu berasal dari Qing Lianxue? Mereka bahkan tidak akan pernah percaya, walaupun mereka mati!
__ADS_1
Ini pasti hanya kebetulan saja ada seorang tuan yang lewat dan tidak boleh tersinggung, tetapi mungkin ada orang yang menyinggung, dan tuan penyihir yang hebat ini hanya membuat memperingati mereka dan tidak membunuh mereka semua, ini sudah menjadi berkah untuk hidup.
Melihat bahwa orang-orang itu tidak curiga bahwa aura pembunuhan itu berasal darinya, Qing Lianxue pun langsung menghela nafas lega, dia tidak boleh mengekspos kekuatan sihir nya yang sebenarnya, apapun yang terjadi, sebelum semuanya ini sesuai dengan rencananya.
Salah satu pelayan adalah anggota Sekte Soul Blood, tahu bahwa aura pembunuhan yang begitu mencekik pasti berasal dari Master mereka, yaitu Qing Lianxue alias Nona Xue.
Dia pun buru-buru menyapa
"No... Nona Muda Lianxue"
hampir saja dia mengucapkan kata-kata yang sangat fatal, dia hampir mengatakan nona Xue.
"Kotak VIP"
"Silahkan ikuti saya nona Lianxue"
Kata anggota Soul Blood itu dengan suara yang sopan dan hormat.
Mereka bertiga pun mengikuti nya ke lantai tiga, di mana kotak khusus untuk tamu VIP tersedia.
Tetapi yang lebih tidak terduga hari ini terjadi, memang musuh bertemu di jalan yang sempit.
Qing Lianxue melihat Lu Jiangxue dan Qi Jiajun yang baru saja keluar dari kotak VIP, dan mereka bertiga saling bertatapan dengan emosi yang tidak bisa di jelaskan di mata mereka.
Anggota sekte Soul Blood yang melihat pemandangan ini segera, diam-diam mundur kebelakang. Urusan ini jelas bukan urusan yang bisa dia ikut campur tangan, jika master memanggil, tentu saja dia akan siap untuk maju membunuh orang yang namanya Lu Jiangxue.
__ADS_1
Bagaimana mungkin mereka sebagai anggota sekte Soul Blood, tidak tahu tentang keluhan antara masternya dengan Lu Jiangxue, sementara tiga tahun lalu bahkan orang bodoh pun tahu 'persahabatan', antara si idiot dan si jenius kota Qinglong. Apalagi sekarang si idiot ternyata masih hidup dan 'sahabatnya' yang jenius menikahi tunangan nya. Jika ada banyak orang di lantai 3 khusus kotak VIP ini, orang-orang pasti akan berhenti untuk melihat kegembiraan.
Emosi di mata Lu Jiangxue pulih dengan cepat, lalu segera senyum muncul di wajahnya, dia berkata
"Xue'er, senang kamu masih hidup. Semalam di perjamuan, kita tidak bisa berbicara dengan baik, lalu bagaimana jika lain kali mengundang Xue'er lain kali untuk berbicara tentang perasaan lama"
Qing Lianxue sangat mengagumi ketrampilan mengubah wajah yang sangat cepat seperti, bahkan kata-kata penuh kasih sayang untuk sahabat lama, Sungguh dia belum pernah bertemu dengan orang yang tidak tahu malu seperti Lu Jiangxue ini, dia juga tidak bisa untuk tidak mengangumi!
Pupil hijau Qing Lianxue terlalu dalam dan tenang, bahkan tidak ada riak yang terlihat sama sekali. Rasa frustasi muncul dalam hatinya dan kemudian Lu Jiangxue teringat lagi dengan Qi Jiajun yang di sampingnya.
"Xue'er kamu pasti mengenalnya, dia adalah Jun'er" kata Lu Jiangxue tampak sangat bangga, lalu dia pun memeluk Qi Jiajun dengan tampilan yang sangat ambigu, dia menatap ke arah Qing Lianxue dengan tatapan mata yang provokatif dan dipenuhi dengan kebanggaan tersendiri, seolah sudah berhasil mengalahkan lawan dan musuh yang sangat dibenci.
"Xue'er maaf! Aku tahu kamu sangat mencintai Jun'er. Tetapi sekarang bisakah, tolong hapus perasaan mu untuk Jun'er, karena dia sekarang sudah menjadi suami ku" kata Lu Jiangxue dengan tampilan yang terlihat menyedihkan, dia berkata
"Tiga tahun yang lalu, setelah kamu tiba-tiba dikabarkan meninggal di perbatasan, Jun'er merasa sangat sedih sehingga ingin mengikuti mu, tetapi untungnya aku bisa tepat waktu untuk menghentikan nya.
Karena kehilangan mu, kami berdua diliputi kesedihan dan menghibur satu sama lain, lambat laun kami berdua pun secara bertahap jatuh cinta dan akhirnya kami berdua memutuskan untuk menikah"
Melihat bahwa sudah ada riak di mata Qing Lianxue, Lu Jiangxue merasa sangat gembira dalam hatinya, dia pun segera melanjutkan
"Jadi Xue'er tolong jangan salahkan Jun'er karena kami berdua menikah, salahkan saja aku karena mencintai Jun'er dan mengajaknya menikah.
Xue'er tolong maafkan aku, tolong berkati kami berdua, lihatlah ini berdasarkan perasaan lama kita berdua sebagai sahabat, Oke?"
Qi Jiajun pada saat ini sebenarnya tidak berani untuk menatap ke arah Qing Lianxue, jadi dia hanya terus menundukkan kepalanya seolah dia terlihat sangat sedih, dan juga sangat rumit untuk menghadapi perasaan, bahwa yang satunya adalah tunangan yang dulu dia cintai dan berjanji akan menikah, dan yang satu lagi adalah istrinya yang dia cintai sekarang.
__ADS_1