Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 114. Lelucon apa ini?


__ADS_3

"Gadis kecil, apakah kamu ingin menjadi pahlawan kesiangan yang ingin menyelamatkan kecantikan?


Huh~ sungguh tidak tahu langit dan bumi, untuk menyinggung kami!" Kata seseorang yang mempunyai ekspresi wajah yang terlihat suram.


Matanya melihat ke arah gadis kecil berambut biru aqua di depannya, dengan tatapan membunuh.


"Sepertinya gadis kecil ini tidak ingin hidup lagi" kata seorang dengan bekas luka di wajahnya, sambil memperlihatkan seringai kejam kepada seorang gadis, yang sedang berdiri di depan mereka berlima.


"Huh~!" Gadis kecil yang berambut biru aqua itu, mendengus dingin dan matanya menunjukkan penghinaan yang jelas, setelah dia mendengar kata-kata yang diucapkan oleh dua orang berpakaian hitam tadi.


Mendengar dengusan dingin dari gadis kecil itu, bahkan mata gadis kecil itu memandang ke arah mereka berlima dengan penuh penghinaan, amarah muncul dalam hati mereka berlima, tadi nya gadis kecil itu secara sewenang-wenang menghentikan perbuatan baik yang akan mereka lakukan, sekarang bahkan gadis kecil itu menghina mereka berlima secara terang-terangan?!


"Bunuh gadis kecil itu!" Kata seorang wanita berpakaian hitam, dengan pipi monyet nya. Matanya sekarang sudah memancarkan kilatan niat membunuh yang mencekik.


Keempat orang berpakaian hitam yang lainnya, mulai mengeluarkan tingkat sihir mereka.


Segera empat cincin berwarna emas muncul di sekeliling empat orang itu, di cincin emas itu terdapat 5 bintang bersinar terang, itu artinya bahwa keempat orang ini adalah penyihir tingkat Senior Mage!


Keempat orang berpakaian hitam itu dengan sengaja melakukan hal ini, hanya untuk menakut-nakuti gadis kecil itu, lalu membunuh gadis kecil itu pada saat gadis kecil itu terlihat ketakutan dan ingin melarikan diri.


Akan tetapi sayang sekali, apa yang mereka berempat harapkan tidak akan pernah terjadi, karena pada saat ini, orang yang mereka sebut sebagai gadis kecil ternyata matanya itu pada saat ini masih acuh tak acuh, dan juga tanpa riak sama sekali di pupil ungu nya yang menawan.


Melihat bahwa gadis kecil itu tidak ketakutan sama sekali, lalu wanita yang wajahnya suram itu pun segera mengeluarkan kekuatan sihir nya dan cincin merah pun muncul, terlihat ada enam bintang yang bersinar terang di cincin merah, ini tandanya juga seorang senior Mage yang satu tingkat lebih tinggi dari pada mereka berempat.

__ADS_1


Akan tetapi, gadis kecil itu tetap saja masih berdiri dengan kokoh dan tidak ada ekspresi ketakutan apapun, yang muncul matanya yang acuh tak acuh.


Apa-apaan?!


Gadis kecil itu meremehkan mereka berlima! Gadis kecil itu sungguh tidak tahu ketinggian langit dan bumi!


Pada saat mereka berlima ingin menyerang gadis kecil itu, tiba-tiba cincin ungu dengan sembilan bintang yang bersinar terang, segera saja membutakan mata mereka berlima.


Penyihir Arch Mage!


Lelucon apa ini? Penyihir Arch Mage di usia yang begitu muda?!


Ketakutan muncul dalam lubuk hati lima orang berpakaian hitam itu, sehingga membuat wajah mereka berlima menjadi pucat dan tidak berdarah. Bercanda! Satu tingkat perbedaan saja celahnya sungguh tidak terbayangkan, apalagi sekarang perbedaannya adalah 3 sampai 4 tingkat, jadi bayangkan saja sekarang bagaimana celah antara mereka berlima dan gadis kecil di depan.


"Hohoho~" gadis kecil itu tertawa dengan sedikit lucu, lalu dia segera melihat ke arah lima orang yang berpakaian hitam itu, dengan pandangan dingin dan tajam di matanya, mata aprikot ungu itu sedikit menyipit.


"Oh~ aku adalah seorang gadis kecil yang tidak pernah tahu ketinggian langit dan bumi?" Tanya gadis kecil itu dengan suara yang manis dan juga terdengar agak polos, pada saat ini dingin di mata aprikot ungu itu pun digantikan dengan mata aprikot ungu yang jernih dan polos. Terlihat persis bagaimana anak-anak, yang berumur tiga belas tahun yang sebenarnya.


Kelima orang itu segera menggelengkan kepala mereka dengan cepat, karena di telinga mereka berlima sekarang suara yang mungkin bagi orang lain terdengar manis dan agak polos, akan tetapi di telinga mereka berlima itu seperti suara panggilan kematian, ah!


"Hahaha~~" tawa merdu seperti lonceng perak itu terdengar, dan suara manis itu terdengar lagi "kalian berlima terlihat sangat lucu"


Kemudian kelima orang itu segera menganggukkan kepala mereka berlima, seperti ayam mematuk nasi, itu bertanda menyetujui apa yang dikatakan oleh gadis kecil itu.

__ADS_1


Gadis kecil itu maju dan berjalan agak sedikit lambat, selangkah demi selangkah lebih dekat ke arah lima orang berpakaian hitam yang mulai gemetar dan juga berdiri kaku. Lalu mata aprikot ungu itu menyipit berbahaya, kilatan dingin di mata nya semakin bertambah karena ketika dia melihat ke belakang dan ternyata itu bukan laki-laki 18 atau, 19 tahun yang dia bayangkan, akan tetapi ternyata yang meringkuk di sudut itu adalah anak laki-laki cantik yang umurnya baru 11 tahun!


Sungguh! Binatang buas!


Kelima orang berpakaian hitam itu adalah momok!


Bahkan anak laki-laki yang belum mencapai umur dewasa pun tidak dilepaskan! Jika dia tidak membunuh mereka berlima hari ini, maka nama nya bukanlah Qing Lianxue!


Niat membunuh yang kuat segera menyelimuti lima orang berpakaian hitam itu, senyum sinis muncul di balik kain hitam itu.


Niat membunuh macam apa ini?


Mereka berlima sendiri adalah seorang pembunuh, akan tetapi niat membunuh yang dikeluarkan oleh gadis kecil di depan mereka itu pun segera membuat mereka kewalahan.


Salah satu dari orang berpakaian hitam itu, tidak tahan lagi dan langsung jatuh ke tanah dengan wajahnya yang terlihat pucat. Ini karena dalam ilusinya, setiap satu langkah Qing Lianxue ke arahnya, salah satu orang berpakaian itu merasa seperti maut semakin dekat.


Kelima orang berpakaian hitam itu pun segera berlutut pada Qing Lianxue, mereka sambil berkata


"Gadis kecil, itu adalah kami berlima yang tidak tahu ketinggian langit dan bumi yang sebenarnya. Tolong jangan bunuh kami, kami minta maaf, tolong jangan bunuh kami. Kami berlima bodoh dan tidak mengenali Taishan"


Tentu saja dalam hati mereka berlima, tidak mungkin untuk melepaskan orang yang sudah mereka tangkap, akan tetapi demi hidup, mereka harus berkompromi dan bahkan berlutut agar hati gadis kecil itu melunak, setelah itu hehe~~


Melihat ketidaksetujuan dan juga kesombongan yang sama di mata lima orang itu dan terlihat jauh lebih jelas sekarang. Qing Lianxue mencibir diam-diam dalam hatinya, ingin dia tertipu dengan trik nya, bermimpi!

__ADS_1


__ADS_2