Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 21. Festival Teratai (2)


__ADS_3

Kemudian tatapan matanya beralih ke arah teratai salju, lalu Qing Lianshui memulai gerakan sihirnya.


"Cambuk air"


Air danau di sisi teratai salju mulai membentuk cambuk halus, lalu cambuk air mulai melilit teratai salju dan mencabut hingga ke akarnya.


"Bola air"


Teratai salju terbungkus oleh bola air yang kecil dan dengan cepat bola air itu pindah ke tangan Qing Lianshui.


Mengambil teratai salju dan memasukkan ke dalam ruang chaos bead, ada xio longlong yang akan menanam teratai salju ini nantinya.


"Xioshui terlihat keren hari ini"


Lalu Qing Lianxue mencium kening Qing Lianshui, saking senangnya mendapatkan teratai salju, yang ternyata berusia 200 tahun.


"Tentu saja aku akan selalu membantu kakak"


Hari ini Qing Lianshui sangat senang kakaknya Xue mencium keningnya.


Rona merah muncul di pipi hingga ke lehernya, tapi tidak ada yang tahu, karena Qing Lianshui memakai kerudung khas anak laki-laki yang belum dewasa di benua Xing Yue.


Tidak tahu kenapa saat Qing Lianxue mencium kening Qing Lianshui, dia merasa agak sakit di hatinya. Tingkah intim keduanya selalu membuat dia tidak nyaman, Zi yaolei sendiri merasa aneh karena belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya dalam masa hidupnya yang panjang.


Tidak lama kemudian, alunan musik merdu mulai mengalun dengan indah, dan hal ini mulai menambah pesona danau teratai malam ini.


Tiba-tiba ada suara keras terdengar


"Semua nona dan tuan, saatnya melepas teratai harapan ke dalam danau teratai"


Semua pasangan mulai menuliskan sesuatu harapan mereka selama ini di kertas, dan menyelipkan ke dalam kelopak teratai yang dibuat khusus. Lalu kemudian menyalakan lilin dan menghanyutkan ke danau.


"Baiklah aku ingin melakukan hal-hal seperti ini juga"


Karena dia tidak percaya dengan hal-hal seperti permohonan harapan seperti ini yang takhayul, Qing Lianxue hanya menulis angka 0 dalam tulisan modern.


Tapi saat mengangkat kuasnya, tangan kanannya tersenggol oleh Zi yaolei dan tampak tergores di belakang angka nol. Ketika dia melipatnya tampak angka 10 seperti tulisan modern terlihat di kertas.


Selesai menulis harapan mereka masing-masing, Ketiganya melepas teratai harapan secara bersamaan.


Lilin-lilin kecil di bunga teratai menambah keindahan dan pesona romantis malam ini.


"Sangat indah"


Melihat secara langsung benar-benar indah dan menakjubkan.

__ADS_1


Qing Lianxue melihat pemandangan ini sambil bersandar di bahu Zi yaolei dengan senyum bahagia di wajahnya.


"Ya"(bersama denganmu)


Qing Lianshui dan Zi yaolei menjawab bersamaan. Tapi tidak menggunakan kata terakhir, mereka berdua hanya bisa menyimpan kata-kata itu dalam hati mereka.


Beberapa saat kemudian, perahu yang lainnya mulai menepi menandakan acara utama, yaitu pelepasan teratai harapan sudah berakhir.


Mereka bertiga turun dari perahu, ternyata sudah banyak penjual yang membuat berbagai hidangan dari teratai, tentu saja mereka bertiga harus mencobanya. Terlalu sia-sia jika jalan-jalan keluar, tapi tidak mencoba makanannya. Jadi mereka bertiga mulai melihat restoran yang tidak terlalu ramai dan mulai memesan makanan-makanan yang terbuat dari teratai.


Saat mereka bertiga sedang menikmati makanan yang lezat, suara kasar benar-benar mengganggu suasana tenang restoran.


"Xioer siapkan makanan teratai terbaik untuk nona ben dan kedua selir nona ben ini, cepat!!"


Liu jinmu berkata dengan kasar dan tidak sabar. Tentu saja kebiasaan ini sudah dibentuk olehnya selama bertahun-tahun, karena siapa pun yang tersinggung oleh kata-kata dan perbuatannya yang kasar, ingin melawannya, mereka hanya akan berakhir menyedihkan. Jadi tentu saja tidak akan ada yang berani menyinggung dirinya.


"Nona Liu silahkan duduk, tunggu sebentar tidak akan lama"


Xioer berkata dengan cepat dan agak ketakutan. Kenapa di malam yang damai ini, ada setan muncul sekarang.


Makanan pun dihidangkan tidak kurang dari 5 menit, sudah terbukti bagaimana status Liu jinmu.


Liu jinmu yang sedang berbicara dengan kedua selirnya, tiba-tiba pandangan matanya teralihkan melihat Qing Lianshui dan Zi yaolei.


"Kamu gadis kecil rambut biru, serahkan kedua selirmu padaku dan sebutkan berapapun harganya"


Kata-katanya kasar dan sembrono, seolah orang-orang tidak berharga.


"Sayang sekali kedua anak laki-laki cantik itu"


"Ck..ck..nona kecil itu harus menderita oleh nona Liu"


"Lihat saja, jangan banyak bicara"


Bisikan-bisikan itu terdengar oleh Qing Lianxue dan Liu jinmu.


Liu jinmu senang mendengar ketakutan semua tamu lainnya, berbeda dengan Qing Lianxue yang merasa menjijikkan dengan tingkahnya.


Seringai kecil tersungging di bibir Qing Lianxue, dia tidak menoleh ke arah Liu jinmu dan bertanya


"Kedua selir ku hanya milikku, memangnya siapa kamu?"


Tangan Qing Lianxue masih menggenggam tangan Qing Lianshui dan Zi yaolei.


'kedua selirku hanya milikku' kalimat itu terus berputar di dalam pikiran Qing Lianshui dan Zi yaolei.

__ADS_1


Suara Qing Lianxue terdengar lembut tapi tidak tahu kenapa Liu jinmu merasa dingin sampai ke tulang nya.


Itu hanya anak kecil apa yang ditakutkan, sekali mengetahui identitas nya gadis kecil rambut biru pasti akan bersujud.


"Nona Ben adalah cucu tertua keluarga Liu, keluarga pertama di kota Wuzong"


"Kenapa di malam hari anjing-anjing terlalu bersemangat menggonggong.  sayang ayo pergi, suara tadi pasti menyakiti telinga kalian"


Qing Lianxue mengatakan itu dengan suara keras, lalu ketiganya berjalan keluar restoran bahkan tanpa melihat Liu jinmu yang masih tercengang.


"Sialan gadis kecil!, Penjaga bayangan!!" Segera 10 penjaga bayangan muncul dan bersujud di depan Liu jinmu.


"Kalian bunuh gadis kecil rambut biru tadi, tapi kedua anak laki-laki cantik tangkap hidup-hidup"


"Baik nona"


10 penjaga bayangan pergi dengan kecepatan tak terduga. Mereka pun menyusuri hutan dan terkejut melihat gadis kecil itu seperti menunggu mereka semua.


"Gadis kecil serahkan kedua anak laki-laki itu, kami akan meninggalkan mu tubuh yang utuh"


"Cih..hanya dengan kekuatan tingkat martial Master berani sombong"


Kemudian Qing Lianxue melihat adiknya dan berkata


"Xioshui ayo lakukan, mereka bisa digunakan sebagai bahan pelatihan beladiri mu"


"Tenang saja kakak Xue"


Setelah itu Qing Lianshui melawan dua penjaga bayangan dengan serangan pedangnya.


Setengah jam kemudian ke sepuluh penjaga bayangan mati di tangan Qing Lianxue dan Qing Lianshui.


Lalu Qing Lianxue mengeluarkan sihir apinya dan membakar mereka menjadi abu. Setelah itu ketiganya pergi dari hutan, tapi tidak ada yang melihat anak laki-laki misterius dengan topeng hantu menonton semua kejadian dari awal.


"Nona kecil itu hanya sedikit lebih muda dariku, namun bisa mengalahkan delapan orang dengan tingkat martial Master, menarik"


"Tuan kecil anda dimana?"


"Tuan kecil"


"Sial cepat sekali mereka datang"


Segera dia berubah menjadi asap hitam dan menghilang


"Nona kecil kita akan bertemu lagi".

__ADS_1


__ADS_2