Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 111. Sangat beruntung dan diberkahi


__ADS_3

"Lihat! Tidak ada selir yang berambut biru di samping Qing Lianxue! Akan tetapi itu adalah dua selir berambut hijau dan juga ungu! Sepertinya aku merasakan bahwa orang-orang kota Qinglong ini juga buta warna, ah!"kali ini wanita A berkata dengan nada yang terang-terangan menghina dan juga mengejek di hadapan wanita B.


"Ka.... kamu terlalu banyak!" Kata wanita B dengan suara yang penuh dengan kemarahan, kenapa wanita A ini suka sekali untuk menghina orang dari kota Qinglong? Jangan-jangan wanita A ini punya dendam pribadi dengan orang kota Qinglong?


"Aku hanya mengatakan fakta!" Kata wanita A dengan seringai dingin di wajahnya, hmp! Orang-orang kota Qinglong itu adalah penipu perasaan yang licik! Karena tergoda laki-laki cantik dari kota Qinglong itu, harta yang telah dia kumpulkan dengan susah payah dalam dua puluh tahun hidupnya, dirampok tidak bersisa bahkan tidak ada ampas yang tinggal.


( Ternyata wanita A itu benar-benar punya dendam pribadi, ah! )


Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita A lagi, wanita B akhirnya kalah lagi dan tidak bisa membantah satu kata pun!


Wanita A terus mengejek lagi dan lagi, wanita B akhirnya tidak tahan lagi dan terus berdebat dengan wanita A.


Setelah keduanya puas dengan perang kata-kata mereka, mereka berdua pun menoleh kembali ke arah Qinglong dan Zi Yaolei, akan tetapi akhirnya hanya ada lima gerbong kereta yang kosong di sana, juga orang-orang di sekitar penginapan pun sudah bubar, hanya tinggal mereka berdua di sini.


Di dalam penginapan,


Kamar-kamar untuk keluarga Qing sudah dipersiapkan jauh-jauh hari oleh pemilik penginapan, patriak keluarga Qing bahkan memesan kamar penginapan untuk Qinglong dan Zi Yaolei di samping kamarnya Qing Lianxue.


Keluar dari kamar penginapan nya, Qing Lianxue berjalan menuju ke arah kamar neneknya, kali ini dia pasti akan diinterogasi oleh nenek!


Sesampainya di depan pintu kamar neneknya, Qing Lianxue segera saja tiba-tiba merasa menjadi agak gugup, sebenarnya kenapa nenek sekarang memanggil dia ke kamarnya?

__ADS_1


Qing Lianxue mengetuk pintu dua kali, lalu dia segera mendengarkan suara samar di telinganya.


"Masuk" suara yang tenang dan agung terdengar di telinga Qing Lianxue.


Setelah mendengar suara neneknya, Qing Lianxue membuka pintu dan di dalam kamar terlihat neneknya sedang duduk di sofa dengan ekspresi tenang di wajahnya, tidak tahu apa yang dipikirkan oleh neneknya ini.


Qing Lianxue menutup pintu kamar, lalu dia segera duduk di samping neneknya dan bertanya kepada nya "Nenek ada apa? Kenapa memanggil Xue'er kemari?"


"Xue'er siapa laki-laki berambut ungu yang berada di samping mu tadi?" Tanya Qing Wan kepada Qing Lianxue dengan suara yang tenang dan tidak ada riak di mata hijaunya itu, sehingga akhirnya Qing Lianxue tidak bisa menebak bagaimana pikiran neneknya pada saat ini.


"Nenek namanya adalah Zi Yaolei, dia juga sama dengan Xiaoshui dan juga Xiao Longlong" kata Qing Lianxue dengan jujur pada Qing Wan, tetapi sepertinya Kata-kata Qing Lianxue ini memberikan ruang imajinasi lainnya, bagi orang yang mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Qing Lianxue.


Di mata orang luar, status Qinglong dan Qing Lianshui adalah selirnya Qing Lianxue, bahkan di matanya Qing Wan tidak terkecuali. Jadinya pada saat Qing Lianxue berkata bahwa Zi Yaolei juga sama dengan Qinglong dan Qing Lianshui, dalam pikiran Qing Wan tentu saja akan berpikir bahwa Zi Yaolei ini adalah selirnya Qing Lianxue yang baru.


Memikirkan hal ini kegembiraan muncul dalam hati Qing Wan, hei~ Xue'er nya sekarang benar-benar sudah dewasa.


"Zi Yaolei...., Hei~ ini nama yang bagus, Xue'er kamu benar-benar sangat beruntung dan diberkahi" kata Qing Wan dengan penuh emosi, tiga selir Qing Lianxue ini sangat-sangat menakjubkan, karena sepertinya ada dua laki-laki yang sangat kuat Harem Xue'er nya, Bahkan Qing Wan tidak bisa melihat sejauh mana kemajuan sihirnya. Dua laki-laki yang kuat dan tidak terduga yaitu satu yang berbaju hijau dan yang lainnya berbaju ungu dan untuk Qing Lianshui Qing Wan bisa melihat tingkat berapa sihirnya, akan tetapi tingkatan sihirnya Qing Lianshui masih membuat Qing Wan sangat terkejut.


"Sangat beruntung dan diberkahi? Nenek, beruntung dan diberkahi apa? apa yang sedang nenek bicarakan?"


Tanya Qing Lianxue untuk yang ke as tiga kali nya pada ibunya. Qing Lianxue sangat bingung, dia masih belum menikah, akan tetapi dia tahu apa yang dimaksudkan dalam kata-kata yang tadi di ucapkan oleh nenek kepada nya, dia masih belum menikah, ok! Apa yang sedang di pikirkan oleh neneknya sekarang!

__ADS_1


"Xue'er memiliki tiga selir yang tidak hanya cantik, tapi juga mempunyai kekuatan yang kuat, bukankah itu sangat beruntung dan diberkahi?" Tanya Qing Wan dengan nada suara yang dipenuhi dengan kebingungan.


Mendengarkan kata-kata Qing Wan Qing Lianxue hanya merasa bahwa dia dianiaya, bahkan jika Qing Lianxue ingin menangis, tetapi bahkan dia tidak bisa mengeluarkan air mata. Sekarang Qing Lianxue pun merasakan bahwa dia di rendam dalam rencana nya sendiri.


Qing Lianxue benar-benar sudah lupa bahwa di mata orang luar, Qinglong dan Qing Lianshui itu adalah selirnya.


Dalam hatinya dia selalu menganggap bahwa Qinglong, Qing Lianshui dan juga Zi Yaolei adalah keluarga nya sendiri dan mereka juga termasuk orang-orang yang ingin dia lindungi.


"Nenek, dengarkan Xue'er dulu, mereka bertiga itu sebenarnya..." Belum selesai Qing Lianxue berbicara untuk menjelaskan kepada neneknya, akan tetapi Qing Wan sang patriak keluarga Qing ikut berbicara. "apa yang harus di dengar? dan pokoknya kamu harus memperlakukan tiga selir mu itu dengan baik"


"Nenek~, mereka bertiga itu...."


"Sudah, Xue'er kamu bisa pergi sekarang, nenek ingin beristirahat dengan baik" kata Qing Wan pada Qing Lianxue dengan suara yang terdengar sedikit lelah.


Qing Lianxue sekarang ini hanya menelan semua kata-kata yang ingin dia ucapkan, dan disembunyikan lagi di perutnya, keluar dari kamar neneknya, akhirnya Qing Lianxue memutuskan untuk beristirahat di dalam kamarnya saja sekarang.


Sementara itu Qing Lianxue tidak melihat, kilatan aneh di wajahnya Qing Wan setelah dia pergi.


Rubah tua vs rubah kecil!


Secara alami rubah tua itu menang!

__ADS_1


Bagaimana mungkin Qing Wan tidak tahu apa yang ingin di jelaskan oleh Qing Lianxue cucunya? Jelas tadinya Qing Wan bermain bodoh dan juga berpura-pura tidak tahu.


__ADS_2