Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 7. Pertarungan


__ADS_3

Setelah bangun pikirannya mulai jernih, jadi Qing Lianxue mulai memakai pakaian wanita yang agak mewah dan memakai topeng perak supaya wajahnya tidak terlihat.


"Lebih baik aku berkeliling kota perbatasan ini dulu dengan xioshui"


Memikirkan tentang Qing Lianshui, dia merasa pikirannya masih agak horor tentang laki-laki yang melahirkan, kakak pusing!!.


Mengetuk pintu beberapa kali dan tidak ada yang menjawab, dia merasa agak khawatir dan mencoba membuka pintunya. Benar saja! Pintu ini tidak dikunci, Qing Lianxue mendengar suara air dan mengira adiknya sedang  mandi jadi dia merasa lebih baik menunggu di kamarnya.


Saat Qing Lianshui selesai mandi dia melihat Kakaknya di kamarnya, dia merasa sangat malu. Karena pasangan yang belum menikah tidak bisa masuk ke kamar anak laki-laki sembarangan, tapi memikirkan kata-kata patriak dia menjadi sedikit tenang.


"Kakak Xue maaf membuat mu menunggu lama"


Qing Lianxue merasa kata-katanya seperti tertukar. Melihat rambut adiknya yang masih basah, dia merasa akan keluar lebih lama.


"Tidak, kemarilah duduk di depanku, aku akan mengeringkan rambut mu".


Dia mengambil kain dan mulai mengeringkan rambut adiknya.


Setelah kehilangan ingatannya, nona benar-benar menjadi orang yang berbeda. Pertama kali melihat nona dia merasa sangat menjijikkan di hatinya, karena nona saat itu sedang mencambuk seorang anak laki-laki cantik seusia dengannya. Pada saat patriak menyuruhnya menjadi pengawal pribadi nona ke kota perbatasan dia hampir melarikan diri dari keluarga Qing.


Melihat nona yang sekarang melupakan ingatannya, dia merasa nona seperti ini lebih baik. Dia selalu perhatian dan lembut, dan juga dia bahkan bisa memasak dengan lezat.


"Sudah sedikit kering, ayo kita keliling kota perbatasan ini. Mungkin aku bisa mendapatkan beberapa ingatan"


Ingatan yang muncul selama 3 bulan ini masih kabur, dan banyak yang tidak jelas.


"Kakak Xue, bisakah kita membeli makanan dulu, sekarang aku merasa sangat lapar"


Mungkin karena semalam aku tidak memakan masakan nona, jadi dia tidak terlalu lahap.


"Hahaha..... tidak apa-apa lebih banyak makan di usiamu yang sekarang, itu baik. Ayo pergi"


Qing Lianxue segera menarik tangan adiknya dan mulai berjalan ke arah makanan di pinggir jalan. Dia sudah lama tidak makan makanan ini, jadi waktunya habis dalam berburu berbagai macam makanan.


Semakin Qing Lianxue berjalan semakin aneh, seperti ada yang mengikutinya. Jadi mereka berdua mulai berjalan ke tempat yang agak sepi kemudian membalikkan badannya dan berkata dengan nada  suara yang sangat dingin


"Keluar!!"


"Nona kecil ini ternyata sangat galak, hahaha....."


Sun Junyi tertawa dengan nada agak menyeramkan dan matanya penuh keserakahan dan cabul.


Dia melihat anak laki-laki cantik yang sepertinya berusia 9 tahun, jika dia menunggunya 4 tahun lagi pasti akan menjadi kecantikan yang memikat.


Mata Qing Lianxue menjadi gelap melihat pandangan cabul yang tidak ditutupi dari gadis 17 tahun di depannya. Melihat 2 perempuan di samping gadis itu, Qing Lianxue hanya tersenyum dingin. Hanya dengan kekuatan Mage tahap awal ingin menggertaknya.


"Sungguh keberanian mengikuti nona Ben hanya dengan kekuatan Mage"


Sementara itu, Qing Lianshui merasa menjijikkan di hatinya melihat pandangan cabul gadis itu padanya.


Kakaknya saja sudah cukup untuk memberi mereka pelajaran.


"Tingkat Mage? Berani meremehkan nona Ben, nona ini adalah anak dari walikota perbatasan Sun Junyi. Siapapun yang meremehkan hanya satu yang tersisa yaitu kematian!."


Sun Junyi melihat ke dua pengawalnya dan mengedipkan matanya.


"Serahkan anak laki-laki itu pada nona kami, kami akan memberikan kamu kematian yang baik"


Pengawal 1 mengatakan dengan arogan, semua yang diinginkan oleh nonanya akan selalu didapatkan.


"Kalian bermimpi"


Qing Lianxue sekarang punya tempat untuk melampiaskan pada manusia yang tercela.


"Kamu sangat jelek! Siapa yang ingin bersamamu"


Qing Lianshui berkata dengan nada dingin dan kejam

__ADS_1


"Kamu jelek!, seluruh keluarga mu jelek!. Serang kedua orang yang tidak tahu baik atau buruk ini, hancurkan seluruh tubuhnya".


Sun Junyi sangat marah, nona tertampan di seluruh kota perbatasan ini dipanggil jelek! Sungguh keberanian besar.


Setelah mendapatkan perintah, kedua pengawal itu segera menyerang dengan sihir airnya.


Melihat serangan sihir air, Qing Lianxue dan Qing Lianshui saling memandang lalu keduanya dengan mudah mengelak dari serangan itu.


"Xioshui, biarkan aku yang melawan mereka. Aku sudah lama ingin melatih kekuatan sihirku dengan lawan manusia"


Tampilan percaya diri dari kakaknya adalah yang terbaik. Orang lain mungkin ketika mendengar namanya akan mencemooh dan mengatakan kata sampah ataupun pemborosan.


Qing Lianshui sangat senang karena hanya dia yang tahu, kakaknya adalah penyihir dua baris petir, dan kayu.


Jika Qi jiajun mengetahui kekuatan kakaknya sekarang, dia pasti akan menangis dengan penuh penyesalan.


"Sungguh nada yang besar, seorang pemborosan ingin melawan Mage.


Bersiaplah untuk menyambut kematian mu"


Sun Junyi juga mengeluarkan sihir api, segera cincin merah dengan 15 bintang muncul, dengan 2 bintang bersinar. Berarti Sun Junyi ini Mage tingkat awal.


"Serang secara bersamaan"


Kedua pengawalnya juga menyerang secara bersamaan.


Kekuatan sihir tahap Mage menyerang ke arah Qing Lianxue secara bersamaan, tapi dia hanya tersenyum dingin dan menghindar.


"Kalian memintanya!"


Kemudian Qing Lianxue mengeluarkan sihir petir junior Mage tingkat awal, segera cincin ungu dengan 15 bintang muncul tapi hanya 3 bintang bersinar di sekitar cincin. Itu menandakan Qing Lianxue adalah junior Mage tahap awal.


Dia langsung menyerang mereka saat mereka mulai lemah setelah melepaskan kekuatan sihirnya.


Merasakan kekuatan junior Mage mendekati, mereka bertiga hanya memandang dengan ketakutan karena mereka sudah terlambat untuk menghindar.


Sun Junyi sekarang merasakan tubuhnya seperti terkoyak dan ribuan semut menggigitnya, membuka matanya dia melihat Qing Lianxue dan berkata dengan ketakutan


"Jangan...bunuh aku. Kamu tidak akan... berakhir.. dengan baik, aku.. adalah...anak walikota"


"Anak walikota? Siapa itu? aku tidak melihatnya! bukankah kamu mengatakan untuk menghancurkan seluruh tubuhku?"


Qing Lianxue mengeluarkan api


Tahap magang sihir dan langsung membakar ketiganya tanpa abu tersisa. Mata Qing Lianxue berkedip cahaya dingin tanpa suhu


"Yang memprovokasi ku hanya satu akhir, yaitu kematian".


Serangan sihir petir dan api yang dilihat oleh Qing Lianshui adalah yang terbaik, dia hanya bisa menggambarkan kakaknya dengan 2 kata yaitu tampan dan keren.


Dia merasa perbedaan kakaknya yang dulu dengan yang sekarang hanyalah perbedaan dengan awan dan lumpur.


"Kakak Xue! Serangan mu sungguh tampan dan keren".


Dan dia juga tidak menyangka kakaknya ternyata penyihir 3 baris.


Pertarungan ini pasti akan menyebabkan masalah yang tidak perlu, lebih baik segera pergi sekarang. Qing Lianxue takut keluarga walikota sun akan menyelidiki nanti, tapi melihat mereka sudah menjadi abu dia hanya tersenyum dingin acuh tak acuh.


"Xioshui ayo cepat pergi, pertarungan ini pasti mengundang banyak orang".


"Ya kakak Xue benar, sekarang lebih baik pergi dari sini dan kembali ke penginapan"


Jika tertangkap konsekuensinya bisa dibayangkan. Kemudian keduanya kembali ke penginapan tanpa ketegangan apapun, seolah-olah tidak terjadi apapun.


Beberapa saat setelah mereka berdua pergi, lima orang dengan kekuatan senior Mage datang ke lokasi pertarungan yang tadi.


"Sepertinya ada pertarungan sengit tadi di sini, lihat mereka dibakar hingga menjadi abu"

__ADS_1


Salah satu penatua mengatakan apa yang dilihatnya dari lokasi pertarungan.


"Aku tadi merasa sangat cemas dan teringat dengan Junyi, tapi kita sudah berkeliling area ini dan tidak dapat menemukannya. Aku harap anak itu tidak menyinggung orang-orang yang tidak bisa disinggung".


Sun Rou sangat khawatir dalam hatinya, sepertinya sesuatu yang buruk terjadi pada Sun Junyi.


Salah satu penatua lainnya melihat tongkat sihir berwarna hitam dengan spar merah di sekelilingnya


"Lihat itu tongkat sihir nona Sun Junyi, jadi abu itu...."


Mendengar perkataan penatua itu Sun Rou melihat tongkat itu, segera wajahnya pucat dan kakinya lemah


"Tidak!! Junyi ku, siapa yang melakukannya?"


"Nyonya walikota Sun, kita bisa melihatnya di spar perekaman ini.


Mungkin nona diam-diam merekam sebelum....ehm..ayo periksa"


Penatua Sun San melihat kemarahan walikotanya segera menasehati.


"Ya.. kenapa aku melupakannya"


Mengambil spar merah dari tongkat sihir itu kemudian mengalirkan energi sihir dan berbagai gambar muncul. Dari awal Sun Junyi mencegat Qing Lianxue hingga dia terbakar menjadi abu oleh sihir api Qing Lianxue.


"Sun Junyi ini telah menyinggung penyihir 2 baris yang bahkan tidak menggunakan tongkat untuk mengeluarkan sihirnya. Tapi tetap saja anak bertopeng perak ini tidak akan lolos dari Kematian".


"Nyonya walikota Sun, aku rasa mereka berdua masih di kota perbatasan ini, lebih baik kita mencari di sekitar penginapan"


Penatua Sun shi berkata dengan nada dingin dan suram. Nona Sun Junyi adalah kandidat walikota berikutnya, tapi pembunuh ini bahkan berani memandang keluarga Sun nya.


"Pergi!! Kita akan mencari ke setiap sudut penginapan di seluruh kota perbatasan ini"


Dengan cara ini, pembunuh anaknya pasti tidak akan bisa lari.


Penginapan yuelai


Sedikit resah di hatinya, Qing Lianxue segera menghentikan kultivasinya.


"Seperti suara pertarungan, sepertinya di sebelah kamarku.


Oh....tidak! Xioshui"


Pantas saja dia merasakan sedikit resah di hatinya saat berkultivasi.


Keluar dari ruang chaos bead, dia segera berlari ke kamar Qing Lianshui dan melihat kamarnya sudah berantakan, bahkan ada noda darah.


Qing Lianxue turun ke area makan dan bertanya pada xioer dengan suara sedingin es tanpa suhu


" Apakah kamu melihat siapa yang menyerang tamu di kamar 37?"


Suara dingin Qing Lianxue membuat xioer gemetar dan ketakutan


"Itu..itu.. prajurit dari walikota"


Menakutkan! Padahal hanya gadis kecil dengan umur 10 tahun.


"Walikota Sun!!! Tunggu saja, jika xioshui terluka. Kamu akan pergi ke akhirat menemani anakmu"


Dia segera mempercepat langkahnya ke mansion walikota.


"Mansion walikota masih terang, berarti ini memang mereka, aku tidak tahu bagaimana xioshui sekarang"


Memasuki ruang chaos bead, dia terbang ke dalam mansion tanpa ketahuan.


Qing Lianxue melihat Qing Lianshui diikat ke kursi dengan banyak luka di tubuhnya dan dia masih dalam keadaan pingsan.


"Sial! Banyak penjaga disini dan juga penjaga ini adalah penyihir yang lebih tinggi dariku, aku harus menunggu penjaga lengah dan memasukkan xioshui ke dalam ruang chaos bead".

__ADS_1


Menunggu selama satu jam lebih, dia melihat beberapa penjaga lengah dan melambaikan tangannya ke arah Qing Lianshui, jika ada yang melihat mereka akan terkejut karena kursi beserta orang yang terikat menghilang tiba-tiba. Tanpa peduli apapun dengan kekacauan buang disebabkan olehnya Qing Lianxue kembali menerbangkan chaos bead kembali ke hutan Warcraft lapisan 2.


__ADS_2