
Walaupun ada banyak orang yang agak kecewa karena tidak bisa naik ke atas ring pertarungan di arena Huangtian hari ini, mereka semua masih sangat bersemangat untuk menonton, karena ini adalah pertama kalinya bagi mereka untuk menonton pertandingan Wuyi pada seleksi tahap pertama ini.
"Xiao Xue, sepertinya kamu sekarang harus menunggu enam hari lagi, untuk bisa menunjukkan bahwa kamu adalah penyihir yang jenius" kata Qinglong pada Qing Lianxue dengan ekspresi wajahnya sedikit bersimpati, padahal Qing Lianxue sudah menantikan hari ini untuk membangunkan momentum nya sendiri, sekarang Qing Lianxue ini mendapatkan nomor 7, artinya dia harus bertarung pada hari ke tujuh.
"Baiklah, Lianxue jangan terlalu di pikirkan. Bukankah baik menjadi misterius dan hanya membukanya pada akhir pertandingan, bayangkan betapa terkejutnya orang-orang itu pada akhirnya!" Kata Zi Yaolei dengan nada bersemangat, mencoba untuk menghibur Qing Lianxue.
"Ya... Yaolei kamu benar" kata Qing Lianxue dengan senyum di wajahnya.
Jika kekuatan nya ditunjukkan pada awal pertandingan seleksi, bukankah efek yang dia inginkan tidak akan pernah tercapai? Jadi lebih baik untuk bersikap low profil untuk beberapa hari lagi, lalu setelah itu.....
"Tumben sekali, kamu mengatakan sesuatu yang benar" kata Qinglong dengan berpura-pura terkejut.
Sudut mulut Zi Yaolei berkedut, tuan muda ini tidak bisakah dia untuk tidak mengatakan hal ini, berarti selama ini yang dia katakan adalah hal-hal yang salah dan tidak benar?
Zi Yaolei memelototi Qinglong dengan tatapan galak, sedangkan Qinglong ikut membalas dengan tatapan yang provokatif pada Zi Yaolei.
Sementara Qinglong dan Zi Yaolei sedang dalam kontes bertatapan, perhatian Qing Lianxue sekarang ini sudah teralihkan ke arah arena, di ring pertarungan nomor empat (4).
__ADS_1
Di ring pertarungan nomor empat, di sana berdiri seorang anak laki-laki berbaju biru muda, tiga ribu sutra biru diterbangkan angin sepoi-sepoi, pupil biru tenang dan berair yang akrab, di tangan kanannya anak laki-laki itu memegang tongkat sihir bertahtakan permata biru, ada aura mendominasi yang terpancar dari tubuhnya, tidak salah lagi anak laki-laki itu adalah Qing Lianshui!
"Eh... kenapa Xiaoshui ada di atas ring pertarungan?" Tanya Qing Lianxue tiba-tiba dengan ekspresi terkejut di wajahnya dan suaranya juga terdengar agak keras, sehingga dua orang yang sedang melakukan kontes bertatapan mengalihkan perhatian mereka berdua kembali ke Qing Lianxue lagi.
"Xiaoshui ada di atas ring pertarungan...?" Qinglong dan juga Zi Yaolei berkata dengan ekspresi terkejut yang sama, dengan Qing Lianxue di wajah mereka berdua.
Lalu Qinglong dan Zi Yaolei pun juga melihat ke arah ring pertarungan ke tujuh, mengikuti ke arah tatapan matanya Qing Lianxue dan benar saja di ring pertarungan ke empat (4) itu adalah Qing Lianshui, ah!
"Pantas saja anak itu menghilang dan kembali ke guild tentara bayaran di kota Wuzong!" Kata Qinglong dengan ekspresi tenang di wajahnya, memang ini adalah sesuatu yang telah ikut dia prediksi sebelumnya. Qing Lianshui itu setelah lama mengikuti Qing Lianxue, benar-benar akan sama seperti Qing Lianxue, ah! Ternyata Qing Lianshui ini juga mempunyai pikiran dan minat, untuk masuk ke dalam menara sihir Iblis. Ide bocah bau Qing Lianshui ini tidak buruk, jika Qing Lianshui ini berhasil untuk masuk ke dalam menara sihir Iblis, kekuatan sihir nya pasti akan berada pada tingkat yang tidak pernah bisa di bayangkan oleh anak-anak lain yang seusia dengan nya.
"Xiaoshui ini pasti sudah menyiapkan ini untuk waktu yang lama" Zi Yaolei berkata dengan senyum bengkok di wajahnya, pikiran Qing Lianshui ini juga tidak bisa ditebak.
Qinglong dan Zi Yaolei yang berada di samping Qing Lianxue, secara diam-diam menyalakan lilin kepada Qing Lianshui yang telah berutang penjelasan kepada wanita tertentu.
Di ring pertarungan,
Pupil biru Qing Lianshui melihat ke arah lawan di depannya dengan tatapan tenang dan acuh tak acuh, ada seringai berbahaya di bibirnya akan tetapi tertutup oleh cadar biru yang dipakainya, jadi tidak ada yang melihat seringai berbahaya itu.
__ADS_1
Sementara lawannya sekarang, secara kebetulan adalah murid laki-laki paling bangga dan dipuja dari keluarga Qi, Qi Rufeng.
Melihat tatapan tenang dan acuh tak acuh dari pupil biru lawannya, hati Qi Rufeng marah dan sangat tidak nyaman, ini semacam penghinaan bagi Qi Rufeng yang bangga. Qi Rufeng nya adalah murid laki-laki paling jenius di keluarga Qi, akan tetapi anak laki-laki berambut biru di depannya ini hanya memandangnya dengan tatapan tenang acuh tak acuh seperti itu! Bagi Qi Rufeng tatapan mata seperti Qing Lianshui adalah semacam penghinaan bagi dirinya dan tidak menganggap bahwa dirinya pantas untuk bertarung dengan Qing Lianshui, dan Qing Lianshui itu sedang memandang remeh dirinya.
Belum pernah dalam hidupnya, dia dipandang remeh seperti ini oleh seseorang, walaupun dia adalah seorang laki-laki tidak ada di keluarga Qi yang berani meremehkan dirinya, bahkan semua orang di keluarga Qi itu memuja nya dan memanjakan dirinya setiap harinya. Baru hari ini ada orang yang benar-benar berani untuk memandang rendah dirinya?
Tidak bisa ditolerir sama sekali!
Hari ini dia harus mengalahkan nya, dan memberitahu nasibnya yang akan sengsara karena sudah menyinggung Qi Rufeng-nya!
"Lord Shui...., tidak menyangka bahwa Lord Shui ini ternyata hanyalah anak laki-laki yang belum dewasa, Rufeng tidak bisa untuk tidak mengangumi" kata Qi Rufeng dengan senyum di wajahnya, kata-kata Qi Rufeng ini memang sopan dan mengandung banyak pujian dalam kata-katanya. Akan tetapi makna dari kata-katanya ini juga cukup menakutkan, maksud dari kata-kata itu adalah Lord Shui ini hanyalah anak laki-laki yang belum dewasa (13 tahun), bagaimana mungkin Lord Shui itu di izinkan untuk ikut dalam pertandingan Wuyi?
Untuk bisa ikut dalam pertandingan Wuyi ini, salah satu persyaratan nya untuk anak laki-laki maupun juga anak perempuan, haruslah berumur sekitar 13 tahun atau lebih.
Sedangkan di sini, melihat dari tampilan Qing Lianshui tampaknya belum berumur 13 tahun. Jadinya bagaimana mungkin Qing Lianshui bisa lolos tahap pendaftaran pertama? Segera semua mata mereka tertuju pada Qing Lianshui setelah mereka menangkap maksud, dari apa yang dikatakan oleh Qi Rufeng.
"Sial! Anak laki-laki dari keluarga Qi itu sebenarnya berani sekali untuk menyudutkan Xiaoshui!" Kata Qing Lianxue dengan suara yang marah.
__ADS_1
"Xiao Xue, kamu harus percaya dengan Xiaoshui, tidak mungkin Xiaoshui akan kalah ketika dia selalu mengikuti mu selama tiga tahun terakhir ini, bukankah Xiaoshui itu orang yang tidak pernah menderita. Ya, jadi jangan terlalu khawatir" kata Qinglong berusaha untuk menghibur Qing Lianxue, walau hanya sedikit.
"Sepertinya Qi Rufeng ini jelas akan membuat masalah ini untuk menyudutkan Xiaoshui, Lianxue benar apa yang dikatakan oleh tuan muda, lihatlah pupil mata Xiaoshui yang masih terlihat tenang acuh tak acuh, sepertinya itu tidak mungkin akan mempengaruhi Xiaoshui" kata Zi Yaolei kepada Qing Lianxue.