
Para tetua dan Keqing bahagia dalam hati mereka, ketika melihat senyum bunga di wajah sang patriak, malam ini patriak pasti akan mengeluarkan anggur berkualitas tinggi itu lagi, kali ini mereka semua tidak sabar untuk menunggu datangnya malam!
"Patriak, ini hanya dua tahun lagi" kata Keqing ke satu dengan senyum menyanjung di wajahnya, untuk anggur malam ini, dia berjuang!
"Tidak terlalu lama lagi, Perut ke tiga selir nona muda Lianxue pasti akan segera bergerak" kata salah satu tetua dengan senyum senang di wajahnya, alangkah baiknya jika perut ke tiga selir nona muda Lianxue bisa bergerak, setidaknya keturunan Patriak keluarga Qing mereka tidak boleh terlalu kurus lagi. Memikirkan hal ini tetua bahkan lupa dengan anggurnya lagi.
Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh tetua dan Keqing, kegembiraan dalam hati Qing Wan semakin dalam, kemudian Qing Wan berkata dengan senyum bahagia di wajahnya, "ayo malam ini untuk merayakan, kita akan meminum anggur"
Setelah patriak keluarga Qing mengatakan meminum anggur, mata semua orang di keluarga Qing yang datang untuk menonton, berbinar untuk waktu yang lama. Bahkan empat murid juga melihat ke arah patriak keluarga Qing dengan mata berbinar-binar dan sangat antusias.
Empat keluarga besar dan tiga keluarga tersembunyi, memandang cara bergaul di keluarga Qing ini dengan tatapan aneh di mata mereka.
Keluarga Qing yang dipandangi oleh semua orang pun, segera mengubah ekspresi di wajah mereka menjadi serius dan agung lagi, seolah-olah hal-hal yang mereka katakan tadi tidak ada sama sekali, hanya ilusi!
Sudut mulut semua orang yang memperhatikan penampilan, perubahan ekspresi wajah di keluarga Qing mulai berkedut beberapa kali.
Dari kejauhan Qing Lianshui melihat bahwa kakak Xue nya pergi keluar dari arena Huangtian, Qing Lianshui juga terburu-buru untuk mengejar Qing Lianxue, akan tetapi dia juga tidak lupa untuk memberitahukan anggota tim tentara bayaran Hongxue lain, bahwa dia pergi untuk menemui Qing Lianxue.
Di luar arena Huangtian,
"Xiaoshui...!" Panggil Qing Lianxue sambil melambaikan tangannya ke arah Qing Lianshui, yang baru saja keluar dari arena Huangtian.
"Kakak Xue..." Panggil Qing Lianshui dengan senyum cerah di wajahnya, sambil berlari menuju ke arah Qing Lianxue. Kemudian dia pun langsung memeluk Qing Lianxue dengan erat, begitu dia sampai di depan nya Qing Lianxue.
"Xiaoshui kamu melihatnya, bukan? Aku menang!" Kata Qing Lianxue dengan senyum bahagia yang tidak pernah disembunyikan di wajahnya.
__ADS_1
"Um... tentu saja aku melihatnya! Kakak Xue selamat, berarti kita berdua sama-sama akan ikut dalam pertandingan Wuyi tahap kedua" kata Qing Lianshui dengan senyum di wajahnya, walaupun itu tertutup dengan cadar, senyum itu masih terpancar dari matanya yang berair.
"Oh..ya, Anggota tim tentara bayaran Hongxue yang lainnya, pasti sedang menyiapkan pesta makan malam untuk merayakan kemenangan ku, jadi hari ini kita berjalan santai saja sampai ke penginapan" kata Qing Lianxue dengan suara yang tenang, sambil menepuk punggung Qing Lianshui, lalu mereka Qing Lianxue dan Qing Lianshui melepas pelukan mereka berdua.
"Baiklah!" Kata Qinglong, Zi Yaolei dan juga Qing Lianshui secara bersamaan, kepada Qing Lianxue.
Qing Lianshui tidak lupa untuk mengganti jubah luarnya dan melepas topeng nya, digantikan dengan cadar biru yang selalu dia pakai ketika berperan menjadi selir nya Qing Lianxue.
Mereka berempat pun akhirnya berjalan menuju ke arah penginapan tempat anggota tim tentara bayaran Hongxue menginap, akhirnya mereka berempat berjalan sambil berbicara dengan senyum di wajah mereka, atau pun memprovokasi satu sama lain dan berpura-pura marah.
"Ck...ck...., Tidak pernah menyangka bahwa selir-selir Qing Lianxue itu ternyata akur satu sama lainnya, apa rahasia nya supaya mereka menjadi akur seperti itu?" Tanya seseorang dengan ekspresi penasaran di wajah nya, kapan selirnya bisa bergaul dengan damai seperti Qing Lianxue?!
"Ini pasti karena Qing Lianxue ini adalah penyihir Arch Mage legendaris dan semua selir itu hanya akan tunduk pada Qing Lianxue, bukankah begitu masuk akal, bukan?" Kata salah satu wanita muda, menyatakan pendapatnya tentang Qing Lianxue.
Setelah mengatakan itu, dia secara tidak sengaja menoleh dan bertemu dengan tatapan dingin di pupil hijau Qing Lianxue, dia pun akhirnya menyadari bahwa dia berbicara buruk tentang Qing Lianxue, rasa dingin pun muncul dari telapak kaki naik hingga ke ujung rambut dan dia gemetar kedinginan dalam hatinya.
"Hei~! Kamu kenapa?" Tanya seseorang di samping nya.
Dia masih gemetar kedinginan dan terlihat kesurupan, sampai akhirnya Qing Lianxue berbalik dan berjalan tanpa melihat ke arah nya lagi, dia pun akhirnya menghela nafas lega.
"Tidak! Tidak apa-apa!" Katanya, sambil melambaikan tangannya ke arah teman-temannya. Kemudian dia menghapus keringat dingin di dahinya, dia berdoa dalam hatinya, semoga saja dia tidak pernah bertemu lagi dengan yang namanya Qing Lianxue ini, jika tidak....oh hidupnya yang malang tidak akan bertahan.
"Lianxue!" Suara panggilan yang keras terdengar di belakang nya, jadinya Qing Lianxue berbalik dan ternyata yang memanggil namanya adalah Lu Jiangxue!
Trik apa lagi yang dimainkan oleh yang namanya Lu Jiangxue ini? Ok karena dia sedang bosan sekarang, biarkan dia bermain dan melihat trik-trik apalagi yang dilakukan oleh Lu Jiangxue kali ini.
__ADS_1
Qing Lianxue tidak menjawab, dia hanya berdiri dengan tenang dan menatap ke arah Lu Jiangxue tanpa fluktuasi apapun di pupil hijaunya.
"Lianxue, selamat" kata Lu Jiangxue dengan senyum bahagia di wajahnya.
Sudut mulut Qing Lianxue berkedut, apakah benar ini hanya mengucap kata-kata selamat kepadanya? Karena Lu Jiangxue ingin berakting dan jadi munafik seperti ini untuk memberi selamat kepadanya, kenapa dia tidak bertingkah munafik juga dan pergi menemani akting Lu Jiangxue?
"Um, selamat juga untuk mu" Balas Qing Lianxue berkata dengan nada suara yang acuh tak acuh, sangat terasing dan juga sangat sopan.
Melihat Qing Lianxue yang tidak terprovokasi, atau pun bertindak impulsif untuk marah kepada dirinya, Lu Jiangxue sedikit tercengang dengan jawaban Qing Lianxue, lalu dia segera teringat peristiwa pada saat konfrontasi nya yang gagal dengan Qing Lianxue di restoran pada hari itu, wajah Lu Jiangxue segera menjadi gelap. Apakah Qing Lianxue ini tidak menjadi idiot lagi?
"Nona Lu, masih ada hal yang perlu saya lakukan, kami pergi duluan" kata Qing Lianxue dengan senyum sopan di wajahnya, melihat Lu Jiangxue yang masih terpana melihat ke arah nya, Qing Lianxue tersenyum kecil dan senyum kecil itu penuh dengan ejekan dan provokatif.
Setelah itu Qing Lianxue bersama dengan Qinglong, Qing Lianshui dan Zi Yaolei pergi dan berjalan tanpa melihat ke belakang.
Wajah Lu Jiangxue yang gelap pun berubah menjadi hijau lagi, ketika dia hanya melihat kosong di depannya, sekarang dia hanya melihat ke arah punggung Qing Lianxue yang sudah pergi, Qing Lianxue ini disengaja!
Jika dia tidak membalas dendam atas tindakan Qing Lianxue hari ini, dan marganya pasti bukan Lu!
Di Penginapan,
Semua anggota tim tentara bayaran Hongxue menyambut Qing Lianxue, Qinglong, Qing Lianshui dan Zi Yaolei.
Setelah itu mereka semua pun, mengucapkan selamat kepada Qing Lianxue atas kemenangannya kali ini, kemudian Qing Lianxue berpidato sedikit, dilanjutkan dengan makan malam mewah bersama-sama dan tidak lupa dengan anggurnya.
Kali ini semua anggota tim tentara bayaran Hongxue mabuk, mereka bernyanyi lagu-lagu bersama hingga akhirnya tidak bisa menahan kantuk dan tertidur pulas.
__ADS_1