
Memasuki kamar penginapan, mereka bertiga langsung melemparkan dirinya ke kasur dan segera tertidur pulas.
Ketika bangun Qing Lianxue merasa kepanasan, melihat ke arah keduanya
Pantas saja! Mereka berdua memeluknya dengan erat, pantas saja dia merasa kepanasan. Kemudian dia mulai membangunkan keduanya
"Kalian berdua, bangun!. Hari ini aku ingin mendaftar kelompok tentara bayaran"
"Kakak Xue, sebentar lagi"
Qing Lianshui masih sangat mengantuk dan tidak ingin melepaskan pelukannya, dia masih ingin memeluk kakaknya.
"Ya.. Lianxue dengarkan adikmu"
Dia baru saja bisa tidur dan memeluk Qing Lianxue dengan nyaman, bagaimana mungkin dia melepaskan pelukannya lebih cepat. Zi yaolei juga tidak tahu mengapa dia bisa seperti ini sekarang, tapi yang pasti dia merasa senang bersamanya.
Jawaban keduanya membuat Qing Lianxue sedikit tidak berdaya, jadi dia menarik selimutnya dan tidur kembali dengan 'terpaksa'.
2 jam kemudian Qing Lianxue membuka matanya, dia melihat adiknya Qing Lianshui dan Zi yaolei sudah memakai baju dengan rapi.
Mereka berdua tampak santai berbincang dan menikmati teh.
Qing Lianshui melihat kakaknya baru bangun dan melihat ke arahnya, jadi dia berkata dengan lembut
"Sudah bangun"
Mendengar perkataan lembut adiknya, Qing Lianxue merasa sangat bingung sepertinya ini aneh. Dimana dia pernah melihat seperti ini, tapi dia segera menepisnya dan berkata kepada mereka berdua dengan marah
"Kalian berdua sangat baik! Kenapa tidak membangunkan lebih awal? Bagaimana jika telat ke guild tentara bayaran?"
Melihat Qing Lianxue yang marah dan menanyakan pertanyaan berturut-turut, mereka berdua merasa sedikit bersalah tapi mereka tidak menyesalinya. Jadi Zi yaolei mulai memberi alasan
"Lianxue kami berdua melihat kamu tertidur begitu pulas jadi kami tidak tega membangunkanmu"
"Itu bukan karena kalian tidak mau bangun tadi pagi!"
Qing Lianxue masih memasang muka cemberut dan pipinya mulai mengembung karena marah.
'Sangat imut' tidak tahu kenapa ini adalah apa yang muncul dalam pikiran Zi yaolei dan Qing Lianshui saat melihat Qing Lianxue.
"Kakak Xue kalau begitu besok saja kita ke guild tentara bayaran, sekarang lebih baik hari ini kita jalan-jalan keliling kota Wuzong, bagaimana?"
Qing Lianshui mulai membujuk kakaknya dengan jalan-jalan, dia juga tidak ingin Qing Lianxue marah.
Memikirkan jalan-jalan Qing Lianxue merasa ide ini tidak buruk, jadi dia mengangguk dan berkata
"Baiklah! Kalau begitu aku akan mandi dulu"
Sekarang Qing Lianxue menjadi kembali ceria dan bersemangat.
Beberapa saat kemudian Qing Lianxue keluar dari kamar mandi dan memakai hanfu kombinasi warna putih dan ungu yang selaras dengan warna matanya. Melihat ke arah cermin dia sedikit puas dengan hanfu pilihannya dan rambutnya sekarang masih agak basah jadi Qing Lianxue merasa lebih baik menggerainya saja supaya lebih cepat kering.
"Kalian berdua, ayo cepat turun!"
Zi yaolei dan Qing Lianshui masih sibuk bermain catur dan tidak melihat Qing Lianxue yang sudah selesai berpakaian, mendengar panggilan Qing Lianxue mereka agak terkejut kemudian mereka menjawab secara bersamaan
"Baiklah"
Mereka berdua berjalan ke arah Qing Lianxue dan mulai memegang tangannya, Zi yaolei memegang tangan kiri dan Qing Lianshui memegang tangan kanannya.
Saat mereka bertiga keluar dari kamar semua orang melihat ketiganya dengan pandangan aneh dan banyak dari mereka yang berbisik.
Sepertinya ada yang aneh dengan semua orang, kenapa mereka memandangnya dengan tatapan aneh seperti itu. Jadi dia melihat bajunya dan juga penampilan mereka berdua tapi Qing Lianxue merasa tidak ada yang aneh dengan mereka bertiga.
"Apa yang aneh dengan kita bertiga? kenapa mereka semua memandang kita seperti itu?"
"Kami juga tidak tahu"
Mereka menjawab serempak karena mereka berdua juga tidak mengerti dengan pandangan mereka semua.
Karena Zi yaolei dan Qing Lianshui tidak mengetahui apapun jadi dia
tidak mempedulikannya lagi. Kemudian mereka keluar dari penginapan dan mulai jalan-jalan berkeliling kota Wuzong. Mereka bertiga berkeliling, lebih tepatnya Qing Lianxue yang menyeret mereka berdua mulai dari restoran, toko baju, toko perhiasan dan juga mencari beberapa informasi tentang kota Wuzong dan beberapa nama tentara bayaran terbaik di guild tentara bayaran.
Nama tentara bayaran yang paling sering didengar ketiganya adalah tentara bayaran Agni, tentara bayaran wolf Blade dan tentara bayaran Leiting.
Kabarnya ketiga tentara bayaran ini sudah menjadi bintang 7, dan mereka bertiga bersaing untuk mendapatkan lisensi menjadi tentara bayaran bintang 8.
__ADS_1
Mengetahui tentang ini juga membuat Qing Lianxue merasa jalan-jalan di kota Wuzong ini tidak terlalu buruk.
Sekarang mereka bertiga masih di restoran dan mulai memesan makanan dan minuman terbaik.
Setelah itu mereka bertiga pun kembali ke penginapan.
Karena terlalu lelah berkeliling jadi Qing Lianshui sangat lelah dan tertidur lebih cepat. Zi yaolei dan Qing Lianxue masih terjaga, jadi mereka berdua memutuskan untuk masuk ke dalam ruang chaos bead.
"Xio longlong!!!"
Teriakan Qing Lianxue menggema ke seluruh ruang chaos bead.
"Xio Xue dewa ini tidak tuli"
Setelah suara kekanakan itu terdengar muncullah anak kecil berusia 3 tahun berambut hijau.
"Ya ampun!! Xio longlong kenapa kamu semakin bertambah imut? Rasanya ingin mencium, ayo kesini dengan kakak, ada banyak permen"
Kata-kata Qing Lianxue persis seperti penculik anak-anak.
Qinglong mendengar kata imut hanya berjalan ke arah Qing Lianxue dengan marah dan berkata
"Dewa ini agung, siapa bilang itu imut. Ekhm..batuk!..dimana permennya?"
Menanyakan yang terakhir pipinya memerah agak malu.
"Mendekatlah"
Qing Lianxue berkata sambil melambaikan tanganya seperti mengajak.
Rasanya mencurigakan! Tapi Qinglong segera menepisnya karena permen menunggunya, semenjak Qing Lianxue memberinya permen dia sangat menyukai rasanya.
Kemudian Qinglong pun mendekat tanpa kewaspadaan apapun, saat dia masih dalam fantasi permennya kedua pipinya sudah dicium oleh Qing Lianxue.
"Kamu..kamu.."
Wajahnya benar-benar memerah, tapi tidak lupa mengambil permennya dan dia pun segera berlari ke dalam guanya.
Terkejut dengan tindakan Qinglong yang melarikan diri dengan wajah memerah Qing Lianxue merasa tidak berdaya dan lucu, jadi dia melihat ke arah Zi yaolei dan bertanya dengan heran dan tertawa kecil
"Ada dengannya? Itu hanya ciuman untuk anak kecil?"
Zi yaolei berkata dengan nada datar acuh tak acuh, tidak seperti biasanya.
"Kamu juga kenapa?"
Sangat pusing! Tadi xio longlong yang aneh, sekarang bahkan sekarang Zi yaolei bahkan lebih aneh, karena selama ini Zi yaolei selalu berbicara dengannya tampak sedikit lembut.
Tapi sekarang Zi yaolei hanya menjawab datar dan dia pun merasa ada sedikit kemarahan dalam kata-katanya. Tentu saja hal-hal aneh selalu terjadi setiap tahun.
"Tidak apa-apa" nadanya masih acuh tak acuh, lalu melihat ke arah Qing Lianxue yang wajahnya terlihat kelelahan dan berkata lagi
"Sebaiknya kamu tidur sekarang"
"Baiklah, selamat malam"
Qing Lianxue pun keluar dari ruang chaos bead.
Zi yaolei tidak melepas pandangannya dari Qing Lianxue sampai dia menghilang dari ruang chaos bead.
Zi yaolei masih terkejut dengan pertanyaannya, iya...dia kenapa?
Entahlah saat dia melihat tuannya mencium kedua pipi Qinglong, dia merasa agak aneh dalam hatinya.
"Kenapa ini sebenarnya?"
Kemudian Zi yaolei teringat saat Qing Lianxue pertama kali mencium kedua pipinya, lalu dia memegang kedua pipinya dan tanpa sadar ada senyum lembut di wajahnya.
Keesokan harinya, ketika terbangun Qing Lianxue membalikkan badannya dan melihat wajah Zi yaolei yang masih tertidur pulas.
"Yaolei bangun!!"
Setelah mengatakan itu Qing Lianxue mulai meremas pipi Zi yaolei dengan gemasnya.
"Kakak Xue tidak adil, kenapa kakak tidak membangunkan ku juga?"
Qing Lianshui berkata sambil memeluk erat pinggangnya dari belakang.
__ADS_1
"Ck..ck.. bukankah kamu sudah bangun! Makanya kakak tidak membangunkan mu"
Qing Lianxue berkata dengan lembut dan mengelus tangan Qing Lianshui yang memeluknya.
"Baiklah, lepaskan dulu!, aku mau mandi!"
"Baiklah!"
Walaupun agak enggan, tapi Qing Lianshui tetap menurutinya.
Beberapa saat kemudian ketiganya keluar dari penginapan dan pergi ke guild tentara bayaran. Tapi beberapa tentara bayaran memberi pandangan aneh dan penuh bisikan (ekhm...ini bukan bisikan tetangga).
"Kenapa ketiga bayi susu berada disini?"
"Apakah mereka ingin bergabung dengan tentara bayaran?"
"Kalian berdua sangat bodoh!, Lihatlah pakaian ketiganya yang tidak terlihat seperti orang biasa. Mungkin saja mereka ingin memberi tugas".
"Iya.. sepertinya itu lebih tepat"
Mereka bertiga hanya berjalan acuh tak acuh, walaupun mereka berbicara pelan seolah berbisik tapi tetap saja Qing Lianxue dan Zi yaolei bisa mendengar setiap perkataan mereka. Qing Lianxue sekarang sudah menjadi kultivator pemurnian qi tingkat 10 jadi tentu saja dia sensitif terhadap suara dan gerakan, Zi yaolei adalah binatang legendaris yang sudah menjadi level binatang suci bahkan lebih pendengarannya lebih sensitif dari Qing Lianxue.
Masuk ke dalam guild tentara bayaran ketiganya merasa sedikit tekanan, tapi itu hanya sesaat lalu menghilang seperti ilusi.
Tidak peduli lagi dengan tekanan, mereka kemudian menghampiri seorang anak laki-laki di bagian pendaftaran dan pengambilan tugas. Qing Lianxue langsung mengatakan maksudnya dengan sangat datar tetapi tegas
"Kami ingin membentuk kelompok tentara bayaran"
Mendengar itu semua orang dalam ruangan tertawa terbahak-bahak, mereka merasa ini adalah lelucon paling lucu dalam hidup mereka.
"Nona kecil pulanglah ini bukan tempat untukmu"
Belum pernah di kehidupan sebelumnya dia ditertawakan seperti ini walaupun badan ini memang kecil tapi jiwanya adalah seorang pembunuh bayaran terbaik di sekte.
Matanya menjadi dingin, segera tubuhnya mengeluarkan aura yang dingin dan pembunuhan yang tebal.
Aura yang menakutkan? Segera seluruh ruangan menjadi hening tidak bersuara, mereka merasa dingin sampai ke tulangnya.
Melihat ke arah anak laki-laki itu dengan mata dingin dan berkata
"Kami ingin membentuk kelompok tentara bayaran"
Mata dingin Qing Lianxue membuat anak laki-laki itu gemetar ketakutan
"Baik..baik.. kemudian tuliskan semua informasi kalian bertiga disini"
Setelah mengatakan itu dia menyerahkan buku ke ketiganya untuk menulisnya.
Mengambil buku tersebut ketiganya menulis dengan tenang setelah itu Qing Lianxue kembali menyerahkan bukunya ke anak laki-laki itu.
Beberapa saat kemudian Qing Lianxue menerima lencana tentara bayaranya 'Hongxue' dan melihat ke belakang token tersebut tertulis angka tingkat nol dan nol poin.
Nol poin membuat Qing Lianshui agak risih, mungkin dia bisa segera melakukan misi tingkat yang lebih rendah dulu. Jadi dia mulai bertanya dengan suara manis
"Apakah ada misi tingkat F?"
"Maaf, saat ini tidak ada misi untuk tingkat F saat ini"
Anak laki-laki itu berusaha menjawab dengan baik tapi suaranya masih sedikit bergetar.
"Lianxue karena tidak ada ayo pergi"
Zi yaolei tidak tahan dengan pandangan malu-malu beberapa anak laki-laki muda terhadap tuannya, entah mengapa dia ingin agar cepat-cepar pergi dari sini.
"Baiklah"
Qing Lianxue menjawab dengan tak berdaya, dia sebenarnya ingin mengambil tingkat D dengan hadiah di atas 100 poin.
Setelah ketiganya pergi barulah aura dingin dan pembunuhan itu hilang, sehingga semua orang di ruangan kembali berdiskusi tentang identitas mereka bertiga.
Sementara itu yang sedang dibicarakan sedang duduk di kedai teh dan berbicara dengan riang.
"Kenapa kamu makan seperti anak kecil begini"
Setelah mengatakan itu Qing Lianxue mengambil sapu tangannya dan mengusap bibir Qing Lianshui hingga terlihat bersih.
"Ini karena terlalu lapar"
__ADS_1
Qing Lianshui menjawab dengan cemberut, dia tidak suka kakaknya mengatakannya seperti anak kecil.