
"Xiao Longlong kamu pasti sedang berpikir buruk lagi tentang ku lagi bukan?" Kata Qing Lianxue dengan amarah yang meledak, walaupun dia tidak membuka matanya sama sekali.
"Xiao Xue, kapan aku berpikir buruk? Aku hanya berpikir lebih buruk hehe"
Kata Qinglong dengan senyum tenang di wajahnya, tetapi di pupil hijaunya terdapat kilatan main-main.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Qinglong, Qing Lianxue membuka matanya, lalu dia melihat ke arah Qinglong seperti mata pisau, dan perlahan menenangkan amarahnya.
Sebaiknya dia segera tidur saja! Dia merasa tidak perlu membuang-buang waktu dengan Qinglong.
Qing Lianxue pun memejamkan matanya lagi dan berusaha untuk cepat tertidur, kemudian dia segera mendengarkan suara langkah kaki.
Tidak ada orang lain di dalam kamar selain Qinglong, jadi Qing Lianxue ini tidak terlalu banyak berpikir tentang Qinglong, lebih baik untuk tertidur!
Tidak lama kemudian, Qing Lianxue benar-benar sudah tertidur pulas dan Qinglong yang melihat Qing Lianxue sudah tertidur, ikut tersenyum kecil.
"Selamat malam, Xiao Xue"
Kata Qinglong dengan senyum lembut di wajahnya, lalu dia pun mengecup kening Qing Lianxue, setelah itu dia berubah menjadi seberkas sinar hijau dan segera masuk ke dalam ruang Chaos Bead untuk berlatih.
Di pagi harinya,
Qing Lianxue bangun dari tidurnya, lalu mengingat kembali, apa yang dia temukan tentang Zi Yaolei di dalam ruang Chaos Bead semalam, pada saat ini hati Qing Lianxue sedikit tenang dan juga sangat senang, Zi Yaolei akan segera bangun dari meditasi nya.
Ini semua karena Qinglong semalam menyebutkan menara sihir Iblis itu, jadinya dia lupa untuk memberitahu tentang hal ini pada nya semalam!
Sudahlah, dia akan bermurah hati memberikan kabar ini pada Qinglong, karena dia sedang dalam suasana hati yang baik pagi ini.
Ruang tamu,
Qing Lianxue duduk dengan santai, jari-jarinya yang ramping membelai seekor bayi singa berwarna merah cerah berapi-api.
Bayi singa itu juga terlihat patuh dan tampak senang, tetapi melihat bentuk bayi singa merah cerah berapi-api itu, mungkin tidak ada orang yang akan membandingkannya dengan Singa Api Lava yang muncul di aula leluhur keluarga Qing bulan yang lalu. Walaupun terlihat sangat mirip tetapi yang satu ini tampak sangat mungil dan imut, orang-orang mungkin hanya akan mengira bayi singa merah cerah berapi-api itu adalah Warcraft level 1 yang baru saja satu bulan lahir dari induknya.
__ADS_1
Tiba-tiba Qing Lianxue mendengar suara langkah kaki yang menuju ke arah ruang tamu, senyum tipis tersungging di bibirnya yang merah muda seperti kelopak mawar.
"Selamat pagi kakak Xue"
Panggil Qing Lianshui, sambil berjalan menuju ke arah ruang tamu.
Qing Lianxue lalu menoleh, kemudian dia segera berkata dengan senyum di wajahnya "pagi Xiaoshui"
Kemudian Qing Lianshui duduk di samping Qing Lianxue, lalu dia juga mulai melihat sekeliling dan bertanya
"Oh...dimana saudara Long?"
"Sebentar lagi dia juga akan keluar"
Kata Qing Lianxue dengan suara acuh tak acuh, dia masih sedikit marah karena tadi malam Qinglong berkata bahwa dia tidak baik, ya walaupun dia tidak baik, dia setidaknya tidak terlalu jahat, bukan?
Paling-paling hanya memusnahkan orang-orang yang memprovokasi dirinya sendiri, tetapi bukankah dia tidak ikut memusnahkan seluruh anggota keluarga nya? Hanya itu saja!
Cahaya hijau tiba-tiba bersinar di atas kepala Qing Lianxue, lalu meluncur ke samping kanan Qing Lianxue dan cahaya hijau itu berubah menjadi seorang laki-laki berambut dan juga mempunyai pupil mata dengan warna yang sama, kilatan main-main tersembunyi di pupil hijaunya.
Kata Qinglong dengan senyum di wajahnya, lalu dia mulai menguap dua kali dan kepalanya bersandar di bahu Qing Lianxue, dia berkata
"Xiao Xue aku masih mengantuk"
"Hantu percaya pada mu!"
Kata Qing Lianxue dengan suara yang marah, lalu dia menjentikkan jarinya ke keningnya Qinglong.
"Saudara Long, kamu berbohong"
Kata Qing Lianshui menambahkan, dengan senyum di wajahnya.
"Xiaoshui tampaknya kamu senang dengan kemalangan orang lain"
__ADS_1
Kata Qinglong dengan senyum berbahaya di wajahnya, sambil mengelus dahinya yang disentil oleh Qing Lianxue tadi.
"Saudara Long, bagaimana kamu bisa tahu?" Kata Qing Lianshui sambil berpura-pura, untuk membuat ekspresi takjub di wajahnya. Lalu dia segera bangkit dari sofa dan berniat untuk berlari lebih awal.
"Qing Lianshui! Kamu menunggu"
Kata Qinglong dengan suara yang keras, sambil mengejar Qing Lianshui.
Melihat Qinglong yang sudah mengejar Qing Lianshui, Qing Lianxue hanya bisa ikut tertawa terbahak-bahak.
Setelah bermain kucing dan tikus saling mengejar satu sama lainnya, lalu mereka mulai bertarung dan tentu saja Qing Lianxue tidak akan khawatir, karena mereka berdua pada saat ini sedang berlatih, jadi Qing Lianxue duduk menonton dengan menggunakan akal ilahinya.
Melihat bahwa pertarungan antara Qing Lianshui dan juga Qinglong hampir berakhir, Qing Lianxue lalu langsung memutuskan akal ilahinya,
mengeluarkan air roh dalam Chaos Bead, setelah itu dia mencampurnya dengan air biasa dan menuangkan air yang telah dicampur itu ke dalam tiga gelas di atas meja.
Di halaman belakang Qing Lianshui berdiri terengah-engah, dia berdiri dengan bantuan pedang yang sedang dipegang oleh keduanya tangannya, pedang itu tertancap di tanah untuk menopang tubuhnya. Pipinya sudah terlihat memerah, karena terkena cahaya matahari dan juga kelelahan.
Sementara itu Qinglong sebaliknya masih berdiri dengan tenang, dan wajahnya tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan sama sekali.
"Xiaoshui, ilmu pedang mu sekarang sudah mulai sedikit meningkat dan setidaknya kamu tidak perlu untuk terkapar di tanah seperti sebelumnya"
Kata Qinglong dengan ekspresi serius di wajahnya, juga kali ini sepertinya kaki Qing Lianshui tidak gemetar sama sekali, tetapi dia masih bertahan untuk berdiri dengan teguh walaupun menggunakan pedang.
"Baiklah"
Kata Qing Lianshui dengan senyum di wajahnya, setidaknya selama satu bulan ini, ilmu pedangnya sudah benar-benar meningkat walaupun sedikit, juga lawan di depannya pada saat ini adalah Qinglong, salah satu dari lima hewan mitos di benua Xing Yue ini. Mendapatkan pujian dari hewan mitos Qinglong memang adalah hal yang sangat baik, juga jika orang mengetahui bahwa Qinglong ternyata adalah hewan kontrak dari kakak Xue, bagaimana reaksi semua orang di seluruh benua Xing Yue?
"Kalian berdua, istirahat dulu"
Kata Qing Lianxue tepat di belakang mereka berdua.
Qing Lianshui sangat terkejut setelah dia mendengar suara Qing Lianxue, lalu dia segera berbalik dan melihat bahwa Qing Lianxue pada saat ini sedang berdiri di bawah pohon bunga persik, di dalam pelukannya ada bayi singa merah cerah berapi-api, juga di meja batu di samping Qing Lianxue sudah ada air dan juga makanan di sana, tetapi sejak kapan kakak Xue ada di sana?
__ADS_1
Qing Lianshui pun segera menjadi agak heran, ini karena dia tidak dapat merasakan fluktuasi apapun di belakangnya tadi saat bertarung.