
Lihatlah mereka bertiga, seolah-olah tidak ada orang lain di mata mereka!
Beberapa anjing lajang dari keluarga Qing, menatap ke arah Qing Lianxue dengan mata yang dipenuhi dengan kebencian dan iri, apakah nona muda Lianxue tidak tahu bahwa mereka belum mempunyai pasangan, dan masih memperlihatkan kemesraan kekasih di depan mereka?
Melihat pemandangan mempesona tepat di depan matanya, Yin Loubing mengepalkan tangannya dengan erat, kemudian dia segera membuang muka, dan tidak ingin lagi melihat kemesraan diantara Qing Lianxue dan kedua selirnya itu. Dalam hatinya dia juga bertanya pada dirinya sendiri, mengapa pada saat dia melihat Qing Lianxue dengan para selirnya itu, ketidaknyamanan di dalam hatinya muncul begitu saja?
Jika dia tidak bisa mengatasi rasa tidak nyaman dalam hatinya, mungkin ini akan menjadi iblis yang akan menggangu latihan sihirnya di masa depan, jadi kepada siapakah dia harus bertanya tentang hal ini?
Saudari..? Tidak! Tidak! Firasat nya mengatakan bahwa saudarinya ini mungkin bahkan lebih buruk dari pada dirinya sendiri, dalam menjawab pertanyaan nya nanti.
Yin Yizhu yang duduk di samping nya Yin Loubing, lalu menyadari ada sesuatu yang salah dengan adiknya yang selalu kedinginan ini. Akan tetapi dia tidak berinisiatif untuk bertanya, biarkan saja adiknya yang dingin ini memberitahu dirinya nanti.
Kemudian dia tidak sengaja melihat kemesraan diantara Qing Lianxue, Qinglong dan Zi Yaolei, kilatan cahaya aneh muncul di mata Yin Yizhu dan dia segera berkata dalam hati bahwa takdirnya belum tiba! Maksudnya dia belum ingin menikahi seorang suami!
Tetapi melihat halaman belakang Qing Lianxue tidak terbakar seperti kebanyakan orang, tidak dipungkiri bahwa dia merasakan rasa iri dalam hatinya, mungkin jika situasi nya ini seperti Qing Lianxue, hehehe....
Seringai konyol muncul di wajah nya Yin Yizhu, tetapi senyum nya itu kemudian membeku, ketika dia tidak sengaja melihat aura yang suram di sekitar selir-selir nya Lu Jiangxue. Dia merasa seperti dituangkan seember air dingin, sepertinya dia benar-benar tidak cocok untuk melangkah lebih jauh sekarang, tunggu takdir!
Dari kejauhan Qing Lianshui melihat ke arah Qing Lianxue dengan senyum tidak berdaya di wajahnya, tetapi dia melihat ke arah Qinglong dan juga Zi Yaolei dengan cibiran di wajahnya.
Anggota tim tentara bayaran Hongxue melihat ke arah Qing Lianxue dengan senyum main-main di wajah mereka, akan tetapi merasakan aura dingin di sekelilingnya dan juga melihat wajah gelap Qing Lianshui, mereka semua diam-diam menyalakan lilin berkah kepada Qing Lianxue.
Uh~ ketiga master di sekeliling kapten ini, bukanlah sesuatu yang bisa di provokasi dengan mudah! Walaupun ketiga master ini sebenarnya adalah kecantikan yang tiada tara, di antara banyak laki-laki bagian tengah benua Xing Yue, keahlian dan keterampilan dan juga tingkat kekuatan sihir tidak lebih rendah dari pada perempuan.
__ADS_1
Karena itu ketiga orang ini, Chief Zi, Chief Qing dan Chief Long jelas-jelas master yang tidak bisa tersinggung. Tiga orang di sekitar kapten ini semuanya luar biasa, jadi mereka tidak tahu harus senang atau bersimpati pada kapten mereka sekarang.
Orang-orang yang duduk agak dekat dengan keluarga Qing, melihat bahwa yang dimanjakan itu jelas-jelas adalah Qing Lianxue, bukan kedua selirnya yang dimanjakan oleh Qing Lianxue. Walaupun tindakan itu terbalik, tapi suasana di antara ketiga orang ini anehnya cukup harmonis dan cukup senang dipandang mata.
Semua orang masing-masing dengan pemikiran nya sendiri, dan tanpa sadar matahari sudah di sebelah barat, hari pun sudah mulai sore, dn pertandingan Wuyi tahap kedua di arena Huangtian sudah berakhir!
Pembawa acara maju dan berkata lagi kepada peserta-peserta yang sudah lolos ke tahap selanjutnya, yaitu tahap semi final!
"Selamat kepada peserta-peserta yang sudah menang hari ini, yang sudah lolos ke tahap selanjutnya, dan juga pada peserta-peserta yang kalah janganlah berkecil hati, kalian masih punya kesempatan berpartisipasi dalam pertandingan Wuyi lima tahun kedepan nya" kata pembawa acara dengan senyum di wajahnya dan dia tidak lupa untuk menjaga emosi dan hati kecil para peserta yang kalah hari ini, dan kata-kata yang diucapkan oleh pembawa acara memang cukup efektif mencegah emosi negatif dari semua peserta yang kalah hari ini.
Karena pada saat beberapa peserta yang kalah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh pembawa acara, bahwa mereka masih mempunyai kesempatan untuk berpartisipasi dalam pertandingan Wuyi lima tahun kedepan nya lagi, ada harapan yang menyala di mata mereka.
Melihat emosi dari semua peserta yang kalah sudah mulai mereda, pembawa acara pun segera berkata lagi kepada semua orang "kepada peserta yang menang hari ini, tolong naik ke atas ring nomor sebelas untuk mengambil nomor urut pertandingan lagi, dan aturan nya seperti biasa"
Setelah mengambil nomor urut itu, Qing Lianxue sekali lagi terdiam atas keberuntungan nya yang khas!
Angka besar di stik kayu itu jelas menunjukkan angka tiga, dan angka kecil di stik kayu itu jelas terukir menunjukkan angka 11, ah! Artinya Qing Lianxue akan bertarung pada hari terakhir lagi seperti biasanya!
Gigi Qing Lianxue berderak sangat marah, keberuntungan di langit macam apa ini? Oh... bahkan stik kayu berniat untuk menggertak nya sebanyak tiga kali! Apalagi yang tidak mungkin dilakukan oleh nya!
Qing Lianxue memiliki keinginan untuk mematahkan stik kayu ini menjadi beberapa bagian, karena dia masih memerlukan stik kayu ini jadi dia tidak jadi mematahkan nya.
Bahkan dalam perjalanan pulang ke penginapan, ekspresi wajahnya Qing Lianxue masih bau, bibir kecil merah muda itu mengerucut dan alisnya itu terlihat menyatu seperti memikirkan sesuatu yang membuat dia cemberut.
__ADS_1
Qing Lianshui yang tahu alasannya kenapa Qing Lianxue menjadi seperti ini tidak bisa menahan untuk tertawa terbahak-bahak, akan tetapi kali ini dia harus menahannya.
Qing Lianshui kemudian menarik Qing Lianxue ke dalam pelukannya secara tiba-tiba, dan tentu saja Qing Lianxue terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh Qing Lianshui.
"Xiaoshui apa yang kamu......" Lakukan, kata terakhir itu tersangkut di tenggorokan nya Qing Lianxue, ini karena Qing Lianshui menutup bibir kecil merah muda itu dengan jarinya.
Akhirnya Qing Lianxue terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Qing Lianxue menatap ke arah Qing Lianshui dengan tatapan ragu dan juga curiga di matanya dan bertanya dalam hatinya, apakah Qing Lianshui dirasuki oleh sesuatu yang jahat?
"Kakak Xue, bukankah protagonis utama itu selalu tampil terakhir? Jadi sekarang kakak Xue adalah seorang protagonis dalam semi final kali ini, bukankah itu sangat baik? Dan juga Xiaoshui mendapatkan nomor tiga angka yang besar sama dengan kakak Xue, jadi kita berdua nantinya adalah protagonis, hebat bukan?" Kata nya Qing Lianshui untuk membuat Qing Lianxue rileks dan tenang.
Memikirkan apa yang dikatakan oleh Qing Lianshui, memang ada benarnya juga. Suasana hati Qing Lianxue pun segera membaik, akan tetapi dia tidak menunjukan di wajahnya.
Walaupun bibirnya masih itu masih mengerucut, akan tetapi Qing Lianshui melihat alisnya mengendur, Qing Lianshui tahu Qing Lianxue pada saat ini suasana hati nya sudah kembali membaik.
Qing Lianxue bersandar di dalam pelukan Qing Lianshui dengan nyaman, dan tidak lama kemudian Qing Lianxue pun tertidur.
"Xiaoshui...." Kata Qinglong pada Qing Lianshui, akan tetapi Qing Lianshui segera meletakkan jari telunjuk di bibirnya, membuat gerakan diam.
Kemudian Qing Lianshui berkata kepada Qinglong dan Zi Yaolei yang sedang duduk di depan nya pada saat ini "Kakak Xue sedang tidur"
Ketidaksenangan karena di hentikan oleh Qing Lianshui pada saat dia ingin berbicara tadi, segera menghilang lagi dalam sekejap dan digantikan dengan senyum memanjakan di wajahnya.
__ADS_1
Qing Lianshui, Qinglong dan Zi Yaolei saling melirik, lalu melihat ke arah Qing Lianxue yang tertidur nyenyak dalam pelukan Qing Lianshui, dengan senyum memanjakan dan juga tidak berdaya di wajah mereka.