
"Xiao Xue kamu masih belum memiliki kemajuan dalam empat hari terakhir, tiga hari lagi adalah hari pertandingan seleksi di arena Huangtian dilaksanakan, jika tiga hari kedepan kamu masih tetap tidak punya kemajuan sedikit pun, tidak mungkin bagi kamu untuk bahkan bisa bertahan sampai ke semi final di arena Huangtian"
Kata Qinglong dengan suara yang keras dan tegas, ini sangat berbeda dengan Qinglong yang murah marah atau pun yang selalu mengelilingi Qing Lianxue setiap harinya.
Qing Lianxue juga dengan serius mendengarkan kata-kata tegas yang keluar dari mulut Qinglong, jangan lihat Qinglong yang biasanya mudah setiap hari, jika ini adalah masalah berlatih, Qinglong benar-benar menjadi tegas dan tanpa ampun.
"Xiao Longlong aku tahu"
Jawab Qing Lianxue dengan suara yang keras, sambil menganggukkan kepalanya. Dia harus berlatih lebih keras lagi dan memperbaiki sedikit celah dengan Qinglong, jangan sampai dia tertinggal terlalu jauh dan akan dikalahkan secara telak seperti ini terus menerus oleh Qinglong.
Kemudian Qinglong terus berbicara beberapa kekurangan Qing Lianxue, saat bertarung dengan sihir elemen kayu dengannya. Melihat bahwa Qing Lianxue mendengarkan kata-kata nya dengan dan juga memahami nya, ini membuat Qinglong puas. Setelah itu Qinglong berubah menjadi cahaya hijau dan kembali ke dalam ruang Chaos Bead untuk berkultivasi.
Tiga meter dari samping mereka berdua, Qing Lianshui mendengar apa yang dikatakan oleh Qinglong dan dia juga setuju dalam hatinya dengan apa yang dikatakan oleh Qinglong.
Qing Lianshui merasakan lelah nya sudah mulai menghilang, dia berdiri dan berjalan menuju ke arah Qing Lianxue.
Sesampainya di sana, Qing Lianshui duduk di samping Qing Lianxue.
Qing Lianxue yang sudah selesai merenungkan berbagai cara berlatih, merasakan ada seseorang di samping dirinya, dia menoleh ke arah samping dan melihat bahwa orang itu ternyata adalah Qing Lianshui. Qing Lianxue kemudian mengeluarkan air dari dalam ruang Chaos Bead
"Minumlah"
Kata Qing Lianxue pada Qing Lianshui, sambil menyerahkan air yang telah dikeluarkan dari ruang Chaos Bead, kepada Qing Lianshui yang sedang duduk di sampingnya.
Qing Lianshui mengambil air itu dan segera meminumnya tanpa ragu-ragu, setelah meminum air putih yang di berikan oleh Qing Lianxue, kelelahan di dalam tubuhnya benar-benar lega dan benar-benar sudah menghilang.
"Kakak Xue, air ini sangat bermanfaat" kata Qing Lianshui dengan senyum di wajahnya.
"Ekhm~ aku mencampurnya dengan obat herbal" kata Qing Lianxue.
"Oh... tetapi kenapa tidak ada rasa pahit dari obat herbal sama sekali?"
__ADS_1
Tanya Qing Lianshui dengan ekspresi keheranan muncul di wajahnya.
"Ini adalah resep rahasia"
Kata Qing Lianxue dengan sikap yang agak misterius, tetapi sebenarnya air ini adalah air dari ruang Chaos Bead dan penuh dengan aura spiritual.
"Jadi begitu"
Kata Qing Lianshui menganggukkan kepalanya, seolah dia tahu apa yang di maksud oleh Qing Lianxue.
"Ayo masuk, sudah hampir tengah malam juga" kata Qing Lianxue sambil menguap sedikit, lalu dia bangkit dari tempat duduknya di bawah pohon itu, Qing Lianxue pun segera berjalan masuk ke dalam halaman Lian, dan Qing Lianshui juga mengikuti dari belakang.
Di lembah Wuyi,
Ada sebuah gubuk yang terbuat dari bambu, di dalam gubuk bambu itu terdapat lima orang tua berambut putih duduk melingkari meja bulat.
Kelima orang tua ini adalah penjaga menara sihir Iblis!
Di atas meja bulat itu terdapat banyak gulungan kertas, orang-orang tua yang berambut putih itu melihat ke arah gulungan-gulungan kertas itu dengan tatapan ekspresi getir, dan juga pahit terlihat di wajah mereka.
Mata mereka sakit dan juga sangat membosankan, tetapi ini adalah apa yang harus mereka lakukan, jika tidakĀ pertandingan seleksi ini tidak akan pernah bisa dilakukan lagi.
"Setelah ratusan tahun pertandingan seleksi untuk masuk ke dalam menara sihir Iblis diadakan, tetapi tidak ada nama pertandingan, bukankah akan agak canggung jika disebutkan oleh orang-orang nantinya?" Kata salah satu orang tua dengan baju abu-abu.
"Lalu kenapa kamu baru terpikir untuk memberikan nama sekarang?"
Tanya salah satu orang tua dengan baju hijau, dengan ekspresi aneh dan agak heran di wajahnya yang keriput.
"Karena aku baru saja terpikir sekarang" kata orang tua dengan baju abu-abu itu, dengan suara yang tenang dan sangat datar. Orang tua berbaju abu-abu itu berkata dengan jujur, karena orang tua berbaju abu-abu itu memang baru terpikir sekarang, kemudian matanya sedikit bersinar dan karena dia sudah memikirkan nama yang layak untuk pertandingan seleksi ini.
"Sepertinya kamu bahkan sudah berpikir nama untuk pertandingan seleksi kali ini?" Tanya orang tua yang memakai baju hitam, dengan mata yang sedikit menyipit kepada orang tua yang memakai baju abu-abu.
__ADS_1
"Ya, kamu memang menebaknya"
Kata orang tua yang memakai baju berwarna abu-abu itu dengan agak sedikit kecewa, karena ada orang yang menebak pemikirannya, jadinya dia tidak bisa membuat keempat orang tua yang lainnya itu terkejut.
"Lalu apa nama yang kamu pikirkan?"
Tanya orang tua dengan baju merah dengan ekspresi penasaran di wajah nya yang tidak disembunyikan.
"Jika kamu punya nama yang bagus katakan saja" kata orang tua yang memakai baju berwarna biru muda, dengan suara yang tenang.
"Karena pertandingan seleksi ini akan diadakan di lembah Wuyi ini, jadinya bagaimana jika nama pertandingan ini adalah pertandingan Wuyi!"
Kata orang tua berbaju abu-abu dengan suara yang penuh semangat.
"Pertandingan Wuyi?"
Orang tua berbaju hitam bergumam dengan suara yang sangat rendah.
"Bagaimana menurut kalian nama itu?" Tanya orang tua yang memakai baju abu-abu, dengan ekspresi cemas di wajahnya. Kenapa orang ini tidak menjawab pertanyaan nya satupun?
"Ya...aku rasa pertandingan Wuyi juga nama yang sangat bagus"
Kata orang tua berbaju merah, dengan senyum di wajahnya.
"Jadi....?"
Tanya orang tua yang memakai abu-abu itu sekali lagi, dengan ekspresi wajah nya penuh dengan harapan bahwa nama yang dia katakan tadinya, disetujui oleh keempat orang tua lainnya.
Keempat orang tua yang lainnya mulai menganggukkan kepala mereka, mereka berempat juga suka dengan nama pertandingan seleksi ini, oh tidak~ sekarang itu adalah pertandingan Wuyi!
Orang tua yang memakai baju abu-abu itu sangat senang, nama yang dia usulkan disetujui oleh keempat orang tua yang lainnya.
__ADS_1
Kemudian mereka berlima mulai melanjutkan pekerjaan mereka yaitu memberikan kelulusan bagi orang yang memenuhi syarat, untuk masuk dan bertarung di arena Huangtian.
Namun perhatian mereka berlima mulai tertuju pada gulungan kertas dari keluarga Qing, ekspresi wajah terkejut mereka berlima sangat sama dan mata mereka dipenuhi dengan emosi yang sangat rumit. Kemudian mereka berlima mulai menggosok matanya beberapa kali lagi, melihat apakah yang barusan dilihat oleh mereka berlima adalah benar?