Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 47. Kompetisi Nona Muda (6)


__ADS_3

"Saudara Long, aku entah kenapa merasa kedinginan di punggungku"


Kata Qing Lianshui dengan pelan.


"Aku juga sama, seperti ada yang sedang menghitung ku" Tambah Qinglong dengan suara yang dingin.


"Memang sepertinya ada banyak  orang yang ingin menghitung kalian berdua, ya ampun ini hampir semua adalah laki-laki" kata Qing Lianxue dengan kaget, tapi suaranya masih terdengar sangat kecil, hanya Qinglong dan Qing Lianshui yang bisa mendengar perkataan nya.


"Ekhm... tentu saja ini karena kami lebih baik dari pada mereka, ya kan Xioshui?" Kata Qinglong dengan percaya diri, menyapu seluruh aula memang auranya lebih baik dari pada orang-orang di aula seni beladiri.


"Tentu saja, saudara Long benar"


Tambah Qing Lianshui dengan nada yang sama dengan Qinglong.


Mulut Qing Lianxue berkedut, dia tidak pernah menyangka Qinglong dan Qing Lianshui punya bakat menjadi merak, tanpa kehilangan keanggunan dan keindahan nya.


Walaupun mereka seperti ini, mereka berdua memang yang paling cantik di antara laki-laki di aula seni beladiri.


"Xio Xue kamu tidak setuju?"


Kata Qinglong dengan tatapan sengit di matanya.


"Kakak Xue....!!"


Kata Qing Lianshui dengan nada yang serius dan tidak dapat dibantah.


"Apa menurut kakak Xue, di aula seni beladiri ada yang lebih baik dari pada kami berdua?"


Berkeringat!


Hai... kenapa mereka jadi terlihat sengit dan mendominasi seperti ini, jadi Qing Lianxue menjawab sambil tersenyum kering,


"Hahaha..... Tentu saja di dalam hati ku Xio Longlong dan Xioshui keluarga kita adalah yang paling cantik, ini benar! Aku tidak berbohong!"


"Hampir sama!"


Kata Qing Lianshui dengan senyum bahagia dan puas di wajahnya, tapi tidak terlihat karena tertutup dengan cadar, tapi dari mata birunya yang terlihat cemerlang seperti bintang, kegembiraan bisa terlihat.

__ADS_1


"Tentu saja!"


Qinglong berkata dengan nada suara yang tenang, tapi dalam hatinya dia sangat bahagia, apalagi mendengar kata 'keluarga kita', bukankah dia akan bersama dengan Qing Lianxue selama nya? Bagaimana mungkin dia tidak merasa senang!


Mendengar kata-kata Qinglong dan Qing Lianshui yang penuh dengan kegembiraan, Qing Lianxue merasa tenang di dalam hatinya. Bukankah seharusnya laki-laki di sini lembut dan sangat berbudi luhur, menaati buku cincin pria. Tapi kenapa dia tidak melihat itu sama sekali, pada anak laki-laki yang ada di sekitar nya.


Tapi Qing Lianxue masih suka dengan laki-laki yang seperti ini, dari pada laki-laki yang terlihat gemulai, penuh dengan bubuk bedak dan juga banci.


Memikirkan ini, Qing Lianxue mulai berkeringat lagi, untungnya dia tidak berniat untuk menikah dalam hidup ini, jadi semua pria itu adalah awan.


"Qing Lianxue!"


"Qing Lianyi!"


Beberapa saat kemudian nama Qing Lianxue pun dipanggil ke atas panggung, lawannya kali ini adalah Qing Lianyi, kilatan cahaya dingin terlintas di mata Qing Lianxue.


"Xiao Xue lakukan yang terbaik!"


Kata Qinglong dengan penuh semangat, pada saat dia mengatakan hal itu, dia bahkan tidak ingat seberapa besar tingkat kekuatan nya Qing Lianxue.


Qing Lianxue bangun dari bangku dan berjalan menuju ke atas panggung arena, Qing Lianyi terus menatap ke arah Qing Lianxue dengan sengit dan penuh dengan permusuhan, karena dia merasa bahwa kecantikan seperti Qing Lianshui itu, hanya pantas untuk Qing Lianyi-nya.


Lihatlah wajah nya yang jelek, tidak pantas dengan Qing Lianshui yang cantik, hari ini dia akan membunuh Qing Lianxue dan Qing Lianshui akan menjadi miliknya, sebagai selir.


Mereka berdua sudah berdiri di atas panggung, saling berhadapan dengan sengit, semua orang terdiam, seperti ada sesuatu yang berbeda dengan Qing Lianxue yang sampah saat ini.


Keduanya saling menyerang dengan pedang, seluruh serangan itu terlihat sangat sengit. Semua orang sangat terkejut melihat gerakan Qing Lianxue, yang sangat terampil dalam menggunakan pedang.


"Itu tidak benar...kan?"


"Sepertinya aku bermimpi!"


"Mungkinkah sampah itu pandai seni beladiri pedang"


Semua orang mulai berbicara tentang dugaan dan kecurigaan nya kepada Qing Lianxue yang tiba-tiba saja menjadi sangat pandai menggunakan pedang, juga jika dilihat seni pedang Qing Lianxue lebih mahir dari pada Qing Lianyi.


Tetua keluarga Qing, memilih Qing Lianyi menjadi nona muda adalah karena selain sihir nya yang tinggi, Qing Lianyi menguasai seni beladiri pedang dengan sangat baik.

__ADS_1


"Dentang......dentang....."


Suara dentingan pedang lebih intens terdengar, di saat semua orang mulai serius melihat pertarungan antara Qing Lianxue dan Qing Lianyi.


"Sial! Qing Lianxue kamu selama ini berbohong! Bagaimana mungkin kamu bukan sampah?!"


Kata Qing Lianyi dengan suara yang keras dan sangat terkejut melihat teknik pedang Qing Lianxue lebih baik, dari pada seni pedang miliknya sendiri. Qing Lianyi merasa sangat marah, dia merasa seperti orang yang sangat bodoh di depan Qing Lianxue.


"Sepupu Lianyi, kapan aku pernah mengatakan bahwa aku adalah sampah? Tidak pernah, bukan?"


Kata Qing Lianxue dengan suara yang terdengar dingin dan ironis.


Semua penonton dan peserta terkejut, setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Qing Lianxue.


Selama ini mereka selalu mengatakan bahwa Qing Lianxue adalah sampah, tapi Qing Lianxue tetap diam saja dan tidak pernah membantah kata-kata mereka semua, jadi mereka semua juga berpikir bahwa Qing Lianxue memang adalah seorang sampah!


Yang tidak bisa melakukan sihir, apalagi seni beladiri yang membutuhkan kekuatan fisik yang sangat besar dan juga keberanian.


Semua orang di keluarga Qing tahu, bahwa Qing Lianxue adalah seorang pengecut yang lengkap, jadi untuk seni beladiri lebih tidak mungkin! Tetapi sekarang teknik pedang yang dilakukan oleh Qing Lianxue, bahkan lebih baik dari pada Qing Lianyi.


"Kamu apa? Bahkan jika kamu bisa seni beladiri pedang, tetapi apa? Kamu tidak bisa berlatih kekuatan sihir, jadi kamu masih tetap seorang sampah di mata ku"


Kata Qing Lianyi berbisik kepada Qing Lianxue, hanya Qing Lianxue saja yang bisa mendengarnya.


"Hahaha....kita akan tahu sebentar lagi, siapa sampah yang sebenarnya dan tentu saja nona muda keluarga Qing berikutnya...hum..."


Kata Qing Lianxue sambil tertawa pelan, penuh dengan ejekan.


Pedang kedua nya saling menahan, kemudian Qing Lianxue membanting pedang Qing Lianyi, segera Qing Lianyi mundur beberapa langkah ke belakang, hampir saja terjatuh ke lantai panggung arena, untungnya ada pedang yang menopang nya.


"Sangat kuat!"


Gumam Qing Lianyi dengan pupil hijau nya menyusut, dia sedikit ketakutan dengan teknik pedang yang dipakai oleh Qing Lianxue.


Tidak bisa ditolerir lagi, lebih baik untuk menggunakan sihir sekarang!


Seringai kejam muncul di wajah Qing Lianyi, dia harus membunuh yang namanya Qing Lianxue, jika tidak posisi nona muda pasti akan diambil oleh Qing Lianxue! Tidak..! Dia sangat tidak rela! Untuk posisi ini berapa banyak yang harus dia korbankan dari awal, Qing Lianxue harus mati!!

__ADS_1


__ADS_2