Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 84. Undangan dari keluarga Yin


__ADS_3

Kolam yang jernih, bunga teratai yang indah dan air terjun perlahan terjatuh, dengan sentuhan warna-warni pelangi di atasnya


dan suara riak-riak air yang menenangkan.


Pohon-pohon bunga persik mengelilingi danau, memberi perasaan damai dan indah.


Di bawah pohon persik berdiri seorang laki-laki, yang tampak berusia sekitar 13 atau 14 tahun.


Pria itu mempunyai rambut perak yang panjang, alis willow, mata perak yang dingin dan sedalam sumur kuno, hidung mancung, bibir kecil merah muda, yang berkilau sehingga orang ingin mencium Fangze. Terutama ada aura halus, anggun dan dingin yang memancar dari tubuh nya, membuat orang seolah melihat makhluk abadi yang terbuang dan turun ke bumi. Sangat indah, sehingga semua orang yang melihat, tidak bisa menahan nafasnya, untuk tidak terpesona pada keindahan salah ciptaan Tuhan.


Angin sepoi-sepoi yang berhembus, dan kelopak bunga persik merah muda bertebaran dan bertebaran di antara anak laki-laki itu, sehingga pemandangan indah terlihat seperti dalam lukisan yang sekilas melihat nya, bisa membuat orang mabuk.


Di tangan kanan pria itu adalah sebuah pedang berwarna seperti es, bilah pedang itu memancarkan dingin yang membekukan tulang, kemudian tiba-tiba pedang es itu seperti mencair perlahan-lahan, akan tetapi air itu tidak jatuh ke bawah, melainkan berputar-putar di tangan Yin Loubing, lalu air itu terserap ke tangannya kembali dan tangannya itu kembali menjadi kering seperti biasa.


"Tuan~!"


Suara Xiao Lu terdengar dari jauh.


Mendengar suara Xiao Lu, akhirnya Yin Loubing pun berbalik dan mata peraknya memandang dengan rasa ingin tahu, karena tidak biasanya dia melihat Xiao Lu berlari hingga sangat tergesa-gesa seperti itu.


Xiao Lu berlari dengan cepat dan juga tergesa-gesa, lalu dia berhenti di depan Yin Loubing, dengan keringat dingin di dahinya dan juga sedikit terengah-engah karena kelelahan setelah berlari begitu tergesa-gesa.


"Ada apa?"


Tanya Yin Loubing dengan suara yang dingin dan acuh tak acuh.


"Patriak menyuruh tuan muda untuk kembali ke Manor Yin"


Kata Xiao Lu dengan hormat pada Yin Loubing.


"Untuk apa?".


Tanya Yin Loubing dengan sedikit mengernyitkan dahinya, dia tidak suka latihannya di ganggu oleh hal yang tidak penting sama sekali. Jadi apa yang membuat nenek, untuk menyuruhnya kembali ke Manor Yin?


"Um~ sebenarnya empat hari lagi adalah ulang tahun ke 13, tuan muda Loubei dan juga itu sekaligus hari upacara kedewasaan nya. Karena hal itu mungkin patriak menyuruh tuan muda pulang" Kata Xiao Lu dengan senyum lembut di wajahnya, Xiao Lu tahu di Manor Yin, tuan muda hanya dekat dengan tuan muda Loubei saja.


Jadi tidak mungkin tuan muda tidak akan pulang ke Manor Yin, supaya bisa merayakan upacara kedewasaan, juga ulang tahun ke 13 nya.


Sebenarnya dia masih berencana untuk melakukan pelatihan sihir tertutup selama dua bulan ini, akan tetapi Loubei ini pasti akan terus mengganggu nya karena dia tidak datang, jadi lebih baik datang saja!


Menghela nafas panjang, melihat sekeliling dengan agak enggan Yin Loubing pun berkata pada Xiao Lu.


"Ya~, pulanglah"

__ADS_1


Lalu mereka berdua pun berjalan menuju ke arah halaman nya, di mana ada gerbong kereta kuda yang menunggu terparkir di depan rumah.


Mereka berdua pun langsung masuk ke dalam gerbong kereta kuda, setelah itu gerbong kereta kuda langsung bergerak ke arah Manor Yin.


Sementara itu, di sore harinya~~


Qing Wan dan Qing Lianxue sedang berdiskusi tentang beberapa masalah di dalam keluarga Qing, sebenarnya ini juga untuk mengajari Qing Lianxue beberapa pengetahuan, bagaimana menjadi seorang patriak yang cakap di masa depan.


Keduanya berbicara begitu lama, hingga tidak tersadar ternyata matahari di luar sudah terbenam, juga hari pun sudah mulai sore.


Tok....tok....tok


Mendengar suara ketukan pintu, di sore hari begini, Qing Wan berpikir mungkin itu adalah hal yang penting.


"Masuk"


Suara rendah dan agung dari patriak keluarga Qing terdengar.


Orang yang mengetuk pintu pun, akhirnya merasa agak lega takut melakukan sesuatu yang salah.


Kemudian orang itu membuka pintu dan melihat ada nona Lianxue juga, jadi orang itu pun segera buru-buru untuk menyapa, dia berkata dengan suara yang tenang dan rasa hormat.


"Patriak, nona Lianxue"


"Ada apa?"


"Kartu undangan dari keluarga Yin"


Jawab orang itu dengan tenang.


"Em...taruh saja di atas meja"


Kata Qing Wan, dengan cahaya yang sedikit berkedip di mata hijaunya.


Orang itu segera menaruh kartu undangan itu di atas meja, orang itu pun pergi meninggalkan ruang belajar seperti kelinci, tidak lupa untuk menutup pintu dengan tangan yang sedikit gemetar.


"Nenek, cepat buka saja, orang-orang penasaran ada apa di keluarga Yin".


Kata Qing Lianxue dengan suara yang manis, dan bertingkah seperti bayi pada Qing Wan.


"Ya...ya nenek akan membuka nya sekarang" kata Qing Wan tanpa daya dan ada juga kelembutan kasih sayang, dan belaian seorang nenek di mata Qing Wan untuk Qing Lianxue, satu-satunya cucu dalam hidupnya.


Qing Wan mengulurkan tangannya dan mengambil kartu undangan dari keluarga Yin, yang berwana perak.

__ADS_1


Kemudian membuka kartu undangan, yang isinya ternyata adalah ulang tahun dari Yin Loubei, merupakan cucu laki-laki kedua dari garis langsung patriak keluarga Yin. Jadi pantas saja untuk melakukan pesta ulang tahun sekaligus upacara kedewasaan, dengan agak mewah.


"Nenek kapan itu?".


Tanya Qing Lianxue pada Qing Wan.


"Empat hari lagi, di malam hari"


Jawab Qing Wan secara singkat.


"Berarti kapan kita harus berangkat?"


Tanya Qing Lianxue lagi, karena dia tidak tahu di mana keluarga Yin ini yang adalah keluarga tersembunyi.


"Kita akan berangkat lusa, jangan lupa untuk membawa Xiaoshui dan juga Xiao Long, mengerti..?"


Kata Qing Wan dengan desakan dalam nada suaranya.


"Eh~~, kenapa harus membawa Xiaoshui dan Xiao Longlong?"


Tanya Qing Lianxue dengan bingung dan tidak mengerti sama sekali.


"Siapa Xiaoshui dan Xiao Long bagimu?" Tanya Qing Wan dengan mata tajam seperti pisau, mengawasi Qing Lianxue di depannya sekarang.


"Tentu saja itu adikku dan Xiao Longlong itu...." Di akhir kalimat, Qing Lianxue tidak lagi menjawab, karena tidak mungkin untuk mengatakan bahwa yang neneknya sebutkan Xiao Long itu adalah Qinglong, salah satu dari lima hewan mitos dan lambang dari keluarga Qing ini. Takutnya nanti nenek terkena penyakit jantung, jika neneknya tahu, tentang identitas dari Qinglong yang sebenarnya.


"Omong kosong! Bagaimana kamu mengatakan bahwa itu adalah adik mu? Lalu bagaimana mata orang luar itu memandangi status mereka?"


Kata Qing Wan memarahi cucunya untuk besi dan baja, lalu kemudian


Tanya Qing Wan lagi, untuk dapat membangunkan Qing Lianxue.


"Oh....di mata orang luar, mereka berdua adalah selir ku"


Kata Qing Lianxue ku dengan nada lembut dan lengkungan kecil di bibirnya, yang tidak pernah dia sadari sama sekali.


"Nah! Itu tahu. Jadi jangan lupa untuk membawa mereka berdua".


Kata Qing Wan dengan senyum bahagia di wajahnya, akhirnya mulai menyadari nya sedikit.


"Nenek Xue'er mengerti"


Kata Qing Lianxue menganggukkan kepalanya dengan patuh, sebenarnya dia juga ingin mengajak mereka berdua untuk bersenang-senang sedikit dan menonton kegembiraan.

__ADS_1


__ADS_2