Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 98. Penggemar Qing Lianxue


__ADS_3

Qing Lianxue yang ditatap dengan mata bersinar ke sepuluh itu agak heran dan sedikit bergidik, apakah ada sesuatu yang salah di wajahnya? Oh... kenapa dia lupa, bahwa wajah nya sekarang di tutupi oleh cadar.


Lalu kenapa mereka semua menatap ke arah nya, dengan tatapan mata seperti itu, ini tampak seperti dia adalah seorang idola dan mereka bersepuluh adalah penggemar nya.


Seingatnya dia tidak pernah bertemu dengan ke sepuluh murid itu, jika tidak, tidak mungkin baginya untuk tidak mengenali wajah mereka.


Qing Lianxue tidak tahu bahwa pada saat final pertandingan seleksi nona muda keluarga Qing, secara kebetulan mereka bersepuluh bersemangat untuk menonton, dan pada saat itulah Qing Lianxue tampil dengan sangat mengesankan di mata mereka semua.


Qing Lianxue berdiri di atas panggung, gaun putihnya berkibar, dengan senyum tipis di bibirnya, tetapi lebih terlihat seperti cibiran. 


Kemudian cincin hijau muncul di sekeliling tubuh nya Qing Lianxue, dengan 9 bintang yang bersinar di cincin hijau. Artinya bahwa Qing Lianxue adalah seorang Arch Mage.


Melihat penampilan Qing Lianxue kesepuluh murid itu, tertegun di tempat dan reaksinya juga persis sama dengan penonton yang lain pada saat itu. Lagi pula ke sepuluh mereka berumur sekitar 81 atau 19 tahun, dan mereka semua sangat bangga dan senang dengan tingkat Master Mage dan Grand Master Mage.


Tetapi ketika mereka melihat tingkat Arch Mage milik Qing Lianxue, dan juga umurnya yang 13 tahun lebih itu segera membuat mereka tahu apa yang sebenarnya di sebut jenius itu dalam hidup mereka. Pikiran mereka pun segera terbangun dan ini justru membuat mereka ingin berlatih lebih keras lagi, mereka sangat kagum pada Qing Lianxue yang sangat rendah hati padahal sebenarnya punya kekuatan yang bahkan lebih baik dari pada orang yang menyebut Qing Lianxue itu idiot dan sampah. Jika orang seperti Qing Lianxue adalah sampah, lalu apa mereka yang sudah berusia sekitar 18 atau 19 tahun, tetapi hanya pada tingkat Master Mage dan juga Grand Master Mage.


Semakin mereka tahu lebih banyak tentang Qing Lianxue, semakin besar kekaguman mereka pada Qing Lianxue. Mereka semua menunggu pada saat Qing Lianxue menampar wajah orang yang mengejek idola mereka satu persatu, apalagi juga sahabatnya yang tidak tahu malu bahkan mencuri tunangannya! Bahkan mereka bersepuluh ingin melihat bagaimana reaksi Qi Jiajun, setelah mengetahui tingkat kekuatan sihir yang sebenarnya Qing Lianxue.


Mereka sangat menantikan saat-saat seperti itu, sangat seru untuk dapat menampar wajah seseorang, dengan menggunakan pencapaian sendiri!

__ADS_1


Sementara mata mereka bersepuluh melihat ke arah Qing Lianxue agak intens, tetapi sebenarnya sekarang pikiran mereka bersepuluh sudah Travelling kemana-mana.


Qing Lianxue lalu sedikit melihat ke arah neneknya, dia ditatap oleh orang asing yang tidak dikenalnya dengan linglung, apalagi itu ada tujuh orang perempuan, mau tidak mau pikiran Qing Lianxue langsung agak bengkok. Memikirkan hal itu, dia langsung bergidik setengah mati dan segera menghapus pikiran yang bengkok itu.


"Ekhm~~!"


Entah siapa yang berdeham, segera kesepuluh murid itu pulih dari pikiran mereka yang Travelling.


Wajah mereka semua segera saja memerah karena malu, setelah itu mereka menyapa patriak, nona muda Lianxue, tetua dan juga Keqing itu sesuai dengan tingkat status mereka di keluarga Qing ini dengan sopan.


Tetua dan Keqing juga cukup puas dengan ke sepuluh murid nya ini, walaupun ada 3 laki-laki di sana akan tetapi sihir mereka bertiga juga cukup kuat, dan itu mampu bersaing dengan perempuan seusia mereka bertiga.


Tidak ada ekspresi apapun di wajah Qing Wan, sehingga semua orang tidak ada yang tahu apakah patriak puas atau tidak dengan kesepuluh murid yang berdiri di depannya.


Ke sepuluh murid yang tiba-tiba saja di tatap oleh Qing Wan, walaupun itu hanya tatapan samar dan sangat singkat, secara alami mereka semua merasa sangat gugup dalam hati.


"Besok pagi kalian akan berkumpul di dalam aula latihan sihir dan seni beladiri, untuk pertandingan seleksi dan kalian akan dikelompokkan menjadi dua kelompok, laki-laki dan perempuan. Juara 1 sampai juara empat akan mengikuti pertandingan di arena Huangtian, mendapatkan kesempatan masuk ke dalam menara sihir Iblis.


Kata Qing Wan dengan suara yang tenang, tetapi kata-katanya penuh dengan tekanan yang tidak terlihat.

__ADS_1


Mendengarkan apa yang dikatakan oleh patriak, kesepuluh murid itu langsung mempunyai ekspresi wajah terkejut dan sangat bersukacita, akan tetapi ketika mereka semua mendengar kalimat yang terakhir, harapan di mata mereka sedikit meredup, hanya ada empat orang yang bisa menjadi peserta pertandingan, di arena Huangtian.


Kemudian Qing Wan menambahkan dan berkata dengan suara tenang


"Sedangkan sisa enam yang tidak terpilih, tenang saja, karena sisa enam orang yang tidak terpilih nanti akan mendapatkan dua kesempatan, untuk masuk ke dalam ruang rahasia keluarga Qing"


Memasuki ruang rahasia keluarga Qing? Ini juga merupakan salah satu langkah yang ingin mereka capai. Sekarang patriak mengatakan bahwa masuk ke ruang rahasia keluarga Qing tidak hanya sekali, tetapi dua kali! Ini juga adalah manfaat yang besar. Jadi mereka hanya perlu untuk bersaing dengan habis-habisan, dan sisanya apakah itu kalah atau menang tergantung takdir di pertandingan seleksi besok, di dalam aula latihan sihir dan seni beladiri.


Cahaya yang meredup di mata mereka semua, kini perlahan mulai pulih seperti biasanya lagi. Tidak ada salahnya, bahkan jika mereka kalah, manfaat yang mereka terima saja sudah sangat memuaskan. Sekarang mereka tidak terlalu banyak peduli lagi, apakah kalah atau menang.


"Baik patriak"


Kata sepuluh murid itu secara bersamaan.


Setelah itu tetua dan Keqing mulai berbicara beberapa nasehat lagi pada sepuluh murid terbaik itu, patriak juga mengucapkan beberapa patah kata lagi dan begitu juga Qing Lianxue. Tidak lama kemudian, karena mereka semua sudah selesai berdiskusi dan keluar dari aula leluhur keluarga Qing, aula leluhur keluarga Qing kembali tenang.


Qing Lianxue keluar dengan suasana hati yang sangat baik, bagaimana mungkin suasana hatinya tidak baik, dia sudah terpilih sebagai salah satu kandidat, yang akan bertanding di arena Huangtian, untuk berusaha mendapatkan kesempatan untuk ke dalam menara sihir Iblis legendaris, di Xing Yue Continent.


Dari kejauhan, seorang laki-laki yang tampak berusia sekitar 15 tahun, dia memakai cadar biru di wajahnya, akan tetapi bisa terlihat di balik cadar itu adalah wajah keindahan. Di Pupil hijau itu ada kekaguman, arogansi dan juga banyak kesombongan diri.

__ADS_1


__ADS_2