
"Ketika Fang Liu, Jiu Mei dan Ju Yu kembali kita akan mendiskusikan hal ini dengan mereka"
Fei Chen berkata dengan ekspresi serius di wajahnya, tapi dia tidak tahu sekarang dia sudah benar-benar melompat ke lubang gosip Shi Liang.
Pada saat Fei Chen menyadarinya dia sudah tidak bisa keluar lagi.
Di masa depan Fei Chen dan Shi liang menjadi teman besi dalam hal gosip tentang kapten mereka, tentu saja ini sesuatu.
"Setuju"
Ji Hua, Hei Ling dan Shi liang sangat setuju dengan usulan Fei Chen.
Lalu keempatnya yang sudah puas dengan gosip dan membentuk kesepakatan, melihat ketempat yang kosong dengan linglung.
"Kapten sudah lama pergi"
Ji Hua berkata dengan sedikit penyesalan di wajahnya, tapi bukan karena tidak dapat bertemu kaptenya.
Karena berarti kesenangan dan gosip sudah berakhir.
"Pergi"
Fei Chen, Shi Liang dan Hei Ling berkata bersamaan.
Jika Qing Lianxue tahu anggota tim yang sudah dianggap sebagai temannya, mulai membentuk aliansi pengenalan cinta terhadapnya, karena khawatir dengan EQ nya yang rendah tentang perasaan. Entah berapa kali Qing Lianxue harus memuntahkan darah dan dia pasti membantah tentang EQ nya.
Ketika keempat nya masuk tidak terlihat siapapun di dalam rumah.
"Sudah telat, aku mengantuk"
Ji Hua berkata sambil menguap, lalu menggerakkan tangannya menutupi mulutnya.
"Aku juga"
Shi Liang juga sangat mengantuk sekarang, tidak ada lagi bahan gosip untuk digali. Kemudian dia melihat ke belakang nya tidak ada orang.
"Kenapa Hei Ling dan Fei Chen tidak mengatakan apapun, mereka berdua meninggalkan aku sendiri"
Kamar Lianxue
Qing Lianxue saat ini sedang memandangi wajah Qing Lianshui. Dia mengulurkan tangannya ke wajah adiknya dan mengelus pipinya,
Wajah yang dulunya sangat nyaman untuk dicubit sekarang agak kencang.
Jadi Qing Lianxue mulai memikirkan untuk menyiapkan beberapa makanan yang dapat cepat mengembalikan pipinya yang chubby.
Melihat tangannya yang digenggam dengan erat oleh Qing Lianshui, dia hanya tersenyum lembut.
Ingatan kehidupan sebelumnya sekali lagi muncul, dulu dalam hidupnya dia tidak punya siapa-siapa.
Ya... hanya pada umurnya 10 tahun dia mulai merasakan perasaan bahagia dan kehangatan seorang ibu.
Itu adalah hari Qing Lianxue diadopsi oleh ibu cantiknya, Chu Mengya.
Pada hari pertama diadopsi dia tidak melonggarkan kewaspadaan terhadap orang yang mengadopsinya, siapa tahu nanti dia akan memukulnya?
Tapi orang yang mengadopsinya sangat sabar dan lembut terhadapnya.
Sampai suatu hari dia dengan berani memanggil 'ibu cantik', ibunya mulai menangis dan berkata
"Xue'er sayang, kamu memanggil ibu?
Sangat bagus ibu sangat bahagia"
Kebahagiaan dan kehangatan itu tidak bertahan lama, ketika umurnya 16 tahun dia terpaksa memasuki suatu sekte, yaitu sekte Kunlun.
__ADS_1
Jika tidak mereka mengancam akan menyakiti atau bahkan membunuhnya, itu hanya karena dia sangat pintar dalam seni beladiri dan punya akar yang baik untuk kultivasi.
Ketika tiba di sekte Kunlun, dia mulai dilatih menjadi seorang pembunuh dan juga diajari cara berkultivasi.
Pertama kali dia belajar untuk berkultivasi itu seperti fantasi dan keajaiban baginya,
Namun dia tetap giat untuk berkultivasi hingga dia menjadi pembunuh bayaran terbaik dan juga seorang kultivator perempuan dengan tingkat kultivasi paling tinggi diantara teman sebayanya.
Pada saat usianya 26 tahun, dia sudah cukup lelah untuk melakukan misi di sekte dan ingin pensiun.
Jadi dia berpikir setelah melakukan tugas mendapatkan kotak kayu berukir pola naga dan phoenix, dia bisa pensiun dengan tenang.
Tapi semua berbanding terbalik dengan apa yang diinginkan olehnya.
Zhan jiuli berusaha membunuhnya, dia terpaksa untuk lari bersama dengan kotak yang berisi manik abadi. Karena manik abadi itu sekarang dia bertransmigrasi kesini.
Di sini walaupun berbanding terbalik dengan bumi, tapi dia punya yaolei dan Xio longlong yang akan bersamanya seumur hidup.
Adiknya Xioshui dan teman-temannya dalam tentara bayaran Hongxue.
Kemudian dia sekarang juga punya 200 anggota Soul Blood.
Tangannya masih mengelus rambut Qing Lianshui dengan lembut.
Di dalam hatinya dia berjanji akan melindungi adiknya.
Tiba-tiba Qing Lianxue dipeluk dari belakang dan nafas hangat berhembus di sekitar leher dan telinganya, membuat tubuhnya kaku.
"Lianxue sejak kamu masuk ke dalam kamar kamu hanya memperhatikan Xioshui saja"
Ada sentuhan asam dalam nadanya,
Zi yaolei merasa dirinya diabaikan.
Kata Qing Lianxue sambil melepaskan diri dari pelukan Zi yaolei, lalu dia kembali memeluk pinggang Zi yaolei dan kepalanya bersandar di dadanya.
"Tidak lain kali"
Zi yaolei berkata sambil tersenyum puas, tapi tidak dilihat oleh Qing Lianxue.
"Baiklah"
Setelah mengatakan itu Qing Lianxue mulai memejamkan matanya.
Hari ini mungkin normal Xioshui sambil menggenggam tangannya dengan erat, tapi yang aneh adalah apa yang dikatakan dan dilakukan oleh Zi yaolei seperti pacar yang cemburu. Tapi Qing Lianxue langsung menepis keanehan itu, karena menurutnya tidak mungkin, jadi setelah memikirkan sebentar dia segera tertidur pulas.
Pagi harinya,
Ketujuhnya sekarang terbang ke kota perbatasan untuk acara pembukaan rumah makan dan restoran yang sudah direncanakan lebih dari 6 bulan yang lalu, yaitu penginapan dan restoran XueLian.
Sesampainya di kota perbatasan, mereka bertujuh langsung menuju ke rumah hantu yang sekarang sudah direnovasi dan dihias dengan sentuhan modern.
Masuk ke sana Qing Lianxue melihat beberapa anggota Soul Blood sudah berdiri dan membungkuk hormat padanya "Selamat datang master"
"Kalian bisa bangun"
Kata Qing Lianxue sambil melambaikan tanganya.
"Untuk kalian semuanya, saya sudah mengajari dan melatih kalian, dalam hal kekuatan dan ketrampilan untuk mengelola restoran juga penginapan yang akan diresmikan hari ini, jadi saya harap kalian tidak akan mengecewakan semua usaha dan kerja keras kita selama 6 bulan ini"
"Kami pasti tidak akan mengecewakan master"
Beberapa anggota Soul Blood menjawab secara bersamaan.
"Baiklah hari ini saya akan melihat hasil dari yang kalian pelajari selama 6 bulan ini di hutan warcraft"
__ADS_1
Kata Qing Lianxue dengan dingin dan penuh dominasi.
"Kami mengerti master"
Mereka semua masih gemetar mendengar suara dingin master.
Karena mereka tahu jika sudah seperti itu, berarti master sangat serius. Sekarang mereka semua juga tahu identitas master selain kapten dari tentara bayaran Hongxue, yaitu nona Xue.
Siapa yang tidak mengenal nona Xue, di kota Wuzong maupun kota perbatasan, bahkan sekarang kota Qilin juga menganggap nama nona Xue adalah tabu.
Qing Lianxue dan keenam lainnya pergi dan duduk di ruangan VIP, sambil melihat event pembukaan yang dilakukan oleh anggota Soul Blood.
Semuanya berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan, Qing Lianxue puas dengan kinerja mereka.
Jadi Qing Lianxue memutuskan untuk menginap di penginapan XueLian ini, sebelum melanjutkan perjalanan.
Dia melihat kunci kamar hanya ada lima di tangan Zi yaolei.
Tidak perlu ditanyakan, Zi yaolei dan Qing Lianshui pasti hanya memesan lima kamar.
Dalam Kamar
Keluar dari kamar mandi Qing Lianxue duduk di sofa dan mengeringkan rambutnya perlahan.
Lalu tangan lain muncul dari belakang dan mengambil handuknya, kemudian tangannya perlahan-lahan mengeringkan rambut Qing Lianxue.
"Xioshui aku tidak tahu kamu punya sisi seperti ini"
Kata Qing Lianxue sedikit tersenyum.
"Sisi seperti ini hanya akan dilakukan untuk orang penting" dan orang yang aku cintai juga ini hanya bisa dilakukan untuk istrinya, kata Qing Lianshui dengan lembut tapi kalimat yang lain dia tidak bisa memberitahunya sekarang tapi nanti....mungkin.
Senang dengan kata-kata Qing Lianshui, dia pun membalikkan badannya dan mencium kedua pipi adiknya Xioshui, lalu berkata
"Berarti aku orang terpenting dalam hati Xioshui kan..."
"Ya,...kakak Xue"
Qing Lianshui menjawab dengan agak malu, pipinya yang dicium tampak memerah sekarang.
Ini adalah pertama kalinya kakaknya mencium kedua pipinya, Qing Lianshui sekarang hanya merasa manis dalam hatinya.
"Lianxue kamu bilang tidak akan mengabaikan ku lagi"
Kata Zi yaolei dengan cemburu sambil duduk di sofa.
Qing Lianxue bingung dengan perkataan Zi yaolei, mengernyitkan keningnya dia bertanya
"Kapan aku mengabaikan kamu?"
Tidak ada gunanya cemburu! Pikir Zi yaolei dalam hatinya. Dia lupa Lianxue adalah gadis yang tidak peka terhadap perasaan seperti cinta.
"Tidak ada"
Kata Zi yaolei dengan cemberut, tapi wajahnya terlihat lebih imut.
Apakah karena aku tidak mencium pipi yaolei juga? Jadi melihat yaolei yang wajahnya cemberut tapi imut, Qing Lianxue maju dan mencium kedua pipi Zi yaolei. Setelah itu dia tersenyum dan bertanya
"Apakah karena ini? Ini hanya ciuman penghargaan untuk anak kecil? Kenapa kamu cemburu? Oh...ya warcraft seusiamu pasti masih kecil"
Wajah Zi yaolei memerah hingga ke lehernya, perkataan Lianxue tentang dia masih kecil membuatnya lebih malu. Dia mengira Lianxue sudah peka karena mencium pipinya, tapi ini karena alasan lain. Zi yaolei hanya bisa menangis tanpa air mata.
Qing Lianshui yang melihat kakaknya berinisiatif mencium Zi yaolei, merasakan sakit dan cemburu dalam hatinya. Tapi mendengar perkataan kakaknya tentang dirinya, dia juga hanya bisa menangis tanpa air mata.
Dia hanya bisa bersimpati pada usia dan badannya! Dia ingin cepat mencapai usia dewasa (13 th) dan menjadi selir kakaknya.
__ADS_1