
Keesokan harinya~~
Langit biru tanpa awan menyapa, hari cerah membuat orang sangat antusias, untuk menonton penyihir jenius bertarung pada hari ini.
"Kakak Xue, bangun!" Kata Qing Lianshui dengan suara yang agak keras, dan sambil menepuk lengan nya Qing Lianxue beberapa kali.
"Um" jawab Qing Lianxue yang masih memejamkan matanya dengan malas.
"Apa kakak Xue tidak menonton pertandingan Wuyi hari ini?" Tanya Qing Lianshui lagi, tetapi kali ini dia tidak tidak menepuk lengan nya lagi, melainkan berbisik di telinga nya Qing Lianxue, dengan suara lembut.
Suara lembut itu menggelitik telinga nya, Qing Lianxue terkejut dan segera langsung membuka matanya, lalu dia duduk dan melihat ke arah Qing Lianshui dengan ekspresi wajah yang heran, karena saat dia melihat ke arah Qing Lianshui, matanya Qing Lianshui itu tampak jernih dan duduk di samping nya seperti tidak ada yang terjadi sama sekali.
"Xiaoshui, Kamu sengaja melakukan nya, bukan?" Tanya Qing Lianxue pada Qing Lianshui dengan tatapan mata tajam, melihat ekspresi wajah Qing Lianshui seperti ingin melihat melalui kebenaran nya.
"Kakak Xue, apa yang Xiaoshui lakukan?" Tanya Qing Lianshui pada Qing Lianxue, dengan berpura-pura terkejut dan matanya masih tampak jernih dan polos. Rona merah muda pun perlahan muncul di kedua pipi nya Qing Lianshui. Sampai mati pun, dia tidak akan mengakui tindakan yang dilakukan oleh nya tadi, karena itu membuat dia menjadi malu.
Qing Lianshui juga tidak tahu iblis apa yang ada di dalam dirinya tadi, sehingga dia berbisik di telinga nya Qing Lianxue dengan lembut. Rona merah di kedua pipinya pun segera menjadi semakin terlihat.
"Kakak Xue, jangan alihkan topik pembicaraan, ayo bersiap-siap untuk pergi ke arena Huangtian" kata Qing Lianshui kepada Qing Lianxue, lalu setelah mengatakan itu Qing Lianshui segera pergi keluar dari kamarnya Qing Lianxue dengan cepat.
"Eh...." Kata Qing Lianxue dengan ekspresi heran di wajahnya.
Seingatnya, bukankah Qing Lianshui yang seharusnya sedang mengalihkan topik pembicaraan dengan dirinya?
Kapan anak laki-laki yang imut itu berubah menjadi licik?
Qing Lianxue mengusap telinga nya yang panas, menggelengkan kepala nya beberapa kali, lalu masuk ke dalam ruang Chaos Bead.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, Qing Lianxue pun keluar dari ruang Chaos Bead, dengan baju berwarna biru nya yang ujung roknya bersulam bulu Phoenix hitam, yang tampak sangat cocok untuk ekspresi wajahnya yang acuh tak acuh sekarang.
Qing Lianxue membuka pintu kamar, pada saat dia keluar, Qing Lianxue melihat mereka bertiga ini ternyata sudah menunggu dirinya. Lalu pada saat pandangan nya mengarah ke arah Qing Lianshui, telinga kanan nya tiba-tiba terasa panas dan dia tanpa sadar menyentuh telinga kanannya.
Mata Qing Lianshui menyala melihat tindakan Qing Lianxue, ada senyum tipis yang tersungging di wajahnya.
Zi Yaolei dan Qinglong juga melihat gerakan Qing Lianxue, akan tetapi mereka berdua tidak terlalu banyak berpikir, karena mereka berdua ini tidak melihat senyum tipis tadi yang tersungging di bibirnya Qing Lianshui yang berdiri di samping mereka berdua, sekarang ini mata mereka berdua hanya tertuju pada Qing Lianxue yang baru keluar dari kamar.
Qing Lianxue mengelak dari tatapan mata Qing Lianshui, akar telinga nya memerah, namun Qing Lianxue sama sekali tidak menyadarinya, dia segera berkata"ayo pergi sekarang"
"Ayo pergi" jawab mereka bertiga secara bersamaan.
Qing Lianshui bergerak lebih cepat dan memegang tangan kanannya Qing Lianxue dengan erat, dan dia tidak berniat untuk melepaskan.
Merasakan suhu panas dari tangan Qihg Lianshui...
Sepertinya penyakit jantung nya yang tersembunyi kambuh lagi, kedua pipinya terasa panas sekarang. Lalu dia harus bagaimana, dia berniat untuk menarik tangan nya dari genggaman tangan Qing Lianshui, akan tetapi hatinya sendiri enggan.
Sebenarnya ada apa dengan dirinya?
Pada saat dia sedang berpikir dengan sedikit linglung, suara Qinglong pun terdengar di telinga nya.
"Xiao Xue kemana kamu berjalan?" Tanya Qinglong dengan senyum lucu di wajahnya, lalu Qinglong segera memegang tangan kiri Qing Lianxue dan menariknya ke arah gerbong kereta keluarga Qing, melihat hal ini Qing Lianxue benar-benar malu.
Qing Lianxue menoleh dan melihat senyum memanjakan Qinglong, dan penyakit jantung tersembunyi ikut kambuh lagi, atau apakah sekarang dia harus menjauh dari Qinglong dan Qing Lianshui sekarang? Penyakit tersembunyi ini menjadi kambuh karena di picu oleh mereka berdua.
Beribu-ribu pikiran berputar di benak nya Qing Lianxue, akhirnya pada saat duduk di dalam gerbong kereta, Qing Lianxue memilih untuk duduk berdua dengan Zi Yaolei.
__ADS_1
Sementara Qing Lianshui dan juga Qinglong duduk berhadapan dengan kami berdua, sepertinya dia harus menjauh dari mereka berdua untuk sementara waktu untuk mengobati penyakit jantung yang tersembunyi.
Zi Yaolei mengeluarkan kue-kue kecil dan berkata "Lianxue, makan dulu. Kamu tidak makan apa-apa tadi"
Ah... sungguh Warcraft kontrak yang perhatian! Jadi Qing Lianxue tidak membantah dan segera mengambil kue itu dan memakannya dengan senyum di wajahnya, karena kue yang di suguhkan oleh Zi Yaolei ini memang enak, dia menyukai nya!
Qing Lianxue makan banyak kue kali ini, dan dia tidak memperhatikan mata Qing Lianshui, Qinglong dan juga Zi Yaolei yang melihat ke arah dirinya, dengan senyum bahagia di wajah mereka bertiga.
Melihat banyak remah-remah kue di sudut bibirnya Qing Lianxue, Zi Yaolei mengulurkan tangannya ke sudut bibir kecil merah muda nya Qing Lianxue, lalu dia menghapus remah-remah kue itu.
Qing Lianxue melihat jari-jari tangan Zi Yaolei menyentuh sudut bibirnya, dan gerakan jari-jarinya itu lembut, halus dan anggun, lalu Qing Lianxue mendongak dan melihat ekspresi serius dan juga kelembutan di mata nya Zi Yaolei, dia tidak tahu kenapa penyakit jantung tersembunyi nya itu pun muncul lagi.
Deg ..... deg.....deg...
Detak jantungnya semakin lama menjadi semakin cepat, pandangan Qing Lianxue jatuh pada bibirnya Zi Yaolei yang merah muda keunguan, tanpa sadar Qing Lianxue menelan ludah dan ingin merasakan betapa manisnya bibir itu.
Pikiran itu terlintas di benak nya Qing Lianxue, dan Qing Lianxue akhirnya segera tersadar, ekspresi terkejut dan tidak percaya muncul di wajahnya.
Mereka berdua terikat kontrak kesetaraan, lagi pula selain dari Warcraft pasangan bertarung, dia juga menganggap Zi Yaolei seperti keluarga nya sendiri.
Jadi.... bagaimana dia bisa punya pikiran yang memalukan dan jahat untuk Zi Yaolei?
Bagaimana mungkin dia punya pikiran yang kotor seperti itu untuk Zi Yaolei? Bukankah dia menghujat Zi Yaolei nya jika seperti ini?
Wajah Qing Lianxue merasakan kedua pipinya itu pana, Rona merah pun muncul di kedua pipi Qing Lianxue, dia melihat ke arah Zi Yaolei dengan tatapan bersalah di matanya, akan tetapi detak jantungnya masih tetap sama seperti sebelumnya.
Sebenarnya ada apa dengan dirinya?
__ADS_1