
"Lianxue bagaimana jika kita membeli rumah di dekat guild ini?"
Sebenarnya Zi yaolei masih teringat tatapan aneh orang-orang di penginapan dan dia sama sekali tidak menyukai tatapan itu.
"Aku sebenarnya juga berencana untuk membeli rumah di dekat guild tentara bayaran, supaya kita bisa tinggal lebih nyaman dan lebih mudah melakukan tugas nantinya"
Qing Lianxue ingin rumah yang tenang dan tidak menggangu kultivasinya.
"Ya aku juga setuju"
Qing Lianshui juga senang dengan kata rumah, itu berarti dia juga punya rumah bersama dengan kakaknya.
Menyelesaikan makanannya, mereka bertiga keluar dari restoran dan berkeliling mencari rumah yang cocok dengan kriteria mereka.
Setelah hampir 3 jam berlalu, mereka pun kembali tanpa hasil, tapi saat itu mereka bertiga melihat seorang perempuan paruh baya terlihat agak tidak berdaya dan mendengar sesuatu yang membuat mereka tertarik.
Ternyata perempuan paruh baya itu sebenarnya ingin menjual rumah milik neneknya tapi tidak ada satupun orang yang membelinya di daerah ini. Karena mereka takut kesialan rumah itu, pernah ada beberapa orang sebelumnya yang membelinya, tapi semua orang itu berakhir kematian ataupun cacat.
Cerita membuat Qing Lianxue tidak percaya, karena dia tidak pernah percaya pada ramalan dan hal-hal paranormal seperti itu. Dia pun membuat ide berani dan membeli rumah itu, jadi Qing Lianxue berhasil mendapatkan rumah yang murah dan juga hanya berjarak satu kilometer dari guild tentara bayaran.
Sesampainya di depan rumah, ketiganya melihat rumah ini cukup besar dan bahkan muat ditinggali oleh 100 orang. Seluruh ruang sudah dibersihkan dan tumbuhan di luar masih terlihat sedikit terawat, mereka bertiga puas dengan rumah ini.
Sekarang wajah Zi yaolei dan Qing Lianshui agak jelek melihat rumah yang luas ini, berarti keduanya sekarang sudah memiliki kamar masing-masing dan tidak bisa lagi tidur bersama Qing Lianxue. Tapi Qing Lianxue tidak menyadarinya dia sekarang sedang berkeliling melihat rumah barunya dengan penuh semangat.
Di tengah malam Qing Lianxue terbangun dan hampir berteriak, dia melihat Qing Lianshui dan Zi yaolei sudah tertidur pulas di sampingnya.
Tiba-tiba keduanya memeluk Qing Lianxue dengan erat, dia benar-benar tidak berdaya untuk mengusir mereka berdua melihat hari ini mereka pasti lelah.
"Lianxue tidurlah.."
Semburan nafas panas dari suara Zi yaolei di telinga dan lehernya membuat badannya sedikit kaku, jadi Qing Lianxue menghipnotis dirinya untuk lebih cepat tertidur dengan menghitung domba.
Paginya, ketika Qing Lianxue terbangun mereka berdua sudah tidak ada lagi di kamarnya. Dia tidak lagi memikirkan mereka dan kemudian pergi ke kamar mandi.
Qing Lianxue hari ini memakai pakaian serba hitam, dia harus melihat aula misi hari ini dan melihat apakah ada misi tingkat F.
Keluar dari kamarnya dia mencium bau makanan lezat, mengikuti aromanya dia terus berjalan ke ruang makan dan melihat keduanya sudah menunggunya.
"Kakak Xue ayo sarapan dulu"
Qing Lianshui berkata sambil menyajikan makanan untuknya.
Qing Lianxue duduk dan mulai makan, dia tidak bisa membantu tetapi memuji masakan ini hampir menyamai masakannya.
"Xioshui kamu benar-benar punya tangan yang baik dalam memasak, ini semua sangat lezat"
"Lianxue benar dengan kalian berdua yang bisa memasak disini makananku benar-benar terjamin"
Zi yaolei merasa dia sangat beruntung sekarang tuannya pandai memasak, ternyata bahkan adiknya juga punya bakat memasak tidak kurang darinya, ini benar-benar berkah.
Segera garis-garis hitam memenuhi dahi keduanya, Qing Lianxue lalu mengetuk kepala Zi yaolei.
"Lianxue kenapa mengetuk kepalaku"
Zi yaolei tidak paham apa yang salah, sepertinya yang dia katakan semuanya benar.
"Terlalu malas peduli padamu"
Baru kali ini Qing Lianxue melihat warcraft seperti ini.
Tidak butuh waktu lama dari rumahnya untuk sampai ke guild tentara bayaran.
"Aku tidak tahu apakah ada misi tingkat F hari ini?"
Qing Lianshui terlihat antusias dia ingin melakukan misi dimulai dari tingkat F.
"Pantas saja memilih misi tingkat F
Ternyata hanya tentara bayaran tanpa bintang" Suara perempuan kasar terdengar penuh penghinaan dan ejekan.
"Bukan urusanmu"
Zi yaolei segera muak mendengar suara kasar itu.
"Ck..ck.. keindahan kecil ini begitu temperamen"
Suara perempuan yang agak rendah terdengar. Walaupun Zi yaolei memakai topeng, perempuan itu tahu dari mata ungu keemasan yang menawan bahwa wajah itu adalah kecantikan yang menghancurkan negara. Mau tak mau mulutnya sampai meneteskan air liur.
Zi yaolei mendengus dengan jijik, jika bukan karena Qing Lianxue yang menghentikannya, dia akan melemparkan guntur hingga jiwanya hancur tidak bisa lagi berengkarnasi.
Melihat tanda 3 bintang di lencana kelompok tentara bayaran itu, Qing Lianxue sedikit menahan dirinya.
__ADS_1
Dia baru saja mulai melangkah dalam dunia tentara bayaran dan belum mengetahui apapun tentang peraturan disini, dia hanya menghela nafas kesal dan berkata
"Jika kami bisa menyelesaikan misi tingkat D, apa yang kelompok Huling akan pertaruhkan?"
"Poin dan bintang kalian masih nol, lagipula hanya tiga orang, sungguh konyol" yang lain dari kelompok Huling mengejek dengan jijik secara terang-terangan.
Tidak ada yang memperhatikan senyum dinginnya.
" Tentara bayaran Huling bintang 3, apakah kalian takut?"
Karena banyak yang menonton mereka berdebat, Qing Lianxue sengaja berkata dengan keras.
"Takut?, hanya tentara bayaran Hongxue kalian?"
Ketua tentara bayaran Huling, Jia Lu berkata sambil tertawa terbahak-bahak.
"Yang perempuan hanya pemborosan dan 2 anak laki-laki lemah, bahkan misi tingkat F aku tidak yakin"
Jia Lin sengaja berkata untuk mempermalukan Qing Lianxue.
"Katakan saja kalian takut kami bisa melakukannya!!"
Qing Lianshui berkata sambil mengejek kembali.
"Siapa bilang kami takut? Baiklah! Jika kalian bisa menyelesaikan misi tingkat D ini, poin kami bulan ini akan menjadi milik kalian, bagaimana?"
Jia Lu berkata dengan kilatan licik di matanya.
Sungguh licik! Kata-katanya benar-benar mengandung banyak celah, siapa yang tahu jika mereka sengaja tidak menerima misi dalam bulan ini maka jika tidak ada poin, bahkan jika ada banyak orang yang melihat taruhannya itu bukanlah kesalahan mereka jika tidak mengirim poin taruhan kepada tentara bayaran Hongxue.
"Aku rasa kalian masih takut, kamu bahkan tidak berani menyebut berapa poin yang tentara bayaran Huling kalian pertaruhkan" Suara Qing Lianxue mulai sedikit dingin.
"Aku rasa mereka takut"
"Huh.. tentara bayaran Huling adalah tentara bayaran bintang 3 bagaimana mereka bisa takut"
"Kalau begitu kenapa tidak berani menyebut jumlah poin yang dipertaruhkan"
"Iya..jika tentara bayaran Huling tidak mengambil misi bulan ini bukankah tidak ada poin"
"Ini sungguh picik dan penakut, bintang 3 itu tidak pantas untuk mereka"
(pejalan kaki ini komentarnya cukup panas, baiklah penulis akan mempertimbangkan posisi untuk tukang gosip di bab yang lain).
Baiklah satu kalimat gadis kecil itu membuat semua keadaan terbalik, tiba-tiba wajahnya sedikit lebih baik lalu berkata
"Baiklah! Jika kalian berhasil melakukan misi tingkat D 1000 poin akan menjadi milik kalian, tapi sebaliknya gagal dalam misi kalian akan keluar dan tidak akan pernah menyentuh dunia tentara bayaran lagi, bagaimana?"
"Tidak mungkin! Tentara bayaran Huling terlalu murah hati"
"Dengan 1000 poin mereka akan menjadi tentara bayaran bintang 1"
Berbagai bisikan terdengar diantara tentara bayaran.
Mata Qing Lianxue berkedip licik dan tersenyum secerah matahari
"Baiklah kami setuju, tapi kita berdua sebagai ketua kelompok harus bersumpah"
Sumpah di Xing Yue Continent ini adalah nyata, setelah sumpah dikatakan cahaya langit dan bumi akan mengunci sumpah mereka dan jika melanggar konsekuensinya adalah mati ataupun disambar petir.
Tidak tahan dengan berbagai ejekan dan lecehan, Jia Lu pun segera bersumpah begitu juga Qing Lianxue.
Segera cahaya langit dan bumi mengunci sumpah mereka, melanggar adalah kematian.
( 1000 poin \= bintang 1
10.000 poin \= bintang 2
50.000 poin \= bintang 3
100.000 poin \=bintang 4
500.000 poin \= bintang 5
1 juta poin \= bintang 6
5 juta poin \= bintang 7
8 juta poin \= bintang 8
10 juta poin \= bintang 9
__ADS_1
15 juta poin \= bintang 10 )
Tentara bayaran tingkat 9 hingga 10 bisa dikatakan legenda dalam benua Xing Yue ini.
"Xioshui kakak Xue minta maaf kita sekarang tidak bisa mengambil misi tingkat F untuk misi pertama"
Mengambil misi pertama tingkat F adalah keinginan Qing Lianshui.
"Tidak apa-apa, bukankah lebih keren menyelesaikan misi tingkat D untuk pertama kalinya mengambil misi"
Walaupun sedikit kecewa tapi yang dikatakan Qing Lianshui adalah kebenarannya.
"Sekarang mari kita lihat papan misi dulu, pilih saja yang paling sulit"
Jika didengarkan oleh yang lainnya Zi yaolei mungkin akan ditertawakan, tapi dia punya modal untuk mengatakannya dengan kekuatan tingkat binatang sucinya.
Di papan misi terlihat beberapa tingkat misi dengan poin dan bayaran atau hadiah yang sesuai untuk tugas tersebut.
Ada 1 misi tingkat D yang menarik perhatian Qing Lianxue yaitu misi mendapatkan bunga lotus cahaya, dengan poin 100 dan bayaran 500 koin emas dengan waktu 1 bulan.
Namun mendapatkan bunga lotus cahaya ini tidak mudah seperti kelihatannya, karena bunga lotus cahaya sangat mirip dengan bunga lotus suci sama-sama berwarna putih, perbedaannya adalah bunga lotus cahaya ini bersinar di malam hari.
Tingkat kesulitannya menjadi 2 kali lipat, untuk mendapatkan harus mencari di malam hari.
"Lianxue, sepertinya kamu sudah memutuskannya?"
Tapi pertanyaan Zi yaolei lebih seperti pernyataan.
Qing Lianxue membuat ekspresi wajah yang tidak bisa diprediksi.
"Ya"
"Memang apa yang diputuskan?"
Qing Lianshui masih bertanya dengan, misteri apa ini?
Mereka bertiga berjalan ke petugas pengambil misi dan mengatakan tentang misi yang diambil.
Ketika mereka bertiga keluar banyak para tentara bayaran yang melihat mereka dan berbisik dengan penghinaan dan ejekan.
Sebagai seorang kultivator telinga Qing Lianxue tentu saja dapat mendengar semua perkataan mereka
"Baiklah aku akan mendapatkan semua uang itu dan jangan terlalu menyalahkan ku nantinya, ini adalah sesuatu yang harus kalian bayar"
Matanya mulai dingin dan seringai berbahaya muncul di bibirnya
"Xioshui ambil uang ini bertaruhlah pada tentara bayaran Hongxue"
Perkataan Qing Lianxue membuat Qing Lianshui bingung kemudian melihat ke arah tentara bayaran yang lainnya, dia tersenyum cerah.
"Baiklah, serahkan padaku!"
Mengambil kantong uang senilai satu juta koin emas lalu berjalan ke arah kerumunan dan bertaruh sesuai instruksi Qing Lianxue.
"Bagaimana?"
Zi yaolei agak penasaran apakah ada yang bertaruh untuk kelompok tentara bayaran mereka.
"Berhasil, tapi sedikit menyedihkan kita hanya bertaruh untuk diri kita sendiri" Qing Lianshui berkata 'menyedihkan' tapi senyumnya masih cerah.
"Kita pulang dulu, besok kita akan ke hutan Warcraft lapisan 4, bunga lotus cahaya yang harus kita dapatkan ada di sana" Qing Lianxue yakin 1000 poin itu akan menjadi miliknya.
Rumah Xue
Saat Qing Lianxue memejamkan matanya terdengar langkah kaki menuju kamarnya, dia mendesah tak berdaya tidak perlu melihatnya itu pasti Zi yaolei dan Qing Lianshui.
Keduanya berjalan dengan hati-hati ke arah kamar Qing Lianxue, saat membuka pintu, mereka berdua melihat Qing Lianxue tertidur saling memandang lalu berbaring di sebelah kiri dan kanan Qing Lianxue.
"Kalian berdua bukankah kamarnya sekarang sudah ada?"
Dari kata-katanya bisa dipastikan Qing Lianxue sedang tidak senang.
"Kakak Xue di kamarku sangat gelap dan aku takut tidur sendiri, tidak bisakah xioshui tidur di sini?"
Matanya sekarang seolah-olah berkata jika tidak setuju, air matanya akan keluar.
"Lianxue besok kita bertiga akan menjalankan misi ke hutan, malam ini bukankah lebih baik tidur bersama?"
Mata Zi yaolei masih menatap Qing Lianxue dengan harapan
"Baiklah"
__ADS_1
Siapa yang bisa menolak jika dipandang oleh keduanya seperti itu.
Mata keduanya menjadi cerah lalu mulai memeluk Qing Lianxue dan segera tertidur pulas.