
"Qing! Lian! Xue! Beraninya kamu!"
Teriak Qing Lianyi dengan suara yang dipenuhi dengan amarah. Sialan! Berani-beraninya Qing Lianxue ini untuk bermesraan di depan ku, apalagi dengan seseorang yang akan menjadi selirnya di masa depan.
Qing Lianxue pun melepaskan pelukannya, dan melihat ke arah Qing Lianyi dengan tatapan marah.
"Kenapa aku tidak berani?"
Tanya Qing Lianxue dengan kilatan dingin di matanya, melepaskan cadarnya dan wajahnya yang jelek pun terlihat jelas.
Lalu Qing Lianxue mencium pipi Qing Lianshui, kemudian dia melihat ke arah Qing Lianyi dengan provokatif.
Pipinya Qing Lianshui langsung memerah, walaupun ciuman itu tidak langsung menyentuh kulitnya, dihalangi oleh cadar, Qing Lianshui lalu memalingkan wajahnya, tidak berani untuk melihat Qing Lianxue. Hatinya sangat senang dan jantung nya masih beredar kencang.
Melihat reaksi Qing Lianshui yang memalingkan wajahnya, seringai muncul di wajah Qing Lianyi. Si cantik itu pasti takut dengan wajah Qing Lianxue, makanya dia tidak berani untuk melihat dan sekarang memalingkan wajahnya, supaya tidak dipukuli oleh dimarahi oleh si jelek!.
(Imajinasi mu berlebihan!)
"Qing Lianxue kamu sangat jelek! Xiaoshui pasti mual dan ingin muntah karena kamu mencium pipinya tadi!" Kata Qing Lianyi dengan kecemburuan yang terlihat jelas di wajahnya.
"Jangan panggil nama ku sembarangan! Nama itu bukan untuk kamu panggil!" Kata Qing Lianshui dengan marah, nama itu hanya untuk kakak Xue yang bisa memanggilnya.
"Hehehe.... kecantikan itu sangat agresif dan pemarah" goda Qing Lianyi.
Sudut mulut Qing Lianxue berkedut hebat, Qing Lianyi ini tidak sadar diri atau apa? karena pada saat ini, posisi dia sedang diikat dan akan dihukum berat. masih saja Qing Lianyi ingat untuk menggoda laki-laki.
Apalagi yang dia goda adalah Xiaoshui-nya!
Juga berani untuk menggoda adiknya di depannya! Qing Lianyi ini sangat tidak ingin hidup lebih lama lagi rupanya, hm..?!
Wajah Qing Lianxue menghitam, tapi karena makeup jelek yang dilakukan oleh Qinglong, wajah Qing Lianxue terlihat tanpa ekspresi apapun dan tidak terlihat, apakah Qing Lianxue ini marah atau bukan?
__ADS_1
"Huh...!!"
Qing Lianshui mendengus dingin dan berdiri di belakang Qing Lianxue, untuk menghindari pandangan cabul dari Qing Lianyi.
Qing Lianyi menjadi lebih marah lagi, kenapa kecantikan itu malah pergi berdiri di belakang Qing Lianxue? Ini pasti dipaksa oleh Qing Lianxue yang jelek! Pasti itu!
Jika Qing Lianxue mendengar isi pikiran Qing Lianxue, dia pasti akan berkata sambil menggelengkan kepalanya, yaitu'Imajinasi mu menang terlalu kaya Qing Lianyi'
"Jelek! Lepaskan kecantikan kecil itu, dia tidak pantas dengan orang yang jelek seperti mu!"
Kata Qing Lianyi dengan kemarahan, Qing Lianyi meronta-ronta ingin lepas dari rantai yang mengikatnya.
"Jelek?" Kata Qing Lianxue dengan terkejut, lalu dia membalikkan badannya dan melihat ke arah Qing Lianshui dengan sedikit cemberut.
"Xiaoshui, kakak Xue jelek sekarang, apakah kamu akan meninggalkan kakak Xue?"
"Tidak! Seperti apapun rupa kakak Xue, Xiaoshui tidak akan pernah meninggalkan kakak Xue, yang disukai oleh Xiaoshui adalah jiwa kakak Xue, tidak masalah bagaimana kulitnya. Suatu saat nanti, bukankah semua orang akan tua. Tetapi kasih sayang dari hati dan jiwa itu terukir dan tidak pernah pudar"
Mendengarkan kata-kata Xiaoshui, hati Qing Lianxue bergetar, karena Qing Lianshui mengatakan itu adalah jiwa! Jiwanya adalah yang dia sukai.
Ini adalah rahasia besarnya, bahwa dia meminjam mayat dengan jiwa.
Tidak tahu apakah kata-kata itu untuk akting, atau pun itu kata-kata yang sebenarnya, hati Qing Lianxue sangat senang.
Membalikkan badannya, dia melihat ke arah Qing Lianyi. Hari ini dia pasti akan membuat Qing Lianyi tersiksa secara fisik dan mental!
"Oh... apakah kamu sangat bangga, karena kamu punya penampilan yang dianggap cantik seperti laki-laki?"
Tanya Qing Lianxue dengan suara yang dingin dan dipenuhi ejekan.
"Huh! Tentu saja!"
__ADS_1
Jawab Qing Lianyi dengan suara yang sombong dan bangga, karena fakta memang benar bahwa Qing Lianxue ini sangatlah jelek, wajahnya yang cantik ini, adalah satu-satunya hal yang membuat dia masih bangga di depan Qing Lianxue.
"Oh.."
Qing Lianxue berkata oh... dengan sedikit terkejut.
Kemudian Qing Lianxue tersenyum kecil, tiba-tiba rambutnya kembali ke warna biru aqua dan pupil merah itu berubah menjadi pupil ungu.
Namun bukan itu yang paling mengejutkan, Qing Lianxue kemudian mengeluarkan sihir air dari tangan kanannya dan selanjutnya Qing Lianxue mengarahkan sihir air itu ke wajahnya sendiri.
Hanya beberapa detik kemudian, wajah asli dari Qing Lianxue pun terungkap di depan Qing Lianyi.
Wajah Qing Lianxue yang seputih salju, alis ramping, dua pasang mata ungu menghanyutkan jiwa, hidung qiong, gigi putih, bibir kecil merah muda yang montok dan juga tiga ribu sutra biru aqua terurai di bahunya.
Apa yang muncul di depan Qing Lianyi adalah, kecantikan yang tiada tara nya! Wajah Qing Lianxue ini memang lebih cantik, dari pada laki-laki yang ada di benua Xing Yue.
Pantas saja Qing Lianshui dan juga kecantikan yang berbaju hijau itu, berhasil menjadi milik Qing Lianxue.
Pandangan Qing Lianyi saat ini bukan lagi pandangan yang penuh dengan kebencian ataupun niat membunuh, tetapi emosi di mata Qing Lianyi saat ini adalah ***** dan juga keinginan untuk memiliki.
Mata Qing Lianyi melebar tidak percaya, dengan apa yang dilihat olehnya saat ini, mulutnya terbuka dan tertutup, air liurnya mengalir dan menetes ke lantai.
Jangan katakan kecantikan kecil yang bernama Xiaoshui, dan satu lagi yang berambut dan bermata hijau, bahkan jika mereka berdua membuka cadar mereka berdua, Qing Lianyi merasa mereka berdua tidak akan pernah bisa menandingi kecantikan wajah dan temperamen dari Qing Lianyi.
Jika dia tahu selama ini bahwa Qing Lianxue ini, adalah kecantikan yang tiada tara nya, dia tidak akan pernah membunuh Qing Lianxue, tetapi dia akan mengurungnya di halamannya, dengan begitu tidak akan ada orang yang bisa melihat kecantikan yang tiadanya ini, kecantikan semacam ini seharusnya hanya dimiliki olehnya.
Bagaimana mungkin jenis kecantikan tiada tara nya seperti ini dibiarkan untuk diperlihatkan kepada orang lain? Hanya dia saja yang boleh tahu dan menikmati keindahan itu.
"Menjijikkan...!!"
Kata Qing Lianshui dengan suara yang dingin dan marah, berani sekali untuk melihat kakak Xue dengan pandangan yang tidak senonoh semacam itu, apalagi dari orang yang berhati jahat dan ambisius seperti Qing Lianyi di depannya ini.
__ADS_1
Garis-garis hitam memenuhi dahinya, Dia tidak salah lihat bukan? Saat ini Qing Lianxue merasakan merinding dalam hatinya, dia mengira dengan melepaskan cadarnya, Qing Lianyi akan menjadi semakin histeris dan juga semakin bertambah kebencian dan amarah kepada dirinya.