
Mata Qing Lianxue sekarang dipenuhi dengan kekhawatiran dan kerinduan.
"Yaolei, apakah ke lima orang ini melakukan dengan baik 4 bulan ini? terutama Xioshui, aku lebih mengkhawatirkannya"
Tidak melihat adik kecil yang patuh dan imut lebih dari 4 bulan, Qing Lianxue lebih merindukannya.
"Lianxue, yakinlah! Aku rasa xioshui harus seperti ini supaya dia bisa tumbuh lebih dewasa"
Zi yaolei berkata dalam hatinya, jika tidak seperti ini, kapan dia bisa berdua saja dengan Lianxue.
Keluar dari pelukan Zi yaolei, dia berdiri melihat ke arah langit dan kemudian memakai topeng tentara bayaran Hongxue.
Matanya mulai berkedip licik dan bibir kecil merah nya terbuka
"Yaolei, saatnya membuat kejutan untuk mereka berlima"
"Aku menantikan bagaimana ekspresi wajah mereka"
Walaupun tidak senang bertemu kembali dengan saingan cinta, tapi Xioshui adalah tameng yang bagus untuk selalu dekat dengan tuannya.
Zi yaolei yang memikirkan ini, sedikit lebih lega dalam hatinya.
Rumah Xue
"Apakah kalian juga merasa dingin di punggung kalian?"
Qing Lianshui bertanya pada keempat dari mereka. Tapi Qing Lianshui merasa seperti ada orang yang memperhitungkannya.
"Ya"
Hei Ling menjawab, karena dia Merasakan dingin di punggungnya.
"Kami juga"
Shi Liang dan Fei Chen menjawab bersamaan.
"Aku mulai merindukan kapten sekarang"
Ji Hua sekarang mulai merindukan malaikat penolongnya.
"Selama satu minggu ini kita tidak akan mengambil misi, sekarang kalian bisa pergi jalan-jalan atau beristirahat"
Kakak Xue, kamu harus menepati janjimu. Dalam satu minggu ini aku akan menunggumu.
"Baik Chief Qing"
Keempatnya sangat bahagia dalam hati mereka, karena mereka tahu kenapa Chief Qing tidak mengambil misi dalam minggu ini.
Kapten mereka akan kembali menjadi tentara bayaran dan dapat mengatur rencana besar itu lebih cepat.
Jadi keempatnya memutuskan untuk istirahat di rumah saja, karena periode 4 bulan hampir tiba dan kemungkinan bertemu dengan kapten di rumah Xue lebih besar daripada jalan-jalan.
3 hari kemudian,
Di belakang halaman rumah Xue, berdiri seorang anak laki-laki kecil yang cantik. Dia mempunyai rambut biru dan mata biru yang besar dan cemerlang.
Tapi saat ini mata biru yang cemerlang itu bercampur dengan kesedihan. Matanya menatap ke langit malam yang terang dengan cahaya bulan dan bintang yang berkelap-kelip, air matanya perlahan mengalir dan bibir kecilnya terbuka
__ADS_1
"Kakak Xue, aku..."
Sebelum Qing Lianshui selesai dengan kata-katanya, dia dipeluk dari belakang dan pelukan ini sangat akrab, pelukan dari orang yang dia rindukan dan dia cintai.
Dia membalikkan badannya dan mulai memeluknya dengan erat
"Kakak Xue, aku tahu kamu tidak akan pernah meninggalkan xioshui sendirian"
"Xioshui, maaf... kedepannya kita tidak akan pernah berpisah lagi"
Sebenarnya Qing Lianxue sudah kembali dari 3 hari yang lalu dan mengamati berbagai tingkah laku konyol mereka.
Tapi hari ini melihat adiknya sedih dan mengeluarkan air mata seperti ini, membuat hatinya merasa sakit dan tidak tahan.
Jadi dia keluar dari ruang chaos bead dan ingin menghapus air matanya, karena menurut Qing Lianxue adiknya adalah anak kecil yang ceria dan sedih tidak cocok untuknya.
"Ekhm...., Kalian berdua benar-benar melupakan ku, jika sudah berpelukan seperti ini"
Kata-kata Zi yaolei dipenuhi kecemburuan.
"Saudara Lei, kamu selalu bersama dengan kakak Xue selama 4 bulan ini, jadi sekarang giliran ku. Aku akan tidur dengan kakak malam ini, juga aku tidak akan melepaskan pelukanku"
Qing Lianshui berkata dengan wajah dipenuhi kemenangan kepada Zi yaolei dan menjulurkan lidahnya mengejek dengan kekanakan.
Tidak mau kalah, Zi yaolei juga memeluk lengan Qing Lianxue
"Malam ini aku juga tetap akan tidur di kamar Lianxue"
Kelakuan kekanakan dari Zi yaolei dan Qing Lianshui, membuat dia tampak tidak berdaya dan lucu.
"Baiklah, kalian berdua akan tidur di kamarku malam ini"
"Kamu tidak bisa melanggar janjimu"
Mendengar perkataan keduanya dia memutar matanya dengan malas, bibirnya bahkan berkedut. jika dia tidak berjanji keduanya akan tetap tidur di dalam kamarnya tanpa malu-malu. Jadi Qing Lianxue menjawab dengan tidak berdaya
"Ya, aku tidak akan mengingkari"
"Aku tahu kakak yang paling menyayangi xioshui"
Qing Lianshui berkata sambil tersenyum puas.
"Tunggu!!"
Qing Lianxue berteriak secara tidak sadar karena terkejut dengan sesuatu yang membuatnya tidak diterima.
"Kakak Xue, ada apa?"
"Lianxue, ada apa?"
"Xioshui bagaimana mungkin kamu lebih tinggi dariku, aku lebih tua darimu satu tahun"
Ini adalah krisis dalam pertumbuhan.
Mendengar perkataan Qing Lianxue, dia hanya merasa lucu di dalam hatinya. Zi yaolei benar-benar ingin melihat, bagaimana kepala kecilnya berpikir.
"Bukankah ini lebih baik, jadi xioshui bisa melindungi kakak Xue"
__ADS_1
Kata-kata Qing Lianshui penuh dengan ketulusan, tapi jika di lihat dalam kedalaman matanya itu adalah cahaya rubah.
( Tampaknya xioshui kita yang murni sekarang sudah mengaktifkan mode perut hitamnya )
Ternyata perasaan dilindungi itu sangat baik, aku menyukai nya.
"Terserah"
Qing Lianxue mengeluarkan kata yang tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam hatinya.
Melihat Qing Lianxue yang masih nyaman dalam pelukannya, Qing Lianshui berjanji dalam hatinya
'kakak Xue aku akan selalu melindungi mu dan mencintai mu'
Di sebuah sudut gelap halaman belakang rumah Xue, terdapat 4 orang yang melihat adegan ketiganya dengan antusias. Bahkan mulai membentuk gosip, yang hanya tuhan yang tahu kebenarannya.
"Aku senang melihat chief Qing mulai ceria seperti dulu"
Ji Hua masih dengan kata-katanya dengan pemikiran sederhana.
"Lihatlah chief Qing dan kapten adalah pasangan yang cocok dan diberkahi oleh surga"
Shi Liang mulai memasukkan sedikit bahan gosip.
"Kamu mengatakannya, bagaimana jika Chief Zi tahu?"
Hei Ling berkata sambil mengetuk kepala Shi Liang, gadis konyol ini selalu kata-katanya tidak pernah disaring terlebih dahulu.
"Aw....Hei Ling kamu...."
Shi Liang sangat kesal diketuk di kepalanya, tapi karena Hei Ling adalah laki-laki, dia menahannya.
"Kalian semua juga tahu Chief Zi juga mencintai kapten"
Fei Chen sekarang mulai terpancing dengan bahan gosip Shi Liang.
Mendengar perkataan Fei Chen, dia senang dalam hatinya. Gosipnya sudah dimulai, Shi Liang berkata
"Lihatlah ketiganya bersama tampak sangat harmonis. Tapi itu tergantung kapten, Siapa diantara keduanya yang akan dipilih".
Hei Ling melihat ke arah Shi Liang dan berkata "Bodoh! Bahkan jika kapten memilih Chief Qing, bukankah Chief Zi tetap akan bersama kapten"
"Chief Zi adalah warcraft kontrak kapten, tentu saja keduanya akan hidup dan mati bersama"
Fei Chen mulai mengatakan kebenaran yang dia tahu.
"Kapten adalah orang yang lambat dalam perasaan, aku rasa perlu beberapa tahun lagi untuk melihat siapa yang akan dipilih kaptenya"
Ji Hua agak sedikit kasihan dengan kaptenya yang EQ nya berada di titik paling rendah di antara mereka.
"Ji Hua kamu benar, aku akan lebih dengan cermat mengamati"
Lagi-lagi kata-kata konyol keluar dari mulut Shi Liang.
"Ketika Fang Liu, Jiu Mei dan Ju Yu kembali kita akan mendiskusikan hal ini dengan mereka"
Fei Chen berkata dengan ekspresi serius di wajahnya, tapi dia tidak tahu sekarang dia sudah benar-benar melompat ke lubang gosip Shi Liang.
__ADS_1
Pada saat Fei Chen menyadarinya dia sudah tidak bisa keluar lagi.