Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 156. Siapa yang ceroboh?


__ADS_3

Waktu pun jatuh ke dalam keheningan untuk sementara waktu.


Tiba-tiba sinar hijau dan sinar ungu muncul di depan Qing Lianxue dan Qing Lianshui, yang segera memecah keheningan di dalam ruangan.


Qinglong menyipitkan matanya, pada saat dia melihat Qing Lianshui yang duduk di samping Qing Lianxue sambil memalingkan wajahnya untuk menyembunyikan rona merah muda di wajahnya, dan pada Qing Lianxue yang menatap ke arah Qing Lianshui dengan tatapan mata tertegun dan sepertinya lebih ke terkejut.


Zi Yaolei secara alami juga menyadari keanehan di dalam ruangan ini, dan melihat rona merah muda di wajah Qing Lianshui, bukankah seperti yang dia pikirkan? Mata Zi Yaolei punĀ  berkedip, jadi dia segera menekan ketidaknyamanan dalam hatinya dan segera bertanya pada mereka berdua


"Apa yang terjadi?" Nada suaranya masih terdengar lembut di telinga, tetapi ada amarah tersembunyi yang tertekan, sehingga yang mendengar nya akan bergidik dalam hatinya.


Secara alami Qing Lianxue dan juga Qing Lianshui bergidik dalam hati mereka, dan segera menjawab nya bahkan secara serempak yang tidak pernah terduga "Tidak ada"


Setelah menjawab dengan serempak, keduanya saling memandang sekali lagi dan bertemu dengan pupil biru berair itu, Qing Lianxue tidak tahu apa yang terjadi sekarang, kenapa detak jantung nya sama seperti pada saat perjamuan ulang tahun itu?


Sepertinya dia harus benar-benar pergi ke dokter!


Setelah memikirkan kemungkinan hal ini, Qing Lianxue segera bangkit dari tempat tidurnya, akan tetapi karena langkahnya yang tidak stabil pada saat dia turun dari kasurnya, Qing Lianxue akhirnya jatuh dan nasibnya sudah dipastikan untuk mencium lantai ini sepertinya!


Kejadiannya terlalu cepat dan Qing Lianxue memejamkan matanya dan rasa sakit yang dia harapkan tidak datang, malahan dia jatuh ke dalam pelukan hangat dan berbau seperti bunga lavender, dan dia juga tahu bahwa sekarang dia sedang dalam pelukannya Zi Yaolei.


Qing Lianxue membuka matanya, lalu dia mendongakkan kepalanya dan menatap ke arah Zi Yaolei, matanya berkedip dengan kepolosan dan juga kebingungan pada saat yang sama.


Melihat kepolosan dan kebingungan di pupil ungu Qing Lianxue, amarah tersembunyi dalam hati Zi Yaolei secara ajaib menghilang sekaligus.


"Kenapa begitu ceroboh..?" Zi Yaolei berkata dengan nada mencela, sambil mengelus kepalanya Qing Lianxue, dengan tatapan yang memanjakan.

__ADS_1


"Siapa yang ceroboh! Ini hanya kecelakaan yang tidak disengaja" bantah Qing Lianxue dengan ekspresi cemberut di wajahnya.


Mendengar kata-kata Qing Lianxue yang penuh dengan bantahan, segera membuat Qing Lianshui dan Qinglong menghela nafas lega.


"Cepat bersiap-siap, kita akan pergi ke arena Huangtian sebentar lagi" kata Qinglong dengan suara yang tenang, tetapi matanya terus melihat tangan Zi Yaolei yang menahan Qing Lianxue, seolah-olah ingin melubangi tangan nya Zi Yaolei.


Zi Yaolei tersenyum provokatif pada Qinglong dan Qing Lianshui pada saat yang bersamaan, Zi Yaolei kemudian mempererat pelukannya.


Qinglong dan Zi Yaolei yang melihat senyum provokatif dan tindakan yang dilakukan oleh Zi Yaolei, mereka berdua pun mengutuk diam-diam dalam hati mereka, sungguh tercela!


Zi Yaolei ini sangat pandai, untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan! Sangat tidak tahu malu!


Berapa kali pun mereka berdua terus mengutuk dalam hati mereka, tidak ada gunanya karena, Zi Yaolei pada saat ini masih memeluk Qing Lianxue dengan ekspresi bahagia di wajahnya.


Zi Yaolei melepaskan pelukannya dan menurunkan Qing Lianxue dengan ekspresi sangat enggan di wajahnya, Qinglong dan Qing Lianshui yang melihat keengganan Zi Yaolei segera mengembalikan senyum di wajah nya mereka berdua. Setelah itu mereka berdua pun keluar dari kamar nya Qing Lianxue dengan sangat tenang, diikuti oleh Zi Yaolei dengan wajah yang penuh keengganan di belakang.


Dan Qing Lianxue pada saat ini sedang berada di dalam ruang Chaos Bead, untuk mandi dan bersiap-siap.


Beberapa menit kemudian, Qing Lianxue pun keluar dari ruang Chaos Bead dengan senyum di wajahnya.


Melihat topeng perak di tangan nya, Qing Lianxue memasukkan kembali topeng perak itu ke dalam cincin penyimpanan, di tangan kanannya.


Arena Huangtian,


Lima gerbong kereta mewah dengan lambang naga hijau terparkir dengan apik di luar arena Huangtian.

__ADS_1


"Lihat itu gerbong kereta keluarga Qing!" Kata seorang wanita berseru dengan suara yang keras, sehingga semua orang mendengar kata-kata yang di ucapkan oleh wanita itu dan perhatian mereka segera di alihkan ke lima gerbong kereta keluarga Qing.


"Apakah nona muda Lianxue ada di dalam salah satu gerbong itu?" Tanya seorang laki-laki dengan suara yang bersemangat, ada harapan terlihat jelas di matanya, setelah menanyakan itu wajahnya segera memerah karena dia malu dilihat oleh beberapa orang karena dia bertanya seperti itu tadi.


"Pasti ada! Tidak mungkin nona muda Lianxue tidak datang untuk pergi menonton pertandingan Wuyi yang sudah tahap semi final kali ini!" Kata seorang laki-laki dengan suara yang agak tenang, tetapi bila di dengar lagi lebih cermat suaranya itu terdengar sedikit agak bersemangat.


"Kakak Xue punya banyak sekali penggemar laki-laki, yang datang menyambut kali ini" kata nya Qing Lianshui dengan suara yang lembut, akan tetapi ekspresi wajahnya pada saat ini terlihat agak sedikit suram.


Dan Ekspresi wajahnya Qinglong dan Zi Yaolei, tidak jauh berbeda dengan ekspresi wajah Qing Lianshui saat ini.


Segera setelah Qing Lianshui selesai berbicara, udara di dalam gerbong kereta pun menjadi turun lagi, dan Qing Lianxue orang yang menjadi protagonis dalam pembicaraan semua orang, sekarang dia berada dalam dilema, dan udara suram di dalam gerbong kereta ini, membuat Qing Lianxue menelan ludah nya sendiri diam-diam.


"Penggemar laki-laki apanya? Aku bahkan tidak tahu apa-apa tentang masalah ini!" Kata Qing Lianxue dengan marah, ekspresi wajahnya menunjukkan keluhan yang tidak ada habisnya dan banyak kesedihan. Dia sangat polos, Ok? Kenapa dia selalu menjadi yang teraniaya!


Dan yang anehnya dia tidak bisa melawan sama sekali!


Biasanya jika orang lain yang membuat dia teraniaya seperti ini, dia pasti akan memperingatkan orang itu dengan 'sangat baik'!


Namun, jika itu adalah ketiga orang ini, Qing Lianxue merasa sangat tidak berdaya dalam hatinya, dan Menutupi nya dengan berakting dengan ekspresi wajah penuh keluhan.


Faktanya adalah dia sangat tertekan ketika melihat ekspresi suram dan tidak bahagia di wajah Qing Lianshui, Qinglong dan Zi Yaolei. Tetapi dia tidak akan pernah mengatakan nya, takutnya mereka tidak akan pernah lagi terpengaruh dengan ramuan.


Ketika mereka bertiga melihat ekspresi penuh keluhan, dan juga kesedihan di wajahnya Qing Lianxue, jantungnya sepertinya tersumbat oleh sesuatu dan sangat tidak nyaman.


"Kakak Xue, kami hanya bercanda, ayo turun dari gerbong kereta dulu" kata Qing Lianshui dengan senyum lembut di wajahnya, kemudian dia tidak lupa untuk mengedip matanya pada Qinglong dan Zi Yaolei.

__ADS_1


__ADS_2