Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 95. Usaha tidak pernah mengkhianati hasil


__ADS_3

"Kakak Xue, kapan kamu datang ke halaman belakang? kenapa aku tidak menyadarinya sama sekali?"


Tanya Qing Lianshui pada Qing Lianxue dengan ekspresi heran dan juga terkejut di wajahnya.


"Baru saja, dan em... benarkah?"


Kata Qing Lianxue dengan suara yang tenang, dan pertanyaan yang dia tanyakan karena dia juga sedikit terkejut bahwa Qing Lianshui tidak merasakan nya sama sekali.


Qing Lianshui tidak menjawab, dia hanya melihat ke arah Qing Lianxue dan menganggukkan kepalanya.


Mendapatkan penegasan dari Qing Lianshui, Qing Lianxue segera teringat bahwa dia menahan nafasnya dan juga memakai kekuatan kultivasi nya, tidak menggunakan sihir dan seni beladiri sama sekali, jadi pantas saja Qing Lianshui tidak bisa merasakan saat dia datang ke halaman belakang ini. Ini juga karena Qing Lianshui bukanlah seorang kultivator, jadi itu wajar saja.


"Itu berarti kemampuan mu masih belum cukup" Qinglong berkata tanpa ampun kepada Qing Lianshui, tanpa ekspresi apapun di wajahnya. tidak mungkin menggunakan bakat saja untuk bisa bersama dengan Xiao Xue, butuh kegigihan dan tekad untuk terus meningkatkan kekuatan sihir dan juga menyadarkan kecerdasan emosional nya Xiao Xue. Itu butuh kerja keras dan juga kesabaran, kan?


Ini juga tergantung apakah Qing Lianshui sudah menyadari celahnya, dalam bakat dan juga ketinggian kekuatan sihirnya dengan Xiao Xue.


Setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Qinglong, senyum di wajah Qing Lianshui hampir saja memudar, dan dia hanya bisa mempertahankan senyum laku di wajahnya. Wajahnya yang tadinya memerah karena kelelahan, tiba-tiba saja mulai terlihat pucat dan bahkan kelelahan nya belum lama hilang. Juga kata-kata Qinglong berhasil membuat kaki Qing Lianshui gemetar, kedua tangannya tanpa sadar melepaskan pedang suci yang tertancap di tanah, sehingga tubuhnya terjatuh ke tanah.


Karena energi di tubuhnya sudah sepenuhnya terkuras dan bahkan dia sepertinya tidak bisa menggerakkan jari-jarinya lagi. Mengira bahwa dia akan terjatuh, Qing Lianshui segera menutup mata nya, tetapi rasa sakit yang dia harapkan tidak kunjung datang. Malahan dia jatuh ke tempat yang empuk dan hangat, apakah di bawahnya tadi ada kasur ya?


Kemudian Qing Lianshui membuka matanya, ternyata tidak seperti yang dia pikirkan, sekarang dia berada di dalam pelukan Qing Lianxue.


"Kakak Xue?"


Kata Qing Lianshui dengan lemah.


"Um"


Jawab Qing Lianxue dengan tenang, lalu dia segera melihat ke arah Qinglong yang berdiri dengan sangat tenang, seolah-olah kata-kata tadi itu, tidak keluar dari mulutnya.


Qing Lianxue menghela nafas panjang, dia tahu bahwa kata-kata Qinglong ini hanya supaya Xiaoshui ini berlatih lebih giat lagi, naik sihir dan seni beladiri nya.

__ADS_1


"Xiao Longlong buat kata-kata yang lebih tepat"


Qinglong menyentuh hidungnya dan batuk dengan canggung, menurutnya kata-kata seperti itu lebih efektif! Juga lihat saja bagaimana Qing Lianshui bereaksi? Jelas Qing Lianshui masih terjebak dalam kekhawatirannya sendiri, dia sudah mengenal Xiaoshui ini lebih selama dua tahun lebih, dan tentu tahu bahwa anak macam apa Qing Lianshui itu.


Sementara itu, Qing Lianshui masih terjebak dalam iblis sihirnya sendiri sekarang. Di bawah pupil biru yang agak meredup itu, muncul kilatan merah yang dingin dan jahat.


"Xiaoshui jangan terlalu untuk memikirkan kata-kata Qinglong"


Kata Qing Lianxue dengan suara yang tenang dan lembut. Lalu dia berkata sekali lagi kepada Qing Lianshui dengan sikap yang percaya diri.


"Usaha tidak pernah mengkhianati hasil"


'Usaha tidak pernah mengkhianati hasil'


Kata-kata ini terus bergema di dalam benak Qing Lianshui, jika begitu......


Sebuah pikiran terlintas di benak nya Qing Lianshui, maka dia akan terus berlatih dengan keras, dan juga akan terus mencerahkan kesadaran emosional kakak Xue, tetapi jika kakaknya Xue masih tidak dapat di sadarkan, kalimat yang diucapkan oleh kakak Xue tadi, Qing Lianshui pasti akan mengendalikan kalimat ini kepada kakak Xue!


Kemudian Qing Lianshui mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Qinglong, seringai licik tersungging di bibirnya yang agak pucat, dia berkata.


"Saudara Long aku mengerti"


Senyum puas terlihat di wajahnya Qinglong, juga apakah dia tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Qing Lianshui sekarang, maka sangat rugi baginya untuk hidup lama. Qinglong setelah itu menunjukkan senyum yang berarti kepada Qing Lianshui, dan Qing Lianshui yang melihat tindakan Qinglong, menganggukkan kepalanya, seolah-olah berkata 'iya'


Juga Qing Lianxue yang hanya pergi mengucapkan kata-kata santai dan acak kepada Qing Lianshui, tidak akan pernah menyadari di dalam hidupnya, akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri suatu saat nanti.


Bahkan Qing Lianxue yang sedang sibuk mengeluarkan pil obat untuk Qing Lianshui, dia tidak tahu bahwa Qinglong dan Qing Lianshui sudah bergabung dengan maksud yang sama


dan kedua pikiran mereka berdua bahkan seperti terhubung jika itu menyangkut Qing Lianxue.


"Ini makan pil penyembuhan dulu".

__ADS_1


Kata Qing Lianxue kepada Qing Lianshui, dengan suara yang tenang.


Tetapi jika di dengar dengan cermat, ada kekhawatiran dalam suaranya.


Qing Lianshui segera memakan pil penyembuhan dari Qing Lianxue dan perlahan-lahan energi di tubuhnya sudah kembali, walaupun itu tidak sepenuhnya seperti sebelumnya.


Qing Lianxue membantu membopong Qing Lianshui ke meja batu, supaya Qing Lianshui bisa makan sarapan dan juga minum air yang telah dia persiapkan sebelumnya. Sementara Qinglong berjalan di samping Qing Lianxue, masih terlihat sangat tenang dan tidak seperti Qinglong yang agak pemarah dan meledak-ledak seperti beberapa waktu yang lalu. Melihat Qinglong seperti ini, Qimg Lianxue pun agak heran, apa yang sedang di mainkan oleh Qinglong? Tetapi itu sepertinya bukan urusannya juga?


Mereka bertiga duduk di kursi anyaman rotan itu, makan sarapan yang lezat dan mulai berbicara dan tertawa seperti biasanya dan masalah yang tadi juga sudah dilupakan. Juga sebenarnya ini adalah Qinglong dan Qing Lianshui yang membimbing Qing Lianxue keluar dari topik, apa yang yang terjadi tadi, bahkan akan lebih baik jika Qing Lianxue ikut lupa dengan kata-kata itu.


Namun baru saja selesai sarapan, suara langkah kaki yang tergesa-gesa terdengar di telinga mereka bertiga, lalu mereka bertiga segera menoleh dan melihat bahwa itu adalah seorang pelayan neneknya, apakah ada sesuatu? Jika tidak mengapa pelayan itu begitu tergesa-gesa? Juga yang paling aneh ada senyum yang penuh kegembiraan di wajahnya!


Apa yang sebenarnya terjadi? Tentu saja ini hanya bisa dijawab oleh pelayan dari paviliun neneknya.


Pelayan itu pun berhenti dengan nafas yang terengah-engah, karena lelah berjalan terlalu tergesa-gesa.


Lalu matanya yang cerah langsung menuju ke arah Qing Lianxue, lalu pelayan itu pun segera berkata


"Nona muda Lianxue, patriak memanggil mu untuk datang ke aula leluhur, patriak berkata bahwa ada sesuatu yang perlu di diskusikan bersama dengan para tetua dan juga Keqing di aula leluhur sekarang"


Karena nenek berkata bahwa ini adalah sesuatu yang penting, tentu saja Qing Lianxue langsung berkata


"Baiklah, aku akan pergi ke aula leluhur sekarang"


Setelah mengatakan itu dia langsung bangkit dari kursinya, lalu berkata kepada Qing Lianshui dan Qinglong


"Aku pergi dulu"


Qing Lianshui dan Qinglong hanya menganggukkan kepalanya, mereka berdua mengerti dan juga tidak mengatakan apapun lagi.


Kemudian Qing Lianxue berjalan pergi dengan pelayan itu, menuju ke arah aula leluhur keluarga Qing.

__ADS_1


__ADS_2