
Satu bulan kemudian, mereka berhasil menambahkan 2 anggota lagi yaitu Jiu Mei dan Ju Yu.
Jiu Mei adalah seorang penyihir ganda api dan tanah. Sihir api senior Mage 5 tingkat menengah dan tanah senior Mage 6 tingkat puncak, juga dia adalah perempuan yang mahir dalam racun.
Ju Yu adalah penyihir ganda api dan kayu senior Mage tingkat 6 awal, juga perempuan ini ternyata adalah senior apoteker (4), pil pola biru.
Saat Jiu Mei dan Ju Yu bergabung, keduanya juga melakukan pelatihan yang sama dengan Fang Liu dan Ji Hua untuk meningkatkan fisik mereka berdua.
Walaupun keduanya adalah seorang senior Mage tingkat 6, mereka tidak mengeluh atau sombong. Mereka berdua tetap melakukan latihan fisik ini karena mereka ingin segera meningkatkan kekuatan mereka.
"Kakak Xue kenapa kita mengikuti turnamen antar tentara bayaran?"
Qing Lianshui tidak mengerti apa yang sebenarnya yang direncanakan oleh kakaknya.
"Tentu saja karena kita harus menambah bintang kita"
Qing Lianxue tersenyum puas melihatĀ keempat anggota baru sangat serius dalam latihannya.
"Siapa yang menjadi target?"
Qing Lianshui berpikir mungkinkah tentara bayaran Huling.
"Tentu saja tentara bayaran Huling, bukankah mereka selalu ingin menggagalkan kita dalam setiap misi yang kita ambil, dalam turnamen ini mereka akan tahu apa itu neraka".
Mata Qing Lianxue menjadi dingin dan menunjukkan senyum kejam.
"Tentara bayaran Huling sudah keterlaluan, bahkan mengirim pembunuh untuk kita"
Baru beberapa bulan tentara bayaran Huling ini tidak sabar. Mata Qing Lianshui menunjukkan kebencian.
"Lianxue apakah kamu ingin memusnahkan mereka?"
Untungnya pembunuh bayaran yang dikirim dibawah kekuatan Lianxue. Jika tidak Zi yaolei tidak akan memaafkan dirinya sendiri.
"Tentu saja! Tapi tidak sekarang mereka masih sangat berguna"
Qing Lianxue masih memasang wajah acuh tak acuh.
"Setelah minum pil Xisui bakat seni beladiri mereka berempat keluar, terutama Fang Liu kemajuannya lebih cepat dariku, tampaknya dia memang seorang seni beladiri sejati".
"Ya kakak Xue, bahkan Fang Liu sekarang hampir menyamai ku"
Ini baru 3 bulan, pikirkan saja beberapa tahun lagi.
"Ayo keluar, aku ingin jalan-jalan hari ini terlalu bosan melakukan misi terus menerus"
Sebenarnya Qing Lianxue hanya ingin menikmati cemilan yang biasa dijual di pasar dan di samping jalan.
"Ayo berangkat"
Qing Lianshui dan Zi yaolei menjawab bersamaan, sejujurnya mereka juga ingin berlibur.
__ADS_1
Mereka bertiga keluar dengan penyamaran, jadi mereka merasa lebih nyaman walaupun ada kenalan mereka dari tentara bayaran. Pil yirong yang diminum ketiganya hanya bertahan selama 12 jam, karena itu adalah pil tingkat 4 dengan pola hijau.
Terlalu lama mencari beberapa tanaman herbal yang agak langka, tanpa sadar perut mereka sudah berbunyi. Jadi ketiganya ke restoran yang baru-baru ini punya menu baru yang cukup populer.
Antrian panjang di luar restoran membuat ketiganya makin penasaran dengan menu baru yang populer.
Satu setengah jam kemudian mereka baru mendapatkan tempat duduk setelah lama menunggu. Ternyata layanan restoran ini lumayan cepat, mereka bertiga hanya perlu menunggu 10 menit untuk menu baru itu, dan rasanya juga lezat.
"Menu baru ini tidak mengecewakan"
Qing Lianxue berkata dengan jujur.
"Ya, kakak bisakah besok kita sarapan dengan menu baru ini"
Qing Lianshui tahu kemampuan kakaknya dalam memasak.
"Lianxue, kamu pasti bisa memasaknya lebih lezat dari ini"
Walaupun menu baru ini lezat tapi tetap saja masakan Qing Lianxue adalah yang paling lezat.
"Kalian berdua!! Baiklah aku akan mencoba membuatnya"
Sepertinya aku harus memperhatikan bahan-bahan yang digunakan dalam masakan ini.
Setelahnya mereka memesan teh untuk bersantai dan mengobrol.
"Hai...malam ini ada festival teratai"
"Seperti biasanya pasti ada beberapa anak laki-laki yang baru mengadakan upacara dewasa"
"Yakin saja tahun ini aku pasti akan menemukan kekasih"
"Jangan katakan padaku lagi, kamu sudah mengatakan ini selama 3 tahun terakhir. Sudah pulang saja, ibumu pasti sudah menyiapkan selir"
"Kamu temanku atau bukan!"
"Bukankah kamu bilang, Jing jin adalah perempuan yang paling optimis apapun hasilnya"
"Kamu mengubah wajah terlalu cepat, aku tidak tahu kenapa bisa berteman dengan perempuan sepertimu"
"Tentu saja ini kemalangan ku"
Pembicaraan keduanya membuat orang-orang di sekitarnya tertawa, karena suara mereka saat berbicara agak kebesaran.
Menarik! Hanya satu kata ini dalam pikiran Qing Lianxue, dia belum pernah melihat festival kuno. Sepertinya festival teratai ini menarik.
"Menurutku festival teratai ini menarik, aku ingin melihatnya"
Pasti nanti akan ada banyak bunga teratai yang indah.
"Aku belum pernah melihat festival semacam ini, aku juga penasaran dan ingin melihatnya"
__ADS_1
Sejujurnya Qing Lianshui takut kakaknya akan terpikat, pada salah satu anak laki-laki di sana nanti.
Dia selalu mengeluh dalam hatinya, kapan dia dewasa.
"Aku juga penasaran"
Pikiran Zi yaolei sama dengan Qing Lianshui yaitu mengawasinya.
Mereka bertiga pun berjalan sambil berbincang-bincang, setengah jam kemudian mereka bertiga sampai ke lokasi festival teratai.
"Wow.... baru pertama kali ini aku melihat berbagai macam warna bunga teratai pada saat bersamaan"
Ada juga beberapa teratai yang bisa dijadikan untuk memurnikan pil.
"Ya itu indah"
Bagus perhatian kakaknya teralihkan dan tidak melihat ke arah anak laki-laki cantik.
Perhatian Zi yaolei beralih melihat beberapa pasangan menaiki perahu dengan penuh kasih sayang, jadi dia melihat Qing Lianxue dan berkata
"Lebih baik naik perahu"
"Boleh juga, aku bisa memetik beberapa bunga teratai untuk bahan pemurnian pil"
Dia merasa sekarang dirinya sedikit pintar, rencana ini bisa membunuh 2 burung dengan satu batu.
"Tenang saja aku akan membantu kakak memetiknya"
Senang sekali elemen airnya berguna.
Zi yaolei mendesah tak berdaya, Mendengar perkataan Qing Lianxue entah kenapa dia merasa kecewa.
Apakah dia tidak melihat pasangan di atas perahu yang dipenuhi kasih sayang? Kenapa perhatiannya hanya pada obat? Benar-benar tidak mengerti mengapa?.
"Lihat perahunya ada di sebelah sana,
Ayo memesan lebih dulu jika tidak, tidak akan ada perahu nanti"
Baru saja menaiki perahu, Qing Lianxue merasa menakjubkan.
Suasana romantis seperti di TV dan banyak pasangan juga yang sedang dipenuhi kasih sayang.
Qing Lianxue lalu mengarahkan pandangannya ke arah kiri, dia melihat sambil tersenyum puas.
Ternyata melihat langsung lebih baik daripada di TV.
Itu teratai salju, bagaimana mungkin teratai langka ini ada di sini, teratai ini hampir sama dengan teratai putih lainnya, tetapi perbedaan nya adalah jumlah kelopak bunganya.
Jadi Qing Lianxue berbisik pelan
"Xioshui, sekarang"
__ADS_1
Rona merah muncul di pipi Qing Lianshui yang kekanakan, merasakan hembusan nafas hangat di telinga dan lehernya. Tubuhnya sedikit kaku dan dia tampak agak linglung, tapi hanya sebentar karena kakaknya sering berbisik untuk menyuruhnya.
"Ya kakak Xue"