Xing Yue Continent : Goddess Of Mage

Xing Yue Continent : Goddess Of Mage
Bab 171. Qing Lianxue! kamu adalah penjahat!


__ADS_3

Pada saat Qing Lianxue sedang berpikir, dia merasa ada yang sedang menyentuh keningnya, dia tersadar, kedua pupil hijau dan kedua pupil ungu keemasan itu bertemu....


Kepanikan terlintas di mata nya Qing Lianxue, kemudian menepis tangan nya Zi Yaolei dan berkata "Aku ingin tidur dulu, bangun kan aku jika sudah sampai di arena Huangtian"


Setelah mengatakan itu dengan acuh tak acuh, Qing Lianxue berbalik, tidak ingin melihat wajah Zi Yaolei dan Qing Lianxue segera menutup matanya, dia berpura-pura tertidur, tetapi dalam hatinya Qing Lianxue agak menyesali perbuatannya tadi.


Pada saat Qing Lianxue mengatakan kata-kata itu, nada suara nya sangat berbeda dari biasanya, acuh tak acuh seperti memperlakukan orang asing, Zi Yaolei melihat tangan kanannya yang ditepis oleh Qing Lianxue dengan sedikit kesurupan, wajahnya menjadi pucat, ada kekecewaan dan juga luka di pupil ungu keemasan itu.


Kemudian Zi Yaolei mengepalkan tangan kanannya, bersandar di dinding gerbong kereta itu, Zi Yaolei akhirnya memejamkan matanya dan ternyata ada setetes air mata yang mengalir dari matanya.


Qinglong dan Qing Lianshui masih terpana, melihat apa yang barusan terjadi di depan mereka berdua.


Kedua tangan mereka terkepal erat, bulu mata mereka berdua terkulai menutupi emosi yang ada di mata mereka berdua, dan tidak ada yang tahu apa yang sedang di pikirkan oleh mereka berdua pada saat ini.


Suasana di dalam gerbong kereta pun menjadi penuh dengan keheningan yang aneh, Qing Lianxue yang sedang berpura-pura tertidur tidak ingin membuka matanya, suasana hatinya sedang buruk pada saat ini, dalam hatinya dia menyesali nya sungguh!


Qing Lianxue berpikir lagi di dalam hatinya bahwa, kenapa dia harus menjauhi mereka bertiga karena hal penyakit jantung tersembunyi ini? Untuk menyembuhkan penyakitnya bukankah harus pergi ke dokter? Jadi lebih baik baginya untuk bertemu dengan dokter secara langsung dan menanyakan semua gejala-gejala yang di alaminya, apakah itu benar-benar adalah penyakit jantung tersembunyi.


Dari pada untuk berpikir untuk jauh dari mereka bertiga, lagi pula bahkan dia sendiri tidak tahan, karena dalam tiga tahun setelah dia bertransmigrasi ke benua Xing Yue ini, mereka bertiga selalu bersama-sama dengan dirinya dan tidak pernah terpisahkan begitu lama, jadi kenapa pikiran untuk pergi menjauh dari mereka terbesit dalam benak nya pada saat itu?


Qing Lianxue menyalahkan dirinya sendiri, seharusnya dia tidak boleh menepis tangan nya Zi Yaolei tadi!

__ADS_1


Zi Yaolei hanya ingin tahu kenapa wajahnya tiba-tiba menjadi panas, padahal yang punya pikiran buruk adalah dirinya sendiri tadi!


Qing Lianxue membuka matanya yang terpejam, dan melihat suasana di dalam gerbong kereta ini menjadi sangat aneh, apalagi melihat bahwa Qing Lianshui dan Qinglong, melihat bulu mata mereka berdua yang sudah terkulai, Qing Lianxue tidak tahu apa yang terjadi pada mereka berdua atau apa yang mereka pikirkan saat ini.


Kemudian Qing Lianxue menoleh ke samping nya, dia melihat Zi Yaolei yang bersandar di dinding gerbong kereta dengan mata terpejam, tetapi


Qing Lianxue juga melihat bekas air mata, di sudut mata nya Zi Yaolei.


Hati Qing Lianxue berdenyut-denyut kesakitan, sepertinya yang tadi dia lakukan sudah sangat keterlaluan, seingatnya sebelum nya dia belum pernah sekalipun menepis tangan nya Zi Yaolei.


Qing Lianxue!Kamu adalah penjahat!


Qing Lianxue memarahi dirinya sendiri di dalam hatinya.


Zi Yaolei membuka matanya perlahan dan ada ekspresi terkejut muncul di wajahnya, emosi di matanya penuh dengan kegembiraan, Qing Lianxue akhirnya menjatuhkan batu di dalam hatinya, ketika dia melihat Zi Yaolei memiliki emosi kegembiraan di kedua pupil ungu keemasan itu.


Senyum tipis tersungging di bibirnya Qing Lianxue, ekspresi menyalahkan dirinya sendiri akhirnya menghilang di wajahnya Qing Lianxue.


Wajah mereka berdua sangat dekat, Qing Lianxue tidak tahu iblis apa yang ada dalam dirinya, sehingga dia memanfaatkan hal ini dan mengecup sudut matanya Zi Yaolei, yang air mata nya itu sudah dihapus tadinya oleh Qing Lianxue.


Matanya melebar, dia tidak percaya dengan apa yang sedang di lakukan oleh Qing Lianxue pada saat ini, lalu Ekspresi wajah Zi Yaolei digantikan dengan senyum yang sedikit konyol.

__ADS_1


"Lianxue.... Lianxue...ka...kamu.." kali ini Zi Yaolei menjadi tergagap dan tidak tahu harus berkata apa, dengan kebahagiaan yang datang terlalu tiba-tiba ini.


"Jangan katakan itu" kata Qing Lianxue dengan ekspresi cemberut di wajahnya, tetapi wajahnya memerah seperti tomat dan langsung memeluk Zi Yaolei, membenamkan wajahnya di dalam pelukan Zi Yaolei, sekarang ini Qing Lianxue sangat malu.


"Baiklah, jangan katakan itu" kata Zi Yaolei dengan senyum lembut dan penuh kebahagiaan di wajahnya.


Qing Lianxue tidak menjawab apa-apa lagi, dia bersandar di dalam pelukannya Zi Yaolei dengan sangat nyaman, senyum tipis di wajahnya tidak pernah hilang.


Zi Yaolei lalu melihat ke arah Qing Lianshui dan Qinglong dengan senyum bahagia dan provokatif, dia berkata dengan bahasa bibirnya kepada mereka berdua "kamu tidak melihatnya tadi, Lianxue memerah karena malu, dan dia juga mengecup sudut mataku"


"Sial! Burung mati! Kami berdua mengkhawatirkan mu untuk apa-apa" kata Qing Lianshui dan Qinglong dengan bahasa bibir mereka kepada Zi Yaolei, dan ada amarah yang terlihat jelas di wajah mereka berdua.


"Hehehe.... maaf" kata Zi Yaolei sambil menjulurkan lidahnya dan bertindak sedikit naif.


"Huh!" Qing Lianshui dan Qinglong, keduanya mendengus dingin pada saat bersamaan dan memalingkan wajah mereka berdua.


Tidak lama kemudian, gerbong kereta akhirnya berhenti di depan gerbang arena Huangtian. Semua orang pun turun dari dalam gerbong kereta dan masuk ke dalam arena Huangtian.


Pada saat mereka berempat berjalan masuk, masih banyak laki-laki yang mengintip ke arah Qing Lianxue, baik itu secara diam-diam maupun secara terang-terangan.


Hal itu tentu saja membuat Qinglong, Qing Lianshui dan Zi Yaolei terlihat muram, mata dingin mereka bertiga pun menyapu laki-laki, yang selalu saja mencoba mengintip kecantikan Qing Lianxue.

__ADS_1


Beberapa laki-laki muda yang masih terang-terangan menatap ke arah Qing Lianxue, disapu oleh mata dingin Qinglong, Qing Lianshui dan juga Zi Yaolei, ini membuat mereka semua merasakan dingin dari ujung kaki hingga ujung kepala mereka. dan setelah itu mereka semua berlari ke segala arah, dengan kepanikan dan ketakutan yang terlihat jelas di wajah mereka semua, mereka semua berlari seakan ada hantu yang mengejar mereka semua dari belakang.


Qing Lianxue melihat semua ini dan tersenyum diam-diam dalam hatinya, tetapi ekspresi wajahnya terlihat tetap tenang, seolah-olah tidak ada yang terjadi dan tidak tahu apa-apa.


__ADS_2