
Di sudut suatu gang yang sepi dan suram, ada beberapa orang wanita berpakaian serba hitam, wajah wanita itu tampak kejam dan juga tidak sedap dipandang.
"Kecantikan kecil, menyerahlah!" Kata seseorang dengan bekas luka seperti kelabang di pipinya.
"Anak laki-laki ini seharusnya adalah keluarga besar, lihat saja kulit nya yang putih dan mulus tanpa cacat, apalagi wajahnya yang sangat cantik itu ck...ck...ini pasti ekstasi" kata seseorang wanita dengan wajah yang mempunyai pipi seperti monyet, dan di matanya penuh dengan ekspresi kotor yang tidak tertahankan.
"Ya, yang saudari katakan itu memang benar!" Kata seseorang dengan wajah yang terlihat agak sedikit suram, ditambah dengan ekspresi cabul di wajahnya itu, segera membuat nya tidak sedap dipandang.
Sementara itu, kecantikan kecil yang dipanggil oleh orang-orang berpakaian hitam itu, berdiri dengan kaki yang sedikit gemetar, pipinya memerah dengan tidak normal dan matanya dipenuhi oleh kabut, tubuhnya terasa sangat panas, kepalanya pun terasa pusing, tenggorokan nya kering dan dia sangat kehausan, kecantikan kecil itu tahu bahwa dia diberikan afrodisiak pada saat dia lengah, dia sekarang jatuh ke dalam jebakan seseorang yang memusuhi dirinya.
tetapi dia tetap menjaga ekspresi wajahnya terlihat tetap tenang, sepertinya tidak ada apa-apa yang terjadi padanya. Kecantikan kecil itu berusaha agar tetap terjaga.
Akan tetapi ketika dia mendengar kata-kata yang diucapkan oleh para pembunuh di depannya sekarang, hatinya menjadi dingin dan tanpa sadar tubuhnya menjadi gemetar ketakutan, efek afrodisiak dalam tubuhnya sudah bekerja, apakah dia akan berakhir di sini?
Tidak!
Dia sudah berlatih dengan baik, dia sudah mempersiapkan semuanya untuk mencapai impiannya, jadinya dia tidak boleh berakhir di sini!
Ya! Sihir!
Dia adalah penyihir api, kenapa dia harus menjadi bodoh di saat-saat kritis seperti ini? Untungnya dia teringat ketika semuanya belum terlambat untuk dilakukan.
__ADS_1
Lalu pada saat anak laki-laki yang disebut kecantikan kecil itu ingin mengeluarkan sihir apinya, tidak ada apa-apa yang keluar dari tangan kanannya, kecantikan kecil itu jadi terdiam pada saat melihat tidak ada perubahan apapun di telapak tangan kanannya. Tiba-tiba wajahnya yang cantik pun menjadi pucat, kemudian rasa putus asa pun muncul dalam hatinya, dia akan segera berakhir.....
"Kecantikan kecil, jangan khawatir setelah kami cukup bersenang-senang dan juga puas, kamu tidak akan pernah menderita lagi. Bukankah kami semua cukup baik untuk mu?"
Kata seseorang dengan bekas luka di wajahnya, lalu dia segera tertawa terbahak-bahak dan matanya selalu menatap ke arah kecantikan kecil itu dengan penuh keinginan memiliki.
Hati kecantikan kecil itu menjadi semakin dingin, keputusasaan kini semakin terlihat jelas di wajahnya yang sudah sangat pucat tanpa jejak darah dan matanya sudah menjadi berkabut, seperti kehilangan dirinya.
Sepertinya efek afrodisiak dalam tubuhnya itu sudah tidak bisa di kendalikan lagi oleh kecantikan kecil.
Dari balik tembok gang itu, ternyata Qing Lianxue mendengar kata-kata yang tadinya di ucapkan oleh orang yang memiliki bekas luka di wajah nya itu. Dahi Qing Lianxue sedikit mengernyit, tetapi setelah dipikirkan lagi dia tidak ada hubungannya dengan dirinya? Kenapa dia harus ikut usil dan ikut campur urusan orang lain, yang bahkan tidak dia kenal? Dia bukanlah orang suci, ok?
Jadi Qing Lianxue memutuskan untuk berjalan ke arah berlawanan dengan sudut gang itu, dan Qing Lianxue pun sudah membuat keputusan yang tegas dan tidak ingin ikut campur.
Melihat kecantikan kecil yang sudah merosot ke tanah, mata orang-orang yang berpakaian itu segera bersinar seperti serigala, yang siap untuk pergi menggerogoti mangsanya kapan saja
Kecantikan kecil itu masih sedikit mempertahankan kewarasannya, tetapi tubuhnya terus menggeliat tidak nyaman dan dia merasakan bahwa tubuhnya sangat panas.
Walaupun dia mencubit daging di tangan nya berkali-kali, tetap saja tindakan itu tidak berpengaruh lagi kepada dirinya. Sesuatu terlintas di dalam benaknya, ataukah dia harus menggigit lidahnya dan bunuh diri?
Ya! Bunuh diri!
__ADS_1
Lebih baik dari pada dia dihina oleh orang-orang yang ingin membunuh dirinya sekarang, namun dia juga tetap tidak akan pernah membuat orang-orang ini berakhir baik begitu saja! Pada saat mereka semuanya mendekat, dia akan meledakkan dirinya sendiri untuk membunuh momok seperti orang-orang jahat berpakaian hitam itu.
"Panas..... sangat panas~~" kata-kata Itu keluar dari kecantikan kecil, yang kejernihan di matanya sudah mulai memudar saat ini.
"Tenang saja, saudari-saudari akan membantu mendinginkan nya" kata salah satu orang yang berbaju hitam.
Lima orang baju hitam itu saling memandang, lalu tertawa liar, setelah itu mereka berlima berjalan menuju ke arah kecantikan kecil itu, berjalan semakin dekat dengan kecantikan itu.
Salah satu orang yang berpakaian hitam itu mengulurkan tangannya ke wajah kecantikan kecil itu, matanya juga semakin terlihat bersemangat.
Sementara itu, melihat tangan babi asin salah satu orang yang berpakaian hitam itu semakin dekat ke wajahnya, kecantikan kecil itu memejamkan matanya, setetes air mata tiba-tiba keluar dari sudut matanya dan dalam hatinya dia berkata, sudah waktunya.
Namun pada saat dia ingin meledakkan dirinya sendiri, sebuah suara segera membuat dirinya keluar dari neraka, pada saat bersamaan.
"Berhenti!" Suara yang keras dan juga penuh dominasi terdengar saat ini.
Kemudian tangan yang terulur pun segera berhenti, akan tetapi amarah muncul di mata lima orang yang berpakaian hitam itu. Mereka berlima pun berbalik dan menatap siapa yang penuh keberanian mengehentikan perbuatan baik, pembunuh bayaran paling kuat di kota Yi'an ini!
Melihat orang yang ada di hadapan mereka berlima sekarang, kelima orang itu pun segera tertawa terbahak-bahak. Dalam hati mereka berlima berkata, apa-apaan ini? Gadis kecil yang bahkan tidak punya kekuatan untuk mengikat ayam ini, berani untuk menghentikan mereka?
Sekarang di hadapan mereka berlima, adalah seorang gadis yang terlihat masih tampak berusia di bawah lima belas tahun, gadis itu mempunyai sepasang mata aprikot ungu yang memikat jiwa, tiga ribu sutra biru aqua tersampir di belakang kepala nya, wajahnya di tutupi dengan kain hitam, tidak mungkin bagi mereka berlima untuk melihat siapa itu pada akhirnya.
__ADS_1
Tetapi karena mereka tidak pernah merasakan fluktuasi ilmu sihir dan juga sepertinya tidak ada semangat pejuang seni beladiri pada aura di tubuhnya, sepertinya gadis muda yang berdiri di hadapan lima orang itu hanyalah sampah lengkap!