
Ketidaktahuan dan penghinaan mereka, justru membuat malapetaka sendiri bagi mereka yang berniat memberontak itu. Karena mereka tidak mewaspadai lawan mereka sama sekali, tentu saja ini juga berkat bakat aktingnya yang hebat!
Dari awal bertindak pengecut dan sangat rendah hati di depan mereka, low profil ini benar-benar sangat menguntungkan dirinya. Tetapi sekarang dia sudah mengeluarkan sekitar 15% kekuatan nya, di depan para tetua dan Keqing lainnya di keluarga Qing ini. Mungkin saja para tetua dan Keqing itu berpikir, semua orang Soul Blood yang datang hari ini adalah semua kekuatan nya.
Ini memang di sengaja oleh Qing Lianxue, bagaimana mungkin seseorang akan memperlihatkan semua kekuatannya, di depan orang yang bahkan dia tidak percaya sama sekali! Hanya orang bodoh saja, yang akan melakukan hal semacam itu.
Sekarang sudah beres!
Untuk sementara keluarga Qing ini aman, dan tidak ada orang-orang yang berani untuk memberontak!
Tetapi dia tidak tahu untuk yang kedepannya, selama neneknya masih duduk di kursi patriak, Qing Lianxue nya pasti akan membantu nya untuk mengelola keluarga Qing ini.
Sementara itu, menjadi seorang patriak menggantikan posisi nenek, Qing Lianxue jelas tidak ingin duduk di posisi yang membuat nya tidak bebas sama sekali, seperti terpenjara dan hanya bisa keluar ketika ada hal-hal yang penting saja, juga dia bukanlah jenis orang yang perlu untuk menjaga imejnya, agar terlihat baik di depan orang-orang dengan senyum palsu di wajahnya.
Sekarang tinggal satu urusan lagi di kota Qinglong ini, yaitu membalas dendam kepada Lu Jiangxue dan juga Qi Jiajun mantan tunangan dari sang pemilik asli tubuh ini.
Seminggu lagi.....!
Seminggu lagi, mereka berdua akan mendapatkan kado spesial dari Qing Lianxue nya! dan itu pasti akan sangat tepat, pada hari pernikahan kedua orang itu, Lu Jiangxue dan juga Qi Jiajun itu.
Dia pasti akan membuat mereka berdua itu menyesal seumur hidup mereka! Pada hari pernikahan mereka, Qing Lianxue berharap hadiah ini membuat mereka terkejut.
Karena hadiah ini benar-benar adalah kejutan yang sangat menyenangkan.
Setelah semuanya selesai, mungkin dia akan kembali ke tentara bayaran Hongxue dan hidup berpetualang di sana, atau bahkan mungkin dia akan pergi keliling bagian tengah benua Xing Yue ini, ataupun pergi ke bagian selatan benua Xing Yue.
"Apa yang sedang kakak Xue pikirkan?" Tanya Qing Lianshui dengan senyum di wajahnya, sambil menuangkan teh yang baru saja di buat kepada Qing Lianxue dan juga dirinya sendiri, lalu dia duduk di samping Qing Lianxue.
"Tidak ada apa-apa, hanya berpikir setelah semuanya selesai, aku akan kembali ke tentara bayaran Hongxue, atau pun jalan-jalan keliling seluruh Benua Xing Yue yang sangat luas ini"
__ADS_1
Jawab Qing Lianxue dengan senyum di wajahnya. Sambil mengambil cangkir teh, meminumnya sedikit, lalu dia melihat lagi keluar jendela.
"Xiaoshui akan selalu bersama dengan kakak Xue" kata Qing Lianshui dengan senyum lembut di wajahnya, melihat ke arah Qing Lianxue yang sedang melihat ke luar jendela, dengan mata biru berairnya yang penuh kasih sayang dan cinta.
Qing Lianxue tahu maksud dari apa yang dikatakan oleh adiknya, Qing Lianshui. Dia berkata akan selalu ikut bersama dengan nya, kemana pun dia akan pergi. Tetapi jika.....
Qing Lianxue memejamkan matanya, lalu dia menoleh dan melihat ke arah Qing Lianshui, tersenyum lembut, dan berkata kepada Qing Lianshui
"Kakak Xue tahu"
Qing Lianshui balas tersenyum pada Qing Lianxue, tetapi dalam hatinya dia berkata, tidak! Kakak Xue, kamu sama sekali tidak tahu maksud dari Xiaoshui-nya yang sebenarnya. Tapi asalkan bisa selalu berada bersama dengan kakak Xue, Xiaoshui akan selalu bahagia. Tetapi jika nanti kakak Xue, memang menemukan seseorang yang kakak Xue cintai.....
Tolong! Tolong jangan usir Xiaoshui dari samping kakak Xue.
Setetes air mata tiba-tiba jatuh dari mata Qing Lianshui, dan dia sendiri tidak menyadari nya sama sekali.
Tentu saja Qing Lianxue yang melihat Qing Lianshui tiba-tiba meneteskan air mata, menjadi sangat panik. Karena tidak biasanya Xiaoshui mengeluarkan air mata, atau bahkan menangis jika ada sesuatu dalam pikirannya. Apa yang sebenarnya sedang dipikirkan oleh Xiaoshui?
"Ah...!" Qing Lianshui terkejut dan hampir berteriak.
Qing Lianshui tersadar dari lamunan nya, dan menemukan air mata sudah membasahi kedua pipinya. Dia ingin berhenti untuk mengeluarkan air di matanya, tetapi kenapa tidak bisa berhenti? walaupun dia sudah mencoba untuk menghapus nya.
"Xiaoshui, ada apa dengan mu? Katakan saja, apa ada orang yang mengatakan hal-hal buruk tentang mu? Kakak Xue akan membalasnya untuk mu sekarang!"
Kata Qing Lianxue dengan panik, dia dengan lembut menghapus air mata Qing Lianshui, menggunakan kedua tangan nya.
Melihat wajah Qing Lianxue yang sangat dekat dengan wajahnya, Qing Lianshui sedikit kewalahan dan wajahnya menjadi memerah. Lalu Qing Lianshui pun berkata kepada Qing Lianxue dengan tenang.
"Kakak Xue, tidak ada apa-apa. Ini hanya pasir yang memasuki mataku. Anginnya kencang di sini" Tambah Qing Lianshui supaya perkataan nya lebih valid, dan tidak diragukan lagi.
__ADS_1
"Oh..."
Qing Lianxue hanya ber...oh..saja. tapi dia tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Qing Lianshui! Ini juga intuisi nya mengatakan bahwa adiknya, Qing Lianshui berbohong kepada nya. Tetapi dia juga tahu bahwa, setiap orang pasti punya rahasianya sendiri. Jadi Qing Lianxue tidak akan mengekspos nya.
Qing Lianxue kemudian meniup mata Qing Lianshui beberapa kali, wajah Qing Lianshui semakin memerah seperti tomat, bahkan dia tidak tahu kenapa harus melihat, dia hanya bisa melihat lurus ke wajah Qing Lianxue, dengan wajah memerah dan jantung yang berdetak kencang.
"Oke, sudah selesai. Bagaimana? Apakah matanya menjadi lebih baik?"
Tanya Qing Lianxue dengan kilatan licik di matanya, karena kamu sudah berbohong maka harus menerima sedikit hukuman. Qing Lianxue tadi memang sengaja membuat wajahnya sangat dekat, dengan Qing Lianshui.
"Kakak Xue, mata Xiaoshui sudah lebih baik, tidak terlalu perih lagi. Lihat air matanya sudah tidak ada yang keluar lagi" kata Qing Lianshui dengan senyum cerah di wajahnya.
"Baguslah"
Kata Qing Lianxue.
Kemudian Qing Lianxue mengambil cangkir teh lagi, dan setelah itu dia meminum teh pu'er, yang di buat oleh Qing Lianshui tadi.
Sementara Qing Lianshui meletakkan cangkir teh nya, lalu dia bersandar di bahu Qing Lianxue dengan nyaman dan memejamkan matanya, dengan senyum bahagia di wajahnya.
Qing Lianxue menoleh, melihat ke wajah Qing Lianshui yang tertidur dengan senyum lembut di wajahnya.
Tangan kirinya memegang tangan kanan Qing Lianshui, lalu dia melihat ke luar jendela, di mana bunga-bunga persik berjatuhan dan beterbangan.
"Sepertinya memang benar, bahwa kebahagiaan itu sederhana"
Kata Qing Lianxue dengan suara yang pelan, takutnya membangunkan Qing Lianshui yang sedang tertidur.
Apakah kalian setuju?
__ADS_1