Yes,He is My Husband

Yes,He is My Husband
Eps.1


__ADS_3

Di Apertement Skyla :


Pukul 08.20 pagi, sinar matahari yang hangat mulai memasuki ruangan kamar skyla, skyla masih tidur meringkuk didalam selimutnya.


Ting tong, tiba-tiba bel apartementnya berbunyi dengan malas sklya melangkah keluar kamar sambil memeluk gulingnya sambil menguap.


"Hoaam,siapa" tanya skyla


"Gila ya ini udah jam delapan lewat loh,kamu kan ada janji jam 09.30 pagi ini sama Mrs.Sinta" ucap Fani dari depan pintu


Mendengar sahabatnya yang menjadi asistennya juga di butik mengomel membuat mata skyla terbuka lebar


"Omg Faniii, i'm sorry baby" sambil membuka pintu dan memeluk fani


"Okay skyla aku tunggu waktu 15 menit cepat bersiap" sebelum Mrs.Sinta mengamuk" sambil duduk di sofa


Setelah 15 menit lewat berlalu Skyla yang sudah cantik dan anggun,mengenakan dress putih dengan taburan bunga dengan rambut yang di gulung asal-asalan meraih tas tangannya dan kunci mobilnya dimeja


"Lets goo,fan nanti Mrs.Sinta keluar taringnya" sambil tertawa


"Yaelah skyla,gak usah bawa mobil biar ikut aku aja,dari pada ribet pake dua mobil kita" sambil menuju lift turun.


Sekitar 20 menit menuju Butik skyla sudah terlihat mobil Mrs.Sinta di parkiran depan


"****** kita" ucap fani


"Hmm tenang biar aku tangani" sambil senyum skyla turun mobil


"Hallo Mrs.Sinta good morning,apa kabar calon pengantin cantik" sambil senyum manis skyla tunjukan


"Senyum aja dilu terserah deh kalo di omelin Mrs.pemarah ini" ucap skyla dalam hati


"Kamu yaaa saya sudah 15 menit nunggu tapi kamu lama sekali datangnya skyla,tunjukan gaunnya jangan buat saya kecewa" dengan mengerutkan dahinya


"Maaf ya Mrs soalnya jalan macet yaudah kita langsung aja yu liat gaun pengantinnya, Mrs pasti suka" dengan berjalan penuh semangat


"Fan siapkan gaun Mrs.Sinta ya"


"Ini sudah siap,mari Mrs ke ruang ganti" sambil menunjukan ruang ganti


Setelah 10 menit menunggu Mrs. Sinta keluar


"Wow Mrs, sangat anggun dan cantik" dengan antusias memegang tangan Mrs.Sinta


"Thankyou ya Skyla, rancangan gaun-gaunmu memang tidak pernah mengecewakanku" dengan tersenyum senang


"Sukur lah kalau Mrs suka"


"Setelah ini bungkus ya gaunnya saya bawa pulang aja"


"Okee, fan beresin ya aku mau cek ruangan dulu" sambil naik tangga


Setelah beres Mrs.Sinta berpamitan pulang, dan mengeluarkan undangan dari tas brended nya


"Ini buat kamu dan karyawan butik ini, saya harap datang ya Sky" sambil memberi undangan


"Wow thankyou Mrs saya usahakan datang"


"Yasudah jangan lupa ya 2 minggu lagi" sambil keluar dan memasuki mobilnya


"Huh beres juga, aku lanjut ke ruangan ya fan"


"Oke sky" jawab fani sambil merapikan beberapa baju dan menyuruh karyawan lain menambah koleksi baju di butik.


Di Tempat lain :


Gio berjalan keluar dari lift nya diikuti oleh Sam, Asisten dan orang kepercayaannya bisa disebut orang nomor 2 penting di perusahaan.

__ADS_1


Mereka berjalan di koridor kantor dan beberapa karyawannya mengangukan kepala dengan sopan


"Selamat pagi pak" ucap bu hany ibu paruh baya umur 35 tahuanan yang merupakan sekretaris gio


"Ya" ucap gio sambil memasuki ruangan dan duduk di kursinya


"Sam, mana berkas yang perlu ditanda tangani"


Sam keluar mengambil berkasnya saat keluar ruangan, bu hany menghampiri sam


"Maaf pak sam,tadi ada telpon mencari Bapak Ceo"


"Siapa bu" jawab sam dingin


"Nona Haura, katanya 1 bulan lagi"


"Jangan diteruskan,saya tau dan jangan singgung ini ke Ceo biar saya yg urus" ucap sam sambil pergi


"Baik" melanjutlan pekerjaannya


Berbalik lagi ke ruangan bos nya,sambil membawa beberapa berkas


"Ini tuan, berkasnya"


"Oke Sam" meneliti berkas yang menumpuk


"Tuan" ucap sam serius


"Ada apa" menerutkan dahi


"Masalah nona" terdiam karena di potong gio bicaranya


"Wanita itu lagi,saya benar-benar muak sam" muka memerah Prankk melempar gelas ditangannya dan


berjalan keluar


"Kita keluar sam, saya perlu menyegarkan pikiran saya"


"Bereskan" memberi isyarat untuk bu hany agar membersihkan ruangan.


Mobil melaju ke Coffe shop milik Fiko, disana sudah duduk pria yang tidak kalah tampannya memangku laptopnya menatap dengan serius.


"Ko, kopi hitam pait satu ya" menupuk bahu fiko


"Hah? Apasih yo,minta barista sana"


"Sam"


"Baik tuan" sambil berjalan ke arah barista


"Kusut amat kayak baju belum disetrika, haha" tawa fiko sambil menatap muka sahabatnya


"Biasalah pekerjaan" mengusap wajahnya dengan kasar


"Hem aku rasa bukan dan sejak kapan seorang gio sekusut ini memikirkan pekerjaan,apa dia lagi" tuding fiko


"Aku harus apa ko, aku masih mencintainya dan membencinya secara bersamaan, dan dia mencoba menghubungiku lagi aku muak ko" dengan pelan menyerup kopi hitamnya


"Ayolah bro, move on lah wanita itu benar-benar jahat dia gak pantas buat kamu" memukul pundak gio


"Ya kamu benar ko,aku juga tidak ingin menemuinya lagi saat dia kembali ke indo"


"Nice bro,mending kita ke apartement ku nanti malam kita minum" dengan semangat


"Baiklah" sambil memperhatikan jalanan didepan coffe shop fiko,gio melirik gadis manis, berkulit putih dengan rambut coklat bergelobang diikat asal-asalan tapi menambah kesan cantik diwajahnya, terlihat gadis itu menggendong kucing yang terluka hingga darahnya menempel di baju dress putih pas menutup lutut dengan sedikit bunga bertebaran milik gadis itu.


Skyla keluar butiknya yang tidak jauh dari coffe shop fiko, dia ingin membeli kopi susu kesukaanya biasa fani yang membelikan karna fani terlihat sibuk dia memutuskan keluar sendiri, tapi saat ia bejalan ia melihat anak kucil yang terluka, mungkin bekas tabrak lari pikirnya

__ADS_1


"Hallo kenapa kaki mu berdarah" menjongkok dan mengangkat kucing itu dengan sayang


"Aku mau membeli kopi dulu ya puss nanti aku bawa ke butik kamu buat ku obati" sambil mengelus kucing di gendongannya dan berjalan masuk ke coffe shop


"Nah kamu disini dlu ya" meletakan kucing di atas kursi, setelah mesan minuman dan menunggu minuman itu skyla mengajak kucing kecil itu mengobrol.


Dari jalan raya sampai kedapan coffe shop gio memperhatikan tingkah lucu dan konyol skyla yang bicara dengan binatang, dia mulai tertawa


"Hahaha" tawa gio


Lucu juga ini orang,masa kucing di ajak ngobrol ejek gio dalam hati


"Kenapa bro? Kesambet apa" tanya fiko bingung


"Bentar ko aku kesana dulu ada hal menarik" berjalan ke arah skyla


Sementara itu skyla mengobrol


"Puss nanti kalo kamu sembuh mau gak ikut aku pulang ya,aku kesepian kakek sibuk terus"


"Iyaa nona kesepian aku akan menemanimu" berdiri di belakang skyla


"Hah sejak kapan kamu bisa ngomong pus" ucapnya bingung


"Hahahaha" tawa gio pecah sehingga jadi tontonan pengunjung


"Kamu siapa" menyembunyikan wajah malu


"Aku kucingmu nona" jawab gio sambil cekikikan tertawa


"Dasar kenal gak,tapi anda benar sangat menyebalkan" memukul dada gio berjalan kearah kasir dan pergi keluar


"Hei nona,tunggu" mengejar


"Apa lagi tuan maaf ya saya tidak minat kenalan" ucap skyla ketus


"Sama saya juga,cuma ini ketinggalan" menyerahkan kucing kecil


"Ah puss,thankyou" berjalan cepat menyembunyikan wajah merahnya karna malu


Gio melihat gadis itu pergi hanya mematung


"Apa yang kamu pandang bro" tepuk fiko


"Manis" spontan ucap gio


"Hahaha" tawa fiko


"Maaf bro aku tidak kenal gadis tadi"


"Ah siapa juga yang pingin ketemu gadis jutek kaya dia lagi"


Mood gio membaik setelah bermasalah dengan gadis tadi jadi dia memutuskan kembali kekantor


"Sam kembali"


"Baik tuan"membukakan mobil


"Bye sampai jumpa malam bro" lambai fiko


Mobil pun melaju kencang


Di dalam ruangannya skyla mengobati kucing tadi tapi wajahnya masih merah karna malu dengan pria tampan yang membuatnya marah.


"Huh puss semoga aku tidak bertemu pria menyebalkan itu lagi"


"Meong,meong"

__ADS_1


Bersambung...


Kisah baru dimulai selamat mebaca☺️💕


__ADS_2