Yes,He is My Husband

Yes,He is My Husband
Eps.19


__ADS_3

Karna mendengar rengekan viona sebelum ia pulang tadi,nyonya isabel sengaja menunggu kepulangan gio diruang keluarga setelah cukup lama menunggu akhirnya gio masuk pintu utama langkahnya diikuti sam dibelakang.


"Selamat malam tuan muda" menunduk sopan


"Malam pak yan"memberikan jas nya


"Sam kau taruhlah beberapa berkas diruang kerja setelah itu pulang lah"


"Baik tuan" mengangguk pergi


"Maaf tuan nyonya besar dan tuan besar menunggu tuan diruang keluarga" menjelaskan


"Ya saya kesana pak yan"


Pak yan hanya mengangguk dan pergi, Gio yang melihat orang tuanya sudah duduk disana sepertinya memang benar mereka menunggku guman gio.


"Ma,pa ada apa" berhenti diruangan itu


"Duduklah dulu nak" pinta pak pratama


"Ya sini gio" menepuk sofa disebelahnya


"Ada apa ma" mendudukan bokongnya


"Vio tadi sempat mampir kesini setelah pergi dengan sely, apa benar dia melihatmu memilih cincin" menyerup pelan cangkir tehnya


"Haahh kalau benar kenapa ma" mendesah


"Mamamu itu mau tau apa cincin itu untuk vio atau untuk wanita lain" ucap pak pratama


"Bukan pa,dan mama gio sudah bilang kalau viona gio anggap adik" tegas


"Lalu siapa wanita itu,jangan bilang kau kembali lagi bersama hau" terhenti


"Tidak ma aku tidak kembali dan aku menemukan wanita yang lebih baik" memotong pembicaran mamanya

__ADS_1


"Wah baiklah siapa dia,dan kapan kau memberikan cicinnya" menyelidiki


"Besok malam ma,gio akan memintanya menjadi tunangan gio" tersenyum


"Apa kau gila gio kau bahkan belum membawanya kerumah ini kami pun belum berkenalan,dan kau langsung ingin memberikan cincin tunangan dan kalau kau memang mau bertunangan ya kita adakan pesta" menggeleng kepala


"Ya apa mama mu bilang benar gio bawa dia besok malam makan bersama kita dirumah ini" tersenyum


"Baiklah pa biar gio sampaikan padanya dulu" berdiri


"Mama harap gadis itu bisa lebih baik dari viona" menyindir dengan nada ketus


Aku harus mencari cara agar gadis itu menjauh dari gio


"Mama tenang saja aku pastikan dia yang terbaik" berlari menaiki tangga


Hahh gio mendesah dan merebahkan tubuhnya ke tempat tidur, ah kacau dinner romantis yang ku siapkan pikirnya,aku harus menghubungi sam dulu untuk membatalkan dinner dan memberi tahu skyla kalau ada perubahan, gio langsung meraba saku celananya dan mulai menghubungi dua orang itu


"Sam batalkan dinner direstoran biasa dan berikan mereka ganti rugi" nada kesal


"Baik tuan"


Gio melempar ponselnya ketempat tidur lalu beranjak pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai ia langsung mengambil ponselnya dan menelpon gadis itu.


Tuuut tuuut tidak berapa lama telponnya terhubung


"Skyla lama sekali kau mengangkatnya apa kau baik baik saja" nada cemas


"Heii aku baik baik saja gio,aku lagi memasak makan malamku tadi"


"Hah syukur lah" menghembuskan nafasnya


"Kau kenapa cemas begitu haha"


"Tidak apa,oh ya orangtua ku meminta membawamu makan malam bersama dirumah besok malam,apa kau tidak keberatan kalau dinner kita berdua ditunda dulu" membaringkan badannya

__ADS_1


"Tidak apa gio aku juga senang bisa bertemu mereka dan lumayan gugup juga haha"


"Hey semua pasti baik baik saja aku janji" memencet video call


"Kau mau apa haha aku malu" mengarahkan kamera kearah lain


"Tunjukan wajahmu,aku menelpon untuk melihat wajahmu bukan pintu kamarmu" nada kesal


"Baiklah apa kau puas" malu


"Kau manis sekali haha"


"Berhenti menggodaku gio" menyembunyikan wajah merahnya


"Aku sudah melihat wajah merahmu seperti tomat haha"


"Giooo aku tutup ya telponnya" kesal


"Eh tunggu letakan ponselmu ke dahimu sekarang"


"Okay tapi kau mau apa" meletakan


Muaahc terdengar suara kecupan dari ponsel skyla


"Kau sedang apa" malu


Ya tuhan apa itu suara dia menciumku ,tenang skyla kau harus pura pura biasa saja


"Memberikan kecupan,selamat malam" mematikan ponselnya


Hah skyla kau benar benar menbuatku gila karnamu.


Skyla yang senyum senyum sendiri setelah mendapatkan telpon dari gio,memilih untuk segera memejamkan matanya agar bisa memimpikan gio.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2