
Siang itu gio berjalan santai kearah pesawatnya diikuti yang lain dibelakangnya, terlihat seorang pria yang berpakaian pilot lengkap berdiri disana dan menunduk sopan.
"Tuan muda" menunduk
"Pak gison" mengangguk lalu melanjutkan menaiki tangga pesawat.
"Halo pak lama sekali tidak melihatmu, oh ya buatlah penerbangan yang aman ya pak" fiko sambil tertawa
"Siap tuan" mengangguk
Sam hanya menggelang melihat fiko dan diikuti manda dan pandu dibelakangnya.
"Wow pesawatmu luar biasa gio" meletakan tasnya lalu menatap sekeliling
"Biasa saja manda, skyla saja lebih memilih naik kincir angin dari pada naik ini" tertawa geli dan mengingat kelucuan skyla yang meminta naik kincir angin.
"Okeee apakah disini ada makanan haha" cekikian tertawa sambil menganggat kakinya ke atas kursi lain
"Hey bro turunkan kakimu hampir kena kepalaku" menggeser kaki fiko
"Okayy sory sory aku terlalu bersemangat haha" cekikikan tertawa
"Hey bisakah kalian tenang aku ingin tidur sebentar" gio menyilangkan tangannya ke dada lalu memejamkan matanya
"Sam apa yang kau lakukan di pojok hah,apa kau ingin videocall pacarmu" haha menggoda sam
"Yang benar saja sam itu bahaya" celetuk pandu menengok sam
"Ah tidak tuan saya hanya membuat mode pesawat tadi" memasukan ponselnya ke saku celana
"Kemari lah sam temani aku ngobrol,kau lihat aku mulai bosan hahaha" cekikikan
"Baik tuan" berpindah duduk
"Fikoo memang tidak bisa diam sam,dia mengoceh hal yang tidak penting menganggu orang mau tidur saja huh" oceh manda
"Ya ya ya baiklah nyonya pandu kami akan bicara berbisik haha " nada sedikit berbisik"
__ADS_1
Sam dan fiko asik mengobrol santai sedangkan manda tidur dengan damai dipelukan pandu,begitu juga dengan gio pria itu tidur dengan tenang di kursinya.
***
Setelah pesawat mendarat dengan santai gio masuk kedalam mobil mewah yang menunggunya disana, diikuti yang lain. Mobil melaju dengan cepat setelah beberapa lama mobil yang ditumpangi gio sudah memasuki area pesisir pantai, dan mobil itu pun berhenti di depan Villa amazone.
"Welcome to lombok yuhuuu" manda berlari langsung ke arah pantai
"Hey sayang koper mu" berteriak memegangi dua koper ditangannya
"Sayang kau yang terbaik,bawakan kekamar ya" berlari makin jauh dari pandu
"Buahaaha kau seperti suami takut istri" cekikikan tertawa meledek pandu
"Ah yang benar saja wanita itu huh" menyeret dua koper itu sambil mengoceh.
Gio hanya tertawa melihat pandu kesusahan dan lanjut berjalan ke loby villa.
"Tuan muda,biar saya saja" mendahului gio
Gio hanya mengangguk dan memilih duduk bersama kedua sahabatnya di sofa.
"Saya telah memesan 4 buah kamar kelas atas, atas nama Gio yahya pratama"
"Baik tuan, 4 buah kamar kelas atas,atas nama tuan gio berada dilantai 5 sebelah kanan" menyerahkan kuncinya
"Oh ya satu lagi apa ada tamu atas nama skyla disini" tatapan
menyelidiki
"Mohon maaf tuan kami dilarang memberi tahu informasi tamu" ramah
"Hallo cantik,saya fiko siapa namamu" mengulurkan tangan
"Sa saya cira tuan" tersenyum gugup
Astaga mimpi apa aku tadi malam jadi diajak pria tampan ini kenalan.
__ADS_1
"Nona cira begini,kami kemari ada janji sama teman kami skyla,katanya dia menginap disini tapi saat di hubungi ponselnya mati, bisakah kau beritahu kamarnya cantik" mengedipkan mata.
Astaga apa yang dilakukan tuan fiko menggoda gadis ini untuk mencari informasi haha. Batin sam
"Tuan apa maksud anda nona Adara skyla,kalau benar nona itu bukan tamu kami tapi nona muda kami" tersenyum
"Whatt, oh oke bisa tunjukan dimana kamar nona kalian" terkejut tapi mancoba cool
"Kami hanya menjalankan aturan villa tuan,kalau tidak kami akan dipecat,maaf tuan" menunduk
"Ya baiklah thankyou cantik" berjalan pergi
Kasian juga kalau ku paksa gadis ini akan di pecat,biarkan gio berpikir sendiri.
Gio menatap dua orang yang berjalan menujunya.
"Bagaimana" serius
"Maaf tuan pihak villa tidak bisa memberikan informasi" menunduk
"Hahaha kau lihat takdirmu saja bro kalau jodoh pasti ketemu" cekikikan tertawa mengajak gio berdiri
"Ya ya terserah kau saja ko" menyikut dada fiko
"Tuan muda ini kunci anda lantai 5 sebelah kanan, dan ini kunci tuan pandu dan tuan fiko" menyerahkan kunci
"Baiklah kau juga istirahat sam" ucap gio sambil berlalu pergi
"Kalau bosan kau bisa kekamarku bro" merangkul sam
"Hey fiko dari pada kau bicara terus lebih baik bantu aku" oceh pandu sambil menyeret kedua kopernya ke lift
"Buhahaha angkat sendiri aku sibuk" cekicikan tertawa. Lalu mereka berjalan kearah kamar masing masing.
***
Gio merebahkan tubuhnya ke tenpat tidur, rasanya tidur di pesawat tadi belum cukup baginya, ia meraih repot ac di meja lalu menambah suhu ac itu, perlahan ia memejamkan matanya dan ia mulai berkelana di alam mimpi.
__ADS_1
Bersambung....