
Sore itu pukul 16.00 wib, butik skyla masih terlihat ramai banyak pengunjung yang mengajukan desain yang mereka mau dan sebagian lagi pengunjung membeli baju dan gaun yang sudah terpajang di butik.
Skyla duduk melamun di meja kerjanya dia bingung apakah pria kemarin benar-benar akan mengajaknya minum kopi bersama pikirnya.ia memumar mutar ponselnya dan tiba-tiba kabar yang ia tunggu akhirnya memanggil.
Drreetttt drettt ponsel skyla bergetar terlihat panggilan dari Gio🌞
Ia tersenyum geli melihat namanya, dengan cepat ia mengangkat telpon itu
"Hai gio" sapanya
"Aku dijalan menuju coffe shop yang pertama kali kita bertemu,20 menit lagi aku sampai"
"Hmm baiklah hati-hati dijalan"
Ada apasih pria ini tidak bisa basa basi dulu,sepertinya ibunya dulu saat hamil dia sering minum es makanya anaknya sedingin es
"Ya" menutup panggilan
"Sam percepat saja jalannya"
"Baik tuan" mengangguk
Skyla yang buru-buru mencuci wajahnya dan memoles make up natural lalu bercermin ia merasa kurang cocok dengan pakaiannya lalu mengganti dengan celana jeans dipadukan dengan kemeja putih model crop lengan pendek rambutnya ia biarkan terurai panjang, ia mengambil tasnya dan mulai menuruni tangga butiknya
"Kemana bos haha" goda fani
"Kan kamu tau fan" diam sebentar melotot
"Okay ku doakan lancar ya haha"
"Aku hanya berteman fan" malu
"Ya ya baiklah bye baby" memeluk sahabatnya
"Bye nanti ku hubungi" keluar butik dan mulai berjalan ke coffe shop fiko
Di coffe shop sudah terlihat mobil gio dan terlihat dari kaca pria itu duduk memangku laptopnya,sam berdiri didepan pintu membukakan pintu untuk skyla
"Nona skyla" menunduk
"Thankyou" tersenyum dan masuk
Dengan pelan skyla duduk dihadapan pria itu sambil meletakan tangan di dagunya, ia mulai menikmati pemandangan indah didepannya.
"Hebat ya kau melihatku diam-diam" ucap gio sedikit keras
"Ah maaf tuan" hehe
"Tuan bukannya kau memanggilku gio tadi ditelpon" mengerutkan dahi
Ah sial aku kebawa bawa nama di ponsel sampai lupa memanggilnya tuan tadi
"Baiklah maafkan aku tuan" gugup
"Untuk apa kau tidak salah" tersenyum
"Tapi aku memanggilmu gio"
"Memang siapa namaku di ponselmu" tersenyum sinis
"Gio matahari tuan" sambil menggigit bibir bawahnya
"Baiklah panggil aku gio saja nona langit"tertawa geli
__ADS_1
Kenapa dia terlihat menggemaskan saat mengigit bibirnya ingin ku makan saja
"langit" kebingungan
"Lihat ini namamu kan Skyla,sky kan langit" menunjukan kontak di ponselmya yang bertuliskan Sky⛅️
"Jadi ceritanya saya jadi langit dan anda jadi mataharinya" bingung
Apa lagi ini pria yang aneh tapi lucu haha
"Kau mau seperti itu,baiklah jika kau memaksa aku tidak keberatan menjadi mataharimu nona" tersenyum
"Hah tapi bukan begitu"
Sekarang apalagi kenapa pria ini begitu pede,siapa yang memintanya menjadi matahariku anehhhh
"Jadi apa,atau kau mau memintaku menjadi bulan dan bintangmu sekalian" menatap serius
"Hmm baiklah lupakan mari kita pesan" tersenyum
Pelayan pria datang dan menyodorkan menu sambil menatap skyla tanpa berkedip
"Kopi hitam pahit" ucap gio mulai kesal karna pelayan pria itu menatap skyla
"Nona pasti es kopi susu mawar" sambil tersenyum
"Ah baiklah kau sudah tau rupanya" tersenyum juga
"Karna sudah pesan buatkan dengan cepat" dengan nada tinggi
Cepat pergi kau merusak moodku saja
"Baik tuan,nona permisi" berlari kecil
"siapa yang kau lirik" mentap skyla
"Ah tidak ada gio,aku hanya bingung memulai pembicaraan denganmu" tersenyum malu
"Baiklah bagaimana kalau kau ceritakan tentangmu"
"Hemm tidak ada yang menarik tentangku, aku hanya tinggal dengan kakeku yang sibuk itu,selepas kuliah di malaysia aku mulai hidup mandiri di apartement lalu membangun usaha butikku dan beginilah jadinya" tertawa kecil
"Asmara mu,pacar" menatap hangat
"Ah tidak ada,aku tidak terlalu tertarik dengan pria-pria itu"tersenyum
"Bagaimana denganku" dengan nada penuh penekanan
Skyla tidak menjawab dan hanya mengigit bibir bawahnya, pelayan wanita datang dan mengantarkan kopi mereka
"Minumlah" mengangkat gelas kopinya
Skyla mengangguk dan meminum es kopi pesanannya
"Hmm bagaimana denganmu" melirik gio
"Aku haha sepertinya kau bisa lihat semua tentangku di internet" meletakan gelas kopi
"Aku tidak berminat,aku mau tau langsung dari dirimu" menatap mata gio
Apa yang gadis ini lakukan menatapku dengan intim atau berusaha mencuri pandang denganku haha
"Aku orang biasa yang punya pekerjaan,lalu bekerja dan bekerja lagi haha membosankan"
__ADS_1
"Kalau kekasih,percintaan" menatap dengan serius
Ayo katakan siapa wanita beruntung yang jadi kekasih mu
"Jangan berharap banyak dariku nona,aku tidak begitu paham lagi tentang cinta,bunga,coklat atau apalah hal bulshitt lainnya" haha
"Maksudnya kamu gak percaya cinta gio" mulai terlihat kecewa
"Entahlah aku masih belum terlalu mengerti arti cinta,yang ku tahu cinta tidak lepas dari rasa sakit" menyerup kopi hitam pahitnya
Sepertinya membahas cinta merupakan hal yang sensitif untuk pria ini,aku harus mengubah topik pembicaraan ayo berpikir skylaa
"Oh iya kenapa kamu menyukai kopi hitam tanpa gula itu" mengerutkan dahi
"Kau mau coba,cobalah sedikit" memberikan gelas
"Pahit sekali aku tidak suka gio" melap mulutnya dengan tisu
"Kau tau kopi ini kalau dinikmati pelan pasti berasa manis"
Apalagi sambil melihat senyummu nona,giooo sadar apa yang ku pikirkan
"Kamu pria yang aneh" haha
"Kau hanya belum bisa menikmatinya nona" tertawa kecil
"Oh ya ini hampir malam apa kau mau pergi ke tempat lain atau makan sesuatu"
"Ya aku sepertinya ingin makan sesuatu tapi aku tidak yakin mengajakmu kesana"
Bagaimana ini masa aku mengajak pria ini ke paman sate kesukaanku dipinggir jalan itu
"Kenapa tidak nona aku bisa melakukan apapun atau kau mau aku membeli sekalian restorannya untukmu" dengan serius
"Baiklah baiklah ayo kita berangkat" berdiri dan mulai berjalan
"Sam kita pergi" meletakan uang di atas meja
"Siap tuan"
Perjalan malam sekitar 30 menit pun akhirnya sampai didepan taman yang ternyata sedang diadakan pasar malam disana.
"Tuan stop disini" menepuk bahu sam
"Hey gadis kucing yang benar saja,tidak ada restoran bagus disini" bingung
" makanya turun dulu ku ajak makan enak haha"
Skyla turun diikuti dengan gio
"Hemm gio boleh lepas jas mu" tersenyum
"Untuk apa" heran
"Lepaskan saja cepatlah" memegang tangan gio
"Baiklah ini" melepaskan jasnya dan memberikan ke skyla
Sam yang melihat kejadian itu terawa lucu didalam mobil
Hahahaha sejak kapan tuan muda menjadi penurut dan mau di atur seperti ini,bahkan dengan nona haura dulu pun tuan muda tidak mau di atur atur
Bersambung....
__ADS_1