Yes,He is My Husband

Yes,He is My Husband
Zona Fiko, Eps.74


__ADS_3

Dengan cepat pandu berjalan menuju rumah mewah milik sahabatnya itu,dengan perasaan cemas ia mengetuk pintu tanpa jeda.


"Buru buru sekali kau, sampai basah begitu'' ucap fiko sambil membuka pintu


"Aku mengkhawatirkanmu bro, bagaimana'' ucap pandu sambil berjalan lalu mendudukan bokongnya ke sofa.


"Masih sama, saat hujan aku selalu mengingatnya dengan jelas'' ucap fiko sambil menghembuskan asap rokok dari mulutnya.


"Kau selalu melewatkan konsultasimu tiap bulan aku pikir kau sudah membaik bro'' meletakan kantung obat diatas meja.


"Aku rasa aku muak meminumnya, obat obatan ini hanya menenangkan sesaat saja, setelahnya aku melihat hujan lagi bayangannya masih muncul jelas dikepala ku'' mengacak rambutnya kasar.


"Aku tahu, tapi kau tidak bisa begini terus berhentilah mencari wanita untuk kontrak **** saja, cobalah lebih memakai perasaan buka lembaran baru'' pandu berusaha menenangkan sahabatnya.


"Sulit sekali bro, aku hanya melampiaskan nafsuku saja pada gadis gadis murahan itu dan aku membayar mereka lebih dari adil kan'' ucap fiko lagi


"Tapi itu salah, itu tidak akan membuatmu merasa aman dan baik baik saja bro, kadang kau harus merenungkan hobby anehmu itu ku rasa dulu saat kau bersama yolan kau tidak memiliki hoby aneh itu'' ucap pandu yang disambut tatapan tajam dari fiko


''Berhenti bicara tentang yolanda, kau membuatku semakin akan menyalahkan diriku saat mengingat namanya, dan hoby ku ini untuk pengalih sesaat bro'' ucap fiko


''Pikirkan lah, aku tau kau bagitu rumit tapi melakukan sexs dengan menyiksa gadis kontrakmu itu didalam ruang gelap atas,itu tidak baik dan satu lagi berhenti menyalahkan dirimu atas kejadian yang menimpa yolan itu takdir Allah, aku pergi dulu ada yang mau ku temui dan pastikan kau meminum obatmu, dan jangan melakukan hal bodoh'' ucap pandu sambil keluar rumah fiko.


Sedangkan fiko hanya terdiam melihat derasnya hujan yang mengguyur lebat dari jendelanya ruang tamunya, pikiran pria itu melayang tepat kejadian 4 tahun lalu yang membuat luka dan traumanya sampai sekarang.


****


Yolanda Yoeslusia, wajahnya, tatapannya,senyumnya dan seluruh kenangan manis yang ditinggalkan gadis itu melekat jelas dipikiran fiko, ya pria yang sangat mencintainya.



Bahkan saat kepergiannya yang tragis pun masih sangat membekas menghantam pria yang sudah menjadi kekasihnya selama 2 tahun terakhir, pemyebab utama trauma pada pria yang selalu menyalahkan dirinya untuk kepergian kekasihnya itu.


***


Kilas balik... zona fiko dan yolanda


''Sayang, mawar merahnya datang lagi'' ucap gadis itu menelpon kekasihnya.


"Lupakan dan buang saja mungkin dari fans mu yang iseng, nanti ku telpon lagi ya'' fiko yang menutup ponselnya karna memang sedang rapat.


Gadis itu hanya menghela nafas dan ia menuruti kekasihnya untuk membuang bunga yang diberikan penggemarnya itu ketempat sampah.


''Ayo ketempat berikutnya ada pemotretan lagi'' ucap seorang wanita muda yang menjadi maneger yolan saat itu.


"Aku merasa lelah akhir2 ini aku tidur sebentar ya'' memejamkan matanya disandaran kursi mobil.


''Ya nanti ku bangunkan'' ucap karel


Sementara itu fiko yang selesai dengan rapatnya, dengan pelan memasuki ruang kerjanya.


"Tuan, surat lagi'' ucap seorang wanita yang merupakan sekretarisnya.


Fiko langsung membuka amplop tanpa nama itu lagi dan ya seperti biasa ia melihat foto yolanda dan dirinya disana dengan sayatan mengenai wajahnya dan lengkap dengan tulisan ''jangan salah paham Yolanda jodohku,dia tidak mencintaimu'' tulis orang itu di belakang foto mereka.

__ADS_1


Fiko hanya menggeleng, ia tau itu pasti kerjaan fans yolan, yang merupakan seorang model ternama dijakarta.


''Apa perlu kita selidiki tuan, soalnya ini sering terjadi'' ucap zelpa yang merupakan sekretaris fiko saat itu


"Mmm tidak perlu keisengan fans saja, dan kita tidak harus membuang waktu berharga untuk ini haha'' tegas fiko dengan sedikit tertawa, disambut anggukan oleh wanita itu lalu memilih keluar ruangan tuannya.


Sementara itu yolan yang berada didalam mobil telah sampai ditempat pemotretan akhirnya dibangunkan karel.


"Yolann bangunlah,kita telah sampai'' menepuk pundak yolan pelan


"Mmm, berikan aku air putih'' ucap gadis itu sambil mengguliat malas


"Minumlah'' menyodorkan botol minuman


"Rel, aku merasa akhir akhir ini kurang tenang karna hampir satu bulan buket bunga yang sama selalu datang tiap hari'' sambil meneguk air putihnya


"Iyaa tidak masuk akal, kalau hanya fans kenapa begitu terobsesinya mengirim bunga tiap hari, dab bunga yang dikirim juga tidak murah'' mengeleng kecil


"Dah lupakan saja, mungkin fiko benar hanya fans iseng'' mencoba tersenyum.


"Ya ku harap begitu, karna kau memang terlalu baik sampai tidak mau masalah ini ke tangan polisi'' mengikuti gadis itu dari belakang


"Aku hanya tidak ingin media ribut karel'' memasuki ruang ganti dan bersiap untuk pemotretan.


Tiga jam berlalu dengan berbagai pakaian yang telah yolan kenakan untuk pemotretan, karel menghampiri gadis itu sambil menguap.


"Ayo kita ada jadwal terakhir malam nanti''


melirik jam tangannya


"Yolan, kalau ketahuan media kau akan kena masalah aku saja yang beli'' menahan tangan yolan


"Karel, kau sudah bekerja keras hari ini sini topi mu biar aku memakai ini dan ini aman kan hihi, kau bersama supir jemput aku di depan kedai itu ya'' memasang masker dan topi.


"Hei tapi yol'' menahan tetap tangan yolan


"Bye aku pergi dulu, cepat ke parkiran dan jemput aku nanti ya'' melambai berlari kecil.


"Sial, dia selalu keras kepala huh, baiklah ayo barang endorse yang akan jadi uang uang uang kita kemobil'' berlari kecil manunju lift parkiran atas.


Karel yang berjalan di parkiran mobil dengan penuh kotak barang bawaannya berpapasan dengan pria yang berlari cepat hingga menabraknya.


"Aw sakit, buta ya'' melihat barang barang berserakan


"Karel mo mobil'' coi yang merupakan supir pribadi yolan mencoba menjelaskan dengan wajah babak belur dengan darah keluar dari bibirnya.


"Kau kenapa hah'' menatap coi khawatir


"Mobil rel mobil yo'' belum sempat menjelaskan pria itu terhenti dan pingsan.


Karel yang menatap tajam kearah mobil yang melaju dengan cepat keluar parkiran'.


"Mobil agensiku, shitt yolan'' karel berlari mengejar mobil yang sudah cepat meninggalan mereka.

__ADS_1


Sementara itu, yolan yang berdiri di pinggir kedai kopi dengan menenteng 3 es kopi susu terlihat bahagia melihat mobil jemputannya datang, dengan cepat gadis itu masuk ke mobil dan benar saja setelah masuk mobil dikunci dan yolan langsung disuntik obat bius, mobil itu meninggalkan kedai dengan cepat.


Karel yang terengah engah hampir kehabisan tenaga mencoba menelpon yolan namun tidak ada jawaban dari gadis itu, ia menangis karna merasa bersalah dan mencoba untuk menelpon fiko.


Tuttt...tuttt nada sambung masih terdengar satu kali dua kali tidak ada sahutan dari pria itu.


Hingga akhirnya karel mengirim pesan.


"Yolan diculik menggunakan mobil kami'' ketik karel dalam pesan itu.


Fiko yang memang sedang rapat, langsung berlari keluar ia tidak memperdulikan lagi dengan apa yang ia bahas dirapat, hingga zelpa berusaha mengambil alih posisi tuannya yang berlari pergi.


Tringgg tringg panggilan dari fiko masuk ke ponsel karel yang sedang memasukan coi kedalam ambulan.


"Halo'' suara karel bergetar


''Bagaimana apa yolan sudah ketemu, bagaimana cara kerja mu hah, dan coi apa dia tidak berguma'' berteriak.


''Jangan asal bicara kau, dari pada marah cepat cari yolan dengan kekuasaanmu'' teriak karel sambil menahan air mata lalu mematikan ponselnya.


''Shit,Siall'' guman fiko sambil menggas mobilnya dengan cepat.


Tutttt tuutt.... terdengar suara wanita disana


"Ya tuan" ucap zelpa


"Laporkan kasus penculikan model atas nama yolanda, sekarang juga'' sambil melempar ponselnya ke kursi samping.


Fiko berusaha menghubungi ponsel yolan, puluhan panggilan tidak ada sahutan dari ponsel itu tiba tiba suara serak pria terdengar disana.


"Untuk apa mencari calon istriku hahaa'' tawa pria itu melalui ponsel yolan


"Kurang ajar siapa kau, kenapa ponsel yolan ada ditanganmu akan ku habisi kau'' teriak fiko marah


''Buahahaa temukan kami kalau kau bisa'' dengan mematikan nada sambungnya.


Fiko yang sudah frustasi mencoba menghubungi gio, tuutt tuuttt tidak ada jawaban dari telpon pria itu fiko masih mencoba menghubungi lagi dengan kesal.


"Bro, aku rapat tadi'' ucap gio dengan nada serak


''Sial, lama sekali bantu aku yolanda di culik kerahkan anak buahmu'' dengan nada bergetar


"Kau serius, samm'' teriak gio ikut frustasi


"Aku akan melacak ponsel yolan, aku dan anak buahku akan segera menemukannya kau tenang hati-hati tetap aman'' gio mencoba menenangkan.


''Ini darurat mana bisa aku tenang'' fiko memetikan lalu melempar ponselnya dan fokus menyetir menuju lokasi ponsel yola berada.


Sementara itu gio dan sam beserta anak buahnya mencoba melacak dan ikut bergerak meninggalkan kantor untuk menuju posisi ponsel yolan.



Yolanda Yoeslusia

__ADS_1


Model cantik keturuanan campuran korea dan indonesia yang memulai karirnya dari usia 17 tahun, dan sekarang berada dimasa naik daun, namanya dan karirnya meroket naik setelah menjadi peran utama didalam film layar lebar dengan genre romance yang berjudul ''love story's nathali''


Bersambung....


__ADS_2