
Setelah lumayan lama perjalanan dan matahari pun sudah mulai tenggelam berganti dengan malam yang dingin, akhirnya mobil yang ditumpangi kedua pengantin itu sampai di pelabuhan pribadi milik gio, dengan sigap gio membukan pintu mobil dan menyambut tangan skyla.
Skyla yang masih menggunakan gaun pengantin mengangkat gaun itu lalu keluar mobil dan berjalan pelan kepinggir pelabuhan, ia terkejut melihat kapal pesiar yang sangat mewah,ia tau persis berapa mahalnya kapal yang berada disana.
"Waw ini milikmu" menengok gio yang ada dibelakangnya
"Bukan lagi, tapi milik kita" memeluk gadis itu dari belakang
"Hahaha kau ini, hentikan ocehanmu tapi ku harap didalam sana ada baju ganti untukku" mulai merasa kedinginan
"Hey apa kau kedinginan, pakailah, kita segera masuk" gio melepas lalu memasangkan jas nya ketubuh skyla dan merangkul gadis itu menuju kapal pesiar.
Seorang pria paruh baya dan dua orang pelayan wanita menyambut mereka disana.
"Tuan Muda, Nona Muda" mereka menunduk sopan
"Pak soen,kita berangkat" menepuk pundak pria paruh baya itu dan tidak menghiraukan kedua pelayan wanita yang memakai pekaian mini disana.
"Siap tuan" mengangguk dan berjalan memasuki ruang kemudi.
Skyla yang kebingungan akan dibawa kemana, hanya menatap nanar dan mengikuti lamgkah gio.
"Hey kemari ini kamar utama kita" membuka pintu kamar utama dan melirik skyla yang diam disana.
"Mmm ya aku akan kesana" berjalan menuju gio
Tiba tiba seorang pelayan wanita tadi mendekati gio.
"Tuan muda apa mau saya ambilkan wine" mengelus bahu gio
Mata skyla langsung terbelalak lebar, ia hanya bingung kenapa seorang pelayan bisa bersikap lancang menyentuh tubuh suaminya.
"Tidak dan jaga sikap mu" menjauh lalu menarik lengan skyla
Pelayan itu hanya menunduk dan berjalan pergi.
"Haaah macam macam ya wanita yang ada dihidupmu" duduk di sisi tempat tidur dan menggeleng kecil.
"Hey kau ini aku juga tidak tau siapa pelayan itu, mungkin pelayan baru aku hampir 6 bulan tidak pernah menggunakan kapal ini" ikut duduk disana
"Terserahlah, toh dia juga tetap pelayanmu mmm mungkin kau bisa menegurnya lagi atau atasannya" berdiri ingin kekamar mandi
__ADS_1
"Hey aku tidak membiarkanmu pergi" meraih tangan skyla
"Aku hanya mau membersihkan diri" melepas tangan gio
"Tidak, aku ikut" langsung memeluk gadis itu
"Gio apa yang uuumm" terhenti karna gio menciumi bibir gadis itu
Tanpa aba aba gio menciumi bibir skyla lembut,dengan tangan nakalnya ia mulai menyentuh bagian bagian sensitif istrinya, tangannya sudah puas menjelajahi dari luar dan kini ia mulai ingin menjelajah bagian bagian itu secara langsung, gio mulai mencoba menarik resleting gaun pengantin skyla namun sepertinya ia gagal, resleting itu susah sekali terbuka.
"Haaah bagaimana ini sial" melepas ciumannya kesal
"Heii kau ini kalau dipaksa akan rusak gaunnya" menatap gio
"Berbalik biar ku coba lagi" membalikkan tubuh skyla
Dengan kesal gio mencoba terus menarik resleting itu namun tetap tidak bisa, ia merasa kesal dan akhirnya menyerah.
"Haah sial begini saaja aku tidak bisa" menghempaskan tubuhnya ke kasur
"Hahaha kau terlalu buru buru, lakukanlah pelan seperti kau membuka resleting mantanmu" uups skyla menutup mulutnya
"Hey kau pikir aku pria apa penggila sexs bebas, bukan berarti aku berteman fiko lalu sifat kami sama ya, aku hanya sebatas berciuman saja dengan wanita itu tidak lebih" bangun lalu menarik dasinya kesal dan berjalan kekamar mandi lalu menutup pintunya dengan keras.
Skyla terkejut mendengar pernyataan gio, sepertinya ia mengacaukan malam pertamanya, ia memilih duduk dimeja rias disana dan mulai menghapus make up nya dan membuka pelan resleting gaunnya.
Gio yang sudah keluar kamar mandi dengan handuknya, hanya meneguk ludahnya melihat separo tubuh putih mulus istrinya yang sibuk mengobrak lemari disana, ingin rasanya ia langsung memakannya namun karna ia masih kesal ia memilih duduk disofa dengan memegang gelas air putih disana.
Skyla yang meraih gaun malam itu kedekapannya langsung berbalik dan terkejut melihat gio dengan handuk separo badan menujukan dadanya yang bidang dan rambut acak acakannya sudah duduk disana.
"Jangan lihat" menarik gaunnya keatas
"Aku juga tidak berminat melihat itu" menatap arah lain
Sial aku kan suamimu aku berhak melihatnya huuh. batin gio
Skyla berjalan mendekati sofa dan membelai lembut wajah gio.
"Hei apa gio kecilku masih marah"
"Siapa yang anak kecil,lebih baik kau mandi" mengacuhkan skyla
"Haah terserahlah" memilih masuk kamar mandi
__ADS_1
Tidak berapa lama skyla keluar dari kamar mandi dan melihat beberapa hidangan sudah ada dimeja sofa kamar itu,terlihat gio sibuk dengan laptopnya
"Hey apa kau masih marah" duduk disisi tempat tidur
Tidak ada jawaban dari gio pria itu hanya diam.
"Hon ayolah aku lapar berhenti sebentar marahnya,kita makan dulu lalu lanjutkan marahmu" menatap gio kesal karna lapar
Mendengar panggilan berbeda dari skyla gio langsung menatap gadis itu tapi masih pura pura acuh.
"Apa apa kau bilang tadi" menatap skyla
"Apa yang mana,aku mengajak makan berhenti dulu marahnya"
"Bukan mundur lagi kalimat awal" mendekati gadis itu
"Apa yang mana, hon maksudmu" mengerutkan dahi
"Ya apa itu" pura pura tidak peduli
"Honey, apa kenapa kau kan suamiku jadi pantas ku panggil begitukan" tersenyum kecil
"Mmm ya boleh saja, ayo makan" berjalan menuju sofa
"Kenapa pipi mu merah haha, kau imut sekali sepertinya orang salah menilaimu pria dingin" duduk disofa dan mencium pipi gio
"Hey aku kepanasan kau makan cepat" menyembunyikan wajah merahnya
"Iya iya selamat makan honey" menggoda gio
Gio tang sedang mengunyah langsung tersedak.
"Uhuuuukkk uhuuk"
"Hei pelan pelan minum dulu" memberikan air putih
Mereka menikmati makan malam dengan sepi disana,karna gio masih pura pura kesal pada skyla.
Skyla yang berniat membaca beberapa laporan butik dari emailnya akhirnya tertidur pulas, sedangkan gio yang pura pura acuh dan sibuk dengan laptopnya melirik gadis yang tertidur pulas disebelahnya.
"Bisa bisanya kau tidur dengan tenang meninggalkan suamimu yang lagi kesal dimalam pengantin kita"
"Haah kau tidur saja semanis ini bagaimana aku bisa kesal lama padamu"
__ADS_1
guman gio sambil menarik selimut dan mencium kening skyla lalu ikut merebahkan tubuhnya dan tertidur memeluk gadis itu.
Bersambung......