
Seorang pria muda berdiri disana dengan sigap memegangi dua ekor kuda hitam dan putih disana.
"Tuan muda, nona muda" menatap gio sekilas dan terpana menatap kecantikan skyla yang tersenyum padanya.
Gio yang melihatnya merasa kesal.
"Ehem cepat siapkan kudanya" ucapnya tegas sambil memandang tajam pria muda itu.
"Baik tuan, silahkan naik" mempersilahkan
"Aku ambil yang putih ya hon" mencoba naik sendiri
"Biar saya bantu nona" berjalan menghampiri
Dengan cepat gio lebih dulu mengangkat tubuh istrinya.
"Tidak apa aku bisa mengangkat tubuh istriku" melirik tajam
"ba baik Sa saya permisi tuan" takut lalu berjalan pergi.
Kuda yang dinaiki skyla dan gio mulai berjalan keluar area pekarangan belakang rumah.
"Bagaimana apa kudamu enak" melirik skyla yang ada disampingnya
"Ya hon, oke kok kudanya sangat jinak, apa kuda ini betina" menatap gio
"Pertanyaanmu ada ada saja haha, bagaimana aku tau kuda ini betina atau jantan" menggeleng kecil tertawa
"Ya sapa tahu kau saat beli bertanya haha" tertawa
"Heh ini sam yang membelinya aku tidak tahu, nanti ku tanyakan dia kalau kau memang mau tahu" melihat sekeliling
"Ahahaha aku hanya bercanda hon, kau ini merepotkan sam saja, oh ya kita mau kemana" menghentikan kudanya
"Jangan berhenti mendadak kudanya akan kaget dan bisa saja melemparmu" mengarahkan kudanya mendekati skyla
"Ah maaf hon, aku penasaran kita mau kemana"
"Jalan saja apa kau tidak suka pemandangan jalan ini" mengerutkan dahi
"Kata siapa, ini sejuk berkuda dijalan dipenuhi pepohonan rindang sangat menyenangkan hon" tersenyum manis kearah gio.
"Baiklah kalau begitu jalan saja sebentar lagi ada kejutan buatmu" menjalankan kudanya.
Skyla hanya mengangguk lalu ikut menjalankan kudanya disamping gio.
Tidak jauh dari area jalan mereka sampai didaerah kawasan taman yang dipenuhi berbagai macam bunga yang indah disana, skyla melongo melihatnya ia merasa benar benar kaget bagaimana bisa gio menciptakan taman seindah ini dalam beberapa minggu.
__ADS_1
"Omg, hon seriusly kau meminta orang membuat semua ini" masih posisi diam diatas kuda.
"Ya, apa kau suka" mengulurkan tangannya agar skyla tetap aman menuruni kuda
"Hon aku bisa gila karnamu, apa ada kata selain kata suka, aku akan mengatakannya" menggelang lalu tersenyum senang.
"Haah ada" mengikat tali kuda lalu menghampiri istrinya dan memeluknya dari belakang.
"Mmmm apa ya, mungkin senang atau kau gembira" mencium pipi skyla
"Ahahh kau tidak tahu kan tapi kau sok tau, tapi thanks ya hon" berbalik dan memeluk erat gio
"Mmm aku sebenarnya tidak paham soal bunga, tapi karna kau menyukai bunga aku berusaha membuatkan ini untukmu" mengelus lembut pundak skyla
"Hon aku beruntung bisa menjadi milikmu" menatap gio
"Skyla aku lah laki laki yang beruntung bisa memiliki istri terbaik sepertimu" mencium kening skyla
"Love you" mencium bibir gio tiba tiba
"Love you more" membalas cepat
"Hon apa tadi love you apa, ulangi" menggoda gio.
"Hon kau mencoba lari ya, tunggu" mengejar gio
"Apa skyla siapa yang lari" memetik setangkai bunga putih
"Yasudah bilang dulu apa tadi ulangi" menggoyang lengan gio
"Kau ya senang sekali menggodaku" menyelipkan bunga ditelinga gadis itu.
"I Love you skyla istriku,honey" menatap hangat lalu mengacak rambut skyla.
"Ahahaha hentikan hon itu terdengar geli" menutup mulut gio
"Haah apa honey istriku ahahhaa" cekikkan tertawa
"Hon stop ahhahaha" tertawa.
"Ayo kemari kita akan lanjut lagi" mengangkat tubuh skyla keatas kuda lalu melepas pengikat kudanya.
"Kemana lagi hon, hey apa yang kau lakukan apa kuda ini mampu" panik karna gio yang ikut menaiki kudanya.
"Hey ini kuda terbaik, sudah pasti kuat, kau diam saja akan ku tunjukan satu tempat lagi" menjalankan kudanya.
__ADS_1
Kaki kuda yang berlari cepat tadi akhirnya berhenti dipinggir aliran sungai yang tenang,dengan pepohonan rindang disana.
"Hon kau membeli sebuah pulau dengan banyak tempat ajaib" tersenyum menatap hangat gio.
"Saat aku mendengar pulau ini di pelelangan aku langsung membelinya dengan tawaran tertinggi" turun lalu menurunkan skyla.
"Kau menghabiskan banyak uang untukku, jangan memanjakanku berlebihan hon" mengelus lembut wajah gio.
"Nyonya gio harus selalu bahagia" tersenyum.
"Tapi hon" mencoba menjelaskan lagi
"Husttt, apa kau mau berenang" melirik skyla
"Ah berenang disini, apa aman" melirik sekeliling
"Bukan disini, tapi disana dekat air terjun,ayo" menarik lengan istrinya lalu berjalan cepat.
"Hon kau yakin mau berenang ,apa disini aman tidak ada binatang buas" melihat gio yang melepas bajunya.
Byurrrrr..... dengan hitungan detik gio sudah berada didalam air.
"Kemarilah" melambaikan tangannya .
"Okay sebentar" melepas baju dan jaketnya dan langsung ikut menyeburkan tubuhnya kedalam air.
"Segar kan" guman gio menatap istrinya.
"Ya hon ini sangat segar" mengusap lembut wajahnya .
"Skyla" gio mengusap air diwajah istrinya lalu mencium lembut bibir istrinya.
"Ummm hon" melepas ciumannya
"Lakukan disini ya" mencoba melepas pakaian bagian bawah istrinya.
"Mmm kau yakin hon, nanti ada yang melihat" guman skyla yang ada dipelukan gio
"mmmm ya" menciumi batang leher istrinya yang putih mulus lalu mulai beralih ketitik sensitif lainnya dan melancarkan aksinya dibawah air.
"Haah uumm, pelan hon" guman skyla
"Mmmmm" sahut gio dan langsung mencium bibir istrinya.
Bersambung.....
__ADS_1