
Sore itu skyla sedang sibuk dengan kertas dan pensilnya ada beberapa desain gaun yang harus ia selesaikan,fokusnya terganggu karna fani masuk kedalam ruangannya.
"Skyla dia ada disini mencarimu" membuka pintu
"Siapa fan" menatap fani
"Pria mu skyla" mengangakat alisnya
"Mmm gio ada disini,astaga dia tidak mengabariku,apa aku terlihat jelak dan kusam fan" memutar mutar tubuhnya
Gio yang naik kelantai dua berdiri di belakang fani dan tertawa geli melihat kelakuan skyla yang berputar putar.
"Kau selalu terlihat setiap hari" tersenyum
"Mmm aku permisi dlu hihi" fani keluar ruangan
"Oh hai,kau tidak mengabariku" menunduk malu
"Apa aku harus mengabarimu saat aku ingin bertemu" berjalan mendekat
"Umm tidak juga sih,ya setidaknya aku bisa mencuci wajahku dulu atau memperbaiki make up ku saat bertemu denganmu" mentap kearah lain
"Hey kau selalu cantik ku bilang" memegang wajah skyla
Spontan skyla memejamkan matanya
"Hahaha begitu manisnya ya bibirku jadi kau berharap ku kecup" tertawa geli
"Ah tidak apa sih gio" membuka mata dan memutar bola matanya
"Hahaha kau lucu sekali" mengusap rambut skyla
"Mmm baiklah kau hanya ingin bertemu denganku atau ada yang ingin dibicarakan" bingung
"Yah aku kemari ingin mengatakan padamu untuk mulai mempersiapkan pesta pertunangan kita" menyilangkan tangan didada
"Wah kapan pestanya gio" antusias
"Kau maunya kapan"
"Satu bulan lagi atau dua bulan lagi" hihi
"Hey aku tidak suka itu terlalu lama 2 minggu saja" wajah protes
"Gio yang benar saja itu terlalu mendadak" menepuk dahinya
"Yasudah 3 minggu lagi terhitung dari sekarang dan jangan membantahku lagi" tegas
"Umm baiklah pak gio" menjulurkan lidah
"Hey jangan begitu atau kau akan ku makan" haha
"Gioooooo" menutup wajahnya dengan kertas
__ADS_1
"Kau setelah ini kemana,temani aku makan ya" tersenyum
"Yah tentu saja,aku beres beres dulu ya" merapikan barangnya yang berserakan dimeja
Gio hanya mengangguk dan sibuk memainkan ponselnya
Mobil gio pun mulai berjalan cepat meninggalakan butik skyla,tidak berapa lama mereka sampai di sebuah restoran bintang lima, restoran yang begitu indah guman skyla
"Kau tunggu disini aku akan membukakan pintumu" keluar cepat
"Thankyou gio" tersenyum
Kau membuatku seperti ratumu saja gio haha
Gio dan skyla berjalan pelan memasuki restoran itu,sudah tersedia tempat khusus disana untuk mereka berdua,gio menarikkan kursi skyla dan sebelum makan malam mereka disuguhkan dengan permainan biola yang indah
"Apa kau mau berdansa" mengulurkan tangan
"Mmm tapi aku tidak terlalu bisa"
"Akan ku ajari"menarik skyla
Mereka pun mulai berdansa dan hanyut dalam iringan musik klasik dari permainan biola yang indah.
"Makan lah yang banyak" melirik skyla
"Heiii aku bukan sapi ya huh" protes
"Gioooo" mencubit lengan gio
"Aww jangan mencubitku lagi huh" kesal
"Mmm baiklah kalau ku suapi boleh"menyodorkan garpu yang sudah ada irisan daging menancap disana
"Boleh" menggit garpu dari tangan skyla
"Gio apakah ini ruangan khusus" melihat lihat sekeliling
"Yah aku memesan ruangan vvip ini untuk kita,apa kau tidak suka" menatap skyla
"Aku suka gio terimakasih,tapi kalau boleh lain kali kita makan diruangan biasa saja ya membaur dengan pengunjung lain"
Ruangan ini sangat besar pasti ini ruangan vvip untuk acara,astaga apakah pria ini tidak normal.
"Ya terserah kau saja" menikmati makananya
"Gio aku ketoilet sebentar ya" membuka pintu
"Jangan lama atau kau ku tinggal" menatap pundak skyla
"Okay tuan giooo" berjalan keluar
Skyla berjalan pelan menuju toilet dan tidak berapa lama ia keluar dari toilet itu,dan betapa terkejutnya ia melihat etan sudah berdiri menyilangkan tangan disamping pintu toilet.
__ADS_1
"Hai baby" menghalangi jalan skyla
"Tuan bisakah menyingkir" melotot
"Kau jangan meloloti ku aku tambah bergairah melihatnya" mengelus wajah skyla
"Hentikan aku mau pergi" menyingkirkan tangan etan dengan kasar
"Siapa yang mengajarimu kasar baby,apa Ceo joy group itu hah" menarik rambut skyla
"Etan lepaskan sakit aw" meronta ronta
Giooo aku harap kau kesini tolong aku,aku takut
"Kau tau sakit jambakanku ini tidak seberapa dibanding dengan sakitnya penolakanmu terhadapku,kau bahkan menolak bunga bunga yang aku kirim ketoko mu hah kau wanita kejam" berbisik ditelinga skyla dan menjilat daun telinga
"Kau kau kurang ajar" mendorong etan
"Doronglah jika kau bisa haha" mulai mendekatkan bibirnya ke wajah skyla
"Tolongg tolongg" berteriak
Beberapa pelayan datang dan membantu menarik etan dari sana namun kekuatan pelayan perempuan tidak sebanding dengan pria itu dengan cepat mereka terjatuh.
Skyla yang melihat itu berlari,pikirannya sekarang hanya gio ia berlari ke ruang vvip namun tidak ada gio disana,dari pada ia mencari gio keluar dan bertemu dengan etan lagi ia memilih mengumpat di kolong meja makan,tidak beberapa lama ia mendengar langka kaki masuk kedalam ruangan itu terdengar suara seseorang sedang menampar meja makan.
Aaahgggg brukkk tamparan keras diatas meja itu
Kalau tidak dihalangi orang orang itu etan sialan itu pasti sudah mati ku hajar.
"Gi gio apa itu kau" pelan
Gio mendengar suara tidak asing itu menjongkok kebawah kolong meja dan ya dia mendapati skyla posisi memegang lututnya dengan wajah ketakutan
"Kau disini aku mencarimu kemana mana kau meninggalkan ponselmu kau tau betapa paniknya aku" menarik skyla dengan pelan dan memberikan ponselnya
"Aku baik baik saja gio" tersenyum berusaha menutupi ketakutannya
"Aku tau kau tidak baik baik saja,skyla menangislah" memeluk skyla
"Giooo kau lama sekali datangnya a aaku takut, pria itu mencoba menyentuhku" menangis tersedu sedu
"Maafkan aku skyla,aku sudah menghajar pria itu" menciumi kepala skyla
"Gio kau tidak berlebihan menghajarnya kan,aku takut kau terkena masalah nantinya" menatap gio
"Kau pikirkan dirimu dulu baru memikirkan ku,kita pulang saja ya" menutupi tubuh skyla dengan jas nya,merangkulya dan berjalan pelan
Mobil mereka meninggalakan restoran itu dengan cepat,tidak ada pembicaraan didalam mobil itu hanya gio yang terus memegangi tangan skyla dengan kuat.
Tuan kau benar benar melakukan apapun dan bahkan menghajar langsung seseorang untuk gadis ini. Batin sam
Bersambung...
__ADS_1