Yes,He is My Husband

Yes,He is My Husband
Eps.41


__ADS_3

Siang itu seorang pria tua dengan jas mewahnya turun dari mobilnya, ia melangkahkan kakinya diikuti oleh dua orang bodyguard yang berpakaian serba hitam lengkap dengan kaca mata hitamnya, pria tua itu masuk kedalam sebuah butik sontak semua mata tertuju padanya, bukannya kagum melihatnya tapi malah terlihat menyeramkan bagaikan seorang raja kejam yang masuk lengkap dengan pengawalnya.


"Kakek" berlari turun tangga lalu memeluk pria tua yang berdiri disana


"Cucu kecilku" menciumi pipi skyla


"Kek aku sudah besar, dan bisakah kakek menyuruh mereka menunggu dimobil" menunjuk kedua pria dibelakang kakeknya


"Hei mereka tidak mengganggu mereka hanya diam nak" mengacak rambut skyla


"Itu menurut kakek,lihat lah pelangganku semua tidak bergerak ketakutan" menatap kakeknya


"Keluar" memberikan aba aba dengan goyangan tangan


"Yes sir" berjalan menjauh keluar butik


"Hei nak banyak yang perlu kita bicarakan" merangkul cucunya


"Ya aku juga banyak pertanyaan untukmu kek termasuk kau kembali tidak mengabariku,aku kan bisa menjemputmu" menunjukan wajah manyun


"Kau ini kakek mau mengejutkan mu hahhaa" menaiki tangga


"Kek aku ingin bicara serius" berjalan menuju ruangan lalu mendorong pintu ruangannya


"Bicaralah nak" masuk dan mendudukan bokongnya di sofa


"Kek aku berhubungan serius dengan seorang pria,dan kami" duduk mendekatkan badannya kesamping kakeknya.


"Kau dekat dengan tuan muda anak pemilik joy group dan sekarang dia yang mengantikan ayahnya lalu kalian berencana ingin bertunangan lalu gagal hingga kau kabur ke villa kakek lalu pria itu memohon padamu, dan kau menerimanya lagi atas dasar kau mencintainya" menatap tajam skyla.


"Kek kakek masih mengawasiku,ku pikir sejak lulus kuliah kakek berhenti" menggeleng kesal


"Nak dengarkan kakek,kau satu satunya harta kakek kalau kekek sibuk bukan berarti kakek tidak memperhatikanmu" mengelus lembut rambut skyla


"Kek apa kakek akan merestui kami,aku mencintainya" memeluk kakeknya


"Nak kakek tidak menyangka hari ini akan terjadi, kau tau kakek menganggapmu cucu kecil kakek dan ternyata kau sudah dewasa sekarang" mengusap air matanya


"Kek kakek menangis" menatap kakeknya


"Menangis bahagia" tersenyum


"Artinya kakek me" terpotong


"Hey kakek bahagia bukan berarti kakek akan merestui kalian begitu saja" menggeleng


"Kek ayolah kami saling mencintai" menunjukan wajah sedih


"Wajah apa ini,kakek tidak suka melihatmu sedih lagi nak,panggil pria itu besok temui kakek dirumah" mengacak rambut skyla


"Kakek aku akan membari tahunya dan ia pasti akan mengajak orang tuanya" antusias

__ADS_1


"Ya kau atur saja dan bilang padanya persiapkan diri, kehadiran orang tuanya tidak menjamin dia bisa lulus seleksi kakek hahaha" tertawa


"Kakek ih jangan terlalu kejam begitu huh, apa yang mau kakek lakukan padanya" menatap serius


"Rahasia sesama pria" haha cekikikan tertawa


Pintu ruangan skyla terbuka fani dengan senyum manisnya masuk ke dalam dan langsung melayangkan kakinya ke sofa.


"Kakek omg kakek tambah muda" tersenyum berdiri disana


"Hey anak ini ada ada saja, kemarilah kau tidak ingin memeluk kakekmu juga" merentangkan tangannya


"Tentu ingin kek" langsung memeluk


"Aku menyayangi kalian" memeluk fani dan memeluk skyla secara bersamaan


"Mmm kek apakah ada oleh oleh" tertawa


"Buahahaa cucu kakek yang satu ini tidak berubah" teratawa


"Dia selalu menanyakan hal itu kek haha" skyla tertawa


"Tentu ada nah ini untuk fani dan ini untukmu my princess" memberikan dua kotak berbeda


"Wow aku buka ya, ini gelang yang indah kek thankyou" memasang gelangnya


"Syukurlah kau suka nak, sekarang buka punya mu biar kakek pasangkan" menatap skyla yang membuka kotaknya


"Kek ini kalung yang indah, persis seperti punya ibu yang hilang pas kecelakaan dulu" tersenyum hambar


Dan kakek harap kau setangguh ibumu,akan banyak cobaan didunia pernikahan nanti.


"Indah sekali sky" tersenyum menatap skyla


"Iya fan kau benar thankyou kek" memeluk dan menicium pipi kakeknya


"Ahahha kakek berasa muda kalau bersama kalian,bagaimana kalau kita makan siang bersama" mengacak rambut kedua gadis itu


"Pasti makan bebek bakar kesukaan kakek ahhaha" sahut kedua gadis itu secara bersamaan


"Baiklah,ayo kita pergi" berdiri lalu berjalan keluar.


Mobil sudah berhenti di depan restoran mewah,dengan santai pria tua itu merangkul kedua cucunya masuk kedalam ruangan VVIP yang sudah disiapkan.


"Silahkan tuan" membukakan pintu vvip


"Thnkyou mba" ucap skyla berjalan menuju kursi makan disana


"Makan lah nak kakek sudah memesannya duluan tadi" tersenyum


"Wow ini bebek rasanya tidak berubah ya kek" guman fani sambil menyantap makanannya

__ADS_1


"Iya kau benar nak,bebek sini kualitas nya oke" sibuk memotong daging bebek


"Kek aku angkat telpon ya sebentar" berjalan kecil keluar ruangan


Kakek hanya menggguk mengiyakan apa yang skyla mau.


"Ya gio ada apa" berdiri diluar


"Kau dimana aku ke butik tadi katanya kau keluar" suara tegas


"Aku makan dengan kakek" terdengar santai


"Apa hah,kakekmu kan bilang empat hari lagi baru kembali" terkejut


"Iya aku juga kaget, dan kakek memintamu besok sore kerumah"


"Ya aku akan kesana bersama oma dan yang lain,kirimkan alamat kakek"


"Ya nanti ku kirim dan untukmu gio siapkan dirimu eeemmm kurasa kakek akan mengujimu" canggung


"Hey tenang saja kalau itu demi mendapatkan dirimu akan ku lakukan yang terbaik"


"Kau harus berjuang gio haha"


tertawa hambar


Ku harap kau bisa meluluhkan hati kakek.


"Pasti,kau makan saja dulu ku matikan ya" menuntup telponnya.


Hemm apa yang harus ku persiapkan untuk menghadapi pria itu. Gumannya pelan sambil memikirakan cara.


Sam berjalan masuk keruangan dengan membawa beberapa berkas.


"Tuan ini dokumen yang harus segera di tanda tangani" mengangkat berkasnya


"Letakkan dimeja sam,dan kau duduklah dulu di sofa aku ingin bicara" berdiri lalu berjalan menuju sofa


"Baik tuan" mengguk lalu menduduki sofa


"Sam apa kau tau bagaimana cara lulus seleksi calon kakek mertua" menatap serius


"Maaf tuan saya tidak tahu,tapi saya akan cari tahu" menunduk


"Ah sam ada juga yang kau tidak tahu ya ku kira kau tahu segalanya" menggeleng


"Maaf tuan saya akan segera ke toko buku mencarinya" berdiri lalu menunduk sopan


Hah yang benar saja tuan muda aku kan belum pernah berpacaran apa lagi bertemu calon mertua bagaimana bisa aku tau tentang hal itu.


"Sam tunggu,aku ikut aku akan mencari bukunya juga aku ragu padamu ini saja kau tidak tahu haah" mengela napas berjalan mendahuli sam.

__ADS_1


Sam hanya mengangguk kecil lalu mengikuti langkah gio yang berjalan turun menuju parkiran mobil.


Bersambung.........


__ADS_2