
Atas permintaan skyla yang memaksa gio menurunkannya akhirnya pria itu mengalah dan menurunkan istrinya didepan pintu kamar utama villa itu.
"Welcome dikamar masa tua kita" membuka pintu kamar
"Waw bahkan kamar ini lebih cocok untuk kita sekarang dari pada untuk kita tua nanti haha" skyla tertawa melihat kamar dengan nuansa putih yang disekelilingnya terlihat hutan rindang, membuat suasana kamar itu menjadi lebih segar.
"Haah ku harap aku tidak mengacaukan bulan madu kita dengan memilih konsep kamar ini" gumam gio
"Tenanglah aku menyukainya, mmm kenapa kau selalu begini mana gioku yang selalu percayadiri dulu haha" membelai pipi gio
"Gio yang dulu masih ada tapi ku tinggalkan dikantor dan diluar, tapi kalau bersamamu beginilah aku" mencium tangan gadis itu
"Kau aneh sekali ahahaha,tapi aku menyukainya , gio yang bisa mengekspresikan perasaannya" memeluk gio.
Gio tersenyum lalu membalas pelukan istrinya.
"Hey apa kau mau mandi lagi" ucapnya cepat
"Mmm kenapa menanyakanku kan kau yang belum mandi, cepat kau mandi dulu" skyla mendorong gio ke kamar mandi
"Mandikan aku" menarik lengan istrinya
"Gio, apa apaan kau ini haha kau bisa mandi sendiri" tertawa
"Mandikan aku" menatap harap
"Ya ya baiklah, kemarilah akan ku mandikan bayi besar ini" menuju kamar mandi.
Skyla sibuk menghidupkan shower dan mengatur air hangat untuk suaminya mandi, terlihat gio sudah selesai dengan gosok giginya.
"Hei kemari sebentar" melirik skyla dari pantulan cermin
"Ada apa hon" memeluk gio dari belakang
"Mana jarimu,perlihatkan" menarik lengan kiri skyla dari pinggangnya
"Ini kenapa, kau tiba tiba ingin melihat jariku" bingung
__ADS_1
"Haaah pantas saja, selesai mandi aku akan memotong kukumu" menghela nafas
"Hah, ada apa,apa masalahmu memotong kuku ku yang terlihat cantik ini" memasang wajah masam
"Buka bagian belakang bajuku,kau akan tahu jawabannya" menatap skyla yang kebingungan dari pantulan cermin.
Skyla mulai membuka pelan baju bagian belakang suaminya, dan ia terlihat terkejut melihat banyak luka cakaran kuku disana.
"Apa ini,apa aku yang melakukannya tadi malam" menutup mulutnya
"Bukan kau tapi seekor singa betina hahaha" cekikan tertawa
"Maafkan aku hon,tidak akan ku ulangi lagi" menunduk sedih
"Hey aku tidak menyalahkanmu, tidak papa aku menikmatinya, keluarlah dulu kali ini aku mandi sendiri,setelahnya aku akan memotong kuku mu" mencium kening gadis itu
"Ya hon, aku akan menyiapkan bajumu" tersenyum lalu berjalan keluar.
Skyla yang selesai menyiapkan baju ganti suaminya mondar mandir seperti setrikaan didepan kamar mandi, sambil berguman sendiri.
"Skyla skyla bagaimana bisa kau melakukan itu, kau harusnya memberi kesan anggun dimalam pertama bukan seperti singa" menepuk nepuk dahinya
Gio yang berdiri dari tadi didepan kamar mandi tersenyum geli melihat tingkah istrinya yang menggemaskan menurutnya.
"Sedang apa kau, apa kau sudah selesai bicara dengan tanganmu" tertawa kecil
"Ah tidak, aku hanya berlatih akting" hehe menyembunyikan tangannya kebelakang.
"Sejak kapan kau mau jadi aktris" meraih celana dan memasang baju kaosnya.
"Mmm gioo, maafkan aku tapi percayalah aku tidak seganas itu" menggoyang lengan gio
"Kau masih memikirkan hal itu, tidak apa aku tau kau gadis yang lembut tapi agak ganas haha" mencubiit pipi istrinya
"Gioooo" wajah cemberut
"Sudahlah kemarikan tanganmu" menarik skyla duduk disebelahnya
"Kau yakin bisa memotongnya" menatap ragu
"Aku ini bisa apa saja jadi kau tidak perlu khawatir" menunjukan wajah sombong
__ADS_1
"Aku akan memejamkan mataku, bilang kalau sudah selesai" memejamkan matanya
"Kenapa kau harus begitu" menggeleng pelan dan sibuk memotong kuku istrinya.
"Tidak apa aku tidak sanggup melihat kuku ku" gumannya
"Haah kau ini" gio tersenyum kecil dan melanjutkan memotong kuku skyla.
"Hon" guman skyla dengan mata masih terpejam
"Mmm,bukalah sudah selesai" meletakan gunting kuku diatas meja.
Dengan pelan skyla membuka matanya, apapun hasilnya kau harus senang skyla. Gumannya dalam hati
"Wah tidak buruk, ini rapi" memeperhatikan kukunya yang rapi
"Aku kan sudah bilang, aku akan selalu melakukan yang terbaik untukmu" mengacak rambut skyla
"Thankyou hon" tersenyum
"Tunggu, aku heran denganmu kau memanggilku barusan honey lalu kau memanggilku lagi dengan gio apa kau tidak bisa konsisten" mengerut dahi
"Hei aku masih belajar tahu,yasudah aku akan memanggilmu honey tapi saat marah aku akan memanggil namamu" merebahkan tubuhnya ketas kasur.
"Dan aku tidak akan membiarkanmu marah" ikut merebahkan kepalanya dipangkuan skyla
"Oh ya, aku baru ingat kau saja memanggilku dengan namaku, skyla skyla" bangun lalu duduk dan meniru gaya bicara gio
"Hey kau meniruku, aku masih bingung memanggilmu apa, apa istriku atau baby, sayangku, sweety atau" terhenti
Skyla langsung menutup mulut gio.
"Aahh itu terdengar jijik semua, panggil aku skyla saja lebih baik" menghela nafas
"Aku sudah capek memikirkannya tapi kau tetap memilih namamu, wanita sulit dimengerti" memejamkan matanya
"Begitulah wanita tapi kau sangat imut saat mengucapkannya tadi, aku pikir orang lain salah menilaimu dengan jukukan pria dingin,hihi apa kau setuju hon" melihat kepangkuannya.
"Haah pria ini aku mengoceh panjang lebar dan dia meninggalkanku tidur, tapi dia terlihat manis saat tidur" mengelus lembut rambut gio lalu menyandarkan kepalanya dan ikut memejamkan matanya.
Bersambung......,,,,,,,,
__ADS_1