
Skyla memasuki apartementnya diikuti gio dan sam di belakangnya,sam memilih duduk di sofa sementara gio ikut masuk kedalam kamar skyla karna merasa khawatir,gio duduk dipinggir tempat tidur gadis itu dan menatap nanar pintu kamar mandi, skyla yang keluar dengan kimono mandinya terkejut
"Giooo apa yang kau lakukan" malu
"Hey aku hanya khawatir" menatap skyla
"Keluar lah dulu aku akan memakai pakaianku" menarik gio dan menutup pintu kamarnya.
Setelah selesai dengan baju piyamanya skyla membuka pintu dan berjalan kearah sofa,terlihat hanya gio yang berbaring disana dengan mata terpejam
"Gio" mengelus rambut gio lembut
"Ya" posisi bangun untuk duduk
"Sam kemana dan kau tidak pulang"melirik sekeliling
"Dia sudah pulang dan aku tidak pulang,kemarilah" menepuk pahanya
"Kau berniat tidur disini kah gio" keheran
"Ya benar,sini" menarik skyla dan merebahkan kepala gadis itu dipangkuannya
"Gio apa benar tidak papa aku tidur disini nanti kaki mu kram" menatap gio
"Yah tidurlah aku akan menemanimu,menemanimu disini" mengusap rambut skyla
"Terimakasih gio" membenarkan posisi tidurnya lalu mencium tangan gio
Gio hanya tersenyum melihat gadis yang sudah lama terlelap dihadapannya,ia sungguh semanis vanilla kalau tidur guman gio, merasa cukup lelah juga dengan posisi sekarang gio mengangkat skyla dengan lembut ke tempat tidurnya, gio ikut menghempaskan tubuhnya ditempat tidur itu matanya menatap langit langit kamar skyla dan tak beberapa lama ia pun ikut tertidur.
Matahari pagi yang terasa hangat masuk kesela sela kamar skyla,hmm hangat gumannya tapi sejak kapan matahari pagi bersuara seperti orang bernafas, dengan malas skyla membuka matanya dan pemandangan indah ada didepannya ia kaget melihat wajah gio yang pas didepan wajahnya,gio yang terlihat tidur dengan damai memeluk guling didepannya, skyla langsung memeriksa setiap detai pakaian dan tubuhnya,emm aman gumannya
"Apa yang aman" gio sudah duduk manatap skyla
"Tidak apa" menggeleng malu
"Haha aku bukan pria yang seperti itu tahu" menyentil dahi skyla
"Aw gio" memanyunkan wajahnya
"Aku lapar,apakah disini ada makanan" haha menatap
"Bentar aku buatkan ya,kau tunggulah disini" berjalan keluar
"Okay bangunkan aku kalau sudah matang" berbaring dan melanjutkan tidurnya
Skyla yang mulai menumis bawang untuk memasak nasi goreng dengan telur setengah matang untuk gio,tidak berapa lama masakan sudah selesai, "fiuh akhirnya kelar juga apa aku bangunkan saja ya"gumannya
"Gio bangunlah" menguncang tubuh gio
Gio yang sudah bangun dari tadi menarik tubuh skyla dan jatuh kepelukannya
"Giooo apa yang kau lakukan" bangun
__ADS_1
"Haha aku sedang menggodamu" tertawa
"Kau nakal sekali" menarik hidung gio
"Aww skyla" memegang hidung nya
"Rasakan itu cepatlah kemeja makan haha"berlari keluar
Dengan malas gio keluar kamar dan duduk dimeja makan
"Waw apa ini nasi gorengmu" mengunyah
"Yah apa tidak enak" ragu ragu
"Ini sangat enak skyla thankyou" mengedipkan matanya
"Kau nakal gio" haha
Mereka pun melanjutkan sarapan paginya dengan obrolan hangat dan canda tawa
Tidak berapa lama pintu apartement skyla ada yang mengetuk,terlihat berdiri sam dengan memegang paperbag disana
"Nona apa tuan ada" mentap
"Dia sedang mandi,kau duduklah dulu dan berikan pakaian itu biar aku menyerakannya"
"Ini nona" menyerahkan
Skyla berjalan masuk kekamarnya dan kaget melihat gio telanjang dada dengan handuk menutupi separuh badannya,terlihat dada dan perut gio yang berotot dan rambut yang basah acak acakan, membuat pikiran liar skyla menjadi jadi
"Hah tidak apasih,ini pakaianmu aku keluar dulu" berlari keluar
Astaga tubuh yang sexy huh aku melihatnya dengan jelas omg skylaa, menepuk pipinya
Tak lama gio keluar dengan setelan jas navy yang mewah,ia mendekati skyla yang sibuk mencuci piring didapur
"Hey kau tidak ke butik" mengerutkan dahi
"Wow,so kau terlihat tampan" mengigit bibir bawahnya
"Hey kau mau balas dendam menggodaku ya,hentikan menggit bibirmu atau kau akan ku makan haha"mengangkat dagu skyla
"Ummm baiklah" hihi menjulurkan lidah
"Kau belum menjawab pertanyaanku" menatap skyla
"Mmm baiklah ku rasa,aku kurang sehat dan aku akan diam disini dulu" menunduk
"Kau baik baik saja apa perlu ku panggilkan dokter" mengusap rambut skyla
"Yah aku baik baik saja" tersenyum
"Baiklah aku berangkat dulu,nanti ku hubungi" mencium kening skyla
__ADS_1
"Bye gio" tersenyum
Setelah gio meninggalkan apartementnya skyla memilih mandi berjam jam lamanya dibawah sower,pikirannya campur aduk wajah seram etan muncul dipikirannya.
Sementara itu gio yang tidak fokus dengan meetingnya karna pikirannya sepenuhnya ada pada gadis itu,sam yang melihat pikiran tuannya tidak ada diruangan itu segera mengambil alih untuk menjawab pertanyaan dari klien mereka.
"Tuan muda,meeting sudah beres" bisik sam
"Ah ya, baiklah meeting hari ini saya akhiri" tegas,bersalaman lalu berdiri meninggalkan ruangan itu
"Sam apa kau sudah mencari tahu tentang gerak gerik etan lagi" berjalan menuju ruangannya
"Sudah tuan,tidak ada gerak gerik yang mencurigakan tuan,sepertinya kejadian semalam spontan karna etan melihat nona disana" menjelaskan
"Tetap awasi etan sam,dan aku bingung kalau aku terus terang memberikan bodyguard untuk skyla dia pasti menolak" menghelan nafas
"Ya tuan nona sedikit keras kepala"
"Itulah salah satu daya tariknya sam" menepuk pundak sam
"Baik tuan" mengangguk
Daya tarik apa tuan,bukankah lebih gampang memiliki wanita yang penurut hemm
Gio sudah duduk dikursi kerjanya dengan cepat ia mengeluarkam ponselnya,terlihat ada beberapa pesan masuk dari wedding organizer yang menangani acara pertunangannya.astaga aku hampir lupa kalau nanti sore aku sepakat bertemu dengan pihak wo itu gumannya.
Tuttt tuuutt,tutttt tuuuutttt
gio mencoba menghubungi skyla namun tidak ada respon dari ponsel gadis itu
Ah ini sudah kedua kali aku menelpon aku coba sekali lagi kalau tidak diangkat aku akan kesana.
Tuuutt tuutt,tidak lama terdengar suara skyla disana
"Ya gio" terdengar serak
"Hey apa kau aman, kenapa lama sekali" wajah cemas
"Tidak apa gio aku aman hihi,kau yang kenapa menelponku" tertawa hambar
"Aku akan menjemputmu nanti sore, pihak wo ingin bertemu kita"
"Ya baiklah, ku tunggu bye gio" mematikan ponselnya
"Hallo skyla" tidak ada jawaban
Hah dia sekarang seenaknya mematikan telponku huh
"Sam kosongkan jadwalku pukul 04.00 sore,aku ingin bertemu pihak wo" tegas
"Baik tuan akan saya jadwalkan ulang" mengangguk dan pergi
Skyla menghempaskan tubuhnya ketempat tidur,hah perasaanku jauh lebih tenang sekarang setelah mendengar suara gio,tapi aku harus menyembunyikan rasa takutku aku tidak ingin dia cemas, gumannya
__ADS_1
"Hem dari pada aku teringat perlakuan etan lebih baik aku memikirkan konsep apa ya yang ku pilih nanti sore nanti" membuka ponselnya dan mulai mencari referensi.
Bersambung....