Yes,He is My Husband

Yes,He is My Husband
Eps.21


__ADS_3

Tidak berapa lama mobil gio sudah sampai di depan apartement skyla, gio menatap lekat wajah cantik skyla yang tertidur pulas dari perjalanan pulang tadi,mungkin skyla kelelahan pikirnya.


"Heyy bangun,skyla" mengusap pipi dengan lembut


Tidak ada respon dari skyla,gio pun masih berusaha membangunkannya


"Skylaaa" menarik hidung


"Ah gio,aw jangan tarik hidungku" memegang hidungnya


"Kau tidur apa pingsan sih" mengerutkan dahi


"Mmm maaf aku ketiduran" mengigit bibir bawahnya


"Skyla maaf ya soal yang tadi" memegang tangan skyla


"Gio tidak apa hehe tapi ku rasa mamamu tidak menyukai ku" menunduk sedih


"Hey apa kau percaya padaku,mama bukan tidak menyukaimu tapi belum menyukaimu" mengangkat dagu skyla


Ku pastikan mama pasti menyukaimu secepatnya skyla


"Itu sama saja gio hehe" memandang ke arah lain


Hah andai aku bisa bicara jujur kalau aku merasa tertekan di rumahnya tadi


"Sekarang aku tanya apa kau mempercayaiku" menatap skyla


Katakan kau percaya padaku skyla


"Yah aku selalu mempercayaimu gio melebihi percaya pada diriku sendiri"tersenyum


"Baiklah kalau begitu kita bisa melewati ini bersama" mencium kening skyla


"Heemm aku harap begitu gio" memeluk gio

__ADS_1


Gio meraba saku celananya dan mengambil kotak cincin dari sakunya


"Skyla bertunangan denganku ya" membuka kotak cincin


Skyla terdiam dan kaget melihat gio membuka kotak cincin didepannya ia merasa semua itu tidak nyata.


"Gio apa aku sedang bermimpi" tersenyum


"Tidak, baiklah kalau kau merasa sedang bermimpi aku ulangi sekali lagi ya" menarik nafas


"Adara skyla putri apa kau mau menjadi tunanganku,aku tau kita baru kenal beberapa bulan tapi aku selalu merasa nyaman jika kau bersamaku dan menurutku kata pacaran tidak cocok untuk kita yang sudah bukan remaja lagi" tersenyum hangat


Skyla tidak menjawab dan hanya mengangguk pelan dan memeluk gio,terasa air matanya metes karna perasan bahagia


"Hey kau kenapa menangis" mengusap air mata


"Tidak apa gio aku hanya terharu" tersenyum


"Jangan menangis lagi dan kemarikan jari mu" menarik tangan skyla dan memasangkam cincin dijari manisnya


"Waw cincin yang indah gio terimakasih" menatap gio


"Tanpa cincin ini pun aku tetap menerimamu gio haha, tapi cincin ini begitu indah apa kau memilih sendiri" menatap gio


"Ya di bantu sahabat sahabatku, tapi untuk warna dan modelnya aku pilih sendiri blue sapphire sangat cocok denganmu skyla karna kau langit yang cerah" mengelus lembut pipi skyla


"Langit yang cerah karna ada matahari yang menyinarinya,dan kau mataharinya gio" tersenyum


"Skyla bolehkah" mendekatkan wajahnya


Tanpa kata skyla langsung mencium bibir gio,gio menerima ciuman itu dan ******* bibir mungilnya dengan lembut, mereka larut dalam ciuman yang terasa hangat itu walau sebenarnya udara malam itu terasa dingin.


"Mmm baiklah gio sepertinya aku akan turun dan masuk ya" menyentuh wajah gio


"Ya sure,good night skyla" mencium tangan skyla

__ADS_1


Skyla meninggalkan mobil gio dan masuk menuju lift apartementnya perasaan bahagia yang tidak bisa ia tutupi ia tersenyum terus sampai didepan pintu apartementnya.


"Hallo,fanii" suara menggema


"Ya skyla aku di kamar" menatap layar laptopnya


"Sedang apa kau" melirik


"Nonton drama korea" tetap fokus


"Hei apa kau tau,aku hari ini mengalami adegan romantis seperti didrama korea mu" mengangakat jarinya


"Omg serius skyla,kau dilamar pria itu" menggoyang goyang bahu sahabatnya


"Yaa tapi bukan dilamar tapi diminta bertunangan dengannya" tersenyum


"Oh baby itu selangkah lebih baik untuk hubungan kalian, kapan kalian akan menggelar pesta" memeluk skyla


"Mmm aku belum tau,belum sempat membahas" menggit bibir bawahnya


"Yah mungkin dia akan secepatnya membahas itu dan memamerkanmu sebagai tunangan Ceo Joy Group, waw aku harap kau tak melupakanku" tertawa


"Heii kau memiliki tempat tersendiri dihatiku fan" mencubit pipi fani


"Benarkah benarkah berati kau bisa membantuku mengenalkan pria pria mapan nanti" menggoda skyla


"Hahaha pria pria dan pria ya pikiranmu,yang kemarin mau kau kemanakan fani" tertawa


"Uuumm ku rasa kami kurang cocok, kami berkencan dan dia membosankan" hahaha


"Ya baiklah nanti ku kenalkan dengan teman teman gio" haha


"Yah sebaiknya kau bersihkan dirimu dan kita nonton ini bersama" mengangkat laptop ke pangkuannya


"Okay fani" berjalan kekamar mandi

__ADS_1


Malam yang panjang dilewati dua sahabat itu untuk menonton drama korea....


Bersambung...


__ADS_2