Yes,He is My Husband

Yes,He is My Husband
Eps.31


__ADS_3

Pagi pagi buta pandu dan fiko sudah berjalan pelan masuk pintu utama, terlihat sely berdiri dibelkang pintu itu.


"Kak aku terkejut saat kalian menelponku tadi,hah apa kalian yakin masuk kekamar kak gio" bisik sely pelan


"Ya memangnya kenapa,apa kau punya kunci serapnya" ucap fiko sedikit berbisik


"Berikan kuncinya sely" pandu mengambil kunci ditangan sely


"Kak kau pasti tau keadaan kak gio sekarang" menunduk sedih


"Tenanglah sel,kami akan membantu kakamu yang keras kepala itu agar sadar" fiko mengelus kepala sely


"Kak kau tau mama berusaha menjodohkan kak gio dengan kak viona,aku pernah tidak sengaja mendengar mama mengobrol ditelpon bahawa mama sudah menemui kak skyla" pelan menaiki tangga


"Kau serius apa kata mamamu" fiko kaget berbalik menatap sely


"Aku tidak tahu kak,yang aku tahu mama menemui kak skyla itu saja" menunduk


"Ah kenapa tambah kacau" geram


"Suuuttshh santai bro kau akan membangunkan gio nanti" pandu memegang pundak fiko


"Itu kamarnya kak" menunjuk lalu pergi.


Mereka sampai didepan kamar pandu dengan pelan kedua pria itu membuka kunci kamar itu, terlihat gio sedang tidur dengan pakaian kantornya dan bahkan sepatunya pun tidak ia lepas, pandu menggeleng pelan melihat keadaan sahabatnya yang tengah tidur itu, mereka berjalan menuju sofa kamar untuk menunggu pria itu bangun.


Tiing tinng,pandu mencoba memungut tumpukan botol minuman diatas meja sofa itu dan memasukannya ke tong sampah.


"Jangan berisik bro" ucap fiko pelan


"Aku tidak suka melihat berantakan begini hah,ini kamar benar benar tidak higienis" berjalan kekamar mandi mencuci tangannya


"Ayolah bro jangan kambuh lagi jiwa kedokteranmu itu buahahaa" cekikikan tertawa


"Huuuuh aku hanya mengatakan apa yang ku lihat bro,lihat wajah sahabatmu itu wajah yang kusam dengan mata pandanya dan jenggot yang tumbuh dimana mana dia benar benar tidak terurus" menghelan nafas menunjuk gio


"Hahaha kadang kau bicara fakta yang menyakitkan bro,kalau dia bangun dia akan meninjumu" mereka berdua cekikikan tertawa


Gio samar samar mendengar suara orang mengobrol dan tertawa didekatnya,dengan mata masih terpejam ia berteriak.


"Berisikkk" menutup wajahnya dengan bantal


Buahahaaha tawa fiko makin menjadi jadi, gio mencoba untuk membuka matanya dan duduk terlihat dua orang sahabatnya sudah duduk disofa dan menatapnya.


"Hey apa yang kalian lakukan disini" terkejut

__ADS_1


"Simple, kami menemanimu" ucap fiko santai


"Uuumm bisakah kau mandi dulu dan minum beberapa obat pereda mabuk itu lalu kita bicara" ucap pandu sambil menunjuk obat dan air putih yang ada di meja.


Gio menatap dirinya yang masih mengenakan setelan jas yang lengkap dengan sepatunya.


"Ahh sial,baiklah tunggu sebentar" berjalan kekamar mandi


Tak lama kemudian gio keluar dengan handuknya dan duduk di sofa lalu meminum obat pereda mabuk yang diberikan pandu.


"Mmm jadi apa yang membuat kalian kemari" meletakan gelas


"Kami ingin tau apa kau masih mencintai haura" ucap pandu


"Yang benar saja aku tidak akan jatuh cinta lagi dengan wanita kejam seperti dia haha" tertawa seram


"Kalau begitu siapa yang kau cintai" celetuk fiko


"Umm ayolah apa harus kita bahas ini" menggaruk rambutnya yang basah


"Ya tentu,karna ini tentang kau dan aku bro" nada serius


"Maksudnya aku di tidak mengerti" mengerutkan dahi


"Fiko menginginkan skyla" ucap pandu


Apa ini jangan bilang fiko menyukai skyla.


"Begini bro,karna aku bukan pria pecundang yang mendekati mantan gadismu secara diam diam,aku memilih mengatakan padamu langsung bahwa aku menginginkan skyla menjadi istriku" menatap gio


"Apa apa kau gila,apa ini nyata,kau tau skyla itu mi" terkejut gelagapan lalu terhenti


"Milikmu" potong fiko "Tapi apa kau yakin setahuku kau sudah melepasnya bahkan meninggalkannya jadi dia gadis yang free sekarang" mengangkat bahu


Brukkk tangan gio meninju wajah fiko.


"Tutup mulutmu skyla milikku,dia calon istriku aku mencintainya sangat mencintainya" mengusap wajahnya merah dengan kasar


"Kau mencintainya tapi kau bahkan tidak mencarinya haha lihat dirimu sekarang kau terlihat bodoh dengan tumpukan minuman itu dan dunia malammu, aku jadi meragukan apa kau sungguh mencintai skyla" mengusap pipinya bekas tamparan gio


"Kalau kau mencintainya jangan lepaskan dia" pandu menepuk pundak gio


"Kalian tidak mengerti ini rumit" mengacak rambutnya


"Kau yang mebuatnya rumit,bahkan gadis itu benar benar mencintaimu kau tidak bisa menyimpulkan skyla sama seperti haura karna setiap orang itu berbeda" ucap fiko dengan tegas

__ADS_1


"Ya benar apa kata fiko bro, kalaupun dia meninggalkanmu sekarang itu karna kau yang memintanya" pandu memperjelas


"Entahlah aku juga merasa aku yang meninggalkannya" menghelan nafas lalu memejamkan matanya


"Hey apa kau tau juga bahwa mamamu sudah menemui skyla dibelakangmu haahh" mendesah lirih


"Apa kau bilang,apa yang kalian tahu lagi,kenapa baru memberitahuku" menatap tajam


"Tenang bro aku dan fiko baru tahu juga,untuk lebih detailnya kami tidak tahu apa yang mamamu bicarakan" pandu mencoba menenangkan


"Aku harus mencari skyla" berlari kekamar pakaiannya


Gio sudah keluar lalu mengambil kunci mobilnya buru buru keluar kamar.


"Hey kau meninggalkan kami" pandu berlari ikut menuruni tangga


Gio masuk kemobilnya diikuti dua pria itu.


"Apa yang kalian lakukan keluar" marah


"Tenanglah kami disini membantumu bro" pandu mencoba menenangkan


"Kau yang membantuku tapi dia tidak dia ingin mengambil milikku" menatap tajam ke arah fiko


"Buahahaha kita berhasil bro" fiko dan pandu kompak lalu tertawa


"Apa apapan ini" kesal


"Hey bro santai,aku tidak akan mengambil apa yang menjadi milik sabahatku,aku sengaja begini agar kau mengakui perasaanmu dan kau paham apa yang kau mau buahhaaha" tertawa dan meninju lengan gio


"Ya dan yang hatimu mau adalah skyla" celetuk pandu


"Kalian ya huh" mengusap wajahnya


"Kau hampir mengahncurkan wajah tampanku bro hahaha" cekikikan


"Tunggu kita akan kemana" pandu menatap gio


"Kita coba ke butik,kita coba cari info dengan fani" ucap gio santai


"Ide bagus bro" tepuk fiko


Semoga ini awal yang baik bro.


Dan gio pun melajukan mobilnya dengan cepat menuju butik skyla.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2