Yes,He is My Husband

Yes,He is My Husband
Eps.58


__ADS_3

Skyla Yang masih berdiri disisi kapal pesiar itu berkali kali ia membenarkan rambut panjangnya yang berantakan tertiup angin.


"Skyla pakailah, matahari mulai panas dan rambutmu juga berantakan" datang lalu memasangkan topi pantai putih kekepala istrinya.


"Lah kau dapat dari mana" menengok gio


"Aku ambil sendiri tadi dikamar" tersenyum lalu mencium kening gadis itu.


Kapal pesiar mewah milik gio sudah mendekati pulau pribadinya, pulau itu sudah terlihat jelas dari kapal.




"Waw, apa kau khusus menyewa pulau ini untuk kita" tertegun menatap pulau yang indah


"Kenapa kau berpikir begitu" tersenyum


"Hey lihatlah tidak ada orang lain disana" menunjuk pulau itu


"Memang tidak ada, untuk apa orang lain berada dipulauku" menggeleng


"Whatt, ini milikmu juga hmm tapi sejak kapan kau menyukai pulau atau hutan begini" menyilangkan tangan didada lalu menatap gio


"Ya sejak habis dari rumah kakekmu, aku langsung mencari tempat yang cocok untuk kita tua nanti" mengelus pipi skyla yang memerah


"Kau ini ada ada saja" tersenyum lalu menggelang kecil


"Tapi apa kau menyukainya" menunggu jawaban namun skyla langsung berlari ingin cepat turun dari kapal meninggalkan gio sendiri disana.


Gio yang ikut berlari karna melihat istrinya berlari meninggalkannya dan langsung bermain pasir dipinggir pantai pulau itu.


"Haah dia meninggalkanku hanya untuk bermain pasir dan Memungut kerang" guman gio kesal


"Tapi dia terlihat sangat cantik dan sempurna dalam posisi begitu" mengeluarkan ponselnya dari saku celana.


Cekrekkk Cekrekk.

__ADS_1



Suara ponsel gio yang ia gunakan untuk memotret istrinya,membuat skyla menengok kearahnya.


"Kau sedang apa" memungut kerang ditangannya lalu menghampiri gio


"Lihatlah bagus bukan" guman gio menunjukan hasil fotonya


"Waw aku tidak menyangka tuan gio juga hebat memotret haha" skyla tertawa kecil


"Hey ini hoby ku juga tapi karna sibuk aku jadi tidak ada waktu" gumannya lalu memasukkan ponselnya kesaku celana


"Mmm begitu, kirimkan ya nanti aku mau masukan instagram" menggandeng lengan gio


"Ya, hey singkirkan kerang kotor itu" melempar kerang dari tangan istrinya


"Gioo kau kenapa menyebalkan, aku mau menjadikan kerang ini pajangan setelah dibersihkan" menatap kesal


"Hey aku bisa membelikanmu nanti yang lebih bersih dan bagus" menghela nafas


"Haah kau begitu tidak sukanya aku memungut kerang padahalkan kau sendiri yang hampir melamarku menggukan kerang, ckck kasian sekali nasib mu kerang" menatap kerang yang ada dipasir


"Mmm akhirnya, thankyou pak gio matahari haha" tertawa kecil


Skyla yang berjalan pelan digandengan gio karna matanya ditutup.


"Gio" guman skyla


"Hmmm" memperhatikan langkah kaki gadis itu


"Sampai kapan kau menutup mataku,haah" mengela nafas


"Sebentar, 5 langkah lagi" ucap gio


Akhirnya gio menghentikan langkahnya,disebuah villa berkonsep klasik zaman dulu dengan pagar putih yang ditutupi bunga disana.


__ADS_1


"Apa kau siap" menatap skyla


"Ya cepatlah kau membuatku penasaran" tidak sabar lagi


"1,2,3 suprise" melepaskan tangannya dari mata skyla


Skyla yang melihat villa dihadapannya hanya melongo kaget.


"Waaw villa yang sangat indah" gumannya pelan dalam hati


"Apa kau suka, atau kau tidak suka ya aku tau model villa ini agak kuno tapi kalau aku ubah jadi villa modern aku tidak yakin bunga bunga itu akan seindah ini tapi kau tenang saja bagian kamar kita aku sudah menyuruh orang untuk merenovasi menjadi modern" ucap gio cepat tanpa jeda dengan wajah paniknya.


"Hei aku belum mengatakan apapun,kemarilah" merentangkan tangannya


Gio berjalan mendekat namun skyla lebih dulu berlari kecil memeluknya.


"Thankyou honey,aku sangat menyukainya" memeluk gio erat


"Kau yakin,tapi villa ini tampak kuno"


"Sure,aku yakin villa ini bukan kuno tapi berkarakter aku menyukainya cup" mencium pipi gio lalu berlari duluan meninggalkan pria yang sedang memegangi pipinya itu.


Seorang pelayan wanita cukup tua berdiri disana dengan dua orang pelayan wanita lainnya.


"Selamat datang nyonya muda" menunduk sopan dan mengalungkan bunga keleher skyla


"Terimakasih,tapi kalian tidak harus serepot ini" tersenyum


"Mereka tidak repot,itu sudah tugas mereka" merangkul skyla Dan memberi gerakan tangan agar tidak mengalungkan bunga untuknya.


"Tuan muda" ketiga pelayan itu menunduk sopan


"Ayo kekamar istirahat kau pasti lelah" langsung menggendong skyla


"Hei gio lepaskan aku,aku bisa sendiri" meronta


"Diamlah, nanti kau jatuh aku tidak ingin kakimu ini tambah lelah karna berjalan terus" menatap tajam gadis itu sambil menaiki anak tangga lalu menuju kamar utama villa itu.

__ADS_1


Haah kalau bukan untuk berjalan lalu untuk apa lagi,kakikan memang diciptakan untuk berjalan suamiku ini aneh. Guman skyla mengomel dalam hati.


Bersambung....


__ADS_2