
Akhirnya karena merasa selalu diteror oleh sang ibu, memutuskan untuk mengikuti saran istrinya.
"kamu nggak papa kalau Mas tinggal?"tanya Danu menatap ke arah Azalia.
Wanita cantik itu seketika menggelengkan kepala."aku tidak apa-apa. lagi pula emangnya kenapa, bukannya kamu ingin bertemu dengan orang tuamu? kamu tenang saja Mas aku tidak akan pernah membuatmu jauh dari orang tuamu."ucap Azalia dengan tersenyum tipis..
Danu yang mendengar itu, seketika tersenyum lembut. dan dengan segera langsung membawa istrinya itu ke dalam pelukannya.
"aku bangga mempunyai kamu sebagai istriku."ucap laki-laki itu Seraya membenamkan bibirnya di kening sang istri.
Sementara Azalia, wanita cantik itu seketika memejamkan mata. merasakan kehangatan yang diciptakan oleh sang suami.
" Ya sudah kalau begitu, aku berangkat dulu ya."ucap laki-laki itu Seraya melepas pelukan dari sang istri.
"kamu nginep atau tidak?"tanya Azalia dengan hati-hati. Karena Wanita itu takut, jika sang suami mengira dirinya terlalu posesif. padahal sebenarnya, bukan itu yang ada di dalam hatinya.
Danu yang mendengar pertanyaan dari sang istri, seketika mengulum senyum. dan dengan segera kembali memeluk tubuh memiliki istrinya dengan erat.
"apakah istriku ini cemburu?"tanya Danu menatap ke arah istrinya itu dengan tatapan menggoda.
Tentu saja, hal itu membuat Azalia yang mendengarnya, mencebik. namun wanita itu tidak menampik, bahwa ada perasaan sedikit cemburu terhadap suaminya itu.
"Ya sudah kalau begitu kamu berangkat sana. jangan lupa pesananku ya,"ucap Azalia menatap ke arah sang suami dengan senyuman manis.
"kamu tenang aja, aku tidak akan pernah lupa."ucap laki-laki itu Seraya melangkahkan kakinya untuk keluar dari rumah itu.
Dan dengan segera, langsung melajukan kendaraan roda empatnya itu menjauh dari bangunan mewah namun minimalis itu.
"semoga pikiran buruku ini, tidak terjadi."setelah mengatakan hal itu, Azalia segera masuk ke dalam rumahnya.
Hari ini, wanita itu akan menyurvei kembali tempat usaha yang akan dibuat menjadi usaha lumpia.
"nyonya sopir taksinya sudah datang."ucap seorang wanita paruh baya yang memang bekerja di rumah baru mereka.
__ADS_1
Azalia yang mendengar itu, segera menganggukkan kepala. dan setelahnya, melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam besi beroda empat itu.
"jaga rumah ya, aku nggak akan lama pergi dari rumah itu."ucap Azalia kepada asisten rumah tangganya itu.
"baik nyonya,"ucapnya Seraya menganggukkan kepala.
Azalia segera mengatakan kepada sopir taksi online itu tentang alamat yang akan ia tuju. dan dengan segera, kendaraan roda empat itu melaju untuk menuju ke tempat yang telah penumpangnya tuju.
Tak membutuhkan waktu lama, taksi yang ditumpangi oleh Azalia, telah sampai di depan sebuah bangunan sederhana yang terlihat sedikit bagus karena telah direnovasi oleh Danu dan juga Azalia.
Wanita cantik itu segera melangkahkan kakinya untuk melihat-lihat bangunan berukuran sedang itu.
"semua sesuai rencana."ucap wanita itu pada dirinya sendiri. kemudian melangkahkan kakinya untuk menuju ke arah dapur.
Senyumnya seketika terbit, saat mendapati penggorengan dan juga kulit lumpia yang berada di atas pantry.
"hmm, lebih baik aku bereksperimen."gumam wanita cantik itu Seraya mulai mengerjakan apa yang ingin ia lakukan.
Rencananya, wanita cantik itu akan memberikan sentuhan Baru terhadap lumpia miliknya. yaitu dengan diisi oleh sosis dan juga bakso. bukan cuma ayam dan juga wortel.
"lebih baik aku testi ke tetangga sebelah."ucap wanita itu Seraya melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam restoran.
"silakan dicoba. beri penilaian ya,"ucap wanita cantik itu saat tidak sengaja melihat dua orang muda-mudi sedang berjalan-jalan di sekitar restorannya.
Mereka tampak ragu dan saling tatap satu sama lain. namun dengan segera, Azalia meyakinkan pasangan muda-mudi itu. dan akhirnya, secara perlahan mereka mencicipi lumpia varian baru itu.
"emm, ini enak sekali."ucap sang laki-laki menatap ke arah Azalia. kemudian menatap ke arah sang wanita.
"iya sayang ini enak banget. apa boleh aku memesannya?"tanya wanita itu menatap ke arah Azalia.
Tentu saja hal itu membuat Azalia merasa sangat kebingungan. Karena tujuan wanita cantik itu hanya ingin memberikan testi kepada mereka.
"eemm sebenarnya ini hanya testi. untuk makanan di restoran milikku."ucap Azalia Seraya menatap ke arah pasangan itu dan menunjukkan ke arah bangunan yang ada di belakangnya itu.
__ADS_1
Sontak sejarah itu aja dari mereka berdua, terlihat sedikit kecewa. hal itu langsung diralat oleh Azalia.
"tapi kamu tenang saja, satu minggu lagi, restoran saya akan buka dan akan memberikan diskon untuk makanan ini."ucap Azalia Seraya menatap ke arah piringnya itu.
Tentu saja hal itu membuat sepasang muda-mudi itu, tersenyum cerah Mereka tampak sangat bahagia.
"baiklah kalau begitu. kami permisi dulu. jika sudah buka, tolong pasang banner ataupun yang lainnya di media sosial. agar kami, bisa langsung datang kemari."ucap wanita itu Seraya tersenyum tipis.
Azalia yang mendengar itu, ketika melakukan kepala dengan antusias. dan dengan segera, wanita cantik itu masuk kembali ke dalam restoran dengan hati yang sangat riang dan juga gembira.
"aku nggak nyangka, baru pertama kali membuat testi, sudah mendapatkan pelanggan setia."ucap wanita itu Seraya tersenyum tipis.
Tangan lentiknya segera merogoh tas yang ia bawa untuk membuka ponsel. yang sejak tadi, ia matikan.
Matanya seketika membuat sempurna. saat mendapati sebuah foto yang sengaja diunggah oleh Danu di story whatsapp-nya.
Tak terasa, air matanya keluar begitu saja membasahi wajah cantiknya."kenapa kamu melakukan ini, Mas?"tanya Azalia dengan tergugu.
****
Sementara itu di kediaman kedua orang tua Danu, mereka baru saja melepas rindu. dan tentu saja Megan tidak sendiri. karena wanita paruh baya itu mengundang sang calon menantu untuk menyambut kedatangan putranya.
"akhirnya kamu datang juga."ucap Megan Seraya merentangkan tangan.
Danu yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala Seraya tersenyum tipis. laki-laki itu bahkan tidak memperdulikan kehadiran Keyla yang berada tepat di samping ibunya.
"coba kalian foto berdua."perintah Megan kepada Kayla dan juga Danu.
Sebenarnya Danu ingin menolak. tapi laki-laki itu tidak pernah bisa untuk berbuat apa-apa. dan pada akhirnya, hanya menurut saja saat sang ibu menyuruhnya untuk berpose romantis.
Tentu saja, hal itu membuat Danu merasa sangat sakit. karena laki-laki itu teringat akan hati sang istri pasti akan tercapik-cabik saat melihat foto itu.
"maafkan aku sayang."ucap Danu Seraya menghela nafas panjang. dan pada akhirnya, laki-laki itu memutuskan untuk ke kamar mandi.
__ADS_1
Hal itu tentu saja dimanfaatkan oleh Keyla. wanita itu memposting foto mereka di story WhatsApp milik Danu dengan caption my lovely.