
Tanpa basa-basi, dan tanpa sehelai benang pun, laki-laki itu segera keluar dari dalam selimut tebalnya dan langsung menghampiri wanita kesayangannya itu. sungguh Danu tidak mengerti apa yang terjadi sebenarnya. mengapa bisa seperti ini? seingat dirinya, mereka dalam perjalanan pulang. dan setelah itu, Keyla memberikan dia sebuah minuman. Setelahnya, tidak ada kesadaran lagi.
"sayang aku bisa jelaskan."ucap laki-laki itu Seraya melangkahkan kakinya untuk mendekati tempat di mana saat ini istrinya tengah terduduk dengan tangisan yang sangat pilu.
"jangan mendekat!"teriak Azalia dengan sangat kencang. sepertinya, wanita itu tidak memperdulikan keadaan sekitar. yang ada di dalam otaknya saat ini, adalah melampiaskan rasa kecewa yang meluap-luap di dalam dada.
"aku kecewa sama kamu Mas. kamu bilang, kamu akan menikahi wanita itu 6 bulan lagi. tapi kenapa baru beberapa hari kalian sudah menikah? apa yang Sebenarnya kamu tutup-tutupi dariku?!"tanya Azalia dengan suara tertahan.
Dadanya terasa sangat sesak saat mendapati kenyataan pahit itu terpampangnya di hadapannya.
"tolong maafkan aku Azalia. mohon jangan seperti ini."laki-laki itu berusaha untuk menggapai tangan mungil namun dengan segera, Azalia menepis tangan kekar itu.
"aku bilang jangan sentuh aku!"bentaknya dengan nada berapi-api. dan tak berselang lama, air matanya kembali menetes dengan sangat deras.
Sementara Keyla, wanita itu hanya berdiam diri menatap ke arah keributan itu dengan sesekali tersenyum lebar.
"pertunjukan akan segera dimulai."setelah mengatakan hal itu, Keyla kembali berbaring. Menonton pertunjukan dan drama suami istri itu sampai selesai tanpa berniat untuk melerai atau untuk menjelaskan semuanya.
"tolong maafkan aku."laki-laki itu Seraya menangkupkan kedua tangan di atas dada. namun hal itu, sama sekali tidak direspon oleh Azalia. wanita cantik itu, masih tetap terdiam dengan menatap nanar ke arah depan sana. tampak dari sudut mata wanita itu, ada senyuman mengembang yang terlihat sangat puas dari wanita yang ada di atas tempat tidur itu.
Seketika itu pula, Azalia menyadari sesuatu. bahwa suaminya memang sengaja dijebak. membuat Azalia hendak berdiri dan menghampiri wanita itu. untuk menanyakan apa maksud dari wanita yang ada di atas ranjang itu.
__ADS_1
Namun, seketika gerakannya kembali terhenti. saat mengingat fakta yang menyakitkan. bahwa suaminya dengan wanita itu, sudah sah menjadi suami istri. jadi apa yang ingin direbutkan? masalah hubungan di atas ranjang? yang ada Azalia akan semakin merasa malu karena memergoki pasangan pengantin baru yang sedang melakukan ritual suami istri.
Tanpa basa-basi, wanita cantik itu segera menyambar ponsel milik Danu yang ada di atas nakas. dengan deraian air mata, wanita cantik itu segera mencari sesuatu di dalam ponsel laki-laki itu.
Air matanya semakin mengalir dengan sangat deras. saat mendapati kenyataan bahwa dugaanya memang benar. Suaminya dengan wanita yang bernama Keyla itu telah menikah.
"Maaf sepertinya aku salah masuk ke kamar. aku pikir, aku masuk ke dalam kamar suamiku. tapi ternyata, aku masuk ke dalam kamar sepasang pengantin baru yang sedang dimabuk asmara. silakan dilanjut saya keluar dulu."dengan sekuat tenaga, wanita cantik itu menyeret langkah kakinya untuk keluar dari dalam kamar itu.
Sesampainya di depan kamar hotel itu, Azalia menangis tersedu-sedu. dadanya terasa sangat sesak seperti orang yang sedang memiliki penyakit asma.
"kenapa ini sakit sekali Ya Allah!" seruwanita cantik itu dengan memukul-mukul dadanya. setelah merasa sedikit tenang, Azalia segera melangkahkan kakinya dengan gontai untuk menuju keluar dari hotel itu.
"memang ini kan yang seharusnya terjadi? aku memang bodoh Karena mengharapkan laki-laki yang sudah jelas akan menjadi milik wanita lain. tapi dalam hal ini, aku adalah istri pertama dari Mas Danu. tapi kenapa aku seperti seorang selingkuhan yang memergoki pacarku bersama dengan istrinya?"tanya Azalia dengan nada bergetar hebat.
****
Sementara Danu yang masih terpaku di dalam kamarnya, seketika tersadar. langsung menyambar pakaiannya dan mengenakannya asal. setelah itu, berlari keluar untuk menghampiri istri tercintanya itu.
Sementara Keyla yang melihat itu, hanya tersenyum puas."setelah ini aku yakin, pasti Mas Danu akan menjadi milikku seutuhnya."setelah mengatakan hal itu, wanita cantik itu dengan santainya melangkahkan kakinya untuk menuju ke kamar mandi guna membersihkan diri.
****
__ADS_1
"Azalia, tunggu!"teriak Danu dari belakang tubuh wanita itu. dan dalam sekejap, lelaki itu berhasil meraih kedua tangan istrinya.
"lepaskan aku!"sentak Azalia dengan tatapan mata yang penuh dengan kekecewaan.
"tolong maafkan aku aku mohon."ucap laki-laki itu masih enggan untuk melepaskan kiriman tangannya terhadap sang istri.
"lepas atau aku akan teriak!"ucap Azalia penuh dengan penekanan. hingga membuat laki-laki itu, seketika melepaskan genggaman tangannya saat mendengarkan ancaman dari wanita itu.
"tolong tunggu Mas di rumah."ucap laki-laki itu menatap dalam mata sang istri. namun hal itu sama sekali tidak digubris oleh Azalia. rasa sakit hati, sepertinya mengalahkan rasa hormat untuk suaminya itu. hingga membuat Azalia enggan untuk menjawab.
Danu mengusap wajahnya dengan gerakan kasar. setelah kepergian dari istrinya itu. dengan langkah tergesa-gesa, laki-laki tampan itu segera masuk ke dalam kamar hotel.
Matanya menatap tajam ke arah Keyla saat ini tengah terduduk manis dengan sesekali tersenyum kecil saat menyadari kedatangan laki-laki itu.
"kak Danu mau ke mana?"tanya Keyla dengan entengnya dan tidak merasa bersalah. tangannya menggenggam lengan kekar suaminya itu.
Dan dengan segera, laki-laki itu menepis tangan Keyla."yang kamu lakukan?"tanya laki-laki itu Seraya melayangkan tatapan tajam ke arah wanita itu.
"aku memangnya melakukan apa? aku kan hanya menjalankan tugasku sebagai seorang istri? apakah kamu keberatan? kalau memang kamu keberatan? aku akan bicara sama ibu dan juga mama."ucap Keyla dengan tenang namun dengan nada penuh ancaman.
tentu saja hal itu membuat Danu yang mendengarnya, seketika merasa sangat frustasi. mana mungkin laki-laki itu berani menerima ledakan amarah dari ibunya. apalagi jika wanita paruh baya itu tahu, tentang pernikahannya dengan Azalia.
__ADS_1
Setelah berdiam diri cukup lama, laki-laki itu segera bergegas melangkahkan kakinya untuk pergi dari sana. tanpa memperdulikan keadaan Keyla.
"aku sudah dapat rumah Kak!"teriak Kayla dari ambang pintu. namun hal itu tidak digubris oleh Danu.