(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Ketahuan


__ADS_3

"eugghh," terdengar suara lenguhan panjang dari mulut seorang wanita yang saat ini tengah terbaring bersama dengan seorang lelaki yang sangat ia cintai.


Senyumnya seketika mengembang saat ingatannya kembali ke dalam kejadian semalam."akhirnya aku akan mendapatkan laki-laki ini seutuhnya. apalagi, jika aku mengatakan di dalam perut ini ada anak yang berasal dari benihnya."wanita itu yang tak lain adalah Keyla Seraya mengusap perutnya dengan gerakan yang sangat lembut.


Sementara Danu, laki-laki tampan itu masih tertidur lelap dengan posisi memeluk tubuh Keyla dengan sangat erat. entah apa yang akan dilakukan oleh laki-laki itu saat mengetahui pemandangan ini nantinya.


drrrttt drrttt


Tiba-tiba saja, lamunan Keyla buyar saat mendengar suara ponsel berdering. dan setelah mencarinya, Keyla menemukan benda pipih itu berada di samping tempat tidur.


"punya Kak Danu."gumam wanita itu Seraya menatap ke arah layar ponsel itu. tiba-tiba saja rencana licik mencuat dari dalam kepala wanita itu.


" kita lihat saja. apakah akan ada kejadian apa setelah ini?"tanya wanita itu dengan senyuman menyeringai.


"Mas Danu ada di mana? kenapa belum sampai rumah? Apa masih di rumah Ibu? kalau iya tolong kabari aku. supaya aku tidak menunggu kedatangan Mas terlalu lama."begitulah isi pesan dari kontak yang diberi nama oleh Danu. my wife.


Ada perasaan nyeri yang menggelayud di dalam hati Keyla saat mengetahui kenyataan menyakitkan itu. padahal sebelumnya, Wanita itu sudah mengetahui dari anak buahnya dan menyelidikinya sendiri. namun tetap saja, rasanya sangat sakit.


"kita tunggu saja apakah yang akan terjadi selanjutnya."ucap wanita yang mengangkat ponsel itu dan memotret dirinya yang memeluk tubuh Danu. di bawah selimut tebal.


Dan dengan sengaja, Keyla memposisikan dirinya menempel pada laki-laki itu. dengan selimut, yang sedikit merosot. sehingga menampakkan dada pasangan suami istri itu.


Tentu dalam kasus ini tidak ada yang bersalah. karena Keyla memang istri sah dari Danu. sementara Azalia, juga demikian. Mereka adalah dua orang Wanita yang sama-sama mendapatkan posisi tertinggi dalam kehidupan Danu. yang membedakan mungkin hanya posisi di hati laki-laki itu.


Karena salah satu diantara kedua wanita itu tidak mendapat tempat di hati Danu. tentu saja perlakuannya mungkin akan berbeda.


Terdengar lenguhan panjang dari bibir laki-laki itu. membuat lamunan dari Keyla seketika buyar. sebisa mungkin wanita itu menahan agar laki-laki yang ada di sebelahnya itu, tidak terbangun. hingga pandangannya, tertuju pada sebuah botol kaca kecil yang tak lain adalah sebuah obat bius yang entah dari mana datangnya.

__ADS_1


Namun hal itu, membuat Keyla sangat berterima kasih. karena berkat cairan itu, rencananya menjadi semakin mulus.


"maafkan aku suamiku sayang. aku harus melakukan hal ini."ucap wanita itu berbisik di telinga Danu. dan dengan segera, membekap hidung dan mulut laki-laki itu menggunakan sapu tangan yang telah diolesi oleh cairan penenang itu.


Sehingga dalam beberapa menit kemudian, Danu kembali kehilangan kesadarannya. sehingga membuat wanita itu, seketika tersenyum senang. dan sesaat kemudian, kembali beraksi. kali ini, Keyla yang memegang kendali atas semuanya. sementara Danu, laki-laki itu, sesekali hanya meleguh.


"kau akan aku buat bertekuk lutut." bisik Keyla di sela-sela kegiatannya. wanita itu, seakan menunjukkan sisi liarnya dihadapan Danu. beruntungnya laki-laki itu masih belum sadarkan diri. sehingga dapat melakukan berbagai aksi terhadap tubuh laki-laki itu.


"aku puas!" teriak Kayla dengan kegirangan sedikit melompat-lompat seperti anak kecil. nampaknya wanita itu melupakan sesuatu. bahwa di dalam dirinya saat ini, telah tumbuh subur sebuah makhluk yang disebut janin.


Setelah puas bereuforia, wanita itu segera berbaring dan memeluk tubuh kekar Danu. dan sesekali, wanita itu mengecup bibir laki-laki itu dengan gemas. setelahnya ikut terlelap terbang ke alam mimpi.


****


Sementara itu di tempat lain, terlihat seorang wanita tengah gelisah. karena sejak tadi, pesannya tidak ada yang satupun yang dibalas oleh laki-laki itu.


"apa dia benar-benar sibuk sampai tidak bisa untuk hanya sekedar membalas pesanku?"tanya wanita itu pada dirinya sendiri.


Tangan Azalia dengan cekatan segera mengambil ponsel itu. sesaat setelah, Indra pendengarannya menangkap sebuah suara dari benda pipih itu.


Matanya seketika membulat sempurna. dan tak berselang lama, cairan bening itu mengalir deras dari dalam matanya. Dadanya seketika sesak tangannya seketika gemetar saat mendapati sebuah permintaan pahit yang ada di dalam ponselnya saat ini.


"tidak ini tidak mungkin."ucap wanita itu Seraya menggelengkan kepalanya. tak berapa lama, tangisan wanita itu pun seketika pecah.


"huhu hiks hiks hiks. kenapa kamu melakukan ini Mas apa salahku padamu?"tanya wanita itu dengan isakan tangis yang sangat memilukan.


Bahkan, dadanya terasa sangat sesak Dan hampir saja kehilangan asupan oksigen. saat melihat, pemandangan menyakitkan itu.

__ADS_1


"tidak ini pasti tidak benar aku tidak mempercayai hal ini."wanita itu Seraya menggelengkan kepalanya. berusaha untuk menyangkal kenyataan yang ada.


Tiba-tiba saja, Azalia menelpon kepada ponsel suaminya. dan tak berselang lama, terdengar suara dari seorang wanita.


"halo siapa ini ? ganggu saja!"terdengar suara seorang wanita dari sebelah sana.


Tentu saja, hal itu membuat Azalia yang mendengarnya, semakin kelimpungan dibuatnya. tangisnya pun semakin pecah. seolah tidak sanggup menerima kenyataan.


"aku harus segera memeriksanya sendiri."setelah mengatakan hal itu, Azalia segera memesan taksi online.


Dan tak berselang lama, kendaraan roda empat itu sudah berhenti di depan rumah mewahnya itu.


"aku harus segera pergi. sebelum Bunda menyadarinya dan melarangku untuk pergi."setelah mengatakan hal itu, Azalia segera bergegas keluar dari dalam rumah.


"Nyonya Mau ke mana?"tanya Natalie pada wanita hamil itu.


"aku mau pergi sebentar."setelah mengatakan hal itu, wanita itu segera masuk ke dalam taksi online itu.


Di sepanjang perjalanan, Azalia tak henti-hentinya berlinang air mata. membayangkan kenyataan pahit yang ada di hadapannya saat ini.


Tak membutuhkan waktu lama, Wanita itu telah sampai di sebuah kamar hotel. dan tanpa basa-basi, wanita itu segera masuk ke dalam kamar yang memang telah diberitahu oleh pihak resepsionis. Awalnya, Azalia merasa sangat heran. karena seperti tidak ada privasi dari tamu yang ada di dalam hotel itu. Namun egonya melebihi akal sehatnya.


Sehingga wanita itu tidak memperdulikan sebuah fakta yang bisa saja ia ungkap dengan mudah.


tok tok tok


Terdengar suara ketukan dari depan pintu kamar itu. dan tak berselang lama, pintunya itu terbuka sendiri. dan betapa terkejutnya wanita itu saat melihat pemandangan memilukan itu.

__ADS_1


"tidak ini pasti tidak mungkin!"teriak Azalia dengan kencang. hingga membuat Danu dan juga Keyla yang tengah terlelap, ketika terbangun.


Raut wajah Danu seketika berubah saat melihat siapa yang ada di ambang pintu. wajahnya merah padam seperti orang yang ketahuan selingkuh


__ADS_2